BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Tinjauan Pustaka
5. Harga Saham
Harga saham menurut (Albab 2015), merupakan nilai dari selembar saham yang diterbitkan oleh suatu perusahaan. Harga saham adalah informasi yang paling utama yang dibutuhkan oleh seorang investor, karena harga saham adalah cerminan dari kinerja suatu emiten / perusahaan. Jika jumlah permintaan lebih tinggi dari penawaran maka harga saham akan naik, dan begitupun sebaliknya. Menurut (Sunariyah 2013), harga saham ditentukan dan akan dibentuk oleh suatu mekanisme pasar modal. Setiap saham yang diterbitkan oleh suatu perusahaan memiliki harga. Harga nominal saham merupakan harga yang tercantum dalam lembar saham yang diterbitkan.
B. Peneliltian Terdahulu
Penelitian mengenai reaksi pasar terhadap pengumuman merger telah dilakukan oleh beberapa peneliti. Adapun penelitian terdahulu yang berkaitan dengan penellitian ini antara lain.
Tabel 2.1 Penelitian terdahulu
No Nama
peneliti / tahun
Judul penelitian
Teknik analisis data
Hasil penelitian
1. Ika Putri Adnyani, Gayatri (2018)
Analisis reaksi pasar terhadap pengumuman merger dan akuisisi pada perusahaan akuisitor yang terdaftar di BEI
Event study Terdapat perbedaan signifikan abnnormal return perusahaan akuistor sebelum dan sesudah
pengumuman akuisis, namun tidak terdapat perbedaan volume perdagangan saham
18
perusahaan akuistor sebelum dan sesudah pengumuman akuisisi 2 M. Yunies
Edward (2012
Anallisis Reaksi Pasar Atas
Pengumuman Merger Dan Akuisisi
Wilcoxon Signed Rank Test
Berdasakan abnormal return menunjukkan keseluruhan sampel dan perusahaan kapitallisasi besar dan sedang tidak memiliki perbedaan antara sebelum dan sesudah pengumuman
3. Joyce Maretha Sagala (2018)
Analisis reaksi pasar terhadap pengumuman merger dan akuisisi
perushaan yang terdaftar di bursa efek indonesia
Event study Hasil uji sampel t berpasangan tidak memiliki perbedaan yang signifikan terhadap abnormal return sebelum dan sesudah
pengumuman merger dan akuisisi
4. Neddy Analisis Wilcoxon Hasil penelitian
sihombing, pengaruh Signed Rank menunjukkan bahwa mustafa pengumuman Test tidak adanya dampak kamal (2016) merger dan secara ekonomis bagi
akuisisi perusahaan dan
terhadap keseluruhan rasio
abnormal kinerja keuangan
return saham menunjukkan hasil
dan kinerja tidak berbeda an
keuangan meningkat secara
signifikan mesipun secara parsial rasio kiinerja keuangan memberikan hasil yang berbeda.
5. Liliana, Analisis Kolmogorov- Tidak terdapat suhadak dampak Smirnov perbedaan signifikan (2016) akuisisi Test. antara returun saham
terhadap sebelum dan sesudah
return saham akuisisi.
dan volume perdagangan
6. Randy Analisis Event study Terdapat perbedaan
Hidayat perbedaan abnormal return
(2019) abnormal sebelum dan sesudah
return peristiwa.
sebelum dan
sesudah peristiwa politik pada saham
perusahaan LQ-45 di BEI 7 Jurniaty
Jusman (2019)
Analisis reaksi pasar modal indonesia terhadap peristiwa peledakan bom bunuh diri di Surbaya.
Event study Tidak terdapat perbedaan signifikan antara avarage abnormal return sebelum dan sesudah peristiwa bunuh diri di Surbaya.
8 Deasy Perbandingan Event study Terdapat perbedaan
Lestary abnormal abnormal return yang
Kusnandar, return saham signifikan antara
Vivi Indah sebelum dan sebelum dan sesudah
Bintari (2020) sesudah pengumuman, ini
perubahan berarti bahwa
waktu pengumuman waktu
perdagangan perdagangan dinilai
selama sebagai sinyal negatif.
pandemi covid -19.
9. Liliana, Analisis Kalmogrov Tidak terdapat Suhadak, dampak smirnov perbedaan signifikan
Raden akuisisi terhadap return
Rustam terhadap saham dan volume
Hidayat return saham perdagangan oleh
(2016) dan volume kelima perusahaan
perdagangan tersebut.
10 Laely nur Analisis Event study Terdapat perbedaan
susanti pengaruh yang signifikan antara
(2019) pengumuman abnormal return
M & Aterhadap sebelum dan sesudah
abnormal pengumuman merger
return saham dan akuisisi.
dan volume perdagangan
11 Luh Putu Abnormal Event study menunjukkan adanya Gina Gisella, return and the abnormal return Dony Abdul characteristics saham perusahaan Chalid of merger and pengakuisisi di sekitar
(2017). acquistion pengumuman M & A.
12 C H Asta Abnormal Event study terdapat abnormal
Nugraha, return and return yang positif
Suroto trading volume dan signifikan
(2019). activity before disekitar kejadian
and after terutama pada hari
20
presidential ketiga (t+3) setelah election 2019 kejadian. Selain itu,
(study on LQ- terdapat perbedaan
45 stock on yang tidak signifikan February – july rata-rata abnormal
2019). return negatif dan
perbedaan signifikan rata-rata aktivitas volume perdagangan negatif, sebelum dan sesudah pemilihan presiden 2019.
13 Agung The impact of Event study Hasil penelitian ini
Pratama, ramadhan menunjukkan bahwa
Chandra effect on tidak ada Ramadhan
Wijaya abnormal Effect.
(2017).
C. Kerangka Konseptual
Sebuah pengumuman memiliki informasi yang memberikan perhatian bagi para investor. Pengumuman merger menimbulkan reaksi pada pasar saham. Perusahaan akan cenderung untuk mengumumkan ke pasar tentang keadaan perusahaannya yang sedang dalam kondisi yang baik dan akan memberikan sinyal yang akan tercermin dari perubahan harga saham dikarenakan adanya akvitas permintaan saham yang meningkat.
Berdasarkan reaksi tersebut jika investor menganggap adanya pengumuman merger merupakan sinyal positif maka saham pergerakan saham akan meningkat seiring dengan permintaan dan investor akan mendapatkan hasil return yang positif diakibatkan oleh pengumuman merger tersebut.
Berdasarkan penjabarandiatas maka kerangka konseptual akan digambarkan sebagai berikut:
Reaksi Pasar Reaksi Pasar Abnormal return uji beda. Abnormal return
Gambar 2.3
Kerangka konseptual
Berdasarkan gambar dari kerangka konseptual adalah untuk mencari adanya perbedaan dalam aktivitas sebelum dan setelah merger. Hubungan antara variabel x dan y salling berkaitan dimana variabel X adalah variabel yang akan memperngaruhi penelitian ini, dalam penelitian ini variabel X adalah merger sedangkan variabel Y atau akibat dari adanya variabel X adalah reaksi pasar, dalam penelitian ini reaksi pasar dihitung menggunakan abnormal return . Maka hubungan antara X dan Y adalah hubungan variabel sebab akibat
D. Hipotesis
Hipotesis merupakan jawaban sementara atas rumusan masalah yang telah diajukan. Berdasarkan rumusan masalah dan kerangka konseptual yang telah diuraikan sebelumnya, maka diperoleh beberapa hipotesis sebagai berikut:
�1: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara Abnormal return sebelum pengumuman merger dan sesudah pengumuman merger
�2: Terdapat perbedaan yang signifikan antara Abnormal return sebelum pengumuman merger dan sesudah pengumuman merger.
Setelah Pengumuman Merger Sebelum Pengumuman Merger
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dimana peneliti mencoba untuk menjelaskan adanya hubungan antara variabel dependent dan independent melalui uji statistik. Dengan menggunakan pendekatan event study yang digunakan untuk menganalisis perbedaan harga saham (Reaksi Pasar). Reaksi pasar akan diukur menggunakan abnormal return pada saat sebelum dan sesudah adanya pengumuman merger Bank Syariah Indonesia.
B. Waktu dan Tempat Penelitian
lokasi penelitian dilakukan di bursa efek indonesia dengan mengakses situs resmi www.idx.co.id . Waktu penelitian sekitar tanggal 25 juni 2020 hingga 09 juli 2020.
C. Definisi Operasional Variabel Penelitian
Dalam penelitian ini terdapat dia variabel yang terdiri dari variabel dependen dan independen. Adapun penjelasan keduanya yaitu:
1. Variabel Independen
Variabel independen merupakan variebl yang mengikat atau sebab terjadinya perubahan pada variabel dependen.varibael independen dalam penelitian ini adalah Merger. Merger merupakan suatu aktivitas yang dilakukan perusahaan dengan tujuan untuk memperkuat perusahaan.
Merger dilakukan oleh dua perusahaan dan satu diantaranya tetap berdiri dengan nama perusahaan yang disepakati, sementara yang lainnya
22
lenyap dan segala kekayaan perusahaan dimasukkan kedalam perusahaan yang masih berdiri tersebut.
2. Variabel Dependen
merupakan variabel yanag muncul akibat adanya pengaruh darri variabel independen. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah reaksi Pasar.
Reaksi pasar adalah cerminan dari informasi yang didaptkan dari dipublikasikannya suatu pengumuman dalam pasar modal. Terjadi respon yang positif jika informasinya memiliki kabar yang baik dan akan menjadi respon negatif ketika kabarnya buruk. Reaksi pasar dapat diukur menggunakan abnormal return dan trading volume activity, namun pada penelitian ini hanya akan membahas abnormal return
Abnormal merupakan selisih diantara actual return (hasil yang akan didapatkan dari investor) dan expected return ( hasil yang diharapkan).
Adapun langkah-langkah dalam menghitung abnormal return
Menghitung return individual (Rit) − − 1
− 1 Keterangan :
Rit = Return Perusahaan ke-i periode ke t
Pt = harga saham perusahaan ke –i pada periode ke t
Menghitung Return Pasar (Rmt)
� − � − 1 � − 1 Keterangan
Rmt = return IHSG pada periode t
IHSG = indeks harga saham gabungan periode t
24
IHSGt-1 = indeks harga saham gabungan periode t-`1
Abnormal return
Art = Rit-Rmt Keterangan :
Art = abnormal return saham i saat t Rit = return individual saham i saat t Rmt = Return IHSG pada periode t
D. Populasi dan Sampel 1. Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subyek yang mempunyai kualitas dan karaktersitik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono 2009). Populasi dari penelitian ini adalah indeks saham syariah yang terdaftar di BEI atau ISSI, sebanyak 410 perusahaan yang terdaftar didalamnya.
2. Sampel
Sampel adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut (Sugiyono 2009), Sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang akan diteliti (Suharsimi Arikunto, 2010: 109).
Sampel dalam perusahaan ini adalah indeks JII yang terdaftar di BEI jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 saham perusahaan yang tercatat di bei selama periode penelitian, dan seluruh populasi akan digunakan sebagai sampel pada penelitian ini .
Tabel 3.1 Daftar sampel penelitian
No Kode Saham Nama Perusahaan
1. ACES Ace Hardware Indonesia Tbk.
2. ADRO Adaro Energy Tbk.
3 AKRA Akr Corporindo Tbk.
4 ANTM Aneka Tambang Tbk.
5 ASII Astra International Tbk.
6 BRPT Barito Pacific Tbk.
7 BTPS Bank Btpn Syariah Tbk.
8. CPIN Chaeron Pokphand Indonesia Tbk.
9. CTRA Ciputra Development Tbk.
10. ERAA Erajaya Swasembada Tbk.
11. EXCL XL AXIATA Tbk.
12. ICBP Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.
13 INCO Vale Indonesia Tbk.
14 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk.
15 INTP Indocement Tunggal Prakasa Tbk.
16 JPFA Japfa Comfeed Indonesia Tbk 17 JSMR Jasa Marga (Persero) Tbk.
18 KLBF Kalbe Farma Tbk.
19 MDKA Merdeka Copper Gold Tbk.
20 MNCN Media Nusantara Citra Tbk 21 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk.
22 PTBA Bukit Asam Tbk.
23 PWON Pakuwon Jati Tbk 24 SCMA Surya Citramedia Tbk
25 SMGR Semen Indonesia (Persero) Tbk.
26 TLKM Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.
27 TPIA Chandra Asri Petrochemical Tbk.
28 UNTR United Tractors Tbk.
29 UNVR Uniliver Indonesia Tbk.
30 WIKA Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Sumber : data yang diolah
E. Teknik Pengumpulan Data
Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data kuantitatif berupa data historis harga saham yang menjadi objek penelitian ini. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan metode pooling data (data panel) yaitu menggabungkan data antara kurun waktu, karena dalam periode ini memiliki beberapa objek penelitian dan beberapa periode waktu. Sumber data yang digunakan dalam penellitian ini yaitu data
26
sekunder, yaitu data yang telah di publikasikan kepada masyarakat sehingga mampu diakses secara luas. Data diperoleh dengan cara mengaskes laman resmi BEI yaitu www.idx.co.id dan www.yahoo.finance.com .
F. Teknik Analisis Data
1. Teknik Analisis Event Study
Analisis ini akan menggunakan teknik analisis event study untuk mengelolah dan membahas data yang akan diperoleh. Metodologi untuk melakukan event study umunya sebagai berikut:
1) Mengumpulkan sampel pusahaan yang berhubungan dengan penelitian.
2) Menentukan dengan benar hari dan tanggal pengumuman untuk menentukan titik 0.
3) Menentukan periode masa penelitian
4) Pada masing-masing sampel perusahaan dilihat harga saham,return,abnormal return pada masing-masing periode
5) Menghitung actual return dengan melihat harga saham pentupan (closing price), abnormal return dengan menggunakan market adjust model, kemudian menghitung cummulative abnormal return untuk setiap perusahaan.
6) Melakukan uji asumsi klasik untuk menguji kelayakan data agar mampu dilanjutkan ke uji statistik parametik.
7) Melakukan pengujian statistik untuk menguji hipotesis serta menginterpretasikan dan menganalisa hasil pengujian hipotesis.
8) Melakukan penarikan kesimpulan.
Terdiri dari 10 hari bursa, yaitu 5 hari sebelum peristiwa dan 5 hari setelah peristiwa. Lamanya jumlah windows dalam penelitian tergantung kepada masing-masing penelilti dan kecenderungan reaksi pasar. Event periode akan digunakan untuk menghitung abnormal return dari sampel pada saat peristiwa tersebut terjadi ((Hartono 2013)
2. Uji Normalitas Data
Uji normalitas bertujuan untuk menguji dalam model regresi, variabel terikait dan variabel bebas keduanya memiliki distribusi data normal atau tidak (Ghozali, 2011). Jika data tidak berdistribusi normal maka uji statistik menjadi tidak valid untuk jumlah sampel kecil. Uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov Smirnov (uji beda) dengan menggunakan bantuan program statistik. Dasarpengambilan keputusan yaitu jika probabilitas lebih besar dari nilai alpha yang ditentukan, yaitu 5%, maka data dikatakan berdistribusinormal, dan sebaliknya jika probabilitas kurang dari 5%, maka data tidak berdistribusi normal. Jika sampel tidak berdistribusi secara normal maka uji beda yang akan dilakkukan dalam penelitian ini adalah uji non-parametik (wilocoxon signed ranks test)
Sebelum melakukan pengujian hipotesis pada tiap hiptesis yang telah dirumuskan maka akan dilakukan uji normalitas data yaitu data abnormal return . Uji normalitas data berfungsi untuk mengetahui suatu data dapat berdistribusi secara normal maupun tidak. Uji normalitas data akan menentukan alat uji yang akan digunakan dalam melakukan pengujian hipotesis. Alat pengujian normalitas yang akan digunakan yaitu pengujian menggunakan kalmogrov-smirnov. Kriteria pengujian aadalah
28
ketika probabilitas > level of significant (a= 5%) maka data dinyatakan terdistribusi normal, dan sebaliknya jika probabilitas < level of significant (a=5%) maka data dinyatakan berdistribusi tidak normal.
Dari hasil tersbut, maka teknik analisis hipotesis dapat dibagi menjadi dua macam. Jika hasil data berdistribusi normal maka akan dilakukan teknik pengujian hipotesis menggunakan uji paired sampel test, namun jika data tidak berdistribusi normal maka akan menggunakan teknik analisis non-parametik yaitu wilocoxon Signed Rank Test.
3. Uji Hipotesis
Uji hipotesis merupakan prosdur yang akan memeberikan hasil dalam pengambilan keputusan, yaitu keputusan untuk menerima atau menolak hipotesis. Dalam penelitian ini untuk menguji hipoetisis menggunakan dua uji beda yaitu paired sample t-test. Paired sample t- test bertujuan untuk menguji adanya perbedaan rata-rata dua sampel yang saling berhubungan. Pengambilan keputusan dalam penelitian ini dengan mempertimbangkan yaitu :
a. Jika nilai t hitung > t tabel atau t value < a berdasarkan suatu level of signifikan tertentu, maka hipotesis 0 diterima.
b. Jika t hitung > t tabel atau t value < a beerdasarkan suatu level of signifikan tertentu, maka hipotesis 0 ditolak dan hipotesis alternatif diterima.
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Perusahaan 1. Ace Hardware Indonesia Tbk.
PT ACE Hardware Indonesia Tbk. adalah perusahaan yang beroperasi dalam bidang perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup.
ACE Hardware Indonesia Tbk (ACES) pada awalnya didirikan dengan nama PT Kawan Lama Home Center pada tanggal 3 februari tahun 1995 dan beroperasi secara komersil pada tanggal 22 Desember 1995.
Pada tahun 1997, nama perusahaan resmi berubah menjadi PT ACE Indoritel Perkakas, dan kemudian pada tahun 2001 nama perusahaan berubah kembali menjad PT ACE Hardware Indonesia. Pada tanggal 30 oktober 2007, ACES memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan penawaran saham (IPO) kepada masyarakat sebanyak 515.000.000 dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp 820,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada bursa efek indonesia pada tanggal 06 November 2007.
Pada akhir tahun 2016, perusahaan ini mampu mengelola jaringan dari 129 toko ritel di 34 kota besar di Indonesia. Dengan memiliki total area lantai toko yang kurang lebih 336.000 meter persegi, ACE Hardware mampu menjadi jaringan modern terbesar dari bisnis ritel perlengkapan rumah dan gya hidup di Indonesia.
2. Adaro Energy Tbk.
PT Adaro Energy Tbk(ADRO) adalah perusahaan tambang batu- bara yang beroperasional di Indonesia. ADRO dan anak perusahaanya
29
30
bergerak dalam bidang batubara, jasa kontraktor penambangan, infastruktur, logistik batubara dan kegiatan pembangkit tenaga listrik.
Adaro Energy Tbk didirikan dengan nama PT Padang Karunia pada tahun 2004 dan mulai untuk menjalankan secara komersil pada bulan juli 2005. Perusahaan ini mulai menjalankan operasional secara komersil pada tahun 2005. Pada tanggal 4 juli 2008 ADRO memperoleh pernyataan efektif yang di dapatkan dari BAPEPAM-LK untuk melakukan penawaran umum saham kepada masyarakat sebanyak 11.139.331 lembar saham dengan nilai nominal Rp100,- per saham dan harga penawaran Rp1.100,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 16 juli 2008.
3. AKR Corporindo Tbk.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) berrgerak dalam bidang distribusi produk minyak bumi kepada pelanggan industri, distribusi dan perdagangan produk kimia (seperti soda api, natrium sulgat,resin PVC dan soda ash) yanng juga digunakan dalam berbagai industri di Indonesia dengan menggunakan perjanjian distribusi dengan produsen asing dan lokal, penyawaan gudang, kendaraan transportasi, tank dan layanan logistik lainnya. Perusahaan ini didirikan di Surabaya tanggal 28 November 1977 dengan nama PT Aneka Kima Raya dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada bulan juli 1978. Pada bulan september 1994, AKRA memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM- LKL untuk melakukan penawaran
4. Aneka Tambang Tbk.
Aneka Tambang (persero) Tbk adalah perusahaan pertambangan dan logam, perusahaan ini bergerak di bidang eksplorasi,eksploitasi dan pengelohhan serta pemasaran nikel, forenikel, emas, perak batu bara serta berbagai logam mulia lainnya. Perusahaan ini didirikan dengan menggunakan nama “ Perusahaaan Negara” (PN) aneka tambang pada tanggal 5 juli 1968 dan mulai melakukan operasional pada tanggal yang sama. Pada tanggal 27 November 1997, ANTM telah memperoleh pernyataan efektif mengenai penjualan saham kepada masyarakat sebanyak 430.769.000 dengan nominal Rp500,- per saham, dan dengan penawaran sebesar Rp1.400,- per saham. Saham- saham itu dicatatkan pada bursa efek indonesia (BEI) Pada tanggal 27 Novermber 1997.
5. Astra Internasional Tbk.
PT Astra international tbk (asii) didirikan pada tahun 1957 sebagai salah satu perusahaan dagang. Perusahaan ini memiliki beberapa bisnis diantaranya adalah otomotif, jasa keuangan, pertambangan dan alat berat. Pada tahun 1990 asii memperoleh pernyataan penawaran saham kepada masyarakat secara umum sebanyak 300.000.000 lembar saham dengan nominal Rp1.000,- per saham, dengan menggunakan harga penawaran sebesar Rp 14.850,- per sahamnya. Saham-saham tersebut tercatat di bursa efek indonesia pada tanggal 4 april 1990. Nilai kapitalisasi ASII satt ini hingga tahun 2020 adalah sebesar Rp 244 triliun, dan astra mampu untuk
32
mengembangkan perusahaan dengan menerapkan model bisnis yang berbasis sinergi dan terdiversifikasi pada beberapa segmen usaha.
6. Barito Pacific Tbk.
Barito Pacific Tbk adalah perusahaan yang saat ini bergeral dalam bidang industri petrokimia. Perusahaan ini memiliki lingkup usaha menjadi beberapa segmen yaitu petrokimia, manufaktur kayu, properti, dan perkebunan. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 4 april 1979.
Pada tanggal 11 agustus 1993, BRPT berhasil memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan penawaran umum perdana saham kepada masyarakat sebanyak 85.00.000 lembar saham dengan harga penawaran sebesar Rp7.200,- per saham. Saham-saham tersebut kemudian tercatat di bursa efek indonesia pada tanggal 1 oktober 1993.
7. Bank BTPN Syariah Tbk.
PT Bank BTPN Syariah dulu memiliki nama bank tabungan pensiunan nasional syariah merupakan perusahaan yang bergrak pada bidang keuangan yaitu perbankan yang telah berdiri sejak tahun 1991 dan berpusat di Jakarta. BTPNSyariah merupakan gabungan dari Bank Sahabat Purba Danarta dan unit usaha syariah BTPN. Unit usaha syariah BTPN difokuskan untuk melayani dan memberdayakan keluarga yang prasejahtrea di seluruh Indonesia. Pada tanggal 14 juli 2014, BTPN Syariah resmi terdaftar menjadi bank syariah ke 12 di Indonesia melalui pemisahan (spin-off). Perusahaan mencatatkan sahamnya di bursa efek indonesia pada tahun 2018. BTPNSyariah merupakan perusahaan ke 10 yang melakukan listing di bursa efek hingga mei 2018. Selama penawaran pada tanggal 27 April 2018- 2 Mei 2018
emiten mendapatkan respon positif dari para investor. BTPNSyariah memiliki model bisnis yang unik yaitu fokus pada penyaluran pembiayaan tanpa memiliki agunan terhadap perempuan dari kalangan keluarga prasejahtra yang produktif.
8. Charoen Pokhpand Indonesia Tbk.
Charoen Pokhpand Indonesia Tbk (CPIN) didirikan pada tanggal 7 januari 1972 dalam rangka Penanaman Modal Asing (PMA) dan beroperasi secara komersial pada tahun 1972. Perusahaan ini sendiri bergerak dalam bidang industri ternak, pembibitan dan budidaya ayam ras serta pengelolahannya. Pada tahun 1991, cpin memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan penawaran umum saham kepada masyarakat sebanyak 2.500.000 dengan harga saham penawaran rp5.100,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada tanggal 18 maret 1991 di Bursa Efek Indonesia.
9. Ciputra Development Tbk.
Perusahaan ini didirikan pada tanggal 22 oktober 1981 dengan nama PT Citra Habitat Indonesia dan memulai kegiatan komersil nya pada tahun 1984. Ciputra Development Tbk adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan dan pengelolaan rumah hunian.
Perusahaan ini membagi bisnisnya menjadi dua bagian yaitu properti hunian dan properti komersil. Ciputra Development berhasil mengembangkan dan berhasil mengoperasikan 33 properti perumahan, pusat perbelanjaan, hotel apartment, pergudangan kompleks dan lapangan golf yang telah tersebar di seluruh kota besar di indonesia.
Pada tannggal 18 februari 1994, ctra berhasil mendapatkan penawaran
34
umum saham kepada masyarakat sebanyak 50.000.000 dengan harga penawaran sebesar Rp5.200,- per saham. Saham-saham tersebut kemudian dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 28 maret 1994.
10. Erajaya Swasembada Tbk.
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) bergerak dalam bidang penjualan dan distributor telepon genggam dan layanan telepon genggam. Erajaya swasembada didirikan pada tanggal 8 oktober 1996 dan kemudian mulai menjalankan operasional perusahaannya pda taahun 2000. Pada tahun 2011 eraa memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan penawaran saham kepada masyarakat sebanyak 920.000.000 dengan harga penawaran Rp1.000,- per saham. Saham- saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 14 Desember 2011.
11. XL Axiata Tbk.
PT XL Axiata Tbk (EXCL) adalah untuk menyediakan layanan telekomunikasi dan layanan multimedia. perusahaan ini didirikan pada tanggal 6 oktober 1989 dengan nama PT Grahametropolitan Lestari dan mulai melakukan kegiatan usaha pada tahun 1996. Pada tanggal 16 september 2005, EXCL memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan penawaran umum saham kepada masyarakat 1.427.500.000 dengan harga penawaran Rp2.000 per saham,-.
Saham-saham tersebut mulai dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 29 september 2005.