BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2. Deskriptif Variabel Penelitian
4.2.6. Analisis Pertanyaan Terbuka
Tabel 4. 12 Kritik dan Saran Pelanggan
Keterangan Jumlah Presentase
Varian rasa 7 3,0%
Varian belntulk ollahan 81 35,2%
Ulkulran proldulk 71 30,9%
Kelmasan proldulk 48 20,9%
Distribulsi Proldulk 23 10%
Toltal 230 100%
Sulmbelr: Data Primelr yang Diollah,2023
Belrdasarkan Tabell 4.12 dapat dikeltahuli jawaban relspolndeln atas pelrtanyaan melngelnai kritik dan saran dari pellanggan. Relspolndeln dipelrkelnankan melmilih jawaban lelbih dari satul. Hasil pelnellitiannya dapat disimpullkan bahwa selbagian belsar relspolndeln dalam pelnellitian ini melmilih varian belntulk ollahan yaitul selbanyak 37 (35,2%). Relspolndeln yang melmilih varian rasa selbanyak 7 (3%) relspolndeln, ulkulran proldulk selbanyak 71 (30,9%) relspolndeln, kelmasan proldulk selbanyak 48 (20,9%) relspolndeln, dan sisanya melmilih distribulsi proldulk selbanyak 23 (10%) relspolndeln.
61
a. Setiap Tahun Menciptakan Produk Baru
Tabel 4. 13 Penciptaan produk baru setiap tahun Keltelrangan Julmlah Prelselntasel
Ya 100 64,5%
Tidak pasti, telrgantulng situlasi
dan kolndisi 55 35,5%
Toltal 155 100%
Sulmbelr: Data Primelr yang Diollah,2023
Belrdasarkan Tabell 4.13 dapat dikeltahuli jawaban relspolndeln atas pelrtanyaan melngelnai pelnciptaan proldulk barul seltiap tahulnnya. Relspolndeln hanya dipelrkelnankan melmilih satul jawaban saja. Hasil pelnellitiannya dapat disimpullkan bahwa selbagian belsar relspolndeln melmilih “Ya” selbanyak 100(64,5%) dan sisanya melmilih “Tidak pasti” karelna telrgantulng situlasi dan kolndisi selbanyak 55 (35,5%) relspolndeln.
b. Tingkat Keseringan Knowledge Sharing
Tabel 4. 14 Keseringan melakukan Digital Knowledge Sharing Keltelrangan Julmlah Prelselntasel
Seltiap hari 55 35,5%
Selminggul selkali
Lelbih dari selminggul 74
26 47,7%
16,8
Toltal 155 100%
Sulmbelr: Data Primelr yang Diollah,2023
Belrdasarkan Tabell 4.14 dapat dikeltahuli jawaban relspolndeln atas pelrtanyaan melngelnai tingkat kelselringan digital knolwleldgel sharing.
Relspolndeln hanya dipelrkelnankan melmilih satul jawaban saja. Hasil pelnellitiannya dapat disimpullkan bahwa selbagian belsar relspolndeln dalam pelnellitian ini mellakulkan digital knolwleldgel sharing lelbih dari
62
selminggul selkali yang dibulktikan delngan hasil pelnellitian melnulnjulkan selbanyak 26 (16,8%) relspolndeln, selminggul selkali selbanyak 74 (47,7%) relspolndeln dan sisanya melmilih seltiap hari selbanyak 55 (35,5%) relspolndeln.
c. Media Sosial Yang Sering Digunakan Untuk Knowledge Sharing Tabel 4. 15 Media Sosial melakukan Digital Knowledge Sharing
Keltelrangan Julmlah Prelselntasel
Whatsapp 48 27,4%
Facelbololk Instagram Tellelgram
64 50 13
36,6%
28,6%
7,4%
Toltal 175 100%
Sulmbelr: Data Primelr yang Diollah,2023
Belrdasarkan Tabell 4.15 dapat dikeltahuli jawaban relspolndeln atas pelrtanyaan melngelnai meldia solsial yang digulnakan ulntulk knolwleldgel sharing. Relspolndeln dipelrkelnankan melmilih jawaban lelbih dari satul. Hasil pelnellitiannya dapat disimpullkan bahwa selbagian belsar relspolndeln dalam pelnellitian ini melnggulnakan facelbololk ulntulk knolwleldgel sharing yaitul selbanyak 64 (56%) relspolndeln. Relspolndeln yang melmilih meldia instagram selbanyak 50 (22,3%) relspolndeln, tellelgram selbanyak 13 (7,2%) relspolndeln, whatsapp selbanyak 48
(27,4%)
63
d. Contoh Inovasi Knowledge Sharing
Tabel 4. 16 Inovasi Digital Knowledge Sharing
Keterangan Jumlah Persentase
Moldifikasi bahan dasar 19 9,5%
Varian Belntulk Ollahan 37 18,6%
Kelmasan Proldulk 43 21,6%
Wilayah Distribulsi 14 7%
Varian rasa 75 37,7%
Meldia prolmolsi 2 2%
Ulkulran proldulk 9 9%
Toltal 199 100%
Sulmbelr: Data Primelr yang Diollah,2023
Belrdasarkan Tabell 4.16 dapat dikeltahuli jawaban relspolndeln atas pelrtanyaan melngelnai colntolh inolvasi hasil knolwleldgel sharing.
Relspolndeln dipelrkelnankan melmilih jawaban lelbih dari satul. Hasil pelnellitiannya dapat disimpullkan bahwa selbagian belsar relspolndeln dalam pelnellitian ini melmilih varian rasa yaitul selbanyak 75 (37,7%) relspolndeln. Relspolndeln yang melmilih moldifikasi bahan dasar selbanyak 19 (9,5%), varian belntulk ollahan selbanyak 37 (18,6%) relspolndeln, kelmasan proldulk selbanyak 43 (21,6%) relspolndeln, wilayah distribulsi selbanyak 14 (7%) relspolndeln, meldia prolmolsi selbanyak 9 (4,5%) relspolndeln dan sisanya melmilih ulkulran proldulk selbanyak 2 (1,0%) relspolndeln.
64
e. Terjadinya Kenaikan Permintaan Produk
Tabel 4. 17 Kenaikan Permintaan Produk
Keltelrangan Julmlah Prelselntasel
Seltiap Hari Belsar 79 48,8%
Seltiap Awal Bullan
Seltiap Hari Libulr 55
28 34,0%
17,3%
Toltal 162 100%
Sulmbelr: Data Primelr yang Diollah,2023
Belrdasarkan Tabell 4.17 dapat dikeltahuli jawaban relspolndeln atas pelrtanyaan melngelnai kelnaikan pelrmintaan proldulk. Relspolndeln dipelrkelnankan melmilih jawaban lelbih dari satul. Hasil pelnellitiannya dapat disimpullkan bahwa selbagian belsar relspolndeln dalam pelnellitian ini melmilih Seltiap Hari Belsar yaitul selbanyak 79 (48,8%) relspolndeln.
Relspolndeln yang melmilih Seltiap Awal Bullan selbanyak 55 (34,0%), sisanya melmilih Seltiap Hari Libulr selbanyak 28 (17,3%) relspolndeln.
65
4.1. Hasil Analisis PLS 4.1.1. Analisis Outer Model
Analisis colnfirmatolry factolr ataul CFA dalam pelnellitian ini dilakulkan melnggulnakan pelngulkulran Olultelr Moldell (Melasulrelmelnt Moldell) pelngulkulran ini dilakulkan ulntulk melnelntulkan spelsifikasi hulbulngan antara kolnstrulk variabell lateln delngan indikatolrnya.
Hasil dari pelngulkulran Olultelr moldell SmartPLS adalah selbagai belrikult:
Gambar 4. 1 Outer Model Algoritm
4.1.2. Uji Convergent Validity
Pada analisis delngan melnggulnakan ulji olultelr moldell, ulji colnvelrgelnt validity melrulpakan nilai lolading faktolr pada variabell lateln delngan seltiap indikatolr- indikatolrnya. Nilai kolrellasi lolading dikatakan tinggi jika belrkolrellasi >0,70. Namuln pelngelmbangan skala pelngulkulran nilai lolading faktolr lelbih dari 0,50 masih dapat ditelrima (Gholzali &
Latan, 2015) karelna hal ini dapat melnulnjulkkan bahwa itelm
66
telrselbult melmiliki strulktulr yang baik dan dapat melngulkulr kolmpolneln faktolr selcara linelar (Hair, Andelrsoln, Tatham, & Black, 2019) belrikult melrulpakan hasil dari ulji colnvelrgelnt validity :
Tabel 4. 18 Outer Model Loading Competitor
orientation Digital Knowledge Sharing
Marketing
performance Partnership collaboration
Product Innovation Capability COl1 0,846
COl2 0,727 COl3 0,880
COl4 0,713
COl5 0.842
DKS1 0,821
DKS2 0,721
DKS3 0,808
DKS4 0,564
MP1 0,827
MP2 0,733
MP3 0,799
MP4 0,712
PC1 0,792
PC2 0,788
PC3 0,808
PC4 0,734
PC5 0,750
PIC1 0,794
PIC2 0,668
PIC3 0,833
PIC4
PIC5 0,649 0,841
Belrdasarkan Tabell 4.20 Diatas dapat dilihat dari hasil olultelr lolading melnulnjulkkan bahwa masing masing indikatolr dari seltiap variabell
67
melmiliki nilai lolading faktolr diatas 0,70 dan 0,50 selhingga dapat dinyatakan valid. Nilai lolading dikatakan tinggi jika belrkolrellasi >0,70 . Nilai lolading diatas 0,50 – 0,60 maka nilai lolading telrselbult masih dapat ditelrima ataul dinyatakan valid. Di dalam pelnellitian ini indikatolr yang melmiiki nilai lolading dibawah 0,50 dihapuls. Ollelh karelna itul, dapat disimpullkan bahwa masing – masing indikatolr dari seltiap variabell dinyatakan valid.
4.1.3. Uji Discriminant Validity
Discriminant Validity dapat dilihat dari crolss lolading antara indikatolr delngan kolnstrulk lain. Hasilnya melnulnjulkkan bahwa kolrellasi selmula kolnstrulk delngan indikatolrnya masing masing lelbih tinggi dibandingkan kolrellasi indikatolr delngan kolnstrulk lainnya. Selbagai misal hasil kolrellasi indikatolr COl1 sampai delngan COl4 telrhadap Colmpeltitolr Olrielntatioln melnulnjulkkan nilai yang lelbih tinggi dibandingkan jika dikolrellasikan telrhadap kolnstrulk lain. Delmikian julga delngan indikatolr masing- masing kolnsrulk yang lain, melnulnjulkkan nilai lelbih tinggi jika dibandingkan delngan nilai kolrellasi telrhadap kolnstrulk lainnya Hal ini melnulnjulkkan bahwa kolnstrulk lateln melmpreldiksi indikatolr pada blolk melrelka lelbih baik jika dibandingkan delngan melmpreldiksi indikatolr di blolk lain
68
Tabel 4. 19 Cross Loadings
CO DKS MP PC PI
CO1 0,846 0,578 0,497 0,589 0,549
CO2 0,727 0,436 0,338 0,487 0,436
CO3 0,880 0,605 0,581 0,657 0,604
CO4 0,713 0,415 0,360 0,492 0,458
CO5 0,842 0,601 0,560 0,656 0.579
DKS1 0,534 0,821 0,580 0,721 0,695
DKS2 0,418 0,721 0,416 0,620 0,555
DKS3 0,562 0,808 0,597 0,635 0,706
DKS4 0,429 0,564 0,335 0,431 0,468
MP1 0,567 0,566 0,827 0,624 0,678
MP2 0,432 0,464 0,733 0,542 0,538
MP3 0,480 0,568 0,799 0,623 0,679
MP4 0,328 0,460 0,712 0,557 0,504
PC1 0,601 0,669 0,591 0,792 0,646
PC2 0,422 0,566 0,555 0,708 0,579
PC3 0,578 0,641 0,577 0,808 0,685
PC4 0,483 0,613 0,596 0,734 0,633
PC5 0,657 0,654 0,581 0,750 0,630
PIC1 0,567 0,595 0,630 0,627 0,794
PIC2 0,404 0,582 0,500 0,527 0,668
PIC3 0,580 0,709 0,643 0,704 0,833
PIC4 0,337 0,551 0,500 0,552 0,649
PIC5 0,589 0,729 0,696 0,747 0,841
Belrdasarkan tabell 4.21 diatas dapat dilihat dari ulji yang dilakulkan dari prolgram SmartPLS, maka dapat dipelrollelh hasil bahwa COl1 sampai delngan COl5 lelbih tinggi dari pada nilai pada yang ada kolnstrulk lainnya. DKS1 sampai DKS4 melmiliki hasil lelbih tinggi dibantingkan delngan kolnstrulk lainnya. Hasil Indikatolr PIC1 sampai PIC5 melmiliki hasil lelbih tinggi dari pada kolnstrulk lainnya. Hasil indikatolr PC1sampai PC5 melmiliki nilai kolnstrulk tinggi dari pada nilai kolnstrulk lain, nilai indikatolr
69
MP1sampai MP4 melmiliki hasil lelbih tinggi dari pada hasil kolnstrulk pada indikatolr lain. Dapat di simpullkan bahwa ulji Discriminant Validity ini suldah selsulai karelna lelbih tinggi dari pada kolnstrulk indikatolr – indikatolr lain.
4.1.4. Reliability
Pada pelnellitian ini ulji relliabilitas dilakulkan delngan melnggulnakan meltoldel Colmpolsitel relliability. Colmpolsitel relliability melngulkulr nilai selsulnggulhnya relliabilitas sulatul kolnstrulk. Colmpolsitel relliability dinilai lelbih baik dalam melngelstimasi kolnsistelnsi intelrnal sulatul kolnstrulk.(Abdillah, 2018). Belrdasarkan pelndapat telrselbult maka pelnellitian ini melnggulnakan Colmpolsitel relliability ulntulk melngulji relliabilitas. Rullel olf thulmb nilai alpha ataul Colmpolsitel relliability haruls lelbih belsar dari 0,7 melskipuln nilai 0.6 masih dapat ditelrima.
Tabel 4. 20 Composite Reliability
Colmpolditel Relliabilty (rhol_c)
COl 0.901
DKS 0.822
MP 0.852
PC 0.872
PIC 0.872
Dari Tabell 4.20 diatas hasil ulji relliabilitas melnulnjulkkan nilai relliabilitas selcara kelsellulrulhan dari masing – masing variabell. Dapat dilihat bahwa hasil ulji relliabilitas melnuljulkkan bahwa masing – masing variabell belrada diatas 0,70 yang artinya nilai telrselbult dapat dikatakan relliabell.
70
4.1.5. Analisis Inner Model
Analisis innelr moldell digulnakan ulntulk melnelntulkan spelsifikasi hulbulngan antara kolnstrulk lateln delngan kolnstrulk lateln lainnya. Belrikult melrulpakan hasil pada ulji innelr moldell :
Gambar 4. 2 Inner Model Algoritm
4.1.6. Uji R Square
Kolelfisieln deltelrminan ataul R-sqularel digulnakan ulntulk melngulkulr kritelria kulalitas moldell ataul digulnakan ulntulk melngulji kelmampulan selrta pelngarulh sulatul moldell dalam melnelrangkan belrulpa variasi variabell delpelndeln yang telrselbar antarakisaran noll hingga satul. Pelnguljian ini dilakulkan delngan mellihat nilai R-sqularel yang melrulpakan ulji golold
71
nelels fit moldell. R-sqularel delngan nilai 0,75 melngindikasi bahwa moldell telrselbult kulat, r sqularel delngan nilai 0,5 melngindikasi bahwa moldell telrselbult seldang ataul moldelrat, kelmuldian nilai R-sqularel delngan nilai 0,25 melngindikasi bahwa nilai telrselbult lelmah (Gholzali & Latan, 2015).
Tabel 4. 21 R-Square
R Square Adjusted R Square
Marketing performance 0,661 0,652
Product Innovation 0,767 0,763
Dalam pelnellitian ini telrdapat satul variabell yang dipelngarulhi ollelh satul variabell dan dimoldelrasi ollelh variabell lainnya. Pada pelnellitian ini variabell Markelting pelrfolrmancel dipelngarulhi ollelh variabell colmpeltitolr olrielntatioln, partnelrship colllabolratioln dan digital knolwleldgel sharing dan dimoldelrasi ollelh variabell proldulct Innolvatioln capability.
Belrdasarkan tabell 4.23 hasil ulji R-sqularel dapat dikeltahuli bahwa nilai R- sqularel pada variabell Markelting pelrfolrmancel adalah 0,661. Hal ini dapat disimpullkan bahwa variabell Markelting pelrfolrmancel dipelngarulhi ollelh variabell colmpeltitolr olrielntatioln, partnelrship colllabolratioln dan digital knolwleldgel sharing dan dimoldelrasi ollelh variabell proldulct Innolvatioln selbelsar 66,1% selhingga melngindikasikan bahwa moldell telrselbult seldang. pada variabell proldulct innolvatioln capability adalah 0,767. Hal ini dapat disimpullkan bahwa variabell proldulct Innolvatioln dipelngarulhi ollelh variabell colmpeltitolr olrielntatioln, partnelrship colllabolratioln dan digital knolwleldgel sharing selbelsar 76,7 % selhingga melngindikasikan bahwa moldell telrselbult kulat.
72
4.1.7. Uji F Square
Ulji F-Sqularel dilakulkan gulna melngeltahuli pelngarulh variabell delpelndeln telrhadap variabell indelpelndeln, apakah pelngarulh sulatul variabell telrgollolng nilai melmpulnyai pelngarulh lelmah, meldiulm dan kulat F-Sqularelnya lelbih belsar ataul sama delngan 0,02 lelbih kelcil dari 0,15 maka telrmasulk keldalam pelngarulh relndah ataul small elffelct. dan bila nilai F-Sqularelnya lelbih belsar ataul sama delngan 0,15 dan lelbih kelcil dari 0,35 maka telrmasulk keldalam pelngarulh seldang ataul meldiulm elffelct. Jika F-Sqularelnya lelbih belsar ataul sama delngan 0,35 maka telrmasulk keldalam pelngarulh tinggi ataul largel elffelct (Colheln, 2013).
Tabel 4. 22 F-Square Marketing
performance Product Innovation
Competitor orientation 0,003 0,005
Digital Knowledge Sharing
0,012 0,260
Marketing performance
Partnership collaboration 0,093 0,206
Product Innovation
Capability 0,207
Nilai F sqularel variabell Colmpeltitolr olrielntatioln telrhadap markelting pelrfolrmancel selbelsar 0,003 maka dari itul dapat disimpullkan bahwa kelmampulan variabell Colmpeltitolr olrielntatioln dalam melnjellaskanvariabell Markelting pelrfolrmancel telrgollolng lelmah. Nilai F sqularel variabell Colmpeltitolr olrielntatioln telrhadap proldulct innolvatioln selbelsar 0,005 maka
73
dari itul dapat disimpullkan bahwa kelmampulan variabell Culstolmelr olrielntatioln dalam melnjellaskan variabell Proldulct Innolvatioln telrgollolng lelmah. Nilai F sqularel variabell Digital Knolwleldgel Sharing telrhadap markelting pelrfolrmancel selbelsar 0,012 maka dari itul dapat disimpullkan bahwa kelmampulan variabell Digital Knolwleldgel Sharing dalam melnjellaskan variabell Markelting pelrfolrmancel telrgollolng lelmah. Nilai F sqularel variabell Digital Knolwleldgel Sharing telrhadap proldulct innolvatioln selbelsar 0,260 maka dari itul dapat disimpullkan bahwa kelmampulan variabell digital knowledge sharing dalam melnjellaskan variabell Proldulct Innolvatioln telrgollolng seldang. Nilai F sqularel variabell Partnelrship colllabolratioln telrhadap markelting pelrfolrmancel selbelsar 0,093 maka dari itul dapat disimpullkan bahwa kelmampulan variabell Partnelrship colllabolratioln dalam melnjellaskan variabell Markelting pelrfolrmancel telrgollolng lelmah. Nilai F sqularel variabell Partnelrship colllabolratioln telrhadap proldulct innolvatioln selbelsar 0,206 maka dari itul dapat disimpullkan bahwa kelmampulan variabell Partnelrship colllabolratioln dalam melnjellaskan variabell Proldulct Innolvatioln telrgollolng seldang. Nilai F sqularel variabell Proldulct Innolvatioln telrhadap markelting pelrfolrmancel selbelsar 0,207 maka dari itul dapat disimpullkan bahwa kelmampulan variabell Proldulct Innolvatioln dalam melnjellaskan variabell Markelting pelrfolrmancel telrgollolng seldang.
4.1.8. Uji Hipotesis
Sellain melmelnulhi data yang dipelrlulkan ulntulk pelngulkulran, dimulngkinkan ulntulk mellanjultkan delngan mellakulkan meltoldel bololtstrap pada SmartPLS. Ulntulk ulji simulltan digulnakan ulji statistic T ulntulk melngulji signifikansi pelngarulh kelsellulrulhan variabell elksolgeln telrhadap variabell elndolgeln. Pelnguljian dilakulkan delngan melmbandingkan
74
nilai T-statistik delngan nilai T-tabell (T-statistik < T-tabell), maka hipoltelsis noll akan ditelrima. Selbaliknya, jika nilai T-statistik lelbih belsar ataul sama delngan nilai T-tabell (T-statistik > T-tabell), hipoltelsis noll ditollak. Nilai t-tabell dikeltahuli dari taraf signifikansi 0,05, selhingga ulntulk alpha 5%, t-statistik yang digulnakan adalah 1,96Pelnguljian hipoltelsis intelrvelning dilakulkan delngan moldelrateld relgrelssioln analysis (MRA) yang dielstimasi delngan SElM-PLS (Gholzali & Latan, 2015). Ulntulk melngulji Proldulct Innolvatioln selbagai variabell intelrvelning hulbulngan Markelting pelrfolrmancel ,colmpeltitolr olrielntatioln, partnelrship colllabolratioln dan digital knolwleldgel sharing.
Sulatul variabell dapat dikatakan selbagai variabell intelrvelning akan dinyatakan belrarti ataul signifikan jika nilai P-valulels lelbih kelcil ataul sama delngan 0,05 Kritelria yang digulnakan selbagai dasar pelrbandingan adalah selbagai belrikult: Hipoltelsis ditollak bila T-hitulng < 1,96 ataul nilai sig > 0,05 Hipoltelsis ditelrima bila t- hitulng > 1,96 ataul nilai sig < 0,05.
Tabel 4. 23 Koefisien Jalur Sampel
Asli (O)
Rata-rata Sampel
(M)
Standar Deviasi (STDEV)
Statistik (| T O/STDEV
|)
Values P Keterangan
CO -> MP 0,044 0,042 0,094 0,475 0,635 Di Tolak CO -> PI 0,052 0,055 0,074 0,704 0,482 Di Tolak DKS -> MP -0,132 -0,118 0,107 1,240 0,216 Di Tolak DKS -> PI 0,446 0,449 0,109 4,085 0,000 Di Terima PC -> MP 0,382 0,378 0,152 2,517 0,012 Di Terima PC ->PI 0,430 0,425 0,115 3,737 0,000 Di Terima PI -> MP 0,549 0,543 0,143 3,829 0,000 Di Terima
75
Sampel Asli (O)
Rata-rata Sampel
(M)
Standar Deviasi (STDEV)
T Statistik (|
O/STDEV
|)
Values P
CO -> PI -> MP 0,029 0,033 0,045 0.643 0,521
DKS -> PI -> MP 0,245 0,240 0,078 3,117 0,002
PC -> PI -> MP 0,236 0,232 0,094 2,512 0,012
Dari hasil pelrhitulngan pada tablel 4.25 diatas maka dapat disimpullkan masing – masing nilai dari variabell melnulnjulkkan melnulnjulkkan angka yang polsitif, hal ini dapat dilihat dari kollolm sampell asli (ol). kelmuldian hipoltelsis julga dapat dikatakan signifikan karelna nilai P-valulels < 0,05. Belrdasarkan tabell diatas hasil ulji jalulr kolelfisieln delngan melnggulnakan meltoldel bololtstrapping adalah selbagai belrikult:
1. pelngarulh colmpeltitolr olrielntatioln telrhadap proldulct innolvatioln.
Dikeltahuli bahwa nilai variabell colmpeltitolr olrielntatioln telrhadap proldulct innolvatioln delngan nilai t-tatistik selbelsar 0,704 dan p-valulels selbelsar 0,635 yang mana nilai t-statistik kulrang dari 1,96 dan p-valulels lelbih belsar dari 0,05. Dan nilai dari sampell asli adalah polsitif 0,052. Hal ini belrarti bahwa colmpeltitolr olrielntatioln tidak belrpelngarulh langsulng telrhadap proldulct innolvatioln. Selhingga hipoltelsis pelrtama yang melnyatakan colmpeltitolr olrielntatioln melmpulnyai pelngarulh polsitif signifikan telrhadap proldulct innolvatioln tidak dapat ditelrima. 2. Pelngarulh partnelrship colllabolratioln telrhadap proldulct innolvatioln.
Dikeltahuli bahwa nilai variabell partnelrship colllabolratioln telrhadap proldulct innolvatioln delngan nilai t-tatistik selbelsar 3,737 dan p-valulels selbelsar