• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deskripsi Statistik

Dalam dokumen Download (9MB) (Halaman 60-65)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Statistik

1. Deskripsi Data tentang Motivasi Belajar dalam Pembelajaran Fikih Materi Kurban Pada Penggunaan Media Pembelajaran Power Point Kelas X IIS 1 MAN 1 Kota Madiun

Data tentang variable 𝑌 (motivasi belajar fikih materi kurban dengan menggunakan media pembelajaran power point) pada siswa kelas X IIS 1 di MAN 1 Kota Madiun, didapat dari instrumen angket yang telah dibuat oleh peneliti dan diisi oleh responden sesuai dengan keadaan responden masing-masing. Angket yang digunakan dalam memperoleh data tentang variable 𝑌1 (motivasi belajar fikih materi kurban dengan media pembelajaran power point) ini terdiri dari beberapa indikator, diantaranya adalah siswa memiliki hasrat dan keinginan untuk belajar fikih, siswa memiliki minat untuk belajar fikih. Dalam penelitian ini yang dijadikan sebagai subjek atau responden dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X IIS 1 MAN 1 Kota Madiun yang berjumlah 18 siswa.

Berdasarkan presentase motivasi belajar fikih materi kurban dengan menggunakan media pembelajaran power point kelas X IIS 1 MAN 1 Kota Madiun adalah sebagai berikut:

Tabel 4.1

Presentase Skor Motivasi Belajar Fikih Materi Kurban dengan Menggunakan Media Pembelajaran Power Point

Skor Angket f Prosentasi

94 1 6%

89 1 6%

87 1 6%

82 1 6%

81 1 6%

76 2 11%

Skor Angket f Prosentasi

75 4 22%

72 2 11%

71 1 6%

69 1 6%

65 1 6%

62 1 6%

51 1 6%

Jumlah 18 100%

Berdasarkan tabel 4.1 di atas, dapat diketahui bahwa perolehan skor tertinggi pada motivasi belajar fikih materi kurban dengan menggunakan media pembelajaran power point bernilai 94 dengan frekuensi sebanyak 1 orang dan skor terendah senilai 51 dengan frekuensi sebanyak 1 orang. Dari data tersebut, menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dapat dibagi menjadi tiga bagian atau kategori, yaitu kategori tinggi, kategori sedang, dan kategori rendah. Dalam menentukan ketiga kategori tersebut, peneliti menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 25.0 untuk mencari mean dan standar deviasi. Dengan perhitungan sebagai berikut:

Tabel 4.2

Deskripsi Statistik Motivasi Belajar Fikih Materi Kurban dengan Menggunakan Media Pembelajaran Power Point

Berdasarkan output di atas, maka dapat diperoleh bahwa nilai My = 74.83 dan SDy

= 10.007. Untuk mengetahui tingkatan motivasi belajar siswa tergolong tinggi, sedang, dan rendah, dibuatlah pengelompokkan dengan rumus sebagai berikut:

a. Skor lebih dari My + 1.Sdy termasuk dalam kategori tinggi.

b. Skor kurang dari My - 1.Sdy termasuk dalam kategori rendah.

c. Skor antara My - 1.Sdy sampai dengan My + 1.Sdy termasuk dalam kategori sedang.

Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Mean Std. Deviation

VAR00001 18 51 94 74,83 10,007

Valid N (listwise) 18

Adapun perhitungannya adalah sebagai berikut:

a. My + 1.SDy = 74.83 + 1.10.007

= 74.83 + 10.007

= 84.837 (dibulatkan menjadi 85) b. My - 1.SDy = 74.83 - 1.10.007

= 74.83 - 10.007

= 64.823 (dibulatkan menjadi 65)

Berdasarkan hasil perhitungan dengan rumus di atas, maka dapat disimpulkan bahwa skor nilai lebih dari 85 dikategorikan tingkat motivasi belajar siswa tinggi, skor nilai kurang dari 65 sampai 85 dikategorikan tingkat motivasi belajar siswa sedang, sedangkan skor nilai di bawah 65 dikategorikan tingkat motivasi belajar siswa rendah. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai motivasi belajar siswa dengan menggunakan media Power Point dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.3

Presentase dan Kategori Motivasi Belajar Siswa

No Skor Frekuensi Presentase Kategori

1. Lebih dari 85 3 17% Tinggi

2. 65 sampai dengan 85 13 72% Sedang

3. Kurang dari 65 2 11% Rendah

Jumlah 18 100% -

Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa sebanyak 3 atau 17% peserta didik dapat dikategorikan mendapat nilai yang tinggi, 13 atau 72% peserta didik dapat dikategorikan mendapat nilai sedang, dan 2 atau 11% peserta didik dapat dikategorikan mendapat nilai rendah.

2. Deskripsi Data tentang Motivasi Belajar dalam Pembelajaran Fikih Materi Kurban Pada Penggunaan Media Pembelajaran Video Animasi Kelas X IIS 2 MAN 1 Kota Madiun

Data tentang variable 𝑌 (motivasi belajar fikih materi kurban dengan menggunakan media pembelajaran video animasi) pada siswa kelas X IIS 2 di MAN 1 Kota Madiun

diperoleh dari Angket yang telah dibuat oleh peneliti dan diisi oleh responden sesuai dengan keadaan responden masing-masing. Angket yang digunakan dalam memperoleh data tentang variable 𝑌 (motivasi belajar fikih materi kurban dengan media pembelajaran video animasi) ini terdiri dari beberapa indikator, diantaranya adalah siswa memiliki hasrat dan keinginan untuk belajar fikih, siswa memiliki minat untuk belajar fikih. Dalam penelitian ini yang dijadikan sebagai subjek atau responden dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X IIS 2 MAN 1 Kota Madiun yang berjumlah 18 siswa. Berdasarkan presentase motivasi belajar fikih materi kurban dengan menggunakan media pembelajaran video animasi kelas X IIS 2 MAN 1 Kota Madiun adalah sebagai berikut:

Tabel 4.4

Presentase Skor Motivasi Belajar Fikih Materi Kurban dengan Menggunakan Media Pembelajaran Video Animasi

Skor Angket f Prosentasi

94 1 6%

90 2 11%

89 2 11%

88 1 6%

86 2 11%

85 1 6%

83 2 11%

82 2 11%

79 2 11%

78 1 6%

73 1 6%

54 1 6%

Jumlah 18 100%

Dari tabel diatas, dapat disimpulkan bahwa perolehan skor tertinggi pada motivasi belajar fikih materi kurban dengan menggunakan media pembelajaran video animasi bernilai 94 dengan frekuensi sebanyak 1 orang dan skor terendah senilai 54 dengan

frekuensi sebanyak 1 orang. Dari data tersebut, Motivasi belajar siswa dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu kategori tinggi, kategori sedang, dan kategori rendah. Dalam menentukan ketiga kategori tersebut, peneliti menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 25.0 untuk mencari mean dan standar deviasi. Dengan perhitungan sebagai berikut:

Tabel 4.5

Deskripsi Statistik Motivasi Belajar Fikih Materi Kurban dengan Menggunakan Media Pembelajaran Video Animasi

Berdasarkan dari output di atas, maka dapat diketahui My = 82.78 dan SDy = 8.869.

Untuk mengetahui tingkatan motivasi belajar siswa termasuk daam kategori tinggi, sedang, dan rendah, dibuatlah pengelompokkan dengan rumus sebagai berikut:

a. Skor lebih dari My + 1.Sdy adalah termasuk kategori tinggi.

b. Skor kurang dari My - 1.Sdy adalah termasuk kategori rendah.

c. Skor antara My - 1.Sdy sampai dengan My + 1.Sdy adalah termasuk kategori sedang.

Adapun perhitungannya adalah sebagai berikut:

a. My + 1.SDy = 82.78 + 1. 8.869

= 82.78 + 8.869

= 91.649 (dibulatkan menjadi 92) b. My - 1.SDy = 82.78 - 1. 8.869

= 82.78 - 8.869

= 73.911 (dibulatkan menjadi 74)

Berdasarkan hasil perhitungan di atas, dapat diketahui bahwa skor nilai lebih dari 92 dikategorikan tingkat motivasi belajar siswa tinggi, sedangkan skor nilai kurang dari 74 sampai 92 dikategorikan tingkat motivasi belajar siswa sedang, sedangkan skor nilai di

Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Mean

Std.

Deviation

VAR00002 18 54 94 82,78 8,869

Valid N (listwise) 18

bawah 74 dikategorikan tingkat motivasi belajar siswa rendah. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai motivasi belajar siswa dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.6

Presentase dan Kategori Motivasi Belajar Siswa

No Skor Frekuensi Presentase Kategori

1. Lebih dari 92 1 6% Tinggi

2. 74 sampai dengan 92 15 83% Sedang

3. Kurang dari 74 2 11% Rendah

Jumlah 18 100% -

Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa sebanyak 1 atau 6% peserta didik dapat dikategorikan mendapat nilai yang tinggi, 15 atau 83% peserta didik dapat dikategorikan mendapat nilai sedang, dan 2 atau 11% peserta didik dapat dikategorikan rendah.

B. Inferensial Statistik (Pengujian Hipotesis)

Dalam dokumen Download (9MB) (Halaman 60-65)

Dokumen terkait