• Tidak ada hasil yang ditemukan

C. Ekstra Kurikuler

3) Bulu Tangkis Nama Kegiatan

149

Format Asesmen Kegiatan Ekstrakurikuler Renang

Untuk Asesmen Ekstrkurikuler ini daalm bentuk Deskriptif yang dituangkan dalam bentuk Huruf, yaitu A, B, C, D, dan E.

A = Excellent (Sangat Baik), nilainya adalah 95 – 100 B = Good (Baik), nilainya adalah 85 – 94

C = Fair (Cukup), nilainya 76 – 84 D = Passed (Lulus), nilainya 75

E = Failed (Gagal), nilainya di bawah 75

Berikut bentuk tabel penilian kegiatan Renang : Asesmen Teknik Dasar Renang

N o

Nama Peserta

Nilai Permateri Rata

- rata Nilai

Peregangan Gaya bebas

Gaya dada

Gaya kupu

- kupu

Gaya punggung 1

2 3 4 dst

Pelaporan Kegiatan Ekstrakurikuler Renang

Pelaporan nilai dituangkan dalam bentuk deskripstif dengan mengacu kriteria. Nilai tersebut dicantum dalam Rapor semester tiap semesternya. Nilai tersebut dimasukkan oleh Pembina Ekstrakurikuler renang pada aplikasi E-Raport.

3) Bulu Tangkis

150

● Peraturan Dasar Bulutangkis

● Gaya Permainan Tunggal

● Gaya Permainan Double / Berpasangan

Identitas Pelatih

Nama pelatih : Chrisma Warsita, S.Pd., Gr.

Alamat : Kampung Baru, Air Manggis

Target Kegiatan

Target dari kegiatan ini adalah Siswa/siswi SMA Negeri 2 Lubuk Sikaping.

Jadwal Kegiatan

Kegiatan latihan yang telah berjalan adalah satu kali dalam satu minggu yaitu pada hari Jumat jam 15.00 WIB berlokasi di

lapangan sekolah.

ASESMEN DAN PELAPORAN Asesmen

Asesmen Ekstrakurikuler Bulu Tangkis mencakup hal-hal sebagai berikut:

1. Asesmen dilakukan lebih banyak secara kualitatif.

2. Peserta didik diwajibkan untuk mendapatka nilai minimal baik pada kegiatan ekstrakurikuler Bulu Tangkis pada setiap semester.

3. Nilai yang diperoleh pada kegiatan Ekstrakurikuler Bulu Tangkis dapat membantu nilai keterampilan mata pelajaran tertentu.

4. Kriteria keberhasilan kompetensi lebih ditentukan oleh proses dan keikutsertaan peserta didik.

5. Proses Asesmen dilaksanakan setiap kali latihan dan setiap hari di dalam proses pelatihan Bulu Tangkis

6. Proses Asesmen dilaksanakan dengan metode Observasi

151 dan Partisipasi.

7. Proses Asesmen Keterampilan Bulu Tangkis disesuaikan dengan Kompetensi Dasar dari masing-masing Tema dan Mata Pelajaran sebagai penguatan yang bermuatan Nilai Sikap dan Keterampilan dalam Kurikulum Merdeka.

8. Proses Asesmen dilakukan oleh Pelatih, Pemangku Kegiatan ataupun teman sejawat.

9. Pelaporan nilai dituangkan dalam bentuk deskripstif dengan mengacu kriteria.

Format Asesmen Kegiatan Ekstrakurikuler Bulu Tangkis

Untuk Asesmen Ekstrkurikuler ini daalm bentuk Deskriptif yang dituangkan dalam bentuk Huruf, yaitu A, B, C, D, dan E.

A = Excellent (Sangat Baik), nilainya adalah 95 – 100 B = Good (Baik), nilainya adalah 85 – 94

C = Fair (Cukup), nilainya 76 – 84 D = Passed (Lulus), nilainya 75

E = Failed (Gagal), nilainya di bawah 75

Berikut bentuk tabel penilian kegiatan Bulu tangkis : Asesmen Teknik Dasar Renang

N o

Nama Peserta Nilai Permateri Rata-

rata Nilai

Peregngan Teknik dasar

Permainan tunggal

Permainan ganda

Permainan ganda campuran

1 2 3 4

Pelaporan Kegiatan Ekstrakurikuler Bulu Tangkis

Pelaporan nilai dituangkan dalam bentuk deskripstif dengan mengacu kriteria. Nilai tersebut dicantum dalam Rapor semester tiap semesternya. Nilai tersebut dimasukkan oleh Pembina Ekstrakurikuler Bulu tangkis pada aplikasi E-Raport.

152 4) Futsal

Olahraga yang paling diminati siswa : Futsal BENTUK KEGIATAN

Program Ekstrakurikuler Futsal

Standar Kompetensi

Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan olahraga serta nilainilai yang terkandung didalamnya

Kompetensi Dasar

Mempraktikan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik serta nilai kerja sama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, dan bersedia berbagi.

No Tujuan Materi Kegiatan Alokasi Waktu

1

Melalui penjelasan pelatih, siswa dapat memahami aturan dasar permainan futsal.

Dasar- dasar permainan futsal.

Pengenalan aturan dasar permainan futsal.

Melalui latihan, siswa dapat melakukan

peregangan dengan baik dan Benar

Pereganga n

Melakukan peregangan

2

Melalui latihan, siswa dapat melakukan variasi drible dengan baik dan benar.

Drible

Melakukan drible bolak-balik.

Melakukan drible zig- zag.

Melakukan drible menggunakan kaki bagian dalam.

Melakukan drible menggunakan kaki

bagian luar.

Melakukan drible menggunakan punggung kaki.

3

Melalui latihan, siswa dapat melakukan variasi passing dengan baik dan benar.

Passing

Melakukan passing menggunakan kaki

bagian dalam Melakukan passing menggunakan kaki bagian luar.

153

Melakukan passing menggunakan punggung kaki.

4

Melalui latihan, siswa dapat menahan bola

dengan baik dan benar. Menahan Bola

Melakukan shooting menggunakan kaki bagian dalam Melakukan

shooting menggunakan kaki

bagian luar.

Melakukan shooting menggunakan punggung kaki.

5

Melalui latihan, siswa dapat menahan bola dengan baik dan benar

Menahan bola

Menahan bola menggunakan kaki.

Menahan bola menggunakan dada.

Menahan bola menggunakan kepala.

6

Melalui latihan, siswa

dapat melakukan variasi Formasi

Menggunakan formasi 2-2 (2 belakang-2 depan) formasi futsal dengan baik

dan benar.

Menggunakan formasi 1-1-2 (1 depan-1 tengah-2 belakang)

7

Melalui latihan, siswa dapat melakukan

permainan futsal dengan baik dan benar

Permainan futsal

Melakukan permainan futsal dengan peraturan sesungguhnya

8

Melalui penjelasan pelatih, siswa dapat memahami aturan perwasitan dalam futsal

perwasitan

Pengenalan istilah- istilah seperti: foul, hand, throw in, kick off, penalti, back ball, corner kick, free kick, kartu kuning, kartu merah, dan sebagainya

154

ASESMEN DAN PELAPORAN Asesmen

Asesmen Ekstrakurikuler Futsal mencakup hal-hal sebagai berikut:

1. Asesmen dilakukan lebih banyak secara kualitatif.

2. Peserta didik diwajibkan untuk mendapatka nilai minimal baik pada kegiatan ekstrakurikuler Futsal pada setiap semester.

3. Nilai yang diperoleh pada kegiatan Ekstrakurikuler Futsal dapat membantu nilai keterampilan mata pelajaran tertentu.

4. Kriteria keberhasilan kompetensi lebih ditentukan oleh proses dan keikutsertaan peserta didik.

5. Proses Asesmen dilaksanakan setiap kali latihan dan setiap hari di dalam proses pelatihan Futsal

6. Proses Asesmen dilaksanakan dengan metode Observasi dan Partisipasi.

7. Proses Asesmen Keterampilan Futsal disesuaikan dengan Kompetensi Dasar dari masing-masing Tema dan Mata Pelajaran sebagai penguatan yang bermuatan Nilai Sikap dan Keterampilan dalam Kurikulum Merdeka.

8. Proses Asesmen dilakukan oleh Pelatih, Pemangku Kegiatan ataupun teman sejawat.

9. Pelaporan nilai dituangkan dalam bentuk deskripstif dengan mengacu kriteria.

Format Asesmen Kegiatan Ekstrakurikuler futsal

Untuk Asesmen Ekstrkurikuler ini daalm bentuk Deskriptif yang dituangkan dalam bentuk Huruf, yaitu A, B, C, D, dan E.

A = Excellent (Sangat Baik), nilainya adalah 95 – 100 B = Good (Baik), nilainya adalah 85 – 94

C = Fair (Cukup), nilainya 76 – 84 D = Passed (Lulus), nilainya 75

E = Failed (Gagal), nilainya di bawah 75

155

Berikut bentuk tabel penilian kegiatan futsal:

1. Asesmen Teknik Dasar futsal

N o

Nama Peserta

Nilai Permateri Rata

- rata Nilai Teknik

Passsing

Teknik shooting

Penempatan posisi

Strategi

pemain Drible

1 2 3 4

Pelaporan Kegiatan Ekstrakurikuler futsal

Pelaporan nilai dituangkan dalam bentuk deskripstif dengan mengacu kriteria. Nilai tersebut dicantum dalam Rapor semester tiap semesternya. Nilai tersebut dimasukkan oleh Pembina Ekstrakurikuler desain grafis pada aplikasi E-Raport

b. FLS2N

FLS2N adalah salah satu program dari dinas pendidikan untuk mengembangkan bakat atau potensi yang dimiliki peserta didik sekolah menengah atas yang memiliki bidang lomba seperti tari kreasi, solo song, seni tari, seni vocal, seni music dan desain grafis. Berdasarkan surat dari dinas pendidikan provinsi Sumatera Barat tentang petunjuk teknis pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan diserahkan kepada tim yang terlibat seperti guru yang mempunyai skill dalam bidang lomba yang ada. Kegiatan ini biasanya diadakan pada bulan Mei atau Juni setiap tahunnya di tingkat kabupaten. Jika peserta lomba juara 1, 2 dan 3, maka akan lanjut ketingkat lebih tinggi. Guru yang ditunjuk sebagai pelatih biasanya melatih siswa sebanyak 10 kali sebelum perlombaan diadakan.

Selanjutnya, FLS2N dalam pengembangan bakat pada tahun pelajaran 2023/2024 dapat dilaksanakan secara virtual karena masih dalam kondisi pandemi virus corona (convic 19).

Pemerintah telah mengadaptasi kebiasaan baru (new normal),

156

dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Status ini dimulai di awal semester 2 bulan Januari 2020. Oleh sebab itu, kegiatan FLS2N dapat dilaksanakan secara virtual di tahun 2024-2025.

Adapun kegiatan FLS2N adalah sebagai berikut : 1) Seni Tari

BENTUK KEGIATAN 1. Materi

A. Pemanasan

Siswa diajarkan terlebih dahulu latihan gerak pemanasan/peregangan untuk menghindari cedera otot.

Kegiatan ini dilakukan setiap proses latihan akan dilaksanakan, kegiatan tersebut meliputi peregangan:

1. Kepala 2. Leher 3. Tangan

4. Badan/Pinggul 5. Kaki

B. Melatih Olah Tubuh

Siswa diajarkan gerak dasar tari. Gerak dasar ini merupakan gerak langkah-langkah yang di sesuaikan dengan iringan antara lain :

Langkah Satu Kedepan (Maju Mundur)

1. Langkah Satu Kesamping (Kekiri dan Kekanan) 2. Langkah dua kesamping (kekeiri dan kekanan) 3. Langkah Tiga kesamping (kekiri dan kekanan) 4. Langkah Tiga Kedepan

C. Melatih Gerakan Tari Galombang dan Tari Pasambahan D. Melatih Gerakan Tari Piring untuk laki-laki dan perempuan E. Mencipta Karya Tari Kreasi

157

2. Target Pencapaian dan Kebutuhan Kegiatan

Dokumen terkait