BAB II LANDASAN TEORI
C. Minat Nasabah
2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Timbul Minat
Faktor yang mempengaruhi minat adalah faktor yang bersumber pada diri sendiri, tidak mempunyai tujuan jelas, ada atau tidaknya manfaat
12 Darmadi, “Membaca Yuk Strategi Menumbuhkan Minat Baca Pada AnaK Sejak Usia Dini,”(Depok: Guepedia Publisher, 2018), hlm. 142
13 Muhammad Dayyan, Fahriansah, Juprianto “Analisis Minat Masyarakat Muslim Menjadi Nasabah Bank Syariah”Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Volume 1, No 1, Tahun 2017, hlm.7.
suatu hal yang dipelajari bagi individu. Ada beberapa aspek yang terdapat dalam minat yaitu meliputi :14
a. Ketertarikan : dalam hal ini ketertarikan menemukan adanya perhatian dan perasaan senang.
b. Keinginan : ditunjukan dengan adanya dorongan untuk memiliki.
c. Keyakinan : ditunjukan dengan adanya rasa percaya diri individu terhadap kualitas, daya guna keuntungan.
Dari faktor diatas dapat disimpulkan bahwa minat seseorang dipengaruhi oleh diri-sendiri maksudnya dorongan yang timbul untuk melakukan aktivitas atau tindakan tertentu untuk memenuhinya, misalnya dorongan untuk makan menimbulkan minat untuk mencari makan. Minat dipengaruhi oleh faktor sosial yaitu minat dalam upaya mengembangkan diri dan dalam ilmu pengetahuan, misalnya hasrat untuk mendapatkan kemampuan dalam bekerja. Sedangkan minat dari faktor emosional yaitu minat yang erat hubungannya dengan emosi, misalnya kesuksesan seseorang pada suatu aktivitas tersebut menimbulkan perasaan suka atau puas. Sedangkan kegagalan akan menimbulkan perasaan tidak senang dan mengurangi minat seseorang terhadap kegiatan yang bersangkutan. Karena kepribadian manusia itu bersifat kompleks, maka sering ketiga faktor yang menjadi penyebab timbulnya minat tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan suatu perpaduan dari ketiga faktor tersebut, akhirnya menjadi
14 R.A kartika Permata Sari, Skripsi, “Pengaruh Kemudahan Penggunaan Aplikasi Terhadap Minat Pegawai Menggunakan Mobile Banking Pegawai Kantor Dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe madya Pabean C Manado”, (Manado: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Manado, 2020).
agak sulit bagi kita untuk menentukan faktor manakah yang menjadi awal penyebab timbulnya suatu minat.
Secara umum, minat dibedakan menjadi dua jenis:15 a. Minat primitif atau biologis
Minat primitif merupakan minat yang ditimbulkan oleh kebutuhan jasmani, seperti kebutuhan pangan, sandang, dan lain sebagainya.
Dengan kata lain, minat ini sebenarnya berkaitan erat dengan dorongan untuk memenuhi kebutuhan jasmani.
b. Minat kultural atau sosial
Minat kultural merupakan minat yang berasal dari perbuatan belajar yang lebih tinggi tarafnya. Orang yang memiliki minat kultural ditandai dengan minatnya yang sangat besar pada hal-hal yang bernilai.
Menurut Johanes, minat dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni minat intrinsik dan ekstrinsik
a. Minat intrinsik
Minat intrinsik merupakan minat yang berasal dari dalam individu itu sendiri, tanpa adanya pengaruh dari pihak luar.
b. Minat ekstrinsik
Sedangkan minat ekstrinsik merupakan minat yang timbul karena adanya pengaruh dari pihak luar, seperti pengaruh orang tua, teman- teman, pengaruh orang-orang yang berada di lingkungan sekitarnya,
15 https://www.haipedia.com/Minat/
dan lain sebagainya.
Berdasarkan cara mengungkapkan minat dapat dibedakan menjadi empat yaitu Expressed interest, manifest interest, tested interest, dan inventoried interest.16
a. Expressed Interest, adalah minat yang diungkapkan dengan cara meminta kepada subjek untuk menyatakan kegiatan yang disenangi atau tidak disenangi.
b. manifest interest, adalah minat yang diungkapkan dengan cara melakukan pengamatan secara langsung terhadap aktifitas yang dilakukan.
c. tested interest, adalah minat yang diungkapkan dengan cara menyimpulkan dari hasil jawaban tes objektif yang diberikan atau masalah biasanya menunjukan minat yang tinggi pula terhadap hal tersebut.
d. inventoried interest, adalah minat yang diungkapan dengan menggunakan alat-alat yang sudah di standarisasikan. Minat datang dari diri sendiri dan juga bisa dari orang lain. Munculnya minat karena adanya ketertarikan, keinginan dan keyakinan akan hal tersebut, sehingga seseorang dapat mengambil sebuah keputusan.
Minat sangat penting untuk dikembangkan secara terus menerus untuk mencapai keinginan yang diharapkan. Macam-macam Minat adalah
16 R.A. Kartika Permata Sari,”Pengaruh kemudahan Penggunaan Aplikasi Terhadap Minat Pegawai Menggunakan Mobil Banking”, Skripsi Pada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Manado, 2020.
minat yang diekspresikan, diwijudkan, dan dinventarisasikan.17
a. Expressed interest (minat yang diekspresikan), yaitu minat yang diungkapkan dengan kata-kata tertentu atau diekspresikan melalui pernyataan yang menunjukan seseorang lebih menyukai sesuatu hal dari pada hal ini.
b. Manifest Interest (minat yang diwujudkan), yaitu minat yang diwujudkan dengan tindakan, perbuatan dan ikut serta berperan aktif dalam aktifitas tertentu.
c. inventoried interest (minat yang diiventarisasikan), yaitu minat dapat diukur dan nilai melalui kegiatan
Menurut Rosyida, timbul minat pada diri seseorang pada prinsipnya dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu: minat yang berasal dari pembawaan dan minat yang timbul karena adanya pengaruh dari luar.
Dari macam-macam minat yang terdapat diatas dapat disimpulkan bahwa minat seseorang terhadap sesuatu tergantung dari cara berfikir atau sudut pandangnya masing-masing. Karena manusia diciptakan dengan kemampuan yang berbeda, jadi cara menentukan minat atau perhatian dari seseorang juga berbeda-beda.
Menurut Damayanti minat memiliki empat aspek, yaitu:
Kesadaran, Perhatian, Perasaan senang, dan Kemauan. Keempat aspek
17 Zulfajri, Muhammad Muhibullah, Muhammad Sirojudin Nur, Annisa wahyuni,Upik Winarningsih, Riris Wahyuningsih, Pendidikan Anak Prasekolah, (Jawa Barat: Edu Publisher, 2020), hlm.97.
tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :18
a. Kesadaran. Artinya, seseorang memiliki minat terhadap suatu obyek bila ia memiliki kesadaran. Pada individu yang belajar, bila ia belajar dengan dilandasi oleh minat yang tinggi, maka prestasi akademik yang diperoleh juga akan tinggi.
b. Perhatian. Umumnya, Orang yang memiliki minat terhadap suatu obyek disebabkan karena ia memiliki perhatian terhadap suatu obyek tersebut.
c. Perasaan Senang. Yaitu aspek yang berhubungan erat dengan terciptanya minat seseorang. Tanpa adanya perasaaan senang terhadap sesuatu obyek, sulit untuk membangun suatu minat pada diri individu.
d. Kemauan. Yaitu dorongan yang terarah terhadap suatu tujuan serta dikendalikan oleh akal pikiran. Dengan adanya kemauan dalam diri individu, maka akan mengakibatkan timbulnya perhatian terhadap suatu obyek, sehingga muncul minat.
Peneliti mengambil dari pengertian minat adalah sikap jiwa orang seorang termasuk ketiga fungsi jiwanya (kognisi, konasi, emosi), yang tertuju pada sesuatu, dari dalam hubungan itu unsur perasaan yang kuat.
Dari bukunya Abu Ahmadi “Psikologi Umum” yang digunakan sebagai acuan indikator dalam penelitian ini. Berikut ini penjelasan mengenai ketiga indikator yang dijadikan acuan terbentuknya minat nasabah, yaitu
18 Ninik Yuliani, Niken Titi Pratitis “ Minat Pada Profesi Guru, Semangat Kerja Dan Kreativitas Guru Taman Kanak-Kanak”, Jurnal Psikologi, Vol 8 No 1, April, 2013, Hal. 633-654.
sebagai berikut:19
a. Kognisi (Gejala pengenalan): Kegiatan atau proses memperoleh pengetahuan (termasuk kesadaran, perasaan) atau usaha mengenali sesuatu melalui pengalaman sendiri. Gejala pengenalan dalam garis besarnya dibagi menjadi dua yaitu melalui indera dan yang melalui akal. Dari pengertian di atas menurut Uswah Wardiana kognisi itu merupakan keyakinan seseorang tentang suatu yang didapatkan dari proses berfikir tentang sesuatu objek tertentu. Proses yang dilakukan adalah memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktifitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, dan membayangkan.
b. Emosi (Gejala perasaan): kecenderungan untuk memiliki perasaan yang khas bila berhadapan dengan objek tertentu dalam lingkungannya. Emosi dapat diartikan perasaan yang muncul akibat dari rangsangan dari dalam maupun dari luar. Maksudnya suatu perasaan yang mendorong individu untuk merespon atau bertingkah terhadap stimulus, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar dirinya.
c. Konasi (Gejala kemauan): merupakan salah satu fungsi hidup kejiwaan manusia, dapat diartikan sebagai aktifitas psikis yang mengandung usaha aktif dan berhubungan dengan pelaksanaan suatu tujuan. Tujuan adalah titik akhir dari gerakan yang menuju pada suatu arah. Menurut
19 Abu Ahmadi, Psikolog Umum, (Jakarta: Rineka Cipta, 2020), hlm.65-112.
Abu Ahmadi pengertian dari konasi atau kemauan dapat disamakan dengan kehendak atau hasrat. Kehendak itu merupakan suatu fungsi jiwa untuk dapat mencapai sesuatu. Kehendak ini dapat disebutkan kekuatan dari dalam, sedangkan dari luar itu sebagai gerak-gerik.Dari beberapa pengertian di atas peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa minat adalah dorongan kuat bagi seseorang untuk melakukan segala sesuatu dalam mewujudkan pencapaian tujuan dan cita-cita yang menjadi keinginannya. Sehingga minat merupakan sikap seseorang yang mempunyai keinginan yang tinggi terhadap sesuatu atau suatu rasa kemauan yang kuat untuk melakukan suatu hal untuk mencapai tujuan tertentu.
Dari beberapa pengertian di atas peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa minat adalah dorongan kuat bagi seseorang untuk melakukan segala sesuatu dalam mewujudkan pencapaian tujuan dan cita- cita yang menjadi keinginannya. Sehingga minat merupakan sikap seseorang yang mempunyai keinginan yang tinggi terhadap sesuatu atau suatu rasa kemauan yang kuat untuk melakukan suatu hal untuk mencapai tujuan tertentu.