• Tidak ada hasil yang ditemukan

Biaya Produksi dan Pendapatan Rumput Laut

Dalam dokumen Full page photo - etheses UIN Mataram (Halaman 62-69)

BAB II PAPARAN DATA DAN TEMUAN

A. Gambaran Umum Perusahaan

8. Biaya Produksi dan Pendapatan Rumput Laut

Biaya produksi merupakan biaya yang harus dikeluarkan sebagai pengorbanan atau balas jasa terhadap output yang dihasilkan. Biaya produksi dalam penelitian ini terdiri dari dua yaitu biaya tetap (fixed cost) dan biaya variabel (variabel cost).

60 Ibu Ani, Wawancara, Alas, 25 November 2015.

Adapun mengenai biaya ini sebagai berikut:

a. Biaya tetap

Biaya tetap merupakan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh faktor produksi tetapi sifatnya tidak terpengaruh oleh besarnya jumlah suatu produk yang dihasilkan. Kompenen biaya tetap budidaya rumput laut terdiri dari biaya penyusutan peralatan dan biaya perawatan.

Adapun jenis peralatan yang digunakan dalam proses produksi rumput laut terdiri dari, Tali Utama Nilon (PE) 12 mm, Tali Ris nilon (PE) 4 mm, Tali jangkar nilon (PE) 8 mm, Pelampung besar ukuran 35 cm, Pelampung gabus kecil ukuran 15 cm, Jangkar, Terpal penjemuran 7 x 8 meter, Sampan + mesin, waring. Untuk pembelian peralatan harga belinya bermacam-macam seperti berikut:61

1) Tali Utama Nilon (PE) 12 mm : Rp 32.000 2) Tali Ris nilon (PE) 4 mm : Rp. 32.000 3) Tali jangkar nilon (PE) 8 mm : Rp. 32.000 4) Pelampung besar ukuran 35 cm : Rp. 52.000 5) Pelampung gabus kecil ukuran 15 cm : Rp. 10.000

6) Jangkar : Rp. 100.000

7) Terpal penjemuran 7 x 8 meter : Rp. 400.000

8) Sampan : Rp. 3.000.000

9) Waring : Rp. 10.000

61 Agus Tahir, Wawancara, Karang Dalam, 26 November 2015.

Sedangkan untuk umur ekonomis peralatan untuk Tali Utama Nilon (PE) 12 mm pemakain 2 tahun, Tali Ris nilon (PE) 4 mm pemakain 2 tahun, Tali jangkar nilon (PE) 8 mm pemakain 2 tahun, Pelampung besar ukuran 35 cm pemakain 4 tahun, Pelampung gabus kecil ukuran 15 cm pemakain 2 tahun, Jangkar pemakaian 2 tahun, Terpal penjemuran 7 x 8 meter pemakain 2 tahun, Sampan pemakaian 4 tahun, dan waring pemakain 2 tahun.62 Untuk lebih jelasnya biaya penyusutan peralatan ini dapat di lihat pada tabel sebagai berikut :63

Tabel 1:

Rata-rata biaya penyusutan peralatan

No Jenis peralatan Banyak

Haraga satuan

(Rp)

Jumlah (Rp)

Umur Ekonomis

(Tahun)

Penyusutan (Rp)

1 Tali Utama Nilon

(PE) 12 mm 60 kg 32.000 1.920.000 2 960.000

2 Tali Ris nilon (PE)

4 mm 60 Kg 32.000 1.920.000 2 960.000

3 Tali jangkar nilon

(PE) 8 mm 20 Kg 32.000 640.000 2 320.000

4 Pelampung besar ukuran 35 cm

16

buah 52.000 832.000 4 208.000

5 Pelampung gabus kecil ukuran 15 cm

250

buah 10.000 2.500.000 2 1.250.000

62 Ibid

63 Dokumentasi, CV. Alam Lestari, 26 November 2015

6 Jangkar 10

buah 100.000 1.000.000 2 500.000 7 Terpal penjemuran

7 x 8 meter 2 buah 400.000 800.000 2 400.000

8 Sampan 1 unit 3.000.000 3.000.000 4 1.500.000

9 Waring 20

meter 10.000 200.000 2 100.000

Berdasarkan tabel 1 diatas dapat dilihat bahwa besarnya biaya penyusutan peralatan yang dikeluarkan oleh CV. Alam Lestari sebesar 6.198.000 dengan rata-rata harga beli peralatan mulai dari Rp. 10.000 sampai Rp. 3.000.000. Disamping itu dapat diketahui bahwa penyusutan yang tebesar adalah sampan dan terkecil adalah pada peralatan waring.

Tabel 2

Komponen Biaya Dan Total Biaya pembudidayaan Rumput laut

No Biaya Tetap Jumlah

1 Biaya Penyusutan 6.198.000

2 Biaya Perawatan 500.000

Total 6.690.000 Sumber data : Dokumen perusahaan

Berdasarkan tabel 2 diatas dapat diketahui bahwa biaya tetap pembudidayaan rumput laut yang dikeluarkan oleh pengusaha sebesar Rp.

6.690.000 dengan rata- rata biaya penyusutan Rp. 6.198.000 dan biaya perawatan Rp. 500.000.

b. Biaya Variabel

Biaya variabel merupakan biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi yang besar kecilnya dapat mempengaruhi output. Dalam kaitannya dengan penelitian ini yang temasuk biaya variabel hanya terdiri dari biaya bahan baku yaitu bibit rumput laut, karung, tali rafia, bbm, upah tenaga kerja.

Sedangkan untuk pemakaian rumput laut dan tali rafia masing-masing kelompok berbeda-beda dalam tiap bulannya maka dari itu digunakan rata-rata pemakain rumput laut per-tiga bulan yaitu januari sampai maret digunakan bibit rumput laut 1 ton, karung sebanyak 200 lembar, tali rafia 30 kg, BBM sebanyak 5 Liter, untuk bulan April sampai juni bibit rumput laut sebanyak 1 ton, karung sebanyak 150 lembar, tali rafia 15 kg, BBM 5 liter, untuk bulan Juli sampai September bibit rumput laut sebanyak 1 ton, karung sebanyak 250 lembar, tali rafia 30 kg, BBM 5 liter. Untuk bulan Oktober sampai Desember bibit rumput laut 1 ton, karung 300 lembar, tali rafia 30 kg dan BBM 5 liter perkelompok sehingga dapat disimpulkan pemakaian per-tiga bulannya mengabiskan rata-rata 1 ton bibit rumput laut per kelompok. Sementara untuk pembelian rumput laut berkisar Rp. 2500 sampai Rp. 3000 perkilo bibit rumput laut. Tergantung kualitas dan harga di pasaran.

Untuk pemakain tali rafia bisa mengabiskan 30 kg tali rafia selama tiga bulan yang harganya Rp. 10.000 per kilo dan untuk BBM bisa mengahabiskan 3 liter setiap bulannya karena digunakan untuk saat menuju lokasi penanaman bibit rumput laut ke tengah laut. Pada usahanya ibu Ani menggunakan karyawan sebanyak 25 orang tenaga kerja dari proses penanaman hingga pengeringan. Untuk melihat lebih jelas mengenai biaya pembelian bahan baku ini dapat dilihat pada tabel 3 sebagai berikut :64

Tabel 3

Rata- rata biaya pembelian Bahan Baku per kelompok tahun 2015.

Bulan Jumlah Rata-rata (Rp)

Januari – Maret 5.180.000 1.726.000 April – Juni 4.600.000 1.533.300 Juli – September 5.900.000 1.966.600 Oktober – Desember 4.900.000 1.633.300

Total 6.859.200

Sumber data : Dokumen Perusahaan

Berdasarkan tabel 3 diatas dapat diketahui bahwa besarnya rata-rata biaya yang digunakan untuk pembelian bahan baku rumput laut, tali rafia,

64 Ani, Wawancara, Alas, 23 Oktober 2015.

karung, dan BBM selama 1 tahun adalah sebesar Rp. 1.533.300 sampai Rp. 1.966.600.

c. Total biaya produksi usaha budidaya rumput laut

Total biaya produksi ini dimaksudkan sebagai hasil dari penjumlahan dari seluruh biaya baik biaya tetap maupun biaya variabel. Total biaya produksi yang digunakan bervariasi baik untuk pembelian bahan baku maupun untuk biaya penyusutan peralatan yang dimiliki. Untuk lebih jelasnya mengenai total biaya produksi budidaya rumput laut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 4

Rata-rata biaya produksi yang digunakan per kelompok tahun 2015.

No Jenis biaya Rata-rata (Rp)

1 Biaya tetap 6.690.000

2 Biaya Variabel 6.859.200

Jumlah 13.549.200

Sumber Data : Dokumen Perusahaan

Berdasarkan tabel 4 diatas terlihat bahwa biaya untuk produksi satu tahun mencapai 13.549.200 dengan rata- rata per kelompok Rp. 6.690.000 masing masing terdiri dari biaya tetap dan untuk biaya variabel sebesar Rp. 6.859.200 dari total biaya yaitu Rp. 13.549.200 per kelompok dalam 1 tahun.

Dalam dokumen Full page photo - etheses UIN Mataram (Halaman 62-69)

Dokumen terkait