Penduduk 1.021.920
G. Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil 1. Dokumen Kependudukan
No Nama Bank Sampah Tahun
Berdiri Alamat Ket
58 BS Suka Bersih Suka 2018 Desa Pakuncen Aktif 59 Bank Sampah As-syifa 2019 Desa Karangtengah Aktif 60 Bank Sampah Barokah 2019 Desa Ponjen
61 Bank Sampah Bestari Indah 2019 Desa Selabaya RW 5 Aktif 62 Bank Sampah Bestari Jaya 2019 Desa Selabaya RW 1 Aktif 63 Bank Sampah Bestari Makmur 2019 Desa Selabaya RW 4 Aktif 64 Bank Sampah Bestari Sadar 2019 Desa Selabaya RW 6 Aktif 65 Bank Sampah Emut Bestari 2019 Desa Selabaya RW 3 Aktif 66 Bank Sampah Jati Kusuma 2019 Desa Bojanegara Aktif 67 BS Karya Lestari Bumi 2019 Desa Jetis Aktif 68 Bank Sampah Koplak 2019 Desa Bantarbarang
69 Bank Sampah Semangate Por 2019 Desa Sempor Lor Aktif 70 Bank Sampah Sumringah 2019 Desa Bantarbarang Aktif Sumber: DLH Kab. Purbalingga, 2022
Beberapa kondisi lingkungan hidup terkait dengan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, pengelolaan persampahan dan limbah B3 dan penegakan hukum lingkungan hidup di Kabupaten Purbalingga dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel II.62. Kinerja Urusan Lingkungan Hidup di Kabupaten Purbalingga Tahun 2017 - 2021
No Indikator Satuan Realisasi Kinerja
2017 2018 2019 2020 2021 1 Jumlah perusahaan yang
memiliki IPAL Perusahaan 10 20 34 10 8
2 Cakupan pengelolaan air
limbah rumah tangga Persen 84,35 87,48 90,77 92,26 92,26 3 Cakupan industri yang
memiliki TPS B3 Persen 73,05 73,05 73,05 73,05 40
4 Pengurangan timbulan
sampah bank sampah Persen 0 1,25 4,8 4,81 2
5 Cakupan aduan kasus
lingkungan tertangani Persen 90 100 100 100 100
6
Cakupan penanggung jawab usaha diawasi ketaatannya terhadap ijin lingkungan
Persen 0 5 88 50 97,58
Sumber: DLH Kab. Purbalingga. 2022
G. Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil
a. Kepemilikan Kartu Keluarga
Kartu Keluarga (KK) menunjukkan hubungan kekerabatan antara kepala keluarga dengan anggota keluarganya. KK merupakan kartu identitas yang memuat data tentang nama susunan dan hubungan dalam keluarga serta identitas anggota keluarga seperti umur. jenis kelamin. status perkawinan. status pekerjaan dan lain sebagainya. Dalam kurun waktu 5 tahun persentase kepemilikan KK. Hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar perlunya kepemilikan KK sebagai dokumen kependudukan.
Sumber: Dindukcapil Kab. Purbalingga, 2022
Gambar 2. 56. Persentase Kepemilikan KK di Kabupaten Purbalingga Tahun 2017-2021
Tabel II.63. Jumlah Kepala Keluarga dan Kepemilikan Kartu Keluarga Per Kecamatan 2021
No Kecamatan Jumlah Kepala Keluarga
Jumlah Kepemilikan
KK
%
1 Kemangkon 22.590 22,398 99,15
2 Bukateja 26.710 26,509 99,25
3 Kejobong 17.977 17,833 99,20
4 Kaligondang 23.119 23,018 99,56
5 Purbalingga 20.552 20,426 99,39
6 Kalimanah 19.817 19,702 99,42
7 Kutasari 21.870 21,743 99,42
8 Mrebet 27.255 27,089 99,39
9 Bobotsari 18.441 18,327 99,38
10 Karangreja 15.327 15,218 99,29
11 Karanganyar 13.971 13,879 99,34
12 Karangmoncol 19.305 19,114 99,01
13 Rembang 22.925 22,670 98,89
14 Bojongsari 21.183 21,053 99,39
15 Padamara 15.522 15,435 99,44
16 Pengadegan 14.196 14,112 99,41
17 Karangjambu 9.193 9,095 98,93
18 Kertanegara 12.483 12,396 99,30
Jumlah 342.436 340.017 99,29
Sumber: Dindukcapil Kab. Purbalingga. 2022 98.1
98.54 98.67
99.12
99.81
97 97.5 98 98.5 99 99.5 100
2017 2018 2019 2020 2021
Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa dari 342.436 kepala keluarga di Kabupaten Purbalingga yang sudah memiliki Kartu Keluarga sampai akhir 2021 sebanyak 340.017 kepala keluarga atau sebesar 99,29%.
Jika menurut wilayah kecamatan, dapat dilihat bahwa wilayah Kecamatan Kaligondang merupakan wilayah dengan kepemilikan KK tertinggi sebanyak 23.018 KK yang diikuti wilayah Kecamatan Padamara yakni 15.435 KK. Sedangkan persentase kepemilikan kartu keluarga terendah terdapat di wilayah Kecamatan Karangjambu sebanyak 9.095 KK.
b. Kepemilikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) Sama seperti Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk hampir selalu menjadi persyaratan publik lainnya di Kabupaten Purbalingga sehingga hampir semua Penduduk (legal) memiliki KTP-el. Hampir setiap kecamatan persentase kepemilikan KTP-el yaitu telah mencakup wajib KTP. Persentase kepemilikan KTP di Kabupaten Purbalingga semakin meningkat. Sampai dengan akhir tahun 2020 jumlah penduduk Kabupaten Purbalingga yang memiliki KTP dan telah melakukan perekaman KTP-el sebanyak 733.158 jiwa dari wajib KTP sebanyak 740.037 jiwa.
Sumber: Dindukcapil Kab. Purbalingga, 2022
Gambar 2. 57. Persentase Kepemilikan KTP di Kabupaten Purbalingga Tahun 2017-2021
c. Kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA)
Kartu Identitas Anak atau KIA merupakan kartu yang diberikan kepada anak-anak yang berumur 0-17 tahun dengan bentuk seperti KTP.
Kartu ini sebagai bentuk solusi bagi anak-anak untuk mendapatkan pelayanan publik terbaik sesuai dengan yang dimandatkan oleh norma internasional (Konvensi Hak Anak PBB) dan Nasional (UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak). Memberikan fasilitas tertentu pada berbagai bidang sesuai kebutuhan anak, untuk meningkatkan kesadaran orang tua dalam membuatkan akta kelahiran bagi anaknya, untuk
95.56
99.65 99.99 99.99 98.41
92 94 96 98 100 102
2017 2018 2019 2020 2021
memberikan jaminan kesejahteraan, perlindungan dan fasilitas bagi anak.
Cakupan kepemilikan KIA di Kabupaten Purbalingga masih sangat kecil tercatat pada tahun 2019 yaitu sebanyak 22,16%, pada tahun 2020 sebanyak 33,08% dan pada tahun 2021 sebanyak 46%.
2. Dokumen Catatan Sipil
Dokumen pencatatan Sipil adalah dokumen yang diterbitkan oleh instansi pemerintah yang menyelenggarakan pencatatan sipil. Dokumen pencatatan sipil terdiri dari kepemilikan akta lahir, kepemilikan akta usia 0- 18 tahun dan kepemilikan akta perkawinan.
a. Kepemilikan Akta Kelahiran
Akta kelahiran menimbulkan hukum keperdataan antara anak dan kedua orang tuanya. Akta perkawinan menimbulkan hubungan hukum keperdataan antara suami dan isteri serta anak yang dilahirkan dalam perkawinan. Akta kematian merupakan dokumen untuk dapat dibukanya pembagian waris, pensiun, asuransi dan lain-lain. Akta perceraian merupakan dokumen legal yang membuktikan putusnya sebuah perkawinan. Akta pengakuan anak merupakan dokumen legal yang menimbulkan hubungan hukum keperdataan antara anak yang lahir diluar perkawinan dengan ayah biologis. Kepemilikan akta kelahiran di Kabupaten Purbalingga semakin meningkat.
b. Kepemilikan Akta Perkawinan
Akta perkawinan merupakan identitas atas penduduk yang berstatus kawin sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Akta perkawinan memberikan kekuatan hukum atas ikatan antara laki-laki dan perempuan dalam membentuk keluarga dengan seluruh hak dan kewajiban yang melekat didalamnya. Dalam kurun waktu 5 tahun persentase kepemilikan akta perkawinan di Kabupaten Purbalingga cenderung fluktuatif.
Persentase kepemilikan dokumen catatan sipil di Kabupaten Purbalingga dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel II.64. Persentase kepemilikan dokumen catatan sipil di Kabupaten Purbalingga Tahun 2017-2021
No Uraian 2017 2018 2019 2020 2021
1. Kepemilikan Akta Kelahiran 28,57 37,68 40,82 44,97 48,76 2. Kepemilikan Akta Usia 0-18 77,42 82,10 88,12 90,34 88,73 3. Kepemilikan Akta Perkawinan 72,92 77,78 73,68 88,89 100
Sumber: Dindukcapil Kab. Purbalingga. 2022
Dari data-data kependudukan dan pencatatan sipil di atas, dapat dilihat bahwa masih ada penduduk yang belum terdaftar baik dalam
kepemilikan dokumen kependudukan maupun kepemilikan dokumen catatan sipil. Salah satu hal yang mempengaruhinya yaitu dikarenakan akses pelayanan yang belum merata ke semua kecamatan. Dalam pengelolaan dan pemanfaatan data kependudukan di Kabupaten Purbalingga, akses pelayanan yang saat ini ada hanya di 4 kecamatan yaitu:
Kecamatan Karangjambu, Karanganyar, Bukateja dan Kemangkon, yang memiliki saluran VPN dari pusat.