• Tidak ada hasil yang ditemukan

Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana (WAPERD)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana (WAPERD)"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

Program

Program

Pelatihan

Pelatihan

Oleh :

Oleh :

Welin Kusuma

Welin Kusuma

ST, SE, SSos, SH, SS, SAP, SStat, MT, MKn,

ST, SE, SSos, SH, SS, SAP, SStat, MT, MKn,

RFP RFP--I, CPBD, CPPM, CFPI, CPBD, CPPM, CFP®®, Aff.WM, BKP, QWP, Aff.WM, BKP, QWP http://waperd.blogspot.com http://waperd.blogspot.com http://welinkusuma.wordpress.com/waperd/ http://welinkusuma.wordpress.com/waperd/

Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana

Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana

(WAPERD)

(WAPERD)

(2)

Mengapa Berinvestasi?

Mengapa Berinvestasi?

„

Untuk melindungi kekayaan (aset) terhadap

pengaruh inflasi

„

Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih

besar dimasa yang akan datang

„

Untuk mengantisipasi ketidakpastian pendapatan

(3)

Investasi di Pasar Uang

Investasi di Pasar Uang

„

Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

„

Deposito Berjangka (Time Deposits)

„

Sertifikat Deposito (Certificate of Deposits)

„

Persetujuan Bankir (Bankers Acceptance)

„

Surat Berharga (Commercial Paper – CP)

„

Promissory Notes

„

Obligasi yang jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun.

„

Perjanjian Pembelian Kembali/Repurchase Agreements

(4)

Jenis Transaksi di Pasar Modal

Jenis Transaksi di Pasar Modal

„

Pasar Perdana (

Primary Market

)

Pasar di mana penjualan perdana efek atau

penjualan efek oleh perusahaan yang

menerbitkan efek sebelum efek tersebut dijual

melalui bursa efek.

„

Pasar Sekunder (

Secondary Market

)

(5)

Surat Berharga Commercial Paper (CP)

Surat Berharga Commercial Paper (CP)

„

Promissory Notes

yang tidak dijamin

„

Dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan

Manufaktur atau Pembiayaan

„

Biasanya dikeluarkan dengan dasar diskonto

„

Jangka waktu 270 hari atau kurang

„

Biasanya didukung Lines or Credit dari

bank-bank

(6)

Sertifikat Deposito

Sertifikat Deposito

(Certificate of Deposits)

(Certificate of Deposits)

„

Deposito dalam jumlah besar ($ 100,000 atau

lebih)

„

Disimpan di bank-Bank Komersial

„

Bunga Yang Tetap

(7)

Persetujuan Bankir

Persetujuan Bankir

(Bankers Acceptances)

(Bankers Acceptances)

„

Merupakan Time-Draft

„

Bank yang menyetujui

„

Bersedia untuk membayar pada saat tertentu di

masa yang akan datang (30-180 hari)

Contoh: L/C

(8)

Perjanjian Pembelian Kembali

Perjanjian Pembelian Kembali

(Repurchase Agreement

(Repurchase Agreement

Repo)

Repo)

„

Perjanjian Kontrak antara dua pihak

„

Membeli dan menjual Surat Berharga

„

Penjual menyetujui untuk membeli kembali pada

harga tertentu (di atas) dan Pada Waktu

Tertentu.

„

Penjual menyerahkan jaminan berupa : saham

(9)

Efek di Pasar Modal Indonesia

Efek di Pasar Modal Indonesia

„

UU No. 8, Tahun 1995 tentang Pasar Modal,

angka 5 :

Efek adalah surat berharga, yaitu surat

pengakuan utang surat berharga Pasal 1, utang,

komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang,

unit penyertaan kontrak investasi kolektif,

kontrak berjangka atas Efek, dan setiap derivatif

dari Efek

(10)

Efek Bersifat Hutang

Efek Bersifat Hutang

„ Efek bersifat utang merupakan surat pengakuan utang yang sifatnya sepihak

dan dapat dimiliki oleh umum

„ Salah satu jenis efek bersifat utang adalah Obligasi Î diterbitkan oleh

perusahaan (Obligasi Korporat) dan Negara (Surat utang Negara) Karakteristik:

– Membayarkan bunga secara periodik

– Membayarkan kembali pokok pinjaman pada saat jatuh tempo

„ Surat Utang Negara (SUN)

– Landasan Hukum:

UU No.24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara (SUN)

– Definisi:

Sesuai dengan Pasal 3 ayat 3) Undang-Undang SUN, Obligasi Negara adalah Surat Utang Negara yang berjangka waktu lebih dari 12 (dua belas) bulan dengan pembayaran bunga secara periodik dan/atau dengan pembayaran bunga secara diskonto.

(11)

Istilah-istilah Penting dalam

Obligasi

„ Nilai pari (face value) adalah nilai yang tertera pada surat obligasi. „ Jatuh tempo (maturity date) adalah tanggal ditetapkannya emiten

obligasi harus membayar kembali uang yang telah dikeluarkan investor pada saat membeli obligasi.

„ Sinking fund adalah pembayaran secara bertahap atas seluruh atau sebagian nilai obligasi sebelum jatuh tempo.

„ Bunga obligasi disebut juga sebagai kupon.

„ Obligasi dengan jaminan (secured bond) adalah obligasi yang dijamin dengan kekayaan tertentu.

„ Obligasi tanpa jaminan (unsecured bond) adalah obligasi yang tidak dijamin dengan aset tertentu.

„ Credit Rating agency adalah lembaga yang memberikan jasa penilaian terhadap obligasi. Contoh, Pefindo

(12)

Jenis

Jenis

-

-

Jenis Obligasi

Jenis Obligasi

„ Berdasarkan:

„ Issuernya/penerbitnya (Pemerintah, Perusahaan Milik Negara & Swasta)

„ Sistem pembayaran bunga (Coupon & Zero Bond)

„ Tingkat bunga (Fixed rate, Floating rate, & Mixed rate bond) „ Jaminan (Secured & Unsecured Bond)

„ Tempat penerbitannya (Domestic, Foreign, & Global Bond)

„ Call feature ( Freely Callable, Non Callable, & Deferred Callable Bond)

(13)

Efek Bersifat Ekuitas

Efek Bersifat Ekuitas

„

Efek bersifat Ekuitas adalah saham atau efek

yang dapat ditukar dengan saham atau efek yang

mengandung hak untuk memperoleh saham

„

Saham adalah Bukti kepemilikan suatu perseroan

yang merupakan klaim atas penghasilan dan

aktiva perseroan

– Tercatat di Bursa Efek

(14)

Saham (1)

Saham (1)

„ Penggolongannya ditinjau dari hak tagih:

Saham preferen

- Gabungan ciri obligasi dan saham biasa

Hak pembayaran dividen didahulukan

Jumlah dividen tetap

Di BEI

Saham Biasa

Hak atas dividen dan harta kekayaan setelah likuidasi dipenuhi setelah hak atas saham preferen

– Besar dividen atas hasil RUPS

(15)

Saham (2)

Saham (2)

„

Penggolongannya ditinjau dari cara peralihannya:

• Saham Atas Unjuk (Bearer Stock)

– Nama pemilik tidak tercantum pada sertifikat saham

– Mudah diperdagangkan

– Pernah ada di BPI (Saham Zebra Taxi)

• Saham Atas Nama (Registered Stock)

– Nama pemilik tercantum pada sertifikat saham

– Peralihan melalui perdagangan di Bursa

– Nama pemilik tercantum di DPS Emiten

(16)

Istilah

Istilah

-

-

Istilah Penting dalam Saham Biasa (1)

Istilah Penting dalam Saham Biasa (1)

„ Emiten adalah perusahaan yang menerbitkan saham. Penerbit surat berharga lain di luar saham juga disebut emiten.

„ Investor adalah setiap orang yang melakukan pembelian saham atau surat berharga lain di pasar modal.

„ Hari bursa adalah hari dibukanya bursa efek untuk perdagangan saham.

„ Harga pembukaan adalah harga yang terjadi pada transaksi saham pertama kali pada hari bursa dimulai.

„ Harga penutupan adalah harga yang terjadi pada transaksi saham yang terakhir pada suatu hari bursa tertentu.

„ Harga tertinggi adalah harga transaksi yang tertinggi pada suatu hari bursa tertentu.

„ Harga terendah adalah harga transaksi terendah pada suatu hari bursa tertentu.

(17)

Istilah

Istilah

-

-

Istilah Penting dalam Saham Biasa (2)

Istilah Penting dalam Saham Biasa (2)

„ Capital gain adalah kelebihan antara harga beli saham dengan harga jualnya.

„ Capital loss adalah kerugian karena harga beli saham lebih tinggi dari harga jualnya.

„ Dividen adalah bagian laba yang diberikan emiten kepada para pemegang sahamnya.

„ Harga nominal adalah harga yang tertera pada surat saham. „ Harga perdana adalah harga saham pada saat pertama kali

diluncurkan ke publik.

„ Agio saham adalah perbedaan antara harga perdana dengan harga nominal.

„ Harga pasar adalah harga yang sehari-karena terjadi hari proses tawar menawar.

(18)

Pasar Reguler

Pasar Reguler

„

Satuan Perdagangan Saham

1 lot = 500 saham

„

Fraksi Harga (Selisih harga jual – beli atau bid

offer price):

„

Dibawah Rp. 200 : Rp. 1

„

Antara Rp.200 - Rp. 500 : Rp. 5

„

Antara Rp. 500 – Rp. 2000 : Rp. 10

„

Antara Rp. 2000 – Rp. 5000 : Rp. 25

„

Diatas Rp.5000 : Rp. 50

(19)

Instrumen Derivatif

Instrumen Derivatif

„

Derivatif adalah efek yang diturunkan dari

instrumen/aset lain (underlying asset).

„

Beberapa Instrumen di Pasar Modal

Rights

Waran

Kontrak Berjangka Indeks saham (Future Indeks)

Kontrak Opsi Saham (KOS)

(20)

Rights

Rights

„ Merupakan efek yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk membeli saham baru dengan harga tertentu

„ Sertifikat ini diberikan kepada pemegang saham lama, sewaktu dilakukan penawaran umum terbatas kepada para pemegang saham lama

„ Sifat-sifat Rights:

• Hak dapat dialihkan (diperdagangkan) • Pembayaran tunai

• Jangka waktu pendek

• Diterbitkan secara proprosional atas saham lama • Dapat dialihkan melalui bursa atau OTC

(21)

Waran

Waran

“Merupakan efek yang memberikan hak kepada

pemegangnya untuk membeli saham dari perusahaan

yang menerbitkan waran tersebut dengan harga tertentu

pada jangka waktu tertentu ”

„

Sifat-sifat Waran:

• Melekat pada saham

• Tidak mempunyai hak suara • Tidak mendapat dividen

• Jangka waktu (biasanya diatas 1 tahun) • Sebagai insentif (sweetener)

• Dapat diperdagangkan di Bursa selama masa berlakunya

(22)

Indeks Futures

Indeks Futures

“Suatu janji atau kontrak antar 2 (dua) pihak

untuk melakukan pembelian atau penjualan atas

suatu produk atau instrumen pada harga dan

waktu tertentu”

- Produknya saat ini Indeks Futures LQ 45

- Kontrak bulanan dua bulan tiga bulan

(23)

KOS

(Kontrak Opsi Saham/ Options)

„

Efek yang membuat hak beli (Call Option) atau

Hak Jual (Put Option) atas saham Induk (saham

actual) dalam jumlah dan harga pelaksanaan

(strike price atau exercise price) tertentu.

„

Jenis-jenis KOS

Call Option

adalah adanya hak (bukan kewajiban)

untuk membeli suatu efek tertentu.

-

Put

Otion

adalah adanya hak (bukan kewajiban)

untuk menjual suatu efek tertentu.

(24)

Prinsip

Prinsip

-

-

Prinsip Investasi

Prinsip Investasi

„

Keuntungan dan risiko (Risk & Return)

„

Jangka waktu (

time horizon

)

„

Konsentrasi dan diversifikasi

„

Market timing

dan volatilitas

(25)

Risiko

Risiko

„

Kemungkinan kehilangan uang

„

Kemungkinan tujuan-tujuan yang direncanakan

tidak tercapai

(26)

Risk Appetite Berdasarkan Tahapan

Risk Appetite Berdasarkan Tahapan

Umur (1)

Umur (1)

1. Tahap akumulasi (Accumulation stage) umur 20-35:

„

Investor dapat mengambil risiko besar pada tahap awal

„

dari kehidupan (stage of life cycle). Kekayaan masih kecil

„

dan periode waktu investasi masih panjang.

2. Tahap konsolidasi (Consolidation stage) umur 36-52:

„

Investor berumur menengah saat ini telah

„

mengumpulkan portfolio investasi yang cukup besar.

„

Walaupun masa pensiun masih jauh, tapi hal tersebut

„

sudah menjadi prioritas.

Risk appetite

menjadi moderate.

(27)

Risk Appetite Berdasarkan Tahapan

Risk Appetite Berdasarkan Tahapan

Umur (2)

Umur (2)

3. Tahap

Spending

umur 53-65:

Mendekati atau sudah pada masa pensiun, pendapatan

menurun dan mengambil peranan untuk

mengumpulkan aset untuk biaya hidup. Prioritas adalah

untuk pengamanan dan perlindungan dari pada

pengumpulan kekayaan.

Risk appetite

turun sampai ke

tingkatan paling rendah.

4. Tahap pemberian (Gifting stage) umur 65+:

Keinginan untuk mendapatkan penghasilan tetap

mengalahkan keinginan pengumpulan kekayaan.

Keamanan investasi dan perlindungan kekayaan

menjadi utama prioritas utama.

(28)

Jangka Waktu

Jangka Waktu

1. Jangka Waktu (Time Horizon):

Semakin cepat Anda perlu untuk membelanjakan uang, semakin kecil risiko yang Anda hadapi. Hal sebaliknya juga berlaku – investor yang masih tidak memerlukan likuiditas dalam jangka pendek

“The reverse is also true – younger investors may have less need for short-term liquidity. Their time horizon is long, and they can take on more risk.”

2. Likuiditas (Liquidity):

Aset yang likuid adalah sesuatu yang mudah dijual tanpa mengalami kejatuhan harga yang besar sebagai akibat dari penjualan. Anda harus memutuskan berapa dana yang Anda perlukan dalam jangka pendek dan sejumlah aset likuid yang tersedia.

(29)

Alokasi Aset

Alokasi Aset

„

Alokasi aset adalah cara untuk membagi dana ke dalam

beberapa kelas aset dasar:

„ saham,

„ obligasi, dan „ Investasi kas.

„

Menentukan alokasi aset yang tepat sangat penting

dalam menentukan sukses investasi Anda.

„ Kategori saham: nilai, pertumbuhan, kapitalisasi kecil,

kapitalisasi besar, saham luar negeri.

„ Kategori obligasi: obligasi pemerintah, obligasi perusahaan. „ Kategori kas: tabungan, deposito, investasi pasar uang.

Referensi

Dokumen terkait

Waran menurut peraturan Bapepam, waran adalah efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan, yang memberi hak kepada pemegang saham untuk memesan saham dari perusahaan tersebut pada

4) Waran adalah opsi yang diterbitkan oleh perusahaan untuk membeli saham dalam jumlah dan harga yang telah ditentukan dalam jangka waktu tertentu, biasanya dalam

pemegangnya untuk membeli saham pada harga dan periode tertentu. • Biasanya penggunaan waran dapat berdampak dilusi dengan mengurangi jumlah EPS. • Situasi penerbitan waran: 1)

Pemilik waran memiliki hak untuk membeli saham baru perusahaan dengan harga yang lebih rendah dari harga saham tersebut di pasar sekunder dengan cara menukarkan waran yang

merupakan sekuritas yang memberikan hak kepada pemegang saham lama untuk membeli saham baru perusahaan pada harga yang telah ditetapkan selama periode

Efek berupa saham, termasuk Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) Syariah dan Waran Syariah, yang diterbitkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik yang

pemegangnya untuk membeli saham pada harga dan periode tertentu. • Biasanya penggunaan waran dapat berdampak dilusi dengan mengurangi jumlah EPS. • Situasi penerbitan waran: 1)

Dalam hal terjadi penurunan peringkat atas Efek bersifat utang dan/atau sukuk korporasi dalam portofolio Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif penyertaan terbatas sebagaimana