BAB III METODE PENELITIAN
A. Deskripsi Lokasi Penelitian
1. Gambaran Umum Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng
Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng terbentuk berdasarkan peraturan daerah No 05 tahun 2006 tentang pembentukan dan penyususnan perangkat daerah dan peraturan Bupati nomor 46 tahun 2016 tentang kedudukan, sususnan, organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja pada Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng. Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng merupakan unsur pelaksana pemerintah Kabupaten. Dinas Kesehatan di pimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Berdasarkan otonomi daerah dan tugas perbantuan dibidang kesehatan yang menjadi tanggung jawab dan kewenangannya berdasarkan peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.
a. Visi dan Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, pasal 1 ayat 12, visi adalah rumusan mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan. Penetapan visi sebagai bgian dari perencanaan pembangunan merupakan satu langkah penting dalam perjalanan penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di daerah. Pada hakikatnya membentuk visi organisasi adalah menggali gambaran bersama tentang masa depan ideal yang hendak diwujudkan oleh organisasi yang bersangkutan. Visi
adalah mental model masa depan, demikian visi harus digali bersama, disusun bersama sekaligus diupayakan perwujudannya secara bersama, sehingga visi menjadi milik bersama yang diyakinkan oleh seluruh elemen yang etrdapat didalam tubuh organisasi dan pihak-pihak yang terkait dengan upaya mewujudkan visi tersebut.
1) Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng
Visi yang tepat bagi masa depan suatu organisasi diharapkan akan mampu menjadi akselerator bagi upaya peningkatan kinerja organisasi. Dengan memperhatikan arti dan makna visi serta melalui pendekatan membangun visi bersama, maka ditetapkan Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng Tahun 2016- 2021 yakni: “Terwujudnya Layanan Kesehatan Yang Unggul Dan Inovatif Menuju Kabupatan Soppeng Yang Lebih Baik”
Untuk dapat menangkap arti dan makna dari visi tersebut maka perluh diberikan penjelasan visi sebagai berikut: “Unggul di Layanan Kesehtaan adalah memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan mutu padaa semua tingkat pelayanan kesehtan”. Inovatif dalam program artinya selalu mengedepankan terobosan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehtan.
2) Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng
Setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagai satuan organisasi instansi pemerintahan harus memastikan agar visi yang telah ditetapkan bersama dapat diupayakan terwujudannya. Untuk kepentingan itu harus disusun suatu tahapan yang secara umum akan terbagi kedalam dua tahap yakni apa yang hendak dicapai dan bagaimana upaya untuk mencapainya. Salah satu unsur dalam
tahapan tersebut adalah penetapan organsasi misi organisasi yang dalam hal ini adalah misi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dalam rangka mewujudkan visinya maka ditetapkan misi diemban Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng Tahun 2016-2021 sebagai berikut:
a) Mendorong penyelenggraan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata dan terjangkau. Masyarakat mempunyai hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan berkualitas tanpa membedakan kesenjangan soaial ekonomi mampu geografis, untuk itu penyelenggaraan pelayanan Kesehatan masyarakat termasuk masyarakat miskin.
b) Menciptakan masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat. Setiap upaya pembangunan harus berkonrtibusi terhadap peningkataan derajat kesehatan baik secara langsung maupun tidak langsung. Upaya tersebut harus dapat menekan sekecil mungkin dampak negatif yang merugikan kesehatan masyrakat beserta lingkungan. Untuk berperilaku hidup bersih dan sehat perlu peningkatan kemampuan masyarakat dalaa mengenali, merencanakan, mengatasi, memelihara, serta melindungi kesehatan dirinya sendiri dan lingkungan sebagai upaya pengendalian pencegahan penyakit.
c) Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng mempunyai tugas pokok untuk melaksanakan sebagian kewenangan atau urusan daerah berdasarkan asas otonomi daerah dan tugas perbantuan dibidang kesehatan yang menjadi tanggung jawab dan kewenangannya berdasarkan peraturan Perundang- Undangan yang berlaku.
b. Kondisi SDM Aparatur Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng
Peraturan Daerah No. 05 tahun 2006 dan peraturan Bupati Soppeng Nomor 46 tahun 2016 tentang kedudukan, susunan, organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja sebagai landasan pembentukan Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, pada Rencana Strategis Dinas Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng 2016-2021 juga menguraikan kondisi sumber daya aparatur yang dimiliki. Dengan rincian sebagai berikut:
Tabel 4.1 Klasifikasi SDM Aparatur berdasarkan Jenjang Pendidikan di Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng
Jenjang Pendidikan Jumlah
SMA,SMK,SPK,PEKARYA 50
Diploma 1(SPPA-SPAG) 14
Diploma III 165
Diploma IV 36
S1 232
S2 12
Total 509
Sumber : RENSTRA Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng 2016-2021 Tabel 4.2 Kualifikasi Pendidikan SDM Aparatur Dinas Kesehatan Kabupaten
Soppeng
No Kualifikasi Pendidikan Jumlah
1 Dokter Umum 34
2 Dokter Gigi 17
3 S2 Kesehatan Masyarakat 7
4 S2 Lain-lain 1
5 S1 Keperawatan 62
6 D III Keperawatan 77
7 D IV Keperawatan 1
8 D IV Kebidanan 28
9 D III Kebidanan 52
10 Bidan 6
11 D IV Perawat Gigi 3
12 D III Perawat Gigi 14
13 Perawat Kesehatan (SPK) 19
14 S1 Farmasi 1
15 SMF/Asisten Apoteker -
16 Apoteker 5
17 D III Farmasi 13
18 S1 Kesehatan Masyarakat 46
19 D III Sanitarian 9
20 SPPH 10
21 S2 Gizi 1
22 D IV Gizi 1
23 D III Gizi 19
24 D I Gizi/SPAG 3
25 D III Apikes 12
26 D III Analisis Kesehatan 11
27 D IV Analisis Kesehatan 4
28 D III Kimia 1
29 SMAK 2
30 Pekarya 8
31 S1 Lain-lain 19
32 D III Lain-lain 1
33 D I Lain-lain 1
34 PKC -
35 SMA/SMU Sederajat 21
Jumlah 509
Sumber : RENSTRA Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng 2016-2021 Tabel 4.3 Klasifikasi SDM Aparatur Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng
Berdasarkan Jabatan (Struktural dan Fungsional)
Jabatan Keterangan Jumlah
Stuktural
Eselon II B 1
Eselon II A 1
Eselon III B 3
Eselon IV A 31
Eselon IV B 19
Fungsional Dinas Kesehatan 9
Puskesmas 445
Total 509
Sumber : RENSTRA Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng 2016-2021
STRUKTUR ORGANISASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SOPPENG
UPTD KEPALA DINAS Sallang,SKM.M.Kes Nip.196312311985031151
Sekretaris Dra.Suriasni,M.Pd Nip.196909201990122002
Sub BagianUmum&Kepegawaian Hasnawati,S.Sos Nip. 19680715 199103 2 012
SubagPerencanaan&Pelaporan RetnoSaputraSwedye,SKM,M.Kes Nip. 19860326 201001 1 004
Sub BagianKeuangan SittiDarlianti,SKM.M.Kes Nip. 19780706 200502 2 003
BidangKesehatanMasyarakat A.Fachriyana,SE,M.Kes Nip. 19660723 198603 2 007
SeksiKesehatanKeluarga Anida,S.ST Nip. 19710725 199103 2 004 Plt.SeksiPromosidanPemberdayaan
Masyarakat NURDIN.M.,S.Sos Nip.196712311987101004 SeksiKesehatanLingkungan, KesehatanKerja&Olahraga
Wahyudin,SKM Nip. 19851118 201001 1 016
BidangBinaPencegahan&PengendalianPenyakit Ernawati, SKM Nip. 19740701 200012 2 007
SeksiSurveilansdanImunisasi Hj. AgustinaBaharuddin,SKM Nip. 19730818 199403 2 006 SeksiPencegahandanPengendalianPeny
akitMenular Oderna,SKM,MPH Nip. 19750817 199803 2 010 SeksiPencegahandanPengendalianPeny
akitTidakMenular&KesehatanJIwa Muh.Parham,SKM Nip. 19670702 198903 1 009
BidangSumberDayaKesehatan drg.Hj.Nirwana,Skg,MM Nip. 19700502 200212 2 000
SeksiKefarmasian Dra.Hj. Sukmawati,Apt Nip. 19650303 199603 2 002 SeksiAlatKesehatandan PKRT dr.SriSuriyaniMasri,S.Ked Nip. 19660831 200212 2 001 SeksiSumberDayaManusia, KesehatandanInformasi
Nirwati,SH,MM Nip. 19700509 199103 2 010 KelompokJabatanFungsional
BidangPelayananKesehatan Hj.Muriyani,SKM.M.Kes Nip. 19740515 199702 2 002
SeksiPelayananKesehatanPrimer danTradisional NurAfifa Hakka, SKM Nip. 19790109 200604 2 008 SeksiPelayananKesehatanRujukan
Amriani, SKM Nip. 19820502 200502 2 009 SeksiFasilitasPelayananKesehatandanPe
nngkatanMutu Sainuddin,SKM Nip. 19661231 199103 1 084
Tabel 4.4 Klasifikasi SDM Aparatur Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng Berdasarkan Golongan Kepegawaian
Golongan Jumlah
I 3
II 104
III 380
IV 22
Total 509
Sumber : RENSTRA Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng 2016-2021 c. Strukur Organisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng
Gambar 4.1 Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng Sumber : RENSTRA Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng 2016-2021
d. Uraian Tugas dan Fungsi ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng 1) Kepala Dinas
Kepala Dinas Kesehatan di pimpin oleh mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan dibidang kesehatan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada daerah sesuai peraturan perundang-undangan. Dalam menyelenggarakan tugasnya kepala dinas kesehatan mempunyai fungsi :
a) Melaksanakan kebijakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.
b) Melaksanakan administrasi dinas urusan pemerintahan bidang kesehatan c) Melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh bupati terkait tupoksinya.
d) Merumuskan kebijakan penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang kesehatan meliputi kesehatan masyarakat, bina pencegahan pengendalian penyakit, sumber daya kesehatan dan pelayanan kesehatan.
e) Melaksanakan evaluasi dan pelaporan urusan pemerintahan di bidang kesehatan meliputi kesehatan masyarakat, bina pencegahan dan pengendalian penyakit, sumber daya kesehatan dan pelayanan kesehatan.
2) Sekretariat
Sekretariat dipimpin oleh seorang sekretaris, mempunyai tugas memimpin
& melaksanakan penyiapan bahan dalam rangka penyelenggaraan dan koordinasi pelaksanaan sub bagian umum dan kepegawaian, pelaporan dan keuangan, serta memberikan pelayanan administrasi dan fungsional kepada semua unsur dalam lingkungan finas kesehatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dalam menyelenggarakan tugasnya, sekretaris mempunyai fungsi :
a) Memberikan dukungan, pembinaan atas penyelenggaraan urusan kesekretariatan.
b) Memberikan dukungan atas penyelenggaraan urusan di bidang umum dan kepegawaian, pelaporan, perencanaan, dan pengelolaan urusan keuangan.
c) Melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh pemimpin sesuai tupoksinya.
d) Merumuskan kebijakan teknis, monitoring, evaluasi, perencanaan, dan pelaporan kegiatan umum dan kepegawaian, pelaporan serta pengelolaan urusan keuangan.
3) Bidang Kesehatan Masyarakat
Bidang kesehatan masyarakat terdiri atas : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi; Seksi Promosi dan Pemberdayaan masyarakat; dan Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga. Bidang pelayanan kesehatan dipimpin oleh kepala bidang mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan tehnis, membina, memberi dukungan atas penyelenggaraan urusan pemda, mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan dibidang kesehatan masyarakat sesuai dengan peraturan. Dalam menyelenggarakan tugas, kepala bidang kesehatan masyarakat mempunyai fungsi :
a) Membina, atas pelaksanaan tugas dibidang kesehatan keluarga dan gizi, kesehatan kerja, dan pemberdayaan masyarakat dan kesehatan lingkungan b) Merumuskan kebijakan teknis, monitoring, perencanaan, evaluasi dan
pelaporan kegiatan pelaksanaan tugas dibidang kesehatan keluarga dan gizi, kesehatan kerja dan olahraga, promosi dan pemberdayaan masyarakat dan kesehatan lingkungan.
c) Melaksanakan fungsi lain yang disampaikan oleh pemimpin sesuai dengan tugas dan fungsinya.
d) Memberikan dukungan, pelaksanaan tugas dibidang kesehatan keluarga dan gizi, kesehatan kerja dan olahraga, promosi dan pemberdayaan masyarakat dan kesehatan lingkungan.
4) Bidang Bina Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Bidang bina pencegahan dan pengendalian penyakit terdiri atas: seksi survailans dan imunisasi; seksi pencegahan dan pengendalian penyakit menular;
dan seksi pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular dan kesehatan jiwa. bidang bina pencegahan dan pengendalian penyakit dipinpim oleh oleh seorang kepala bidang yang mempunyai tugas memimpin dan melaksanakan perumusan kebijakan tehnis, membina, memberikan dukungan atas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, mengkoordinasikan dan melaksanakan program dan kegiatan dibidang bina pencegahan dan pengendalian penyakit sesuai peraturan perundang-undangan. Dalam menyelenggarakan tugas, kepala bidang mempunyai fungsi :
a) Merumuskan kebijakan teknis, monitoring, pembinaan, pemberian dukungan, dan evaluasi pelaksanaan tugas dibidang pelaksanaan tugas dibidang pencegahan dan pengendalian penyakit menular.
b) Merumuskan kebijakan teknis, monitoring, pembinaan, pemberian dukungan, dan evaluasi pelaksanaan tugas dibidang pelaksanaan tugas dibidang pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular dan kesehatan jiwa.
c) Merumuskan kebijakan teknis, monitoring, pemberian dukungan, pembinaan, dan evaluasi pelaksanaan tugas dibidang surveilans dan imunisasi.
d) Melaksanakan fungsi lain yang diberikan pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
5) Bidang Pelayanan Kesehatan
Bidang pelayanan kesehatan terdiri atas : Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional; Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan; dan Seksi Pelayanan Kesehatan dan Peningkatan Mutu. Bidang pelayanan kesehatan dipimpin oleh seorang kepala bidang mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan tehnis, membina, mengkoordinasikan, memberikan dukungan atas pelenggaraan urusan pemerintah daerah, dan melaksanakan program dan kegiatan dibidang pelayanan kesehatan sesuai peraturan. Dalam menyelenggarakan tugas, kepala bidang mempunyai tugas :
a) Merumuskan kebijakan teknis, monitoring, pemberian dukungan, pembinaan, evaluasi pelaksanaan tugas dibidang pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu.
b) Merumuskan kebijakan teknis, monitoring, pemberian dukungan, pembinaan, evaluasi pelaksanaan tugas dibidang pelayanan kesehatan primer dan tradisional.
c) Merumuskan kebijakan teknis, monitoring, pemberian dukungan, pembinaan, evaluasi pelaksanaan tugas dibidang pelayanan kesehatan d) Melaksanakan fungsi lain oleh pemimpin sesuai tugas dan fungsinya.
6) Bidang Sumber Daya Kesehatan
Bidang sumber daya kesehatan terdiri atas : Seksi Kefarmasian; Seksi Alat Kesehatan dan PKRT; dan Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan dan Informasi.
Bidang sumber daya kesehatan dipimpin oleh kepala bidang yang mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan tehnis, membina, mengkoordinasikan, memberikan dukungan atas penyelenggaraan urusan pemerintah daerah, dan melaksanakan kegiatan program dibidang sumber daya kesehatan sesuai peraturan. Dalam menyelenggarakan tugas kepala bidang mempunyai fungsi :
a) Merumuskan kebijakan teknis, monitoring, pemberian dukungan, pembinaan, dan evaluasi melaksanakan tugas dibidang alat kesehatan dan PKRT.
b) Merumuskan kebijakan teknis, monitoring, pemberian dukungan, pembinaan, dan evaluasi melaksanakan tugas dibidang kefarmasian.
c) Merumuskan kebijakan teknis, monitoring, pemberian dukungan, pembinaan, dan evaluasi melaksanakan tugas dibidang sumber daya manusia, kesehatan dan informasi.
7) UPT (Unit Pelaksana Teknis) Puskesmas
UPT Puskesmas mempunyai tugas yaitu membantu Dinas Kesehatan dalam penyelenggaraan sebagaimana kewenangan dibidang dan atau urusan yang menjadi tugas teknis operasional atau kegiatan tehnis penunjang dibidang pembangunan kesehatan diwilayah kerja sesuai dengan kewenangannya berdasarkan peraturan Perundang-Undangan.Dalam pelaksanaan tugasnya, UPT Puskesmas mempunyai fungsi :
a) Menyusun rencana strategi puskesmas.
b) Merumuskan dan menyelenggarakan kebijakan teknis puskesmas.
c) Mendorong pemberdayaan masyarakat dan kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat.
d) Menyusun, merumuskan dan melaksanakan pembangunan berwawasan kesehatan.
e) Mengawasi pelaksanaan dan pengendalian pelaksanaan anggaran, pendapatan dan belanja pada puskesmas dan jaringannya.
f) Melaksanakan pelayanan kesehatan strata pertama.
g) Melaksanakan evaluasi, monitoring, dan pelaporan pelaksanaan kegiatan puskesmas dan jaringannya.
h) Mengkoordinasikan tugas-tugas puskesmas dan jaringannya pada kantor Kecamatan, lintas sektor terkait Dinas Kesehatan, jaringan pelayanan kesehatan rujukan dan masyarakat.
i) Melaksanakan urusan kepegawaian, keuangan, ketatausahaan dan perlengkapan.
j) Melaksanakan tugas yang diberikan oleh Kepala Dinas Kesehatan.
8) Kepala Puskesmas
Kepala Puskesmas mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam merumuskan penyelenggaraan sebagai urusan pemerintah yang menjadi tugas teknis operasional dan kegiatan teknis penunjang pembangunan kesehatan di bagian wilayah kerjanya sesuai dengan kewenagannya. Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Puskesmas mempunyai fungsi :
a) Melaksanakan pelayanan kesehatan strata pertama.
b) Menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan.
c) Mengkoordinasikan tugas-tugas Puskesmas dan jaringannya pada Dinas Kesehatan, Kantor Kecamatan, jaringan pelayanan kesehatan, Lintas Sektor terkait, rujukan dan masyarakat.
d) Mendorong pemberdayaan masyarakat.
e) Melaksanakan monitoring, evaluasi program kegiatan Puskesmas dan jaringannya serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Kesehatan.
Dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat yang maksimal maka dibutuhkan suatu unit pelaksana teknis yang melakukan kegiatan pelayanan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Unit pelaksana tersebut bertanggung jawab kepada Dinas Kesehatan di Kabupaten.