• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pola Komunikasi Antara Guru dan Anak Usia Dini Dalam

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN

A. Pola Komunikasi Antara Guru dan Anak Usia Dini Dalam

Menurut Djamarah pola komunikasi diartikan sebagai bentuk atau pola hubungan dua orang atau lebih dalam proses pengiriman dan penerimaan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.1

Menurut Colin English Dictionary pola (pattern) ialah merupakan rangkaian dari unsur-unsur atau gambaran-gambaran tertentu (arrangement of lines, shapes), cara objek itu terjadi atau terangkai (when in which something happenes or is arranged), pola adalah sketsa atau kerangka dari objek yang telah terbentuk (design or instruction from which something is to be made), pola adalah objek atau seseorang yang menjadi bentuk atas objek yang lainnya (use something/somebody as a model for something/somebody).2 Pola juga disebut sebagai bentuk (struktur) yang tetap. Sedangkan komunikasi ialah teknik terwujudnya makna terhadap gagasan atau ide yang dikirimkan. Komunikasi ialah penyampaian dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih dengan teknik yang sesuai sehingga pesan yang di maksud dapat dimengerti: hubungan,

1 Djamarah, Syaiful Bahri, Pola Komunikasi Orang Tua & Anak Dalam Keluarga, (Jakarta: PT. Reneka Cipta, 2004), h. 1.

2 Thomas Hil Long, Collins English Dictonary, (London,1979), h. 1079.

kontak. Dengan begitu, pola komunikasi di sini dapat dimengerti sebagai pola hubungan dua orang atau lebih dalam penyampaian dan penerimaan pesan dengan cara yang sesuai sehingga pesan yang di maksud dapat dimengerti.3

Komunikasi sebagai suatu proses pertukaran ide, pesan dan kontak, serta interaksi sosial termasuk aktivitas pokok dalam kehidupan manusia. Melalui komunikasi, manusia bisa mengenal satu sama lain, menjalin hubungan, membina kerja sama, saling memengaruhi, bertukar ide dan pendapat, serta mengembangkan suatu masyarakat dan budaya.4 Komunikasi dapat dikatakan efektif jika terdapat aliran informasi dua arah antara komunikator dan komunikan, informasi tersebut sama-sama direspon sesuai dengan harapan kedua pelaku komunikasi tersebut. Untuk menjadikan komunikasi menjadi efektif ada 5 aspek yang perlu di pahami yaitu:

kejelasan, ketepatan, konteks, alur dan budaya.5

Menurut Joseph Devito komunikasi terjadi ketika satu orang (atau lebih) mengirim dan menerima pesan yang terdistorsi oleh gangguan, terjadi dalam konteks, memiliki beberapa efek, dan memberikan beberapa kesempatan untuk umpan balik.6

Dari beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa komunikasi merupakan suatu teknik pengiriman pesan dari komunikator kepada komunikan dengan media khusus untuk membuat pengertian yang sama diantara mereka, arahan yang

3 Fitriani, “Pola Komunikasi Internal Melalui Pesan Digital Pada PT. Mandiri Visual Indosiar” dalam Jurnal Ilmu Komunikasi 1, no 2, (2017).

4 Nofrion, Komunikasi Pendidikan, (Jakarta: Prenada Media Group, 2019), h. 1.

5 Hoirun Nisa, “Komunikasi Yang Efektif Dalam Pendidikan Karakter” Dalam https://jurnal.iainkediri.ac.id 10, no.1 (Januari 2016) h. 51.

6 Joseph A Devito, Komunikasi Antarmanusia, dalam Brent D. Ruben dan Lea P.

Stewart , Komunikasi dan Perilaku Manusia, (Jakarta: Rajawali Pers, 2017), h. 52.

Menurut Joseph A Devito jenis pola komunikasi ada lima yaitu: pola lingkaran, pola roda, pola Y, pola rantai, pola semua saluran/bintang.7

a. Pola Lingkaran

Pola lingkaran adalah pola yang tidak mempunyai pembimbing. Para anggota mempunyai kedudukan yang sama. tidak ada yang paling hebat diantara mereka. Masing- masing anggota bisa berkomunikasi dengan anggota lainnya.8

Gambar 2.1

7 Abdullah Masmuh, Komunikasi Organisasi Dalam Perspektif Teori danPraktek, (Malang: UMM Press, 2008), h. 57

8 Hisyam Ali, “Pola Komunikasi Binjai Sedekah Bersama Dalam Mengajak Masyarakat Gemar Bersedekah Di Binjai”, (Skripsi Sarjana: Fakultas Komunikasi dan Penyiaran Islam, 2019), h. 13.

Sumber: dok. Pribadi b. Pola Roda

Pola roda ini mempunyai pembimbing yang jelas, sehingga kekuatan pimpinan berada pada posisi sentral dan berpengaruh dalam teknik pengiriman informasi dimana semua pesan yang berjalan harus terlebih dahulu di sampaikan kepada pembimbing.9

Gambar 2.2

Sumber: dok. Pribadi

c. Pola Y

Pola Y relatif kurang tersentralisasi dibanding dengan pola roda, tetapi lebih tersentralisasi dibanding dengan pola lainnya, pada pola ini juga terdapat pembimbing yang jelas.

Tetapi ada satu anggota lain berperan sebagai pembimbing kedua. Anggota ini dapat menyampaikan dan menerima pesan

9Deshinta Affriani Br Brahmana, Elisabeth Sitepu, “Pola Komunikasi Organisasi Dalam Peningkatan Kinerja Pegawai Di Kantor Lurah Gung Leto Kecamatan Kabanjahe”, dalam Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi 5, no.2 (Desember 2020), h. 98.

dari dua orang lainnya. Ketiga anggota lainnya komunikasinya terbatas hanya dengan satu orang lainnya.10

Gambar 2.3

Sumber: dok. Pribadi

d. Pola Rantai

Pola rantai sama dengan pola lingkaran kecuali bahwa para anggota yang paling ujung hanya dapat berkomunikasi dengan satu orang saja. Orang yang berada di posisi tengah lebih berperan sebagai pemimpin dari pada mereka yang berada di posisi lain.11

Gambar 2.4

10 Joseph A. Devito, Komunikasi Antarmanusia, (Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group, 2018), h. 383.

11 Abdullah Masmuh, Komunikasi Organisasi dalam Perspektif Teori dan Praktek,

(Malang: UMM Press, 2008), h. 58.

Sumber: dok. Pribadi

e. Pola Semua Saluran/ Bintang

Pola ini hampir sama dengan pola lingkaran yang memiliki makna bahwa semua anggota adalah sama dan semuanya memiliki kekuatan yang sama untuk saling mempengaruhi anggota lain. Akan tetapi, dalam pola ini, setiap anggota bisa berkomunikasi dengan setiap anggota lainnya. Pola ini bisa dilakukan diberbagai keadaan baik tatap muka secara langsung dan tidak langsung. Pola ini juga memungkinkan adanya partisipasi anggota secara optimum atau adanya feedback.12

Gambar 2.5

Sumber: dok. Pribadi

Pesan dapat di teruskan melalui tatap muka, melalui telepon, atau ditulis pada memo informal atau dalam bentuk laporan formal. Pesan dapat dikirim dan dijawab melalui komputer. Komunikasi juga bisa dilakukan melalui konferensi jarak jauh, dimana setiap anggota dapat

12 Andry, “Pola Komunikasi Pada Hubungan Jarak Jauh Anak Dan Orangtua Dalam

Menjaga Hubungan Keluarga” (Skripsi Sarjana:Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Makasar, 2017), h. 48.

melihat, mendengar satu sama lain meskipun mereka berada di tempat, kantor, bangunan, atau kota yang berjauhan.13

berkomunikasi dengan diri sendiri, (menangkap dan memastikan arti pesan orang lain), hanya saja caranya sering tidak disadari. Keberhasilan komunikasi kita dengan orang lain tergantung dengan keefektifan komunikasi kita dengan diri sendiri.17

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa komunikasi intrapribadi ialah komunikasi yang dilakukan kepada diri sendiri, dimana perannya tidak hanya menjadi komunikator tapi juga mejadi komunikan.