• Tidak ada hasil yang ditemukan

Arah Kebijakan

Dalam dokumen kata pengantar (Halaman 55-78)

5. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

5.3 Arah Kebijakan

49

50

Arah Kebijakan merupakan pedoman utk mengarahkan rumusan strategi yg dipilih agar lebih terarah dalam mencapai tujuan dan sasaran dari waktu ke waktu selama 5 (lima) tahun. Rumusan arah kebijakan merasionalkan pilihan strategi agar memiliki fokus dan sesuai dgn urutan waktu pelaksanaannya. Ada 10 (sepuluh ) kebijakan yang dilaksanakan selama 5 tahun perencanaan Renstra Dinas Perikanan dengan waktu pelaksanaan setiap tahunnya sebagaimana yang terdapat pada Tabel 6.1. Setiap tahun Dinas Perikanan merencanakan penganggaran untuk mencakup ke 10 (sepuluh) kebijakan tersebut.

Arah kebijakan yang ditetapkan turut pula mendukung Program-program Unggulan Bupati terpilih yaitu Program unggulan Gerakan Pembangunan Masyarakat Pantai (Gerbang Mapan) dan Tangerang Mandiri Tahan Pangan.

Gambar 6.1

Strategi Pelaksanaan Arah Kebijakan

SASARAN/TARGET KINERJA

ARAH KEBIJAKAN

Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5

SASARAN 1

SASARAN 2

SASARAN 3

ST1 ST2 ST3 ST4 ST5

ST1 ST2

ST1 ST2 ST3

ST1 ST2 ST3 ST4 ST5

ST1 ST2

ST1 ST2 ST3

ST1 ST2 ST3 ST4 ST5

ST1 ST2

ST1 ST2 ST3

ST1 ST2 ST3 ST4 ST5

ST1 ST2

ST1 ST2 ST3

ST1 ST2 ST3 ST4 ST5

ST1 ST2

ST1 ST2 ST3

51 BAB VI

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN

Cascading Renstra Dinas Perikanan

SASARAN (S)

1. Meningkatnya Produksi Perikanan

2. Meningkatnya Nilai Tambah Produk

Perikanan

3. Meningkatnya Penilaian Akuntabilitas Kinerja

Dinas TUJUAN

Meningkatkan pendapatan Nelayan/Pembudidaya ikan

Program Pengelolaan dan Pemberdayaan

Pembudidaya Program Pengelolaan

dan Pemberdayaan Nelayan Program Perikanan Budidaya Air Tawar/ Air

Payau

Program Optimalisasi Tempat Pelelangan

Ikan

Program Peningkatan Kelembagaan dan

Pemasaran Hasil Perikanan

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Program Peningkatan Sarana Dan Prasarana

Aparatur

Program Peningkatan Perencanaan SKPD Program Peningkatan

Disiplin Aparatur Program Peningkatan Pengembangan Sistem

Pelaporan Capaian Kinerja Dan Keuangan

KEGIATAN-KEGIATAN KEGIATAN-KEGIATAN KEGIATAN-KEGIATAN

IMPACT

OUTPUT OUTCOME

OUTCOME OUTCOME OUTCOME

OUTCOME BENEFIT

52 Perumusan Rencana Program dan Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif. Program OPD merupakan program prioritas RPJMD yang sesuai dengan tugas dan fungsi OPD. Rencana program prioritas beserta indikator kinerja program dan pagu per OPD dalam Rancangan Awal RPJMD selanjutnya dijabarkan OPD ke dalam rencana kegiatan untuk setiap program prioritas tersebut. Pemilihan kegiatan untuk masing-masing program prioritas ini didasarkan atas strategi dan kebijakan jangka menengah OPD. Indikator kinerja program prioritas yang telah ditetapkan tersebut, merupakan indikator kinerja program yang pada prinsipnya berisi outcome program. Outcome merupakan manfaat yang diperoleh dalam jangka menengah untuk beneficiares tertentu yang mencerminkan berfungsinya keluaran dari kegiatan kegiatan dalam satu program. Kelompok sasaran adalah pihak yang menerima manfaat langsung dari jenis layanan OPD.

Rencana Program Kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Perikanan selama 5 tahun perencanaan sesuai arah kebijakan yang telah ditetapkan adalah terdiri dari 12 Program dan 44 Kegiatan. Program OPD dengan Kegiatannya terdiri dari 5 Program OPD, 28 Kegiatan.

Keterkaitan Tujuan, Sasaran, Indikator Kinerja Utama, Indikator Kinerja Outcome dan Indikator Kinerja Output adalah sebagai berikut :

Tujuan Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang adalah Meningkatkan pendapatan Nelayan/Pembudidaya ikan. Untuk mewujudkan tujuan ini maka ditetapkan dua sasaran yang harus dipenuhi yaitu :

1. Sasaran pertama : Meningkatnya Produksi Perikanan. Untuk melihat tingkat keberhasilan dari sasaran ini melalui indikator Pertumbuhan Produksi Ikan dengan satuan persen (%). Indikator ini menjadi Indikator Kinerja Utama yang pertama (IKU -1). Adapun IKU -1 ini akan dicapai melalui pelaksanaan Program yang memberikan outcome/hasil sebagai berikut :

53 1.1 PROGRAM PENGELOLAAN DAN PEMBERDAYAAN PEMBUDIDAYA

dengan indikator kinerja hasil : Produktivitas Perikanan Budidaya, dengan satuan : Ton/Ha/Tahun. Program ini terdiri dari kegiatan :

 Kegiatan Peningkatan Sumberdaya Lingkungan Perikanan yang memiliki indikator : Rehabilitasi Kawasan Lingkungan Perikanan dengan satuan : jumlah desa

 Kegiatan Peningkatan Sarana dan Prasarana Kawasan Budidaya yang memiliki indikator : Prosentase Jumlah Sarana dan Pasarana Kawasan Budidaya dengan satuan : Persen (%)

 Kegiatan Fasilitasi Pembangunan Kawasan Budidaya yang memiliki indikator : jumlah Feasibility Study Lokasi dan DED dengan satuan : Dokumen

 Kegiatan Peningkatan Sumberdaya Perikanan Budidaya yang memiliki indikator : Jumlah Pembudidaya ikan yang dilatih dengan satuan : Orang.

 Kegiatan Pengembangan Perikanan Budidaya yang memiliki indikator : Jumlah Sarana dan Prasarana Produksi Budidaya ikan dengan satuan : Unit.

1.2 PROGRAM PERIKANAN BUDIDAYA AIR TAWAR/ AIR PAYAU dengan indikator kinerja hasil : Laju Produksi Benih Ikan, dengan satuan Persen (%). Program ini terdiri dari kegiatan-kegiatan:

 Kegiatan Optimalisasi Perikanan Budidaya Air Tawar /Air Payau yang memiliki indikator : Jumlah Sarana dan Prasarana Pembenihan Ikan dengan satuan : Unit.

 Kegiatan Pengelolaan Induk dan Benih Unggul yang memiliki indikator : Jumlah Benih Ikan yang dihasilkan dengan satuan : Ekor.

1.3 PROGRAM PENGELOLAAN DAN PEMBERDAYAAN NELAYAN dengan indikator kinerja : Laju Produksi Perikanan Tangkap dan

54 memiliki satuan Persen (%). Program ini terdiri dari kegiatan- kegiatan:

 Kegiatan Pendampingan pada kelompok nelayan yang memiliki indikator : Jumlah Nelayan yang dilatih dengan satuan : jumlah Nelayan.

 Kegiatan Pengembangan Sarana Nelayan yang memiliki indikator : Jumlah Sarana dan Pasarana Penangkapan Ikan dengan satuan : Unit.

 Kegiatan Pemberdayaan dan Perlindungan Nelayan yang memiliki indikator : Jumlah Nelayan yang mendapat sertfikat keahlian dengan satuan : jumlah Nelayan.

2. Sasaran kedua : Meningkatnya Nilai Tambah Produk Perikanan. Untuk melihat tingkat keberhasilan dari sasaran ini melalui indikator Peningkat- an Nilai Tambah Produk Olahan Ikan dengan satuan persen (%).

Indikator ini menjadi Indikator Kinerja Utama yang kedua (IKU -2).

Adapun IKU -2 ini akan dicapai melalui pelaksanaan Program yang memberikan outcome/hasil sebagai berikut :

2.1 PROGRAM OPTIMALISASI TEMPAT PELELANGAN IKAN dengan indikator kinerja : Peningkatan harga ikan di TPI dengan satuan Persen (%). Program ini terdiri dari kegiatan-kegiatan:

 Kegiatan Peningkatan Sarana tempat pelelangan ikan yang memiliki indikator : Jumlah Sarana dan Prasarana TPI dengan satuan : Unit TPI.

 Kegiatan Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan yang memiliki indikator : Jumlah nelayan yang melaksanakan lelang di TPI dengan satuan : jumlah Nelayan (Orang).

2.2 PROGRAM PENINGKATAN KELEMBAGAAN DAN PEMASARAN HASIL PERIKANAN dengan indikator kinerja Tingkat Konsumsi Ikan

55 dengan satuan : Tingkat Konsumsi Ikan dengan satuan Kg/Kapita/Tahun. Program ini terdiri dari kegiatan-kegiatan:

 Kegiatan Peningkatan Sarana Pengolahan Hasil Perikanan yang memiliki indikator : Jumlah Sarana Pengolahan Produk Perikanan dengan satuan : Unit.

 Kegiatan Pengembangan Teknologi Hasil Perikanan yang memiliki indikator : Jumlah pengolah produk perikanan yang dilatih dengan satuan : Orang.

 Kegiatan Peningkatan Kelembagaan Perikanan yang memiliki indikator : Jumlah kelembagaan perikanan yang berbadan hukum dengan satuan : Kelompok.

 Kegiatan Pengembangan Pemasaran Hasil Perikanan yang memiliki indikator Jumlah produk perikanan yang siap dipasarkan sesuai standar PIRT dengan satuan : jumlah Produk.

3. Sasaran Ketiga : Meningkatnya Penilaian Akuntabilitas Kinerja Dinas.

Untuk melihat tingkat keberhasilan dari sasaran ini melalui indikator Nilai AKIP OPD (Dinas Perikanan) dengan satuan huruf (A. BB, B, CC, C).

Indikator ini menjadi Indikator Kinerja Utama yang Ketiga (IKU -3).

Adapun IKU -3 ini akan dicapai melalui pelaksanaan Program yang memberikan outcome/hasil sebagai berikut :

3.1 PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN dengan indikator kinerja Prosentase pemenuhan pelayanan administrasi perkantoran dengan satuan Persen (%). Program ini terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

 Kegiatan Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik

 Kegiatan Penyediaan jasa kebersihan kantor

 Kegiatan Penyediaan alat tulis kantor

 Kegiatan Penyediaan barang cetakan dan penggandaan

56

 Kegiatan Penyediaan peralatan rumah tangga

 Kegiatan Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang- undangan

 Kegiatan Penyediaan makanan dan minuman

 Kegiatan Rapat-rapat kordinasi dan konsultasi ke luar daerah

 Kegiatan Penyediaan Jasa Administrasi/Teknis Pendukung Perkantoran Non PNS

 Kegiatan Penyediaan Jasa Iklan/Media Cetak

 Kegiatan Inventarisasi Data Kepegawaian

3.2 PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR dengan indikator kinerja Prosentase pemenuhan sarana dan prasarana aparatur dengan satuan Persen (%). Program ini terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

 Kegiatan Pengadaan perlengkapan gedung kantor

 Kegiatan Pegadaan Mebeleur

 Kegiatan Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor

 Kegiatan Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor

 Kegiatan Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional

 Kegiatan Penyediaan jasa perizinan dan operasional kendaraan dinas/jabatan

3.3 PROGRAM PENINGKATAN DISIPLIN APARATUR dengan indikator kinerja Prosentase pemenuhan kedisiplinan aparatur dengan satuan Persen (%). Program ini terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

 Kegiatan Pengadaan Pakaian Dinas beserta perlengkapan-nya

 Kegiatan Pengadaan Pakaian Kerja Lapangan

 Kegiatan Peningkatan Koordinasi dan Kompetensi Aparatur

 Kegiatan Pengadaan Mesin/Kartu Absensi

3.4 PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN dengan indikator kinerja

57 Prosentase ketersediaan dokumen pelaporan dengan satuan Persen (%). Program ini terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

 Kegiatan Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

 Kegiatan Penyusunan laporan keuangan

3.5 PROGRAM PENINGKATAN PERENCANAAN SKPD dengan indikator kinerja Prosentase pemenuhan dokumen perencanaan dengan satuan Persen (%). Program ini terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

 Kegiatan Fasilitasi/Penyusunan Perencanaan SKPD

 Kegiatan Penyusunan Dokumen Perencanaan SKPD

 Kegiatan Penyusunan Rencana Kerja

 Kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan

 Kegiatan Pengelolaan Arsip SKPD

 Kegiatan Penyediaan Data SKPD/Wilayah

Seluruh Program dan Kegiatan di atas diuraikan dengan Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang selama 5 tahun perencanaan Dinas dapat dilihat dalam Tabel 6.1.

58

Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang

A. PROGRAM SKPD

No PROGRAM/

KEGIATAN

Indikator Program dan

Kegiatan

Satu- an

Kondisi Awal

2019 2020 2021 2022 2023 Kondisi

Target Th Ke-1 Target Th Ke-2 Tar-get Th Ke-3 Tar-get Th Ke-4 Targe

t Th Ke-5 Akhir

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

I

PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRA-SI PERKAN- TORAN

Prosenta-se pemenuhan pelayanan administrasi perkantoran

% 0 100 993,168,000 100 1,098,960,000 100 1,153,950,000 100 1,213,925,000 100 1,274,775,000 100

1

Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik

Pembayar-an Listrik, air di

UPT

Bulan 0 12 107,980,000 12 115,000,000 12 120,750,000 12 127,000,000 12 133,350,000 60

2

Penyediaan jasa kebersihan kantor

Pembayar-an Upah Tenaga Kebersihan di

UPT

Bulan 0 12 129,600,000 12 146,000,000 12 153,300,000 12 165,000,000 12 173,250,000 60

3 Penyediaan alat

tulis kantor ATK % 0 100 84,270,000 100 102,000,000 100 107,100,000 100 115,000,000 100 120,750,000 100

4

Penyediaan barang ce-takan dan

penggandaan

Barang Cetakan dan penggandaan

% 0 100 32,900,000 100 39,000,000 100 40,950,000 100 42,000,000 100 45,000,000 100

5

Penyediaan peralatan rumah tangga

Pengadaan Peralatan Rumah Tangga

% 0 100 12,645,000 100 17,000,000 100 17,850,000 100 18,500,000 100 19,425,000 100

6

Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang- undangan

Pengadaan Koran/Bahan

Bacaan

Bulan 0 12 13,500,000 12 15,000,000 12 15,750,000 12 16,000,000 12 17,000,000 60

7

Penyediaan makanan dan minuman

Penyedi-aan makanan dan minuman

Bulan 0 12 39,100,000 12 55,000,000 12 57,750,000 12 60,000,000 12 65,000,000 60

59

luar daerah dinas

9

Penyediaan Jasa Administrasi / Teknis Pendukung Perkantoran Non PNS

Pembayaran

honor TKK Bulan 0 12 39,960,000 12 39,960,000 12 42,000,000 12 42,000,000 12 45,000,000 60

10

Penyediaan Jasa Iklan/ Media Cetak

Pengadaan jasa iklan/Media

massa

% 0 100 37,800,000 100 50,000,000 100 52,500,000 100 55,125,000 100 56,000,000 100

11

Inventarisasi Data Kepegawaian

Pembayaran Honor Operator Kepega-waian

Bulan 0 0 0 12 42,000,000 12 42,000,000 12 42,000,000 12 42,000,000 48

II

PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR

Prosenta-se pemenuhan sarana dan prasarana aparatur

% 0 100 619,482,000 100 898,037,100 100 833,000,000 100 810,850,000 100 794,750,000 100

11

Pengadaan perlengkapan gedung kantor

Perleng-kapan

gedung kantor % 0 100 33,000,000 100 34,650,000 100 37,000,000 100 38,850,000 100 40,000,000 100

12 Pegadaan Mebeleur

Pegada-an

Mebe-leur Unit 0 0 - 5 50,000,000 12 100,000,000 8 50,000,000 0 - 25

13

Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor

Pemeliharaan

gedung kantor % 0 0 - 40 200,000,000 20 50,000,000 20 50,000,000 20 50,000,000 100

14

Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor

Pemeliharaan peralatan kantor

% 0 100 14,600,000 100 15,330,000 100 16,000,000 100 16,500,000 100 18,000,000 100

15

Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan di- nas/operasional

Pemeliharaan kendaraan dinas/operasio nal

% 0 100 192,780,000 100 200,000,000 100 210,000,000 100 220,500,000 100 230,000,000 100

16

Penyediaan jasa perizinan dan operasional kendaraan dinas/jabatan

Pembayaran Pajak Kendaraan dan

BBM

% 0 100 379,102,000 100 398,057,100 100 420,000,000 100 435,000,000 100 456,750,000 100

60

APARATUR aparatur

17

Pengadaan Pakaian Dinas beserta perlengkapan- nya

Pakaian Dinas

bagi Aparatur Stel 0 0 40 30,000,000 40 30,000,000 80

18

Pengadaan Pakaian Kerja Lapangan

Pakaian Kerja lapangan bagi Aparatur

Stel 0 0 40 30,000,000 40 30,000,000 80

19

Peningkatan Koordinasi dan Kompetensi Aparatur

Pelatihan Pegawai

Pega

wai 0 0 40 80,000,000 40 80,000,000 40 80,000,000 40 80,000,000 40

20

Pengadaan Mesin/Kartu Absensi

Jumlah Mesin

Absensi Unit 4 24,000,000 0 0 0 0 0 0 0 0 3

IV

PROGRAM PENIN-GKATAN PENGEM- BANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN

Prosentase ketersediaan dokumen pelaporan

% 0 100 59,310,000 100 65,000,000 100 71,500,000 100 75,075,000 100 79,100,000 100

21

Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

LAKIP Doku

men 0 1 31,150,000 1 35,000,000 1 40,000,000 1 42,000,000 1 44,100,000 5

22

Penyusunan laporan keuangan

LK Doku

men 0 1 28,160,000 1 30,000,000 1 31,500,000 1 33,075,000 1 35,000,000 5

V

PROGRAM PENING-KATAN PERENCANAAN SKPD

Prosenta-se peme-nuhan dokumen perenca-naan

% 0 100 166,240,000 100 183,350,000 100 187,350,000 100 194,050,000 100 199,625,000 100

23

Penyusunan Perencanaan SKPD

Forum OPD Foru

m 0 1 32,230,000 1 40,000,000 1 42,000,000 1 44,100,000 1 44,100,000 5

61

SKPD 25 Penyusunan

Rencana Kerja Renja Doku

men 0 1 15,500,000 1 20,000,000 1 20,000,000 1 21,000,000 1 25,000,000 5

26

Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan

Monev Doku

men 0 4 27,000,000 4 28,350,000 4 28,350,000 4 28,350,000 4 28,350,000 20

27 Pengelolaan Arsip SKPD

Honor

Arsiparis Bulan 0 12 24,360,000 12 25,000,000 12 25,000,000 12 25,000,000 12 25,000,000 60

28

Penyediaan Data SKPD/Wilayah

Data OPD Bulan 0 12 30,000,000 12 30,000,000 12 30,000,000 12 31,500,000 12 33,075,000 60

1,856,200,000 2,355,347,100 2,355,800,000 2,403,900,000 2,458,250,000

B. PROGRAM WAJIB PILIHAN

No PROGRAM/

KEGIATAN

Indikator Program dan

Kegiatan DO

Satu an

Ko ndi si A- wa l

2019 2020 2021 2022 2023 Kondisi

Tar-

get Th Ke-1 Target Th Ke-2 Target Th Ke-3 Target Th Ke-4 Target Th Ke-5 Akhir

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

I PROGRAM PENINGKAT- AN SUMBER- DAYA LINGKUNGA N

PERIKANAN

Persentase Peningkatan Sumberdaya Lingkungan Perikanan

Wilayah per-airan budidaya ikan payau yg

diberi perlaku-an dengan sis-tem

wanamina Desa 0 1

774.770.000

- - - - - - - - -

Kegiatan Peningkatan Sumberdaya Lingkungan Perikanan

Rehabilitasi Saluran Tam- bak, Mang- rove, Edukasi Mangrove

met er, poh on, org

- 50, 20.00 0, 240

774.770.000 - - - - - - - - -

II PROGRAM PENGEMBA NGAN KAWA-SAN BUDIDAYA

Persentase Pengembanga n Kawasan Budidaya

Terbangunnya pusat budidaya perikanan

100

% 0 20%

396,000,000

- - - - - - - - -

62

Pembanguna n Kawasan Budidaya

dan DED kawasan ter-padu air payau

ku- men

- 2 396,000,000 - - - - - - - - -

III PROGRAM PEMBERDA- YAAN PEMBUDI- DAYA IKAN

Persentase Pembudidaya yang lulus CPIB/CBIB (cara pembenihan/

budidaya ikan yang baik)

Jumlah pem-budidaya ikan yang lulus

CPIB/CBIB

% 85

1,209,230,000 - - - - - - - - -

Kegiatan Peningkatan Sumberdaya Perikanan Budidaya

Jumlah Pembudi-daya ikan yang dilatih

Jumlah orang yang dilatih teknik pembudidaya-an ikan

Org - 130 500,000,000

- - - - - - - - -

Kegiatan Pengembang an Perikanan Budidaya

Jumlah Sara- na dan Pra- sarana Pro- duksi Budi- daya ikan

Pengadaan sarana dan prasarana produksi

budidaya ikan

Unit - 53 709,230,000

- - - - - - - - -

IV Program Pe- ngelolaan &

Pemberdaya -an Pembudiday a

Produkti-vitas Perikanan Budidaya

Produksi ikan budidaya per luas lahan bud-

daya di Kab.Tgr Ton/

Ha 4.2 - - 4.6 3,300,000,000 4.9 3,300,000,000 5.1 3,300,000,000 5.4 3,350,000,000

5.4

1 Kegiatan Peningkatan Sumberdaya Lingkungan Perikanan

Rehabilitasi Kawasan Lingkung-an Perikanan

wilayah per-airan budidaya ikan payau yg diberi perlaku-an dengan sis-tem wanamina

Desa - - 1 500,000,000 1 500,000,000 1 500,000,000 1 550,000,000 5

2 Kegiatan Peningkatan Sarana dan Prasarana Kawasan Budidaya

Persentase Jumlah Sara- na dan Pra- sarana Kawasan Budidaya

Pengadaan sarana dan prasarana produksi tambak dinas

% - - - 25 2,000,000,000 50 3,000,000,000 75 3,000,000,000 100 2,000,000,000 100

3 Kegiatan Penyusunan Pembanguna n Kawasan Budidaya

Feasibility Study Lokasi dan DED

Pengadaan dokumen dasar pembangunan kawasan terpa-du air payau

Dok ume n

- - - - - - - - - - - 2

63

Sumberdaya Perikanan Budidaya

ikan yang dilatih

didayaan ikan

5 Kegiatan Pengembang -an Perikanan Budidaya

Jumlah Sarana dan Prasarana Produksi Budidaya ikan

Pengadaan sarana dan prasarana produksi

budidaya ikan

Unit - - - 60 1,000,000,000 60 1,000,000,000 60 1,000,000,000 60 1,000,000,000 240

V Program Perikanan Budidaya Air Tawar/ Air Payau

Laju Produksi Benih Ikan di BBI

Persentase selisih produksi benih tahun n

dengan tahun n-1 dibanding-kan produksi

benih thn n-1

Pers

en - 5 800,000,000 10 800,000,000 10 800,000,000 10 800,000,000 10 800,000,000 10

6 Kegiatan Opti-malisasi Peri-kanan Budida-ya Air Tawar /Air Payau

Jumlah Sarana dan Prasarana Pembenihan Ikan

Sarana dan Prasarana untuk produksi benih

ikan

Unit - 1 600,000,000 1 600,000,000 1 600,000,000 1 600,000,000 1 600,000,000 5

7 Kegiatan Pengelolaan Induk dan Benih Unggul

Jumlah Benih Ikan yang dihasil-kan

Jumlah benih yang dihasilkan di BBI

Ekor - 1

juta 200,000,000 1.1 juta 200,000,000 1.2 juta 200,000,000 1.3 juta 200,000,000 1.4 juta 200,000,000 6 juta VI Program

Optimalisasi Tempat Pelelangan Ikan

PENINGKAT- AN HARGA IKAN DI TPI

Persentase kenaikan harga ikan thn n dgn n-

1 dibanding-kan dgn harga ikan thn n-1

% 8.6 1.4 600,000,000 1.5 600,000,000 1.7 600,000,000 1.8 600,000,000 2.0 650,000,000 2.0

8 Kegiatan Peningkatan Sarana tem- pat pelelang- an ikan

Jumlah Sarana dan Prasarana TPI

Pengadaan Sarana dan prasarana di TPI

Unit

TPI - 3 150,000,000 3 150,000,000 3 150,000,000 3 150,000,000 3 200,000,000 3 9 Kegiatan Pe-

ngelolaan Tempat Pele- langan Ikan

Tersedia-nya data harga ikan di TPI

Rata-rata harga ikan di

TPI Rp 21431 21725 450,000,000 22050 450,000,000 22420 450,000,000 22830 450,000,000 23290 450,000,000 23290

64

Ke- lembagaan

&

Pemasaran Hasil Perikanan

Tingkat Konsumsi Ikan

sethn dlm satuan berat dibagi jumlah

penduduk

Kg/

Kapi -ta/

Th 33.

27

34.60 1,100,000,000 35.99 1,510,000,000 37.41 1,460,000,000 38.40 3,310,000,000 40.45 1,310,000,000 40.45

10 Kegiatan Peningkatan Sarana Pengolahan Hasil Perikanan

Jmlh Sarana Pengolahan Produk Perikanan

Pengadaan Sarana Pengolahan

Unit - 10 240,000,000 10 360,000,000 10 360,000,000 10 360,000,000 10 360,000,000 50

FS dan DED

cold storage

Pengadaan dokumen dasar pembangunan

cold storage

Dok ume n, unit

1 50,000,000 1 50,000,000 2,000,000,000

11 Kegiatan Pengembang -an Teknologi Hasil Perikanan

Jumlah pengolah produk perikanan yang dilatih

Jumlah orang yang mengikuti pelatihan

pengolahan ikan

Org - 30 260,000,000 30 200,000,000 30 200,000,000 30 200,000,000 30 200,000,000 150

12 Kegiatan Peningkatan Kelembagaa n Perikanan

Jumlah kelembagaan perikanan yang berbadan hukum

Jumlah lembaga perikanan yang difasilitasi untuk mendapatkan badan

hukum

Kelo m- pok

- 1 200,000,000 1 250,000,000 1 250,000,000 1 250,000,000 1 250,000,000 5

13 Kegiatan Pengembang

-an Pemasaran

Hasil Perikanan

Jumlah produk perikanan yang siap dipasarkan sesuai standar PIRT

Produk olahan ikan yang memperoleh izin

PIRT, halal

Prod

uk - 1 400,000,000 1 500,000,000 1 500,000,000 1 500,000,000 1 500,000,000 5

Penata-an Pusat Kuliner

Sea food FS 1 50,000,000

Penataan Pusat Kuliner

Seafood DED 1 100,000,000

Pasar Ikan Higienis DED 1 100,000,000

VIII Program Pengelolaan dan Pemberdaya an Nelayan

Laju Produksi Perikanan Tangkap

Persentase selisih produksi tangkap tahun

n dengan tahun n-1 dibandingkan produksi

tangkap tahun n-1

Pers en

0.5

0 0.50 1,600,000,000 0.50 1,800,000,000 0.50 1,850,000,000 0.50 1,900,000,000 0.50 1,950,000,000 0.5

65

an pada kelompok nelayan

dilatih penangkapan ikan yang

benar yan 70 450,000,000 150 500,000,000 150 500,000,000 150 500,000,000 150 500,000,000 670

15 Kegiatan Pengembang an Sarana Nelayan

Jmlh Sarana dan Prasara- na Penang- kapan Ikan

Pengadaan alat penangkapan ikan

Unit -

3,500 650,000,000 3,650 800,000,000 3,650 850,000,000 3,650 900,000,000 3,650 950,000,000 18,100 16 Kegiatan

Pemberdaya -an dan Perlindungan Nelayan

Jumlah Nelayan yang mendapat sertfikat keahlian

Jumlah nelayan yang dilatih keahlian

pelayaran Nela

yan 40 500,000,000 40 500,000,000 40 500,000,000 40 500,000,000 40 500,000,000 200

JUMLAH ANGGARAN WAPIL (B) 6,480,000,000 9,010,000,000 10,010,000,000 11,910,000,000 9,060,000,000

TOTAL ANGGARAN (A + B) 8,336,200,000 11,365,347,100 12,365,800,000 14,313,900,000 11,518,250,000

Keterangan warna : = Kegiatan pendukung Program unggulan Gerbang Mapan

= Kegiatan pendukung Program unggulan Tangerang Mapan

66 Pada Tabel 6.1 telah dituliskan secara rinci target kinerja per tahun dari tahun 2019 – 2023. Tahun 2023 merupakan kondisi terakhir kinerja yang diharapkan dalam Renstra 5 tahun. Pada penyusunan rancangan awal Rencana Strategis 2019 -2023 yang dibuat pada awal tahun 2018 melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Kabupaten Tangerang, ditetapkan 7 Program Wajib Pilihan pada Dinas Perikanan yang terdiri dari 16 kegiatan.

Pada awal perencanaan Tahun 2019 dilakukan review atau peninjauan kembali dalam rangka efisiensi dan perampingan Program Kegiatan.

Sehingga pada tahun 2020 ditetapkan 5 Program yang terdiri dari 15 Kegiatan. Program Peningkatan Sumber Daya Lingkungan Perikanan, Program Pengembangan Kawasan Budidaya, Program Pemberdayaan Pembudidaya Ikan dilebur menjadi satu Progam yang dinamakan Program Pengelolaan dan Pemberdayaan Pembudidaya. Program ini terdiri dari 5 Kegiatan yang merupakan gabungan dari kegiatan-kegiatan yang ada dalam Program sebelumnya.

Penentuan Target Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019 – 2023

1. PROGRAM PENINGKATAN SUMBER DAYA LINGKUNGAN PERIKANAN mentargetkan dilakukannya rehabilitasi Kawasan Lingkungan Perikanan pada 1 desa. Sehingga sumberdaya ikan yang dihasilkan dapat terbaharui dan produktivitasnya maksimal melalui Program ini. Kegiatan yang dilakukan adalah menggunakan teknik budidaya ikan yang dikombinasikan dengan penanaman mangrove sebagai

2. PROGRAM PENGEMBANGAN KAWASAN BUDIDAYA mentargetkan tersedianya Kawasan Budidaya di Kabupaten Tangerang sebanyak 2 unit yaitu Pasar Benih Ikan dan Pusat Budidaya Air Payau. Pasar Benih Ikan merupakan usulan para pembenih ikan sebagai pusat informasi, tempat berkumpulnya para pembeli dan penjual benih ikan yang unggul. Karena ketersediaan benih sangat penting dalam keberhasilan budidaya ikan.

Selama ini stok benih Kabupaten Tangerang masih tergantung dari daerah Bogor, Serang dan sekitarnya. Selain pasar benih ikan, ada kawasan

67 penting lain yang akan dibangun yaitu pusat budidaya air payau. Kawasan budidaya air payau ini akan dijadikan sebagai pusat pengembangan dan percontohan budidaya air payau yang representatif diterapkan di wilayah utara Kabupaten Tangerang. Dengan sentuhan inovasi teknologi yang tepat diharapkan Pusat Budidaya Air payau ini dapat meningkatkan produktivitas perikanan budidaya khususnya air payau.

3. PROGRAM PEMBERDAYAAN PEMBUDIDAYA IKAN mentargetkan Persentase Pengetahuan Produksi Budidaya Ikan sebesar 85%. Program ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan para pembudidaya ikan dalam meningkatkan produksinya.

4. PROGRAM PENGELOLAAN & PEMBERDAYAAN PEMBUDIDAYA mentargetkan produktivitas perikanan budidaya sebesar 5,4 Ton/Ha pada tahun terakhir RPJMD di tahun 2023. Adapun tiap tahunnya ditargetkan ada peningkatan produktivitas mulai tahun 2020 sebesar 4,6 Ton/Ha.

Program ini baru dimulai pada Tahun 2020 sebagai kompilasi dari tiga program sebelumnya dan merangkum seluruh Kegiatan yang ada di Bidang Pegelolaan dan Pemberdayaan Pembudidaya. Pada tahun awal perencanaan (Tahun 2018) nilai produktivitas perikanan budidaya (Budidaya air payau, tawar dan japung) sebesar 4,2 Ton/Ha. Dinas mentargetkan tahun 2020 naik menjadi 4,6 Ton/Ha dengan harapan jumlah produksi naik dengan asumsi luas lahan tetap. Apabila luas lahan mengalami pengurangan akibat adanya alih fungsi lahan maka peningkatan produksi melalui inovasi teknologi budidaya ikan.

5. Program Perikanan Budidaya Air Tawar/ Air Payau mentargetkan Laju Produksi Benih Ikan di BBI setiap tahunnya mulai tahun 2020 sampai dengan Tahun 2023 sebesar 10%. Untuk Tahun 2019 sebesar 5%, karena masih merupakan tahun pertama dilakukakan penghitungan produksi benih. Balai Benih Ikan ini pun baru saja selesai direnovasi pembangunan kolam-kolam tembok yang sebelumnya masih tanah.

6. Program Optimalisasi Tempat Pelelangan Ikan mentargetkan peningkatan harga ikan di TPI sebesar 1,4% di Tahun 2019 dan Tahun 2023 sebesar 2%.

68 Berdasarkan data tahun awal perencanaan (Tahun 2018) terjadi peningkatan harga ikan di TPI sebesar 8,6%. Hal ini terjadi akibat adanya kondisi cuaca yang rata-rata kurang menguntungkan pelayaran nelayan ditambah lagi adanya penangkapan kapal ikan Kabupaten Tangerang karena alat tangkap yang dilarang. Kondisi peningkatan harga yang tinggi tidak terlalu diharapkan, sehingga pemerintah perlu mentargetkan batas kenaikan harga ikan tiap tahunnya. Dampak yang dirasakan di TPI apabila kondisi harga ikan terus melambung adalah pengunjung (konsumen) semakin sepi dan nelayan akan menjual ikan ke tempat lain yang lebih ramai pembeli seperti ke Jakarta, Serang. Target Tahun 2019 sebesar 1,4% dan tahun terakhir 2023 sebesar 2%.

7. Program Peningkatan Kelembagaan & Pemasaran Hasil Perikanan mentargetkan tingkat konsumsi ikan per kapita pada Tahun 2019 sebesar 34,6 Kg/Kapita/Tahun atau setiap harinya penduduk Kabupaten Tangerang dapat mengkonsumsi kurang lebih 96 gram ikan. Dan di Akhir RPJMD yaitu tahun 2023, diharapkan konsumsi ikan per kapita/tahun sebesar 40,45 Kg/Kapita/Tahun atau setara 112,4 gram ikan setiap hari.

8. Program Pengelolaan dan Pemberdayaan Nelayan mentargetkan Laju Produksi Perikanan Tangkap sebesar 0,5% setiap tahunnya mulai dari tahun 2019 sampai dengan 2023. Untuk pertumbuhan produksi penangkapan ikan di Kabupaten Tangerang mengalami stagnasi akibat pemberlakuan UU nomor 2 Tahun 2015 tentang pelarangan alat tangkap cantrang yang termasuk dalam alat tangkap terlarang. Padahal cantrang mendominasi alat tangkap pada kapal ikan yang ada di Kabupaten Tangerang. Sehingga penentuan target tiap tahunnya diperkirakan bertambah sebesar 103 Ton saja.

Dalam dokumen kata pengantar (Halaman 55-78)

Dokumen terkait