• Tidak ada hasil yang ditemukan

Visi dan Misi Bank Muamalat Indonesia

Dalam dokumen FAKULTAS AGAMA ISLAM (Halaman 65-68)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

H. Teknis Analisis Data

4. Visi dan Misi Bank Muamalat Indonesia

“Menjadi bank syariah terbaik dan termasuk dalam 10 besar bank di Indonesia dengan eksistensi yang diakui di tingkat regional”

Misi Bank Muamalat Indonesia

Membangun lembaga keuangan syariah yang unggul dan berkesinambungan dengan penekanan pada semangat kewirausahaan berdasarkan prinsip kehati-hatian, keunggulan sumber daya manusia yang islami dan profesional serta orientasi investasi yang inovatif, untuk memaksimalkan nilai kepada seluruh pemangku kepentingan .

5. Produk-produk Bank Muamalat Indonesia

a. Tabungan

1) Program Tabungan Prima Berhadiah (TPB) 2) Tabungan IB Hijrah.

3) Tabungan IB Hijrah Poyroll.

4) Tabungan IB Hijrsh Valas.

5) Tabunganku.

6) Tabungan IB Hijrah Rencana.

7) Tabungan IB Hijrah Prima.

8) Tabungan IB Sampel.

9) Tabungan IB Hijrah Haji.

b. Muamalat Prioritas

1) Layanan Prosonal & Kenyamanan Akses.

2) Layanan Istimewa Dan Kenyamanan Transaksi.

3) Program Loyalti Dan Apresiasi.

4) Layanan Dengan Cakupan Regional.

c. Giro

1) Giro Hijrah Ultima.

2) Giro IB Hijrah Attijary.

3) Rekening Khusus Giro.

d. Deposito

1) Deposito IB Hijrah

e. Kartu Share E Debit

1) Kartu Share E Debit Reguler GPN.

2) Kartu Share E Debit Ihram.

3) Kartu Share E Debit Classic.

4) Kartu Share E Debit Prioritas.

f. Pembiayaan

1) KPR IB Muamalat.

2) Employee Benefit Program.

g. Ivestasi 1) Sukuk.

2) Avrits Asuransi Hijrah Safa Proteksi.

3) Takaful Keluarga Asuransi Jiwa Syariah Hijrah Cendekia.

4) Sunfile Asuransi Salam Hijrah Proteksi.

h. E–Banking Muamalat

1) Internet Banking Muamalat 2) Gerai Muamalat

3) Mobile Banking / Muamalat DIN

4) Phone Banking Muamalat 5) ATM Muamalat

6) Cash Manajemen System Muamalat 7) Virtual Account Muamalat

B. Analisis Deskriptif 1. Identitas Responden

Dalam penelitian ini, peneliti menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang berisikan 12 butir pertanyaan mengenai Analisis customer value Terhadap Minat Nasabah Penggunaan Aplikasi Din Muamalat. Pada penelitian ini respondennya yaitu nasabah pada Bank Muamalat KC Cipulir yang berjumlah 100 orang. Dari 100 kuesioner yang terkumpul peneliti mendapatkan data yang mengenai identitas responden dan akan mengklasifikannya berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, dan pekerjaan.

a. Gambar Responden Berdasarkan Usia

Berdasarkan data yang didapatkan ditemukan 100 responden.

Bahwasannya seluruh responden yang ada usianya tergolong 17->45 tahun dari jumlah 100 responden yang berusia 17-25 tahun terdapat 13 responden (13%), usia 26-30 tahun terdapat 30 responden (30%), usia 31-40 tahun terdapat 30 responden (30%), usia >45 tahun terdapat 27 responden (27%).

Jenis Kelamin

41.4

54

pria wanita

Gambar 4.2

Pie Chart Responden Berdasarkan Usia

b. Gambar Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Berdasarkan Dari data yang didapatkan ditemukan 100 responden, yang terdiri 46 responden yang berjenis kelamin pria atau setara dengan 46% dan 54 responden yang berjenis wanita atau setara dengan 54%.

Gambar 4.3

Pie Chart Berdasarkan Jenis Kelamin

Usia

17-25 Tahun 26-30 Tahun 31-40 Tahun

< 45 Tahun

%

% 30%

27%

30%

c. Gambar Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir

Berdasarkan Dari data yang didapatkan ditemukan 100 responden, Dari SD dan SMP sebanyak 7 responden (7%), kemudian dari SMA sebanyak 30 responden (30%), Diploma atau sederajat sebanyak 16 responden (16%), dari S1 atau sederajat sebanyak 35 responden (35%), dari S2 atau sederajat sebanyak 12 responden (12,%).

Gambar 4.4

Pie Cart Berdasrkan Pelajar

d. Gamabar Responden Berdasarkan Pekerjaan

Berdasarkan Dari data yang didapatkan ditemukan 100 responden, dengan responden yang sebagai Pelajar/Mahasiswa sebanyak 4 responden (4%), kemudian untuk Karyawan Swasta sebanyak 42 responden (42%), untuk Wiraswasta sebanyak 27 responden (27%), Lain-lainnya sebanyak 27 responden (27%).

Pekerjaan

SD dan SMP SMA D3 S1 S2 S3

30%

16%

35%

Gambar 4.5

Pie Chart Berasarkan Pekerjaan

2. Deskripsi Variabel

Adapun deskripsi variabel dalam penelitian ini terdiri dari Emocional Value dan Funcional Value sebagai variabel independen dan Minat sebagai variabel dependen. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada penjelasan berikut ini :

Tabel 4.2

Hasil Analisis Tanggapan Responden Terhadap Emocional Value (X1)

No Pertanyaan STS TS KS S SS

Jumlah Skor Mean TCR% Katagori

1 2 3 4 5

1

Saya Merasa Senang Menggunakan Produk Aplikasi DIN Muamalat

0 1 1 39 59 100 456 4,56 91,2 Sangat Baik

2

Saya Merasa Puas Dengan Apa yang Telah Diberikan Aplikasi DIN Muamalat

0 0 2 48 50 100 448 4,48 89,6 Sangat Baik

3

Saya Percaya Produk Aplikasi DIN Memberikan Manfaat Sesuai Kebutuhan Nasabah

0 0 0 55 45 100 445 4,45 89 Sangat

Baik

4

Saya Tertarik Dengan Fitur Dari Produk Aplikasi DIN Muamalat

0 0 0 54 46 100 446 4,46 89,2 Sangat Baik (Sumber: data diolah 2021)

4%

Pekerjaan

27 %

42 % 27 %

Pelajar/mahasiswa Karyawan swasta Pegawai Negri Sipil Wiraswasta Lain-lain

Berdasarkan tabel diatas diketahui tanggapan responden tentang pernyataan variabel Emocional Value mengenai Aplikasi DIN Muamalat jika dilihat pada tabel klasifikasi TCR. Presentase pencapaian data diatas 80%-100%. Sehingga dapat disimpulkan Emocional Value mengenai Aplikasi DIN Muamalat dalam katagori sangat baik.

Tabel 4.3

Hasil Analisis Tanggapan Responden Terhadap Funcional Value (X2)

No Pertanyaan STS TS KS S SS

Jumlah Skor Mean TCR% Katagori

1 2 3 4 5

1.

Produk Aplikasi DIN Muamalat memiliki produk sesuai dengan perkembangan teknologi dan modern

0 0 7 53 40 100 433 4.33 86,6 Sangat Baik

2.

Aplikasi DIN Muamlat mampu memeberikan kebutuhan

0 0 0 65 35 100 435 4.35 87 Sangat

Baik

3.

Aplikasi DIN Muamalat

memberikan kualitas pelayanan yang baik

0 0 0 62 38 100 438 4.38 87,6 Sangat Baik (Sumber: data diolah 2021)

Berdasarkan tabel diatas diketahui tanggapan responden tentang pernyataan variabel Funcional Value mengenai Aplikasi DIN Muamalat jika dilihat pada tabel klasifikasi TCR. Presentase pencapaian data diatas 80% - 100%.. Sehingga dapat disimpulkan Funcional Value mengenai Aplikasi DIN Muamalat dalam katagori sangat baik.

Tabel 4.4

Hasil Analisis Tanggapan Responden Terhadap Minat (Y)

No Pertanyaan STS TS KS S SS

Jumlah Skor Mean TCR% Katagori

1 2 3 4 5

1.

Saya menggunakan Aplikasi DIN Muamalat karena keinginan sendiri

0 0 0 43 57 100 457 4,57 91,4 Sangat Baik

2.

Saya akan mendapatkan pengetahuan lebih baik tentang Aplikasi DIN Muamalat

0 0 2 63 35 100 433 4,33 86,6 Sangat Baik

3.

Saya berminat untuk menggunakan Aplikasi DIN Muamalat karena produknya-nya baik sesuai syariah

0 0 2 50 48 100 446 4,46 89,2 Sangat Baik

4.

Saya

merekomendasikan ke pada orang lain tentang produk Aplikasi DIN Muamalat

0 0 0 62 38 100 438 4,38 87,6 Sangat Baik

5.

Saya berminat menggunakan Aplikasi DIN Muamalat karena fitur layanan menarik

0 0 0 55 45 70 445 4,45 89 Sangat

Baik

(Sumber: data diolah 2021)

Berdasarkan tabel diatas diketahui tanggapan responden tentang pernyataan variabel Minat Nasabah mengenai Aplikasi DIN Muamalat jika dilihat pada tabel klasifikasi TCR. Presentase pencapaian data diatas 80% - 100%.. Sehingga dapat disimpulkan Emocional Value mengenai Aplikasi DIN Muamalat dalam katagori sangat baik.

C. Hasil Uji Kualitas Data 1. Hasil Uji Validitas

Uji Validitas bertujuan untuk menguji valid atau tidaknya suatu item pertanyaan. Data yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah dibagikan oleh Nasabah Bank Muamalat Indonesia KC Cipulir yang diambil dari jumlah sampel yang ditentukan.

Dengan mengetahui nilai r hitung dengan r tabel. yang telah digunakan dengan membandingkan nilai r hitung dengan r tabel. dengan menggunakan tarif signifikan 5% (0,196). Maka item dikatakan valid apabila r hitung > r tabel (0,196) dan dikatakan tidak valid apabila r hitung

<r kurang (0,196)

Tabel 4.5 Uji Validitas

Variabel Item R hitung R table Keterangan

Emocional value (X1)

X1.1 0,765 0,196 Valid

X1.2 0,768 0,196 Valid

X1.3 0,821 0,196 Valid

X1.4 0,734 0,196 Valid

Funcional value (X2)

X2.1 0,843 0,196 Valid

X2.2 0,839 0,196 Valid

X2.3 0,766 0,196 Valid

Minat (Y)

Y.1 0,589 0,196 Valid

Y.2 0,819 0,196 Valid

Y.3 0,845 0,196 Valid

Y.4 0,722 0,196 Valid

Y.5 0,725 0,196 Valid

(Sumber : Hasil pengelolahan keusioner menggunakan SPSS 23.0)

Berdasarkan uji validitas yang telah diuji menggunakan SPSS 23.0 mendapatkan hasil pearson correlate tiap-tiap pertanyaan >r tabel (0,196) maka dinyatakan semua point valid.

2. Hasil Uji Relialibitas

Apabila suatu alat pengukuran dinyatakan valid, maka tahap berikutnya adalah mengukur tahap reliabilitas dari alat. Analisis ini digunakan untuk membuktikan apakah kuesioner yang reliable dapat memberikan jawaban yang meyakinkan jika diuji ulang dengan hasil yang sama.5 Untuk mengukur reliabilitas dapat digunakan Crobach’s Alpha.

Kriteria suatu instrumen penelitian dikatakan reliable bila koefisien reliabilitas > 0,60. Hasil pengujian dapat dilihat dari tabel berikut

Tabel 4.6 Uji Relialibitas Variabel

Nilai Cronbach’s

Alpha

Kriteria Kesimpulan

X1 0,796 .>0,60 Valid

X2 0,788 >0,06 Valid

Y 0,813 >0,060 Valid

Sumber :hasil olah SPSS 23.0

Berdasarkan hasil uji reliabilitas terhadap seluruh variabel di atas, menunjukkan nilai Cronbach Alpha > 0,60, sehingga dinyatakan reliabel dinyatakan layak digunakan untuk menjadi alat ukur instrumen kuesioner dalam penelitian ini

D. Hasil Uji Asumsi Klasik 1. Hasil Uji Normalitas

Uji Normalitas diartikan sebagai upaya untuk menentukan apakah data Variabel X1 (Emocional Value), X2 (Funcional value), dan Y (Minat) yang diteliti merupakan distribusi normal atau tidak. Dalam Uji Normalitas ini peneliti menggunakan Teknik One-Sample Kolmogrov-

Smirnov dengan signifikan 5% (0,05). Data dinyatakan berdistribusi normal jika signifikan lebih besar dari 0,05.

Tabel 4.7 Uji Normalitas

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 100

Normal Parametersa,b Mean ,0000000

Std. Deviation 1,29655499

Most Extreme Differences Absolute ,096

Positive ,092

Negative -,096

Kolmogorov-Smirnov Z ,959

Asymp. Sig. (2-tailed) ,317

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

(Sumber : Hasil pengelolahan keusioner menggunakan SPSS 23.0)

Berdasarkan tabel diatas melalui pengujian yang telah dilakukan, dapat diketahui nilai unstandardized resdiual atau Asymp.Sig. (2-tailed) adalah 0,317 Dengan demikian berdasarkan pengambilan keputusan dengan pedoman.

a. Nilai Sig. atau signifikasi atau probabilitas <0,05, distribusi data adalah tidak normal.

b. Nilai Sig. atau signifikasi atau probalitas >0,05, distribusi data adalah normal.

Dari tabel dapat diketahui pada uji normalitas dengan teknik Kolmogrov-Smirnov atau Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,317 > 0,05.

2. Hasil Uji Multikolinearitas

Uji Multikolinearitas dilakukan untuk mengatahui ada atau tidaknya hubungan linear atau variabel indenpenden dalam model pregresi, pengujian ini dapat dilihat jika VIF lebih > 10 maka terdapat unsur multikolienearitas dan jika nilai VIF < 10 maka tidak ada unsur multikolinearitas.

Tabel 4.8 Uji Multikolineritas

Variabel Tolerance VIF Keteranagan

Emocional value

0,619 1,616 Tidak

Multikolinearitas Funcional

Value

0,619 1,616 Tidak

Multikolinearitas

(Sumber : Hasil pengelolahan keusioner menggunakan SPSS 23.0)

Berdasarkan output pada tabel coefficients diatas terlihat bahwa nilai VIF untuk variabel dependen dalam penelitian yaitu nilai VIF untuk Emocional Value (X1) sebesar 1,616. dan Funcional Value (X2) sebesar 1,616. Berdasarkan kriteria penelitaan jika nilai VIF kurang dari 10 maka tidak terdapat gejala multikolinearitas, oleh karna itu variabel yang digunakan dalam penelitian ini terhindar dari gejala multikolineritas.

3. Uji Autokolerasi

Uji autokolerasi menguji terjadi autokoleasi atau tidak. persamaan regresi yang baik adalah ysng tidak memiliki masalah autolerasi, jika terjadi autokolerasimaka persamaan tersebut menjadi tidak baik diprediksi.

Masalah autokolerasi timbul jika ada kolerasi secara linear antara kesalahan pengganggu perode t (berbeda)dengan kesalahan pengganggu periode t-1(sebelumnya). salah satu ukuran dalam menentukan ada

tidaknya masalah autokolerasi dengan uji Durbin-Watson (DW) dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Terjadi autokolerasi positif, jika nilai DW dibawah -2 (DW<-2)

b. Tidak terjadi autokolerasi, jika nilai DW berada diantara -2 dan +2 atau -2< DW < +2

c. Terjadi autokolerasi negatif, jika nilai DW diatas +2 atau DW +2 Tabel 4.9

Uji Autokolerasi

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

Durbin- Watson

1 ,739a ,545 ,536 1,310 1,812

a. Predictors: (Constant), Funcitional value, Emotional value b. Dependent Variable: Minat

(Sumber : Hasil pengelolahan keusioner menggunakan SPSS 23.0)

Berdasarkan hasil uji autokolerasi yang terdapat pada tabel diatas nilai Durbin Watson (DW) sebesar 1,812 dan ini berarti -2<1,812+2 maka dapat disimpulkan tidak terjadi autokolerasi.

4. Hasil Uji Heteroskedastisitis

Uji Heteroskedastisitas tujuannya untuk menguji apakah model regresi terjadi ketidak samaan varians dari residual dari 1 pengamatan yang lain. Model regresi yang baik adalah tidak terjadi heteroskedastisitas.

Pengujian dilakukan dengan melihat ada tidaknya pola pada grafik dimana sumbu Y adalah Y yang telah diprediksikan dan sumbu X adalah residual (Y) prediksi-Y sesungguhnya. Dalam penelitian ini uji heteroskedastisitas menggunakan metode grafik dengan SPSS versi 23 dengan ouput sebagai berikut

(Sumber : Hasil pengelolahan keusioner menggunakan SPSS 23.0)

Gambar 4.6 Uji Heteroskedastisitas

Berdasarkan tampilan pada scatter plot terlihat bahwa plot menyebar secara acak diatas maupun dibawah angka sumbu regression studentized residual oleh karena itu berdasarkan heteroskedasitas menggunakan metode analisis grafik, pada model regresi yang terbentuk dinyatakan tidak terjadi gejala heteroskedasitas.

E. Hasil Uji Hipotesis 1. Uji Regresi Berganda

Pengujian ini untuk bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara persian Uji stastistik t dan Uji stastistik f. Dalam penelitian ini emocional value dan Funcional value terhadap Minat

Tabel 4.10

Hasil Uji Regresi Linier Berganda

Variabel Independen Koefiesien B

(Contant) 6,016

Emocional Value (X1) 0,438

Funcional Value (X2) 0,633

Berdasarka hasil pengujian dengan metode regresi linier berganda, untuk menguji pengaruh variabel independen yaitu emocional value dan funcional value terhadap variabel dependen minat, variabel emocional value dan funcional value

2. Hasil Uji T

Uji t dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi hopotesis secara persial atau tidak. Variabel bebas Emocional value (X1), Funcional value (X2) dengan variabel terikat Minat (Y). Uji t dilakukan dengan membandingkan t hitung dengan t tabel dengan tingkat signifikan 5%. jika thitung < ttabel maka H0 ditolak Ha diterima, berarti ada pengaruh signifikan antara masing-masing variabel independen dan variabel dependen, Jika nilai thitung < ttabel maka H0 diterima Ha ditolak, berarti tidak ada pengaruh yang signifikan antara masing-masing variabel indenpenden dan variabel dependen.

Tabel 4.11 Uji T

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

Collinearity Statistics B

Std.

Error Beta Tolerance VIF

1

(Constant) 6,016 1,511 3,981 ,000

Emotional value ,438 ,099 ,386 4,431 ,000 ,619 1,616

Funcitional value ,633 ,126 ,435 5,002 ,000 ,619 1,616

a. Dependent Variable: Minat

(Sumber : Hasil pengelolahan keusioner menggunakan SPSS 23.0)

a. Pengaruh variabel Emocional value (X1) terhadap minat (Y)

Dari hasil analisis didapat nilai sig. variabel (X1) sebesar 0,002< 0,05. dan nilai thitung (4,431) > ttabel 1,984 Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa Emocional value berpengaruh terhadap Minat (Y) H0 diterima Ha ditolak.

b. Pengaruh variabel Funcional value (X2) terhadap minat (Y)

Dari hasil analisis didapat nilai sig. variabel (X2) sebesar 0,000< 0,05. dan nilai thitung (5,002) > ttabel 1,984. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa Funcional value berpengaruh terhadap Minat (Y) H0 diterima Ha ditolak.

3. Hasil Uji F

Uji F digunakan untuk mengetahui seberapa besar variabel independen (Emocional value dan Funcional value) secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel dependen (Minat) Berikut dapat dilihat pada tabel hasil uji f di bawah ini:

Tabel 4.12 Hasil Uji F

ANOVAa Model

Sum of

Squares df

Mean

Square F Sig.

1

Regression 199,686 2 99,843 58,193 ,000b

Residual 166,424 97 1,716

Total 366,110 99

a. Dependent Variable: Minat

b. Predictors: (Constant), Funcitional value, Emotional value (Sumber : Hasil pengelolahan keusioner menggunakan SPSS 23.0)

Berdasarkanhasil di atas diketahui nilai signifikan untuk pengaruh X1 dan X2 secara bersama-sama terhadap Y adalah 0,000. Diketahui nilai Fhitung 58,193 dan nilai Ftabel 3,09, sehingga nilai Fhitung (58,193)<

Ftabel (3,09) dengan nilai signifikan sebesar 0,061> 0,05 maka, H0

diterima dan Ha ditolak. Dapat disimpulkan bahwa emocional value dan funcional value secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap mnat.

4. Uji Koefisien Determinasi R2

Uji Koefisisen Determinasi untuk mengetahui seberapa besar kontribusi variabel (X1) Dan (X2) terhadap (Y). Pengujian determinasi menggunakan alat ukur yaitu dengan menggunakan SPSS versi 23.0.

Tabel 4.13

Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 ,739a ,545 ,536 1,310

a. Predictors: (Constant), Funcitional value, Emotional value b. Dependent Variable: Minat

(Sumber : Hasil pengelolahan keusioner menggunakan SPSS 23.0)

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa pengujian yang telah dilakukan hasil koefisien determinasi menunjukan sebesar 0,545 atau sekitar 54,5%. Hal ini memberikan asumsi terhadap variabel dependen (Minat Menggunakan Aplikasi DIN Muamalat Indonesia adalah sebesar 54,5% sedangkan sisanya 45,5% dipengaruhi faktor diluar penelitian.

F. Pembahasan Hasil Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Emocional Value dan Funcional Value, terhadap minat menggunakan aplikasi DIN pada Bank Muamalat KC Cipulir. Peneliti melakukan penelitian secara langsung dengan menyebarkan 100 kuesioner yang disebar kepada nasabah Bank Muamalat KC

Cipulir. Berdassarkan hasil analisis, maka pembahasan tentang hasil penelitian adalah sebagai berikut:

1. Pengaruh Emocional Value Terhadap Minat

Hasil pengujian berdasarkan output statistik menunjukkan bahwa Emocional Value berpengaruh positif terhadap minat nasabah dalam menggunakan aplikasi DIN pada Bank Muamalat KC Cipulir, artinya semakin tinggi Emocional Value maka, semakin tinggi pula minat nasabah dalam menggunakan aplikasi DIN pada Bank Muamalat KC Cipulir. Dan apabila semakin turun Emocional Value maka, semakin turun pula minat nasabah dalam menggunakan aplikasi pada Bank Muamalat KC Cipulir. Alasan Emocional Value berpengaruh terhadap minat nasabah menggunakan aplikasi DIN adalah nasabah sekarang lebih meminati Aplikasi DIN yang memiliki manfaat lebih banyak dan lengkap yang sesuai dengan kebutuhanya. Ketika suatu perbankan dapat memberikan layanan yang lebih unggul dalam memberikan manfaat terhadap nasabahnya serta sesuai kebutuhan nasabah. Maka. hal ini dapat mempengaruhi keputusan nasabahnya untuk menggunakan aplikasi DIN.

Bank Muamalat harus bisa menyediakan pelayanan yang sesuai kebutuhan para nasabahnya sehingga nasabah lebih meminati untuk menggunakan Muamalat aplikasi DIN karena faktor manfaat yang diperoleh dari penggunaan Muamalat DIN lebih banyak/unggul. Menurut penelitian Dedeh Sri Sudaryanti, Nana Sahroni, dan Ane Kurniawati dari aspek perbankan, teknologi memiliki peranan penting untuk maningkatkan

pendapatan/ profitabilitas dengan alasan penggunaan teknologi lebih afisien dalam melakukan pelayanan terhadap nasabah dan meningkatkan transaksi nasabah karena kemudahan yang diberikanya.54

Berdasarkan tabel hasil uji t yang telah dilakukan pada variabel Emocional Value, diketahui bahwa nilai signifikasi (Sig) 0,000<0,05 dan nilai t hutung 4.431 > t tabel 1,984. Maka disimpulkan bahwa variabel emocional value berpengaruh terhadap variabel minat pada aplikasi DIN Muamalat.

2. Pengaruh Fucional Value Terhadap Mnat

Dapat disimpulkan bahwa alasan Funcional Value dapat mempengaruhi terhadap minat nasabah menggunakan aplikasi DIN yaitu, kepercayaan sendiri merupakan salah satu kunci untuk menarik minat seseorang dalam menggunakan aplikasi DIN. Seiring maraknya kejaharan internet, keamanan dan kerahasiaan menjadi perhatian yang sangat dipertimbangakan bagi para nasabah yang ingin menggunakan layanan aplikasi DIN. Alasan nasabah lebih mengutamakan keamanan dan kerahasiaan dari sitem aplikasi DIN adalah nasabah lebih merasakan kenyamanan serta tidak adanya rasa kekhawatiran terhadap penggunaan layanan yang memiliki tingkat keamanan dan kerahasiaan yang baik saat melakukan transaksi. Menurut Jia Shen yang dikutip oleh Hans Setiawan The Riady, Dahlia Br Ginting kepercayaan berarti bahwa nasabah percaya terhadapkeandalan pihak bank dapat menjamin keamanan dan kerahasiaan

54 Dedeh Sri Sudaryanti, dkk, “Analisis Pengaruh Mobile Banking Terhadap Kinerja Perusahaan Sektor Perbankan Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia”, Jurnal Ekonomi Manajemen, Vol.4, No. 2, November 2018

akun nasabah.55

Berdasarkan hasl uji t yang telah dlakukan pada variabel funcional value, diketahui bahwa diperoleh (Sig) 0,000 < 0,05 dan nilai t hutung 5.002 > t tabel 1,984. Maka disimpulkan bahwa variabel fuciional value berpengaruh terhadap variabel minat pada aplikasi DIN Muamalat.

3. Pengaruh Emocional Value dan Funcional Value Terhadap Minat

Uji F memperoleh hasil silmutan atau terdapat pengaruh secara besama-sama antara dua variabel bebas terhadap satu variabel terikat.

Emocional Value dan Funcional Value memiliki pengaruh terhadap Minat. Berdasarkan koefisien determinasi Emocional Value dan Funcional Value sebesar 73,9% dan selebihnya dipengaruhi oleh faktor- faktor yang lainnya.

55 Hans Setiawan The Riady, dkk, “Analisis Pengaruh Persepsi Teknologi Informasi, Resiko, Kepercayaan Dan Fitur Layanan Terhadap Minat Ulang Nasabah Dalam Menggunakan EBanking (Studi Kasus:PT Bank BPRKS Bandung)”, Jurnal Media Informatika, Vol.14, No. 02, 2015

73

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Tujuan utama dari penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah menguji pengaruh Emocional Value dan Funcional Value terhadap Minat Nasabah penggunaan Aplikasi DIN Muamalat. Bank Muamalat Indonesia KC Cipulir. Dari rumusan masalah yang dipaparkan pada bab 1 dan hasil pengujian data yang telah dilakukan serta pembahasan yang telah dipaparkan , dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Emocional value secara persial mempunyai hubungan dan berpengaruh terhadap minat, dengan nilai thitung (4,431) > 1,984 dan nilai signifikan sebesar 0,000< 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan secara persial terdapat pengaruh antara emocional value terhadap minat.

2. Funcional value

secara persial mempunyai hubungan dan berpengaruh terhadap minat , dengan nilai thitung (5,002) > 1,984 dan nilai signifikan sebesar 0,000 <

0,05, maka H0 ditolak dan H2 diterima. Dapat disimpulkan secara persial terdapat pengaruh antara funcional value terhadap minat.

3. Emocional Value dan Funcional Value tidak berpengaruh terhadap minat bagi nasabahdengan nilai Fhitung sebesar 58,193 dan nilai Ftabel 3,09dan tingkat signifikan sebesar 0,00 > 0,005 berarti peran atau kontribusi peran variabel emocional value dan funcional value.

B. Saran

Berdasarkan hasil analisis dan kesimpulan di atas, maka ada beberapa saran sebagai berikut :

1. Bagi perusahaan

Kepada perusahaan yaitu Bank Muamalat Indonesia KC Cipulir hendaknya meningkatkan hal-hal yang perlu diperhatikan dan dapat dilakukan dengan membangun customer value didalam Aplikasi DIN Muamalat supaya lebih baik lagi dalam promosi produk dan layanan yang dimiliki. Hal ini dilakukan agar memunculkan minat dalam diri nasabah terhadap Bank Muamalat Indonesia KC Cipulir dapat memiliki kemampuan dan mempertahankan nasabah serta dapat bersaing secara sehat dengan bank-bank Syariah lainnya.

2. Bagi Akademik

Penelitian tentang Customer Value dan Minat bagi nasabah perlu terus dikembangkan supaya agar menjadi bahan perbandingan untuk menambah refernsi untuk penelitian-penelitian selanjutnya yang sesuai dengan tema yang sesuai analisis customer value terhadap minat nasabah penggunaan aplikasi DIN Muamalat. agar peneliti mendatang dapat memberikan hasil yang lebih baik menambah atau menggunakan variabel indikator yang lebih banyak lagi. Oleh sebab itu tidak selamanya teori yang dipelajari sesuai apa yang diterapkan di lapangan.

DAFTAR PUSTAKA

Buku :

Ahmadi, Abu. Psikologis Umum, Jakarta : Rineka Cipta, 2020.

Basuki. Pengantar Metode Penelitian, Kuantitatif, Bandung : CV Media Sains Indonesia, 2021.

Darmadi. Membaca Yuk Strategi Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak Sejak Usia Dini, Depok : Guepedia Publisber, 2018.

Ghozali, Imam. Analisis Multivarite Dengan Program SPSS, Semarang, UNDIP, 2019.

Ismail. Perbankan Syariah, Jakarta : Prenadamedia Group, 2011.

Kusumastutu, Adri. Metode Penelitian Kuatantif, Yogyakarta : CV Budi Utama.

Muhibullah, Muhammad, Zulfajri, et al. Pendidikan Anak Prasekolah, Jawa Barat : Edu Publiser, 2020.

Nanggolan, Basaria. Perbankan Syariah Di Indonesia, Depok : PT Rajagrafindo Persada, 2016.

Noor, Juliansyah. Metode Penelitian : Skripsi,Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah, Jakarta: Kencana, 2017.

Priansa, Juni, Donni. Perilaku Konsumen Dalam Persaingan Bisnis Konten porer, Bandung : Alfabeta, 2015.

Santoso, Sugih. Menguasi SPSS Di Era Modern, Jakarta : PT. Elex Komputindo, 2013.

Siyoto, Sandu. Dan Sodik, Ali. Dasar Metodelogi Pendidikan, Yogyakarta : Litasi Medi Publishing, 2015.

Sudaryono.Aplikasi Statistik Untuk Penelitian, Jakarta : Lentara IlmuCendakia, 2014.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D , Bandung : Alfabeta, 2019.

Suryani, Tatik. Prilaku Konsumen, Implikasi Pada Strategi Pemasaran, Yogyakarta : Graha Ilmu, 2008.

Dalam dokumen FAKULTAS AGAMA ISLAM (Halaman 65-68)

Dokumen terkait