• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis problematika kehidupan keluarga pekerja migran

BAB II PAPARAN DATA DAN TEMUAN

A. Analisis problematika kehidupan keluarga pekerja migran

60 BAB lll

PROBLEMATIKA KEHIDUPAN KELUARGA PEKERJA MIGRAN DALAM MENJAGA KEHARMONISAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN JANAPRIA KABUPATEN LOMBOK

TENGAH

A. Analisis problematika kehidupan keluarga pekerja migran dalam

61

Pada masyarakat Kecamatan Janapria terutama bagi yang di tinggal menjadi pekerja migran, keluarga yang tidak mampu memberikan nafkah kepada keluarganya apalagi dengan keadaan sekarang lapangan pekerjaan yang kerisis membuat pasangan suami dan istri memilih untuk pergi menjadi pekerja migran untuk mencapai kesejahteraan ekonomi dan kelansungan keluarga tetap harmonis.

Keluarga inti yang terdiri dari pasangan suami istri dan anak sulit mencapai kebahagiaan yang di inginkan dikarenakan ekonomi yang tidak memungkinkan kesehatan suami kurang untuk mencapai apa yang dinginkan, pendidikan yang rendah membuat tidak tau arti dari menapkahi keluarga .istri iklas atau rela menjadi pekerja migran demi kelansungan ekonomi dan anak yang masih sekolah, dalam kondisi harmonis juga merupakan hal utama bagi pasangan suami dan istri, melihat istri dan anak bahagia menjadi kebahgian tersendiri bagi suami yang bekerja di luar negeri walaupun dari pasangan suami dan istri berkomunikasi dengan jarak jauh dan permasalah selalu muncul namun mereka tidak mengininkan terjadinya perpisahan mereka menjalani kehidupan dengan damai tentram demi kebahgian anak istri atau suami., banyak dampak yang terjadi dari istri yang bekerja di luar negri antara lain:

a. Suami tidak mendapatkan hak yaitu pemenuhan biologis sehingga membuat suami mencari tempat nyaman pada wanita lain yang akhirnya terjadi perselingkuhan

b. Anak menjadi pribadi yang buruk karena kurangnya perhatian dan kasih sayang ibu yang mana sangat diperlukan anak adri kecil hingga dewasa

c. Keutuhan rumah tangga terganggu sehingga banyak hal yang terjadi dalam menuju rumah tangga yang sakinah, mawadah, warohmah.

d. Akibat dari tidak terpenuhi hak dan kewajiban maka keutuhan keluarga terganggu, sehingga tidak adanya keharmonisan dalam sebuah keluarga.

Oleh karena itu, keharmonisan dalam hubungan keluarga sangat dibutuhkan dan berpengaruh positif, kebersamaan dan

62

keharmonisan dalalam rumah tangga secara lansung memupuk rasa kasih sayang antara anggota keluarganya. Dengan adanya situasi dan kondisi keluarga yang harmonis maka didalamnya akan tercipta kehidupan yang saling mengahrgai dan diwarnai rasa kasih Hal itu dapat memungkinkan anak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik dengan demikian kodisi keharmonisan keluarga mempunyai peranan penting dalam menunjang anak untuk mempunyai barakhlaku karimah yang baik serta mewujudkan terpenuhnya segala hak setiap anggota keluarga.

2. Faktor kesehatan

Roda kehidupan akan terus berputar. Ketika pasangan sakit sakitan karena kehilangan pekerjaannya, tentu saja hal ini menjadi sebuah pukulan dalam pernikahan. Menganggur dikarenakan tidak bisa bekerja keras lagi dikarenakan Suami harus paham kelebihan dan kekurangan istri bekerja. Jangan sampai kemauan istri untuk bekerja tidak mendapat dukungan suami, sehingga menjadi sumber permasalahan dalam rumah tangga. Istri yang bekerja harus rela kehilangan waktu untuk menemani anak tumbuh dan berkembang.

Menjadi wanita karir juga berarti mengurangi kesempatan ibu untuk menemani anak anak mereka ketika belajar. Selain itu, ibu tidak bisa mengontrol konsumsi anak secara langsung. Ini membuat ibu sering merasa bersalah. Selain penghasilan bertambah,. Ada persoalan lain yang membayangi istri bekerja yaitu rasa iri suami. Terkadang suami ditambah egonya sebagai laki-laki, mungkin merasa tersaingi atau merasa harga dirinya turun karena istri memiliki karier yang lebih baik. Karena itu, perlu komunikasi yang intens dan terus menerus dijaga agar perasaan ini tidak muncul kemudian membuat rumah tangga bermasalah.

Kembali pada kesepakatan di awal tentang pilihan istri bekerja.

Suami yang mengizinkan istri bekerja tentu sudah mempertimbangkan baik dan buruknya. Keputusan akhir ada pada orang yang menjalaninya.

63

Dalam rumah tangga komunikasi sangat perlu tetapi ketidakmampuan menahan emosi satu sama lain menyebabkan terjadinya pertengakarang atau komunikasi yang tidak lancer atau buruk, permasalahan yang datang kepada keluarga tersebut walaupun hal kecil akan menajdi buruk jika pasangan suami istri tidak mau mengalah.menciptakan keharmonisan itu sulit dikarenakan mengedepankan ego dari pasanagn suami atau sangat penting mamfaatkan untuk menjaga keselarasan fungsi keluarga terutama untuk mempasilitasi pembagian tugas ,peran dan pekerjaan.

3. Faktor pendidikan

Untuk mencapai keharmonisan rumah tangga memiliki berbagai cara atau sebagaimana dalam hal ini pembagian pekerjaan keluarga. Cara pertama ialah dengan cara pembagian pekerjaan,diamana suami sebagai tulang punggung ekonomi keluarga dalam hal ini suami harus mampu menafkahi kelaurganya entah itu dari sarana pekerjaan sebagai petani,tukang kayu dan sebagainya tetapi dengan cara ini belum mampu mencapai kehabgaian atau mencapai kebutuhan sehari hari oleh karena itu suami harus meninggakan tanah kelahiran demi kebahagian keluarga. Cara yang kedua ialah dalam pembagian pekrjaan diamana bukan hanya suami yang aktif sebagai tulang punggung keluarga tetapi istri harus juga mampu bekerja sampingan bukan hanya menjadi ibu rumah tangga saja tetapi menjadi istri yang tidak malas malasan mengerjakan atau pekrjaan apapun. Suami istri lebih berpeluang membantu menjalankan peran yang dilakkan oleh pasangan. Jadi jika suami tidak sepenuhnya mampum membawa keluarga pada kesejahteraan ekonomi keluarga, selanjutnya istri memiliki peluang dalam membantu suami misalkan menjadi buruh migran perempuan.

Ketika suami dan istri menjadi pekerja migran situasi dan kondisi akan berubah, yang semulanya terdiri dari ayah ibu dan anak berkumpul dalam satu rumah menjadi keluarga yang tanpa istri bagi suami tanpa ibu bagi anak dan tanpa suami bagi istri, perubahan struktur keluarga mempengaruhi fungsi kelaurga, hubungan jarak jauh antara suami istri dan anak, akan tetapi dalam

64

rumah tangga mereka keharmonisan rumah tangga tetap berjalan dengan lancer komunikasi yang lancar uang untuk kehidupan keluarga tetap lancar demikian halnya dengan pasangan suami istri yang saling pengertian dan saling menjaga perasaan satu sama lain walaupun jarak memisahkan mereka apapun masalah mereka tetap dalam keadaan keluarga utuh.

Keharmonisan anatara suami dan istri untuk tetap melanggengkan pernikahan menjaga kesatuan keluarga serta menjauhi sesuatu yang membuat permasalahan dalam keluarga tersebut, keharmonisan kelaurga hal yang di impi impikan atau dinginkan oleh banyak orang yang sudah bekeluarga jadi keharmonisan kehabgain keluarga sangatlah penting dalam hidup ini terutama bagi orang orang yang meninggalak keluarganya untuk mencari nafkah menjadi buruh migran bekerja dilaur negeri hal paling diingikan adalah kebahagian keluarga meraka.

B. Analisis faktor pendukung dan penghambat keluarga pekerja

Dokumen terkait