Artikel non penelitian antara lain berupa artikel yang menelaah suatu teori, konsep atau prinsip, mengembangkan suatu model, mendeskripsikan fakta atau fenomena tertentu, menilai suatu produk dan sebagainya. Akibat banyaknya variasi tersebut maka cara penyajiannya pun bervariasi.
Ketentuan untuk penulisan artikel non penelitian pada dasarnya berlaku juga untuk penulisan makalah pendek. Penulisan artikel jenis ini menggunakan sistematika tanpa angka dan abjad.
Artikel non penelitian memuat hal-hal yang sangat esensial, sehingga jumlah halamannya pun tidak banyak hanya sekitar 10-20 halaman.
b. Penulis menyebarluaskan karya tulis ilmiahnya dalam bentuk tulisan ke khalayak sebagai ilmu pengetahuan dilakukan pertama kali, hanya sekali tidak berulang-ulang;
c. Penulis memberikan pengakuan melalui:
i. Penyertaan sebagai penulis pendamping;
ii. Pengutipan atau pemikiran orang lain;
iii. Pernyataan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan kontribusi terhadap karya ilmiahnya;
d. Penulis harus menjunjung nilai kejujuran, menghindari upaya plagiasi serta pemalsuan informasi yang dapat memberi dampak negatif baik bagi eksistensi analis kebijakan itu sendiri maupun terhadap ilmu pengetahuan
Sebagai bentuk untuk menghindari upaya plagiasi, berikut beberapa teknik mengutip untuk dijadikan acuan dalam karya tulis ilmiah (http://library.petra.ac.id/files/APAdanMLAedisibaru.pdf) diantaranya:
a) APA (American Psychological Association)
Gaya penulisan APA memiliki ciri-ciri sebagai berikut : i. Tanggal publikasi dituliskan setelah nama-nama
pengarang;
ii. Referensi di dalam isi tulisan mengacu pada item didalam daftar pustaka dengan cara menuliskan nama belakang (surname) pengarang diikuti tanggal penerbitan yang dituliskan diantara kurung.
iii. Urutan daftar pustaka adalah berdasarkan nama belakang pengarang.
iv. Daftar pustaka tidak dibagi-bagi menjadi bagian-bagian berdasarkan jenis pustaka, misalnya buku, jurnal dan sebagainya.
v. Judul referensi dituliskan secara italic (miring).
DAF TAR TABEL M ODUL
PELATIHA NLA
NJUT AN
Tabel 3 .1 Je nis d an Pe rbed aan a ntara Policy Brief,
Policy Stud y dan PolicyM
emo ...
...
50
Tabel 3 .2 Pe rbed aan d an Pe rsamaa n Policy
Brief dan Policy
Paper ...
...
59
Tabel 3 .3 Pe rbed aan d an Pe rsamaa n Makalah d
an Ar tikel ...77
Tabel 4 .1 Pro sentase P
enilai an M agang...
...94
DAF TAR GAM BAR MODU LPEL ATIH
ANLA NJU TAN
Gambar2 .1 Un sur-unsu r dala m Komunikas
i...
...13
Gambar 2 .2 M odel P ros es Kom unikasi ...
...17
Gambar 2 .3 M odel Kom unikasi Vertik
al ...
...24
Gambar 2 .4 M odel Kom unikasi Hor
izonta l ...
...28
Gambar 2 .5 M odel Kom unikasi Diagonal
...
30
Gambar 2 .6Tind akan Kom
unikasi...
...33
Gambar 4 .1 S ekuen Kuriku lum Pe latihan Praktek
Kerja AK ...92
H.
Rangk uman ...
...101
BAB V PEN P... UTU
...
102
A.
Simp ulan...
...
102
B.
Tindak La njut ...
...10 3
DAF TAR P UST AKA ...
...10 4
DAF TAR IS TILAH ...
...10 9
DAF TAR TABEL M ODUL
PELATIHA NL
AN JUTAN
Tabel 3 .1 Je nis d an Pe rbed aan a ntara Policy Brie
f,
Policy S tudy d an Policy Memo
...
...50
Tabel 3 .2 Pe rbed aan d an Pe rsamaa n Policy
Brie f dan Policy
Paper ...
...
59
Tabel 3 .3 Pe rbed aan d an Pe rsamaa n Makalah d
an A rtik el ...
77
Tabel 4 .1 Pro senta
se Peni laian Magang ...
94
DAF TAR GAM BAR MODU LP ELAT IH ANL ANJU TAN
Gambar2 .1 Un sur-unsu r d alam Kom unikasi...
...13
Gambar 2 .2 M odel P ros es Kom unikasi ...
...17
Gambar 2 .3 M odel Kom unikasi Vertik
al ...
...24
Gambar 2 .4 M odel Kom unikasi Hor
izonta l ...
...28
Gambar 2 .5 M odel Kom unikasi Diagonal
...
30
Gambar 2 .6 Tindakan K omunikasi
...
33
Gambar 4 .1 S ekuen Kuriku lum Pe latihan Prakte
k K erja A K ...
92
Aturan-aturan lain adalah :
i. Jika tanggal tidak ada maka gunakan n.d.
ii. Jika nama pengarang tidak ada maka nama organisasi bisa dituliskan sebagai pengarang
iii. Jika pengarang sama sekali tidak ada maka awali referensi dengan judul dokumen
iv. Jika dokumen tersebut merupakan bagian dari situs web yang besar maka sebutkan nama organisasi dan departemen yang bersangkutan diikuti karakter dan alamat situs.
b) MLA (Modern Language Association)
MLA biasanya digunakan untuk penulisan paper dalam ilmu sosial. Contoh :
i.Untuk buku : nama penulis ( ,ed). Judul buku. Kota.
Penerbit. Tahun Terbit. Media Publikasi
ii.Untuk artikel : penulis. Judul. Issue (Tahun): Halaman. Media Publikasi
c) AMA (American Medical Association)
AMA Styles merupakan bentuk sitasi yang dikembangkan oleh American Medical Association (AMA). Gaya sitasi ini banyak digunakan untuk penulisan dalam bidang kesehatan, biologi dan kedokteran. Berbeda dengan model APA dan MLA, model AMA tidak menuliskan nama penulis secara ‘terbalik’ dan untuk kutipan teks menggunakan catatan kaki atau catatan akhir. Ciri AMA Styles adalah:
i. Semua item dalam daftar pustaka didaftar berdasarkan urutan numerik.
H. Rangkuman ... 101 BAB V PENUTUP ...102 A. Simpulan ... 102 B. Tindak Lanjut ... 103 DAFTAR PUSTAKA ... 104 DAFTAR ISTILAH... 109
DAFTAR TABEL MODUL PELATIHAN LANJUTAN
Tabel 3.1 Jenis dan Perbedaan antara Policy Brief,
Policy Study dan Policy Memo ...50 Tabel 3.2 Perbedaan dan Persamaan Policy Brief dan Policy
Paper...59 Tabel 3.3 Perbedaan dan Persamaan Makalah dan Artikel ...77 Tabel 4.1 Prosentase Penilaian Magang ...94
DAFTAR GAMBAR MODUL PELATIHAN LANJUTAN
Gambar 2.1 Unsur-unsur dalam Komunikasi ...13 Gambar 2.2 Model Proses Komunikasi ...17 Gambar 2.3 Model Komunikasi Vertikal ...24 Gambar 2.4 Model Komunikasi Horizontal ...28 Gambar 2.5 Model Komunikasi Diagonal ...30 Gambar 2.6 Tindakan Komunikasi ...33 Gambar 4.1 Sekuen Kurikulum Pelatihan Praktek Kerja AK ...92
DAFTAR TABEL MODUL PELATIHAN LANJUTAN
Tabel 3.1 Jenis dan Perbedaan antara Policy Brief,
Policy Study dan Policy Memo ...50 Tabel 3.2 Perbedaan dan Persamaan Policy Brief dan Policy
Paper...59 Tabel 3.3 Perbedaan dan Persamaan Makalah dan Artikel ...77 Tabel 4.1 Prosentase Penilaian Magang ...94
DAFTAR GAMBAR MODUL PELATIHAN LANJUTAN
Gambar 2.1 Unsur-unsur dalam Komunikasi ...13
Gambar 2.2 Model Proses Komunikasi ...17
Gambar 2.3 Model Komunikasi Vertikal ...24
Gambar 2.4 Model Komunikasi Horizontal ...28
Gambar 2.5 Model Komunikasi Diagonal ...30
Gambar 2.6 Tindakan Komunikasi ...33
Gambar 4.1 Sekuen Kurikulum Pelatihan Praktek Kerja AK ...92
ii. Penulisan penulis ditulis nama belakang terlebih dahulu kemudian nama depan ditulis inisial saja dan tidak perlu menggunakan koma diantara nama belakang dan depan.
iii. Penggunaan spasi tunggal dalam daftar pustaka.
iv. Contoh penulisannya Penulis. Judul. Tempat Terbit:
Penerbit, Tahun.
d) Chicago Citation Style
Sistem penulisan daftar pustaka dengan gaya Chicago citation style adalah Penulis (diawali dengan nama belakang). Judul.
Tempat, Penerbit, Tahun.
e. Seluruh penulis harus bertanggung jawab terhadap keakuratan data dan segala kontribusinya baik bagi penulis utama maupun penulis pendamping serta penulis harus mampu menjelaskan kontribusinya masing-masing.
f. Sebagai bentuk pertanggung jawaban penulis maka tulisan yang dihasilkan harus berwujud serta mampu diakses oleh pembaca demi pengembangan tulisan tersebut.
Jika etika penulisan KTI sudah dipenuhi, maka langkah selanjutnya adalah mempublikasikan hasil tulisan agar bisa diakses oleh siapapun yang membutuhkan. Berikut adalah bentuk publikasi yang bisa dilakukan oleh seorang AK diantaranya :
Jurnal, yang harus memenuhi syarat sebagai berikut : Memiliki International Standard Book Number (ISBN);
Diterbitkan secara teratur dengan frekuensi 2 (dua) kali dalam setahun;
Memuat artikel utama tiap kali penerbitan berjumlah paling sedikit lima.
DAF TAR TABEL M ODUL
PELATIHA NLA
NJUT AN
Tabel 3 .1 Je nis d an Pe rbed aan a ntara Policy Brief,
Policy Stud y dan PolicyM
emo ...
...
50
Tabel 3 .2 Pe rbed aan d an Pe rsamaa n Policy
Brief dan Policy
Paper ...
...
59
Tabel 3 .3 Pe rbed aan d an Pe rsamaa n Makalah d
an Ar tikel ...77
Tabel 4 .1 Pro sentase P
enilai an M agang...
...94
DAF TAR GAM BAR MODU LPEL ATIH
ANLA NJU TAN
Gambar2 .1 Un sur-unsu r dala m Komunikas
i...
...13
Gambar 2 .2 M odel P ros es Kom unikasi ...
...17
Gambar 2 .3 M odel Kom unikasi Vertik
al ...
...24
Gambar 2 .4 M odel Kom unikasi Hor
izonta l ...
...28
Gambar 2 .5 M odel Kom unikasi Diagonal
...
30
Gambar 2 .6Tind akan Kom
unikasi...
...33
Gambar 4 .1 S ekuen Kuriku lum Pe latihan Praktek
Kerja AK ...92
H.
Rangk uman ...
...101
BAB V PEN P... UTU
...
102
A.
Simp ulan...
...
102
B.
Tindak La njut ...
...10 3
DAF TAR P UST AKA ...
...10 4
DAF TAR IS TILAH ...
...10 9
DAF TAR TABEL M ODUL
PELATIHA NL
AN JUTAN
Tabel 3 .1 Je nis d an Pe rbed aan a ntara Policy Brie
f,
Policy S tudy d an Policy Memo
...
...50
Tabel 3 .2 Pe rbed aan d an Pe rsamaa n Policy
Brie f dan Policy
Paper ...
...
59
Tabel 3 .3 Pe rbed aan d an Pe rsamaa n Makalah d
an A rtik el ...
77
Tabel 4 .1 Pro senta
se Peni laian Magang ...
94
DAF TAR GAM BAR MODU LP ELAT IH ANL ANJU TAN
Gambar2 .1 Un sur-unsu r d alam Kom unikasi...
...13
Gambar 2 .2 M odel P ros es Kom unikasi ...
...17
Gambar 2 .3 M odel Kom unikasi Vertik
al ...
...24
Gambar 2 .4 M odel Kom unikasi Hor
izonta l ...
...28
Gambar 2 .5 M odel Kom unikasi Diagonal
...
30
Gambar 2 .6 Tindakan K omunikasi
...
33
Gambar 4 .1 S ekuen Kuriku lum Pe latihan Prakte
k K erja A K ...
92
E. Rangkuman
Dari beberapa hasil kegiatan analis kebijakan, yang termasuk kedalam karya tulis ilmiah bagi analis kebijakan terdiri dari policy brief, policy paper, makalah kebijakan serta artikel kebijakan. Keempatnya memiliki perbedaan yang cukup mendasar dan juga kegunaan yang berbeda-beda. KTI bagi analis kebijakan penting karena salah satu peran dari AK adalah memiliki kemampuan menulis dalam bentuk karya ilmiah sebagai salah satu cara untuk menyampaikan pengetahuan hasil analisisnya dalam hal kebijakan kepada para pembaca secara umum dan bagi pembuat keputusan secara khususnya. Dengan adanya penjelasan mengenai keempat jenis KTI tersebut, diharapkan analis kebijakan menghasilkan sebuah karya ilmiah yang mampu dijadikan referensi atau acuan bagi pembacanya atau bagi pembuat keputusan.