• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran Umum Desa Loang Maka

BAB I PENDAHULUAN

A. Gambaran Umum Desa Loang Maka

Sebelum berdirinya Desa Loang Maka ini, dulu masyarakat yang berada di Desa Loang Maka masih satu atap dengan masyarakat yang berada di Desa Saba, namun seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun yang semakin padat di Desa Saba membuat sebagian besar masyarakat mengusulkan untuk dilakukannya pemekaran Desa, sehingga pada tahun 1996 dilakukanlah pemekaran Desa Saba, dan hasil dari pemekaran tersebut terbagi menjadi 3 Desa yaitu: Desa Saba, Desa Lekor dan Desa Loang Maka.

Desa Loang Maka merupakan salah satu dari dua belas desa yang berada di Kecamatan janapria, yang secara letak geografis Desa Loang Maka berbatasan dengan:38

Sebelah Utara : Desa Janapria

Sebelah Selatan : Desa Beleka dan Desa Sengkerang Sebelah Timur : Desa Saba

Sebelah Barat : Desa Langko Kecamatan Janapria 2. Pembagian Wilayah Administrasi Desa Loang Maka

Luas wilayah : 960 hektar atau 9,6 km2, dengan koordinat bujur : 116.395816,

koordinat lintang : -8.735366, dan dengan

ketinggian : 230 meter diatas permukaan laut.

Adapun secara administrasi Desa Loang Maka, Kecamatan Janapria terbagi menjadi 26 dusun, sebagaimana penjelasan dalam tabel berikut :

38 Profil Desa Loang Maka Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah, Dikutip Tanggal 25 Maret 2022.

28

Tabel 2.1 Rekapitulasi Jumlah Penduduk Di Desa Loang Maka Tahun 2021.39

No Dusun

Jenis Kelamin

Total Laki-Laki Perempuan

1 Lingkok Teres 191 162 353

2 Sayang 185 199 384

3 Loang Maka III 130 123 253

4 Lingkok Waru 176 154 330

5 Embung Belo

Bongkot 231 241 472

6 Embung Belo Direk 231 249 480

7 Dasan Tengak 284 286 570

8 Bile Penanggak 256 242 498

9 Batu Anten 137 157 294

10 Loang Maka I 247 252 499

11 Loang Maka II 386 234 620

12 Jonggek 229 245 474

13 Londar I 269 259 528

14 Londar II 280 275 555

15 Kemiri 293 278 571

16 Karang Lebah 249 215 464

17 Dasan Lendang 185 221 406

18 Tibu Sisok 243 236 479

19 Prako Lauk 207 202 409

39 Ibid.

29

20 Prako Daye 166 160 326

21 Tarekat 169 167 336

22 Pemantek Timuk 142 138 280

23 Pemantek Bat 142 121 263

24 Pemantek Bat Daye 281 265 546

25 Pemantek Lauk 267 208 475

26 Pemantek Tengak 163 183 346

JUMLAH 5739 5472 11211

3. Keadaan Ekonomi

Desa Loang Maka merupakan desa yang luasnya mencapai sekitar 9,6 km2 dengan jumlah penduduk 13.832 jiwa, dan dari jumlah penduduk tersebut 85% berprofesi sebagai petani. Desa Loang Maka terbagi menjadi dua bagian pengairan yaitu sebelah selatan sudah bisa menanam padi dua kali, sedangkan dibagian utara merupakan daerah tadah hujan yang hanya mengharapkan hujan saja karena tidak memiliki air irigasi, sehingga dibagian utara bisa tanam padi hanya satu kali saja.

Disamping menjadi petani masyarakat yang ada di desa Loang Maka juga berprofesi sebagai pengerajin rotan/ketak sehingga dapat mengangkat taraf hidup masyarakat yang lebih baik. Adapun rincian profesi atau pekerjaan masyarakat yang ada di Desa Loang Maka adalah sebagai berikut :

Tabel 2.2 Mata Pencarian Penduduk Desa Loang Maka Tahun 2016.40

No Mata Pencaharian Jumlah (orang) Persentase %

1 Petani 8687 59,62

40 Ibid.

30

2 Pedagang 210 1,44

3 Peternak 152 1,04

4 Perajin 2411 7,71

5 TNI 6 0,02

6 PNS 39 0,26

7 Ibu Rumah Tangga 4321 29,73

8 Sopir 56 0,38

9 Bengkel 8 0,05

10 Polri 8 0,05

JUMLAH 14531 100

Berdasarkan tabel tersebut dapat disimpulkan bahwa jenis profesi atau pekerjaan masyarakat yang paling banyak yaitu 8612 orang atau 59,26 %, ini artinya separuh dari jumlah masyarakat yang ada di Desa Loang Maka menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, Kemudian sebanyak 4321 orang atau 29,73 % berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga.

4. Keadaan Sosial

a. Sumber Daya Alam

Potensi sumber daya alam di desa Loang maka meliputi sumber daya alam non hayati yaitu : air, lahan, dan udara.

Sedangkan sumber daya alam hayati yaitu pertanian, flora, dan fauna.

Tata guna lahan yang ada di Desa Loang Maka Kecamatan Janapria sebagai berikut :41

 Persawahan (Ha) : 600’000

 Permukiman (Ha) : 270,000

 Pekarangan (Ha) : 64,000

 Tanah Kas Desa (Ha) : 12,000

41 Ibid.

31

 Fasilitas Umum (Ha) : 14,000

 Jumlah Luas wilayah (Ha) : 960,000 b. Sumber Daya Manusia

Sasaran akhir dari setiap pembangunan biasanya berakhir pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). sumber daya alam merupakan subyek dan sekaligus obyek pembangunan, yang mencakup seluruh siklus kehidupan manusia, sejak masih berada dalam kandungan hingga akhir hayat. Oleh karena itu pengembangan kualitas manusia harus menjadi perhatian penting. Adapun pada saat ini sumber daya alam di Desa Loang Maka cukup baik dibandingkan pada masa- masa sebelumnya.

Pendidikan merupakan suatu hal yang penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi, maka akan membantu tingkat kecakapan. Tingkat kecakapan juga akan mendorong tumbuhnya keterampilan kewirausahaan. Sehingga dengan sendirinya akan membantu program pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan baru guna mengatasi pengangguran. Dengan Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistimatika pikir atau pola pikir individu, selain itu mudah menerima informasi yang lebih maju.

Tabel 2.3 Data Pendidikan Desa Loang Maka Tahun 2016.42

No Keterangan

Jumlah

Laki-Laki Perempuan

1 Tamat SD 1624 1826

2 Tamat SMP 1267 1133

3 Tamat SMA 720 674

4 Tamat Universitas/PT 120 90

42 Ibid.

32

5 Pelajar SD 1402 854

6 Pelajar SMP 621 454

7 Pelajar SMA 193 179

8 Mahasiswa 188 194

9 Tidak sekolah & Putus

Sekolah 521 708

10 Belum Sekolah 677 744

JUMLAH 6764 6830

c. Budaya

Pada bidang budaya ini masyarakat yang ada desa Loang Maka sangat menjaga dan menjunjung tinggi budaya maupun adat istiadat yang diwarisi oleh para leluhur mereka, hal ini dapat dilihat dari tatanan budaya serta kearipan lokal yang masih berlaku hingga saat ini, seperti pada setiap prosesi pernikahan, khitanan, panen raya serta prosesi cuci kampung jika salah seorang dari warga masyarakat melanggar ketentuan hukum adat yang berlaku. Lembaga yang paling berperan dalam melestarikan dan menjaga tatanan adat istiadat maupun budaya lokal ini adalah Lembaga Adat Desa (LAD) Loang Maka, lembaga ini masih tetap aktif, baik dalam kepengurusan maupun dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

d. Agama dan Kepercayaan43

Berdasarkan data yang diperoleh, bahwasanya masyarakat yang ada di desa Loang Maka yang secara keseluruhan berjumlah 11211 orang menganut agama Islam.

5. Data Jumlah Masyarakat yang Melakukan Praktik Pembayaran Penari (Bayah Aok) Bulan Januari-Mei 2022

No Dusun Jumlah (Orang)

1 Jonggek 7

43 Ibid.

33

2 Tibu Sisok 0

3 Loang Maka I 10 +

4 Pemantek Daye 0

5 Pemantek Bat Lauk 0

Dari tabel data di atas, berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan penulis dengan para tokoh adat di Desa Loang Maka Kecamatan Janapria, Dusun Jonggek merupakan dusun yang masih terus melestarikan adat bayah penari tersebut, akan tetapi tetap berdasarkan kesepakatan kedua calon mempelai yang akan melangsungkan pernikahan. Kemudian, di Dusun Tibu Sisok merupakan Dusun yang sudah jarang bahkan hampir tidak lagi melaksanakan praktik pembayaran penari tersebut, dikarenakan menurut masyarakat setempat bahwasanya bayah penari tersebut sudah termasuk ke dalam maskawin. Walaupun pada praktiknya, tradisi tersebut tidak dapat dikatakan sudah tidak diberlakukan secara mutlak, karena ada beberapa orang yang masih melakukan tradisi tersebut. Akan tetapi pada bulan januari-mei 2022 ini tidak ada masyarakat yang melakukan praktik bayah penari.

Dusun Loang Maka I dan Dusun Pemantek Daye juga termasuk Dusun yang masih tetap melestarikan tradisi bayah penari tersebut, dan tetap berdasarkan kesepakatan kedua calon mempelai.

Akan tetapi pada bulan januari-mei 2022 ini di Dusun Pemantek Daye, memang tidak ada masyarakat yang melangsungkan pernikahan. Kemudian, di Dusun Pemantek Bat Lauk tradisi bayah penari tersebut sudah banyak dari kalangan masyarakatnya yang tidak memberlakukannya lagi, bahkan dapat dikatakan tradisi tersebut hampir punah, dikarenakan menurut masyarakat setempat bayah penari sudah termasuk ke dalam maskawin. Walaupun demikian, ada beberapa orang dari kalangan masyarakat di Dusun Pemantek Bat Lauk yang masih melaksanakan tradisi tersebut, dengan alasan karena merupakan tradisi peninggalan nenek moyang mereka.

34

B. Praktik Pembayaran Penari (Bayah Aok) Dalam Tradisi

Dokumen terkait