• Tidak ada hasil yang ditemukan

Guru Mengaji Dalam Pembinaan Membaca Al-Qur’an

BAB II LANDASAN TEORI

C. Guru Mengaji Dalam Pembinaan Membaca Al-Qur’an

pada biasanya.

Rasulullah SAW menjanjikan bahwa orang yang membaca Al-Qur’an akan mendapatkan pahala 10 huruf, sementara untuk memahami maknanya ada tambahan pahala tersendiri, karena berarti dia mengamalkan firman Allah dalan (QS. Shad: 29) yang artinya: “Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran”52

C. Guru Mengaji Dalam Pembinaan Membaca Al-Qur’an

1. Pengertian Guru Mengaji

َملعتَنمَمكريخ نآرقلا

َ هملعو

“Sebaik-baiknya orang di antara kamu adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya”

Guru mengaji diambil dari dua kata yaitu guru dan mengaji, pengertian guru adalah orang yang memberikan pendidikan atau ilmu pengetahuan kepada muridnya, dengan tujuan agar setiap murid memahami dan mengamalkan dalam kehidupan sehari- hari. Guru juga bisa dimaknai sebagai pendidik, yaitu orang dewasa yang bertanggung jawab memberi arahan atau bantuan kepada murid dalam perkembangan jasmani dan rohaninya agar mencapai kedewasaannya, mampu berdiri sendiri dapat

52 Yufid.TV, “Hukum Membaca Al-Qur’an Tanpa Memahami Maknanya”

Publikasi, 2017, https://youtu.be/8Ud91Y6O2sg accessed 19 Juni 2017.

melaksanakann tugasnya sebagai makhluk Allah khalifah di muka bumi, sebagai makhluk sosial dan individu yang berdiri sendiri.53 Guru ngaji adalah sebutan kepada seseorang dalam masyarakat yang mempunyai ilmu agama lebih tinggi tapi juga bisa mengaplikasikan kepada orang lain terutama kepada anak- anak, tidak hanya mengajarkan ngaji saja, tetapi juga memberi motivasi supaya terhindar dari hal-hal yang negative.54

Sedangkan pengertian mengaji diambil dari kata kaji yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pelajaran (agama dan sebagainya), penyelidikan tentang sesuatu sedangkan mengaji adalah mendaras (membaca) Al-Qur’an, belajar membaca Al-Qur’an tanpa dimulai dengan metode mengeja.55

2. Tugas Guru Mengaji

Peran guru sangat penting untuk membantu anak mengenal huruf hijaiyah dan membaca Al-Qur’an, pertama kali yang harus di lakukan oleh guru mengaji pada saat kegiatan proses belajar mengajar adalah sebelum di sampaikan materi pelajaran kepada anak, mereka harus mengenal huruf hijaiyah dan belajar mengaji terlebih dahulu.56

Seorang guru bertugas mengajarkan murid nya agar mereka dapat memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan cara

53 Muhammad Asdar, “Peranan Guru Mengaji Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Santri Di TPA Al-Qalam Ereng-Ereng Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng, (Skripsi Sarjana Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alaudin Makasar, 2017), h. 21.

54 Ahmad Saefudin , Nur Fitriyah, “Peran Guru Ngaji di Era Sustainable Development Goals (SDGs) (Studi Kasus di Desan Semat Tahunan Jepara), dalam Jurnal Indo-Islamika 10, No. 2 (2020), h. 97.

55 “Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)”, https://kbbi.web.id/kaji.html

56 Rasi Mayasari, Mahfuz, Eri Wanto, “Peran Guru Dalam Meningkatkan

Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa Di Sekolah Umum” dalam Jurnal Al-Mauizhoh 2, No.2 (November 2020), h. 3.

membiasakan membaca Al-Qur’an. Dalam pengajaran Al- Qur’an harus mengetahui tingkat perkembangan dan kemampuan anak, sebab pemahaman, pisikologi anak juga akan mempengaruhi keberhasilan dalam proses belajar, oleh karena itu kita sebagai pendidik, bagaimana caranya, pendekatan pembelajaran agar peserta didik benar-benar memiliki minat belajar terhadap Al-Qur’an dan hadist, menjadi tanggung jawab guru yang harus perlu dipecahkan. Pelajaran sekarang ini tidak lagi mengutamakan pada penyerapan dan pemahaman melalui transfer informasi, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan dan pemprosesan informasi. Untuk itu aktifitas peserta didik perlu ditingkatkan, melalui peran dan latihan-latihan atas tugas belajar dengan belajar secara mandiri sehingga ia mampu, memahami dan menjelaskan ilmu yang diberikan sebagaimana yang di jelaskan oleh guru pelajaran membaca Al-Qur’an secara tajwid dan tahsin tilawah hingga saat ini, yang secara umum kurang di minati oleh peserta didik.58

Seorang guru akan lebih mudah mengajarkan anak sejak dini, pada metode Glenn Doman ketika membacakan kata yang memiliki arti yang dibacakan dengan cepat, kemudian anak mengikutinya. Bagi anak yang belum bisa mengikuti bacaan dari guru maka cara membacanya akan dituntun dengan bantuan

57 Milatuchulwiyah, “Pengaruh Pemahaman Ilmu Tajwid Terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa Mata Pelajaran Tashinul Qur’an Mts Yayasan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Mathla’ul Huda Ambarawa Pringsewu” (Skripsi Sarjana Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAN Metro, 2018) h. 25.

58 Darwin, “Pengaruh Penguasaan Ilmu Tajwid dan Tahsin Terhadap Hasil Belajar Al-Qur’an (Studi Kasus Pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri I Kendari Sulawesi Tenggara)” Dalam Jurnal Fikratuna 9. No . 1 (2018).

gambar.59 Yang dimaksud dengan anak usia dini adalah sejak lahir hingga usia enam tahun atau berdasarkan psikologi perkembangan antara usia 0-8 tahun.60

Menurut Ahmad Susanto mengutip pendapat Bachruddin Musthafa, bahwa anak usia dini merupakan anak yang terletak pada rentang usia antara satu hingga lima tahun. Pengertian ini didasarkan pada batasan pada psikologi kemajuan yang melingkupi bayi (infancy atau babyhoof) berusia 0 sampai 1 tahun, usia dini (early childhood) berusia 1 sampai 5 tahun, masa kanak-kanak akhir (late childhood).61 Namum pembatasan anak TPA di Yayasan Sahabat Qur’an Depok di mulai dari usia 5 tahun sampai kelas 9 SMP.

Pendidikan pada anak usia dini merupakan salah satu wujud penyelenggaraan pendidikan yang mengutamakan pada penempatan dasar kearah pertumbuhan dan enam perkembangan yaitu: perkembangan moral agama, perkembangan fisik, kecerdasan, sosial emosional, bahasa, dan komunikasi sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan sesuai kelompok usia yang dilalui oleh anak-anak usia dini.62

59 Vivi Puspa Indria, Sumarsih dan Nesna Agustriana, “Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Metode Membaca Gleen Doman Pada Kelompok A PAUD Sambela Kota Bengkulu”,Dalam Jurnal Ilmiah Potensia 2, no, 2. (2017) h. 96.

60 Aidil Saputra, “Pendidikan Anak Pada Usia Dini” dalam Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam 10, no, 2, (Desember 2018) h. 195.

61 Ahmad Susanto, Pendidikan Anak Usia Dini Konsep dan Teori, (Jakarta: PT.

Bumi Aksara, 2017), h. 1.

62 Dadan Suryana, Pendidikan Anak Usia Dini “Stimulasi Dan Perkembangan Anak”, (Jakarta: Kencana, 2016), h. 257.

47

GAMBARAN UMUM YAYASAN SAHABAT QUR’AN

Pada bab ini akan menjelaskan mengenai bagaimana profil Yayasan Sahabat Qur’an, struktur pengurus Yayasan Sahabat Qur’an, sejarah Yayasan Sahabat Qur’an, visi misi dan tujuan lembaga, metode pembinaan, serta sarana fasilitas di Yayasan Sahabat Qur’an.

A. Profil Yayasan Sahabat Qur’an

Yayasan Sahabat Qur’an didirikan pada tanggal 25 november 2012 atau 11 Muharam 1434 H, dengan akta pendirian No. 117, tanggal 28 Juli 2012, Notaris Nur Qomsah Sokarno, SH. dan diperbaharui dengan No. 281 tanggal 29 Oktobar 2019, Notaris Jauhar Arifin, SH. Surat Keputusan Kementrian Hukum Hak Asasi Manusia Rebuplik Indonesia (SK Kemenkumham RI) No. HU- 7847.AH.01.04 Tahun 2012 ditetapkan pada tanggal 07 Desember 2012 diperbaharui dengan No. AHU-00221499.AH.01.12 Tanggal 31 Oktober 2019. NPWP: 31.630.290.0-412.000.1

Yayasan ini membuka lembaga non profit, yang mana dalam mengelola lembaga tersebut menggunakan dana yang di peroleh dari para muwaqif (orang-orang yang mewaqafkan hartanya), yang fokus pada peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an, seiring berjalannya waktu yayasan ini berkembang semakin baik. Tercatat sebanyak lebih 1000 peserta yang sudah bergabung belajar bersama yayasan sahabat

1 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

qur’an yang berada didua cabang yaitu Kecamatan Tapos dan Kecamatan Sawangan.2

Yayasan sahabat Qur’an selalu berusaha untuk terus melakukan inovasi dalam proses pembelajaran, dengan tetap memperhatikan Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW. Sumber daya pengajar di yayasan ini juga terus diperbaiki untuk meningkatkan kualitas guru sebagaimana diadakannya kegiatan tahsin seminggu sekali. Berbagai fasilitas juga disediakan agar suasana belajar lebih kondusif dan menarik dengan adanya taman bermain anak.3

Gambar 3.6

Gedung Yayasan Sahabat Qur’an

Sumber: Yayasan Sahabat Qur’an

2 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

3 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

B. Struktural Pengurus Yayasan Sahabat Qur’an 1. Struktur Yayasan Sahabat Qur’an

a. Dewan Pembina

Ketua : Otong Somantri Anggota : HM Fathoni Yasin

Chairul Saleh Mustofa Arif Hermanu.4 b. Dewan Pengawas : Ary Wijaya

Anggota : Yanti.5 c. Dewan Pengurus

Ketua : Tati Surtiningsih Sekertaris : Meiriantie

Sayutinah Bendahara : Istinigrum

Zumronih.6

2. Struktur Pusat Pendidikan Al-Qur’an Yayasan Sahabat Qur’an a. Pengurus Pusat

Direktur Umum : Chairul Saleh Direktur Harian : Tati Surtiningsih Bendahara : Istiningrum Bid. SDM : Meiriantie

Bid. Fundrising : Fakhri Nur Hendarwan Bid. Humas : Ibnu Syahmiru.7

4 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

5 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

6 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

b. Pengurus Cabang / Lembaga Formal Lainnya/

Penanggungjawab

Manager Saqu Cabang Tapos : Mamuri Manager Saqu Cabang Balige : Nurlela

Manager Pendidikan : Kamal Ibrahim Ketua TPA Saqu :Uni Kalsum Administrasi Umum :Yuni Endah S.8

gambar 3.7

Pengurus Yayasan Sahabat Qur’an

Sumber: Yayasan Sahabat Qur’an

7 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

8 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

C. Sejarah Berdirinya Yayasan Sahabat Qur’an

Yayasan Sahabat Qur’an adalah lembaga pendidikan di Sawangan. Awal mula merintis Sahabat Qur’an karena pendiri Sahabat Qur’an bernama ustadz Chaerul Saleh, memiliki masalah pribadi dengan istri yang di nyatakan kesulitan memiliki anak, sehingga ketika awal tahun 2012 ada pelaksanaan daurah quran untuk guru-guru, jumlah anggota yang mengikuti pelatihan sekitar 40 orang laki-laki dan perempuan, dari sini belum ada nama sahabat qur’an, setelah pelatihan berjalan, pendiri mengumumkan kepada para pengajar untuk meresmikan lembaga yang dinamakan Sahabat Qur’an, di namakan Sahabat Qur’an bertujuan agar orang-orang yang belajar di yayasan ini memiliki kualitas bacaan Al-Qur’an yang baik.

Setelah meresmikan lembaga Sahabat Qur’an pendiri langsung membuka kelas-kelas tahsin Al-Qur’an. Mengenai informasi akan diresmikannya Sahabat Qur’an ternyata tidak semua berminat untuk mengajar, hanya sebagian yang berminat kurang lebih sekitar 10 orang. Dari guru-guru yang bersedia mengajar, ustadz Chaerul Saleh meminta waktu para guru seminggu sekali untuk mengajar, sekitar pertengahan 2012 dibukalah kelas tahsin Al-Quran, karna belum adanya tempat, pendiri melaksanakan kegiatan tahsin disekitar mushala terdekat. Dari bulan November 2012 bertempatan dengan lahirnya anak pendiri yayasan Sahabat Qur’an berbarengan dengan launchingnya Sahabat Qur’an depok ke pemerintahan Depok sekaligus di resmikan juga tempat Sahabat Qur’an yang awalnya

berlokasi di sekitar mushala pendiri kemudian berpindah diBumi Sawangan Indah 2.9

Seiring berjalan nya waktu Yayasan Sahabat Qur’an membuka cabang di Tapos. Cabang baru tersebut di fungsikan juga untuk anak-anak yang mengaji di daerah yang dekat dengan lokasi Yayasan Sahabat Qur’an. Yayasan Sahabat Qur’an semakin berkembang dan mandiri sehingga bertambahnya peminat, akhirnya di buka kelas untuk kalangan dewasa. Dengan adanya program ini terbagi menjadi 9 program yaitu program reguler, program TPA, program privat, program keluarga, program bimbingan luar lembaga (BILAL), program pelatihan terpadu, program TK dan SD, program SMP tahfidz, program sosial ekonomi. Semakin tinggi pohon semakin kencang angin yang berhembus, Yayasan Sahabat Qur’an memiliki tambahan peserta didik. Hal ini di karenakan adanya program SMP tahfidz, sehingga jarak rumah dengan yayasan berjarak tempuh dekat dan ada juga yang jarak tempuhnya cukup jauh.

Dengan kondisi ini tidak sedikit anak yang kelelahan setelah pulang belajar. Akhirnya Yayasan Sahabat Qur’an membangun Pesantren Yayasan Sahabat Qur’an yang didirikan sejak tahun 2020, dan sudah ada satu angkatan program ini yang mendapat beasiswa untuk yatim dan dhuafa, meskipun di berikannya beasiswa tidak luput Yayasan Sahabat Qur’an tetap memberikan pelayanan semaksimal mungkin seperti memberi makanan, pendidikan dan asupan gizi lainnya

9 Chaerul Saleh, Pendiri Yayasan Sahabat Qur’an, Kecamatan Sawangan,, Wawancara oleh peneliti melalui telpon whatsaap, 16 Juli 2021.

dengan tujuan ingin memliakan para penghafal Qur’an dengan memberikan yang terbaik. 10

Perbaikan dan pengelolaan dalam suatu lembaga merupakan suatu kewajiban. Dengan segala pertimbangan, yang pada awalnya belajar di mushala hingga memiliki bangunan dan pesantren untuk SMP tahfidz di Yayasan Sahabat Qur’an. Ustadz Chaerul Shaleh mengumpulkan dana dari para muwaqif (orang yang berwakaf), sehingga yayasan ini adalah milik orang-orang yang berwakaf di Yayasan Sahabat Qur’an, hingga berkembangnya Sahabat Qur’an yang memiliki fasilitas saqu mart yang keuntungannya didonasikan juga untuk berkembangnya yayasan tersebut.11

Yayasan Sahabat Qur’an ingin memberantas buta huruf baik pada kalangan anak-anak maupun kalangan dewasa, dengan bertambahnya peserta didik yang semakin banyak maka Yayasan Sahabat Qur’an akan terus menambah sarana dan prasarana sebagai penunjang pendidikan baik untuk peserta didik yang tinggal di Pesantren maupun yang tidak.12

D. Visi Misi Yayasan Sahabat Qur’an

Pada sebuah Lembaga dituntut atau diwajibkan untuk mempunyai kejelasan visi dan misinya. Secara umum visi dan misi dari Yayasan Sahabat Qur’an sebagai berikut:

10 Chaerul Saleh, Pendiri Yayasan Sahabat Qur’an, Kecamatan Sawangan,, Wawancara oleh peneliti melalui telpon whatsaap, 16 Juli 2021.

11 Chaerul Saleh, Pendiri Yayasan Sahabat Qur’an, Kecamatan Sawangan,, Wawancara oleh peneliti melalui telpon whatsaap, 16 Juli 2021.

12 Chaerul Saleh, Pendiri Yayasan Sahabat Qur’an, Kecamatan Sawangan,, Wawancara oleh peneliti melalui telpon whatsaap, 16 Juli 2021.

1. Visi

Yayasan ini memiliki budaya kekeluargaan untuk menjadikan Sahabat Qur’an menciptakan generasi yang lebih baik sehingga menjadi panutan atau contoh bagi orang sekitar dan mencetak generasi cinta Al-Qur’an.13

2. Misi

a. Mengajarkan ilmu Al-Qur’an sejak dini kepada anak-anak kaum muslimin, sehingga dengan mudah membentuk karakter sesuai dengan ajaran Islam.

b. Menciptakan generasi islam yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari hidupnya yang tak terpisahkan.

c. Menjadikan Al-Qur’an bacaan dalam kehidupan sehari-hari.

d. Mencetak pengajar Al-Qur’an yang memiliki kualitas bacaan Qur’an yang baik dan kompeten.14

E. Tujuan Lembaga Yayasan Sahabat Qur’an

Tujuan awal Yayasan Sahabat Qur’an ingin mendidik guru- guru pengajar tahsin Al-Qur’an, mengharapkan mereka juga mendapat ilmu tahsin al-quran dengan benar.

Istilah tahsin sudah tidak asing lagi didengar oleh kebanyakan masyarakat terutama bagi mereka yang selalu belajar membaca Al- Qur’an, istilah ini juga disandingkan dengan istilah tajwid yang artinya memperbaiki, membaguskan, meluruskan, dan membenarkan serta bisa dipahami untuk dipelajari sebagai ilmu membaca Al-

13 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

14 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

Qur’an dengan tata cara yang baik dan benar, karena pada realitanya banyak orang yang keliru dalam penerapan membaca Al-Qur’an, maka di perlukannya tahsin Al-Qur’an karena di dalam kegiatan ini ketika anak menyetorkan bacaannya kemudian terjadi kekeliruan maka akan langsung dikoreksi dan akan diberikan contoh yang benar dan baik serta penjelasan hukum dari ayat yang dibaca.15 Tahsin juga secara bahasa diambil dari kata kerja Khassan, yang artinya memperbaiki, atau menghiasi, atau membaguskan, atau memperindah, atau membuat yang lebih baik dari semula.16

Tujuan kegiatan tahsin merupakan kegiatan belajar yang didalam nya membahas mengenai bagaimana memperbaiki bacaan Al-Qur’an, maka secara perlahan orang yang mengikuti kegiatan tahsin akan mendapatkan ilmu yang berkaitan dengan bacaan Al- Qur’an.17

Dari penjelasan di atas tujuan dari Sahabat Qur’an sebagai berikut:

1. Membaguskan bacaan Al-Qur’an 2. Memberantas buta huruf Al-Qu’an 3. Meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an 4. Memperbaiki bacaan Al-Qur’an

5. Mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an18

15 Rahmad Arbadilah Damanik, “Mengapa Saya Harus Tahsin Qur’an”, di akses dari Kompsiana.com pada 08 Maret 2020.

16 Hisyam Bin Mahrus Ali Al-Makky, Bimbingan Tahsin Tilawah Al-Qur’an,(Solo:

Zam-Zam, 2006), h. 45.

17 Hasil observasi peneliti, kecamatan Sawangan, di Yayasan Sahabat Qur’an , 15 Juli 2021.

18 Chaerul Saleh, Pendiri Yayasan Sahabat Qur’an, Kecamatan Sawangan,, Wawancara oleh peneliti melalui telpon whatsaap, 16 Juli 2021.

Jadi tidak hanya sekedar mengajar saja, tapi juga mendapat pegangan atau kapasitas yang baik saat mengajar. Seiring berjalannya waktu, Yayasan Sahabat Qur’an memiliki tujuan yang memfokuskan untuk melahirkan cita-cita besar, memberantas buta huruf Al-Qur’an di Kota Depok, serta meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an masyarakat Kota Depok.19

F. Program Pembinaan Yayasan Sahabat Qur’an 1. Program Reguler

Program pendidikan Al-Qur’an untuk semua kalangan baik anak-anak, remaja maupun orang dewasa yang dilaksanakan di PPA Sahabat Qur’an pada pilihan waktu yang tersedia selama 14 hari pertemuan per periode untuk remaja hingga dewasa.20

2. Program TPA

Program pendidikan Al-Qur’an untuk yang dilaksanakan di PPA Sahabat Qur’an setiap senin sampai kamis pukul 08.00-09.00 dan 16.00-17.00 untuk anak umur 5 tahun hingga kelas 9 SMP.21

3. Program Privat

Program pembelajaran Al-Qur’an untuk semua kalangan baik anak-anak, remaja maupun orang dewasa

19 Hasil observasi peneliti, kecamatan Sawangan, di Yayasan Sahabat Qur’an , 15 Juli 2021.

20 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

21 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

yang dilaksanakan di rumah peserta atau di tempat dan waktu yang di sepakati.22

4. Program Keluarga

Program pembelajaran Al-Qur’an untuk semua kalangan baik anak-anak, remaja maupun orang dewasa yang dilaksanakan di rumah peserta atau ditempat dan waktu yang disepakati.23

5. Program Bimbingan Luar Lembaga (Bilal)

Program pembelajaran Al-Qur’an untuk semua kalangan yang diselenggarakan oleh masjid, majelis taklim atau sekolah pada waktu yang disepakati.24

6. Program Pelatihan Terpadu

Program pelatihan yang meliputi tilawah check up, pelatihan baca, tahsin dan tahfidz (menghafal) selama beberapa hari yang dilaksanakan di Sahabat Qur’an atau di tempat lain yang disepakati.25

7. Program TK dan SD Tahfidz

Program pembelajaran Al-Qur’an untuk usia 4-12 tahun yang dilaksanakan di sekolah Sahabat Qur’an di Kelurahan Bojongsari.26

8. Program SMP Tahfidz

22 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

23 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

24 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

25 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

26 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

Program pembelajaran Al-Qur’an untuk usia 12-15 tahun yang dilaksanakan di Pesantren Sahabat Qur’an di Kelurahan Cipayung Kecamatan Cipayung kota Depok Jawa Barat.27

9. Program Sosial Ekonomi

Program sosial ekonomi disini adalah tingkatan atau tempat seseorang dalam masyarakat yang di tetapkan oleh jenis aktivitas ekonomi, pendidikan serta pendapatan, maka beasiawa yang di berikan hanya khusus kepada masyarakat atau warga setempat.

a) Beasiswa Peserta

Program ini di tujukan khususnya bagi warga RW 10 Kelurahan Pengasinan Kecamatan Sawangan Kota Depok dan kaum dhuafa yang menimba ilmu di Sahabat Qur’an. Hingga saat ini, sebanyak 19 orang peserta yang merupakan penerima beasiswa di Yayasan Sahabat Qur’an.28

b) Beasiswa Biaya Pendaftaran

Program ini di tujukan khususnya bagi warga sekitar RW 09 Perumahan Bumi Sawangan Indah 2 Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan yang menimba ilmu di Sahabat Qur’an.29

Kedua program beasiswa tersebut tidak memiliki aturan khusus atau persyaratan tertentu untuk

27 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

28 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.

29 Yuni Endah, Staff Admin Sahabat Qur’an, Kecamatan Sahabat Qur’an, Wawancara oleh penulis melalui chat whatsaap, 7 Juli 2021.