sebesar 38.8. Sehingga dapat diartikan bahwa karyawan yang jenjang pendidikannya lebih dominan pada PT. PLN (persero) Area Makassar Selatan yaitu karyawan yang pendidikan Strata satu (S1) sehingga memungkinkan pengetahuan karyawan dapat meningkatkan produktivitas perusahaan.
kesempatan bertindak sesuai dengan pengetahuan karyawan 5
Setiap karyawan diberi
kesempatan dalam mengeluarkan ide dalam rapat resmi maupun tidak resmi
22.45 71.43 4.08 2.04 - 6 Saya diperusahaan selalu
memberi masukan ke atasan 12.24 51.02 20.41 16.33 - Sumber: Data Primer 2017
Keterangan:
SS = Sangat Setuju RR = Ragu-ragu STS = Sangat Tidak Setuju
S = Setuju TS = Tidak Setuju
Berdasarkan table 5.5 yaitu tanggapan responden terhadap pengetahuan manajemen tersebut diatas maka dapat dijelaskan beberapa pendapat responden terhadap pengetahuan manajemen:
a. Pada pertanyaan pertama yaitu “Tugas yang diberikan dapat saya kerjakan dengan maksimal” jawaban yang paling dominan adalah setuju dengan presentase sebesar 63.27%.
b. Pada pertanyaan kedua yaitu “Saya tidak pernah menunda-nunda pekerjaan yang diberikan” jawaban yang paling dominan adalah setuju Dengan presentase sebesar 73.47%.
c. Pada pertanyaan ketiga yaitu “Setiap karyawan diberi kesempatan belajar baik dalam lingkungan internal atau eksternal perusahaan” jawaban yang paling dominan adalah setuju dengan presentase sebesar 65.31%.
d. Pada pertanyaan keempat yaitu “Setiap karyawan diberi kesempatan bertindak sesuai dengan pengetahuan karyawan” jawaban yang paling dominan adalah setuju dengan presentase sebesar 71.43%.
e. Pada pertanyaan kelima yaitu “Setiap karyawan diberi kesempatan dalam mengeluarkan ide dalam rapat resmi maupun tidak resmi” jawaban yang paling dominan adalah setuju dengan presentase sebesar 71.43%.
f. Pada pertanyaan keenam yaitu “Saya diperusahaan selalu memberi masukan ke atasan” jawaban yang paling dominan adalah setuju dengan presentase sebesar 51.02%.
Dari penjelasan diatas dapat diartikan bahwa penilaian karyawan terhadap pengembangan pengetahuan dalam pelaksanaan program pengembangan keahlian baru serta program pengembangan ide dan cara kerja karyawan yang diterapkan di PT. PLN (persero) Area Makassar Selatan sudah baik, dari kedua indikator tersebut dapat disimpulkan bahwa indikator program pengembangan keahlian baru cukup kuat dari pada indikator pengembangan ide dan cara kerja karyawan.
2. Tanggapan Responden Terhadap Variabel Berbagi Pengetahuan
Penjelasan tanggapan responden mengenai variabel berbagi pengetahuan dapat dilihat pada table 5.6 berikut:
Tabel 5.6
Tanggapan Responden Terhadap Variabel Berbagi Pengetahuan
NO Pertanyaan Alternatif Jawaban
SB % B
% S
% TB
% STB
% 1
Diperusahaan saya terdapat kegiatan yang bentuknya
mengkomunikasikan pengalaman kerja kepada karyawan lain
12.24 67.35 20.41 - -
2 Karyawan tidak menyimpan pengetahuan tetapi saling berbagi
secara spontan 14.29 73.47 12.24 - -
3 Pengetahuan karyawan selalu diturunkan kepada karyawan
baru 26.53 55.10 18.37 - -
4 Ada media informasi untuk menambah pengetahuan tugas di
perusahaan 20.41 57.14 20.41 2.04 -
5 Informasi tugas dan pengetahuan
mudah diakses di perusahaan 22.45 59.18 16.33 2.04 - 6 Membagi informasi jika ada
kegiatan diklat ke rekan kerja
lainnya 22.45 59.18 14.29 4.08 -
Sumber: Data Primer 2017 Keterangan:
SB = Sangat Baik S = Sedang STB = Sangat Tidak Baik
B = Baik TB = Tidak Baik
Berdasarkan table 5.6 yaitu tanggapan responden terhadap variabel berbagi pengetahuan pada PT. PLN (persero) Area Makassar Selatan maka dapat dijelaskan pendapat responden mengenai variabel berbagi pengetahuan:
a. Pada pertanyaan pertama yaitu “Diperusahaan saya terdapat kegiatan yang bentuknya mengkomunikasikan pengalaman kerja kepada karyawan lain”
jawaban yang paling dominan adalah baik dengan presentase sebesar 67.35%.
b. Pada pertanyaan kedua yaitu “Karyawan tidak menyimpan pengetahuan tetapi saling berbagi secara spontan” jawaban yang paling dominan adalah baik dengan presentase sebesar 73.47%.
c. Pada pertanyaan ketiga yaitu “Pengetahuan karyawan selalu diturunkan kepada karyawan baru” jawaban yang paling dominan adalah baik dengan presentase sebesar 55.10%.
d. Pada pertanyaan keempat yaitu “Ada media informasi untuk menambah pengetahuan tugas di perusahaan” jawaban yang paling dominan adalah baik dengan presentase sebesar 57.14%.
e. Pada pertanyaan kelima yaitu “Informasi tugas dan pengetahuan mudah diakses di perusahaan” jawaban yang paling dominan adalah baik dengan presentase sebesar 59.18%.
f. Pada pertanyaan keenam yaitu “Membagi informasi jika ada kegiatan diklat ke rekan kerja lainnya” jawaban yang paling dominan adalah baik dengan presentase sebesar 59.18%.
Dari penjelasan diatas dapat diartikan bahwa penilaian karyawan terhadap variabel berbagi pengetahuan dalam bentuk komunikasi dan informasi yang diterapkan di PT. PLN (persero) Area Makassar Selatan sudah baik, dari indikator yang diteliti dapat disimpulkan bahwa berbagi pengetahuan bentuk informasi lebih kuat daripada komunikasi yang dilakukan oleh karyawan dalam perusahaan.
3. Tanggapan Responden Terhadap Variabel Manfaat Pengetahuan
Penjelasan tanggapan responden mengenai variabel manfaat pengetahuan dapat dilihat pada table 5.7 berikut:
Table 5.7
Tanggapan Responden Terhadap Variabel Manfaat Pengetahuan
NO Pertanyaan Alternatif Jawaban
SB% B
% S
% TB
% STB
% 1 Saya memperoleh pelatihan
sebelum melaksanakan tugas di
perusahaan ini 40.82 46.94 10.20 2.04 -
2 Pengetahuan yang diperlukan tersedia dan mudah diakses di
perusahaan 20.41 48.98 30.61 - -
3 Materi pelatihan sangat
membantu dalam melaksanakan
tugas sehari-hari 22.45 51.02 24.49 2.04 -
4 Saya tidak mengalami masalah untuk melaksanakan tanggung
jawab sehari-hari 20.41 48.98 30.61 - -
5 Saya sudah memahami tugas dan
tanggung jawab saya sehari-hari 28.57 61.23 8.16 2.04 - 6 Saya selalu membantu karyawan
lain yang kesulitan melaksanakan
tanggung jawabnya 30.61 51.02 18.37 - -
Sumber: Data Primer 2017 Keterangan:
SB = Sangat Baik S = Sedang STB = Sangat Tidak Baik
B = Baik TB = Tidak Baik
Berdasarkan table 5.7 diatas maka dapat dijelaskan beberapa pendapat responden terhadap variabel manfaat pengetahuan:
a. Pada pertanyaan pertama yaitu “Saya memperoleh pelatihan sebelum melaksanakan tugas di perusahaan ini” jawaban yang paling dominan adalah baik dengan presentase sebesar 46.94%.
b. Pada pertanyaan kedua yaitu “Pengetahuan yang diperlukan tersedia dan mudah diakses di perusahaan” jawaban yang paling dominan adalah baik dengan presentase sebesar 48.98%.
c. Pada pertanyaan ketiga yaitu “Materi pelatihan sangat membantu dalam melaksanakan tugas sehari-hari” jawaban yang paling dominan adalah baik dengan presentase sebesar 51.02%.
d. Pada pertanyaan keempat yaitu “Saya tidak mengalami masalah untuk melaksanakan tanggung jawab sehari-hari” jawaban yang paling dominan adalah baik dengan presentase sebesar 48.98%.
e. Pada pertanyaan kelima yaitu “Saya sudah memahami tugas dan tanggung jawab saya sehari-hari” jawaban yang paling dominan adalah baik dengan presentase sebesar 61.23%.
f. Pada pertanyaan keenam yaitu “Saya selalu membantu karyawan lain yang kesulitan melaksanakan tanggung jawabnya” jawaban yang paling dominan adalah baik dengan presentase sebesar 51.02%.
Dari penjelasan diatas dapat diartikan bahwa penilaian karyawan tentang manfaat pengetahuan terhadap pemanfaatan dan pengaplikasian pengetahuan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab karyawan di PT. PLN (persero) Area Makassar Selatan sudah baik, dari kedua indikator penilaian tersebut disimpulkan bahwa indikator yang kuat dalam hal ini adalah pemanfaatan dan pengaplikasian pengetahuan dalam melaksanakan tugas dari pada indikator tanggung jawab karyawan.
4. Tanggapan Responden Terhadap Variabel Pengembangan SDM
Penjelasan tanggapan responden mengenai variabel pengembangan sumber daya manusia dapat dilihat pada table 5.8 berikut:
Table 5.8
Tanggapan Responden Terhadap Variabel Pengembangan SDM
NO Pertanyaan Alternatif Jawaban
SS% S
% RR
% TS
% STS
% 1 Pelatihan untuk karyawan sering
diadakan di perusahaan maupun
diluar perusahaan 16.33 73.47 8.16 2.04 -
2 Setelah bergabung di perusahaan ini, saya memiliki pengetahuan
yang baik 24.49 69.39 6.12 - -
3 Setelah bergabung di perusahaan ini, saya memiliki keterampilan
yang baik 24.49 71.43 4.08 - -
4 Pendidikan dan pelatihan dapat meningkatkan kemapuan
karyawan 48.98 44.90 6.12 - -
5 Pendidikan dan pelatihan berpengaruh terhadap sikap
karyawan dalam bekerja 30.61 63.27 4.08 2.04 - 6
Perubahan pengetahuan,
kemampuan dan sikap karyawan perlu dievaluasi dalam rangka pengembangan karyawan
26.53 67.35 6.12 - -
Jumlah 171.43 389.81 34.68 4.08 -
Jumlah Responden Sumber: Data 2017
Keterangan:
SS = Sangat Setuju RR = Ragu-ragu STS = Sangat Tidak Setuju
S = Setuju TS = Tidak Setuju
Berdasarkan tabel diatas maka dapat dijelaskan beberapa pendapat responden terhadap variabel pengembangan sumber daya manusia:
a. Pada pertanyaan pertama yaitu “Pelatihan untuk karyawan sering diadakan di perusahaan maupun diluar perusahaan” jawaban yang paling dominan adalah setuju dengan presentase sebesar 73.47%.
b. Pada pertanyaan kedua yaitu “Setelah bergabung di perusahaan ini, saya memiliki pengetahuan yang baik” jawaban yang paling dominan adalah setuju dengan presentase sebesar 69.39%.
c. Pada pertanyaan ketiga yaitu “Setelah bergabung di perusahaan ini, saya memiliki keterampilan yang baik” jawaban yang paling dominan adalah setuju dengan presentase sebesar 71.43%.
d. Pada pertanyaan keempat yaitu “Pendidikan dan pelatihan dapat meningkatkan kemapuan karyawan” jawaban yang paling dominan adalah sangat setuju dengan presentase sebesar 48.98%.
e. Pada pertanyaan kelima yaitu “Pendidikan dan pelatihan berpengaruh terhadap sikap karyawan dalam bekerja” jawaban yang paling dominan adalah setuju dengan presentase sebesar 63.27%.
f. Pada pertanyaan keenam yaitu “Perubahan pengetahuan, kemampuan dan sikap karyawan perlu dievaluasi dalam rangka pengembangan karyawan”
jawaban yang paling dominan adalah setuju dengan presentase sebesar 67.35%.
Dari penjelasan diatas dapat diartikan bahwa penilaian karyawan tentang pengembangan pengetahuan terhadap peningkatan keterampilan atau skill
karyawan melalui program pendidikan dan pelatihan di PT. PLN (persero) Area Makassar Selatan sudah baik, dari kedua indikator yang diteliti yaitu peningkatan keterampilan karyawan serta program pendidikan dan pelatihan karyawan dapat disimpulkan bahwa indikator peningkatan keterampilan karyawan cukup kuat dari pada program pendidikan dan pelatihan karyawan.