BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Hasil Belajar
Hasil belajar Bahasa Indonesia (membuat pantun) yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai aktif yang diperoleh setelah menjawab soal- soal tes hasil belajar yang diberikan sebelum mendapatkan pengajaran materi (pretest) dengan menggunakan media pembelajaran Bolding (bola bergelinding) dan setelah mendapatkan pengajaran materi (postest) dengan menggunakan media pembelajaran Bolding (bola bergelinding) dalam jangka waktu tertentu pada murid kelas V SD Inpres Perumputan Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng.
2. Aktivitas murid
Yang dimaksud dengan aktivitas murid adalah kegiatan murid/proses aktif murid dalam melakukan suatu kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran Bolding (bola bergelinding) dalam jangka waktu tertentu pada murid kelas V SD Inpres Perumputan Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng.
3. Respon Murid
Respon murid yang dimaksimalkan adalah ukuran kesukaan, minat, ketertarikan, atau pendapat murid tentang cara mengajar guru, LKS, bahan ajar, dan suasana kelas dengan menggunakan media pembelajaran Bolding (bola bergelinding) dalam jangka waktu tertentu pada murid kelas V SD Inpres Perumputan Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng.
D. Instrumen Penelitian
Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
a. Tes Hasil Belajar Membuat Pantun
Tes hasil belajar dengan jenis Pretest dan Posttest. Pretest yang digunakan sebelum penerapan media pembelajaran Bolding (bola bergelinding), sedangkan posttest digunakan setelah murid mengikuti pembelajaran dengan penerapan media pembelajaran Bolding (bola bergelinding).
b. Lembar Observasi Aktivitas Murid
Lembar Observasi Aktivitas Murid untuk memperoleh data tentang aktivitas murid selama menggunakan media pembelajaran Bolding (bola bergelinding).
c. Angket Respon Murid terhadap Pembelajaran Membuat Pantun
Angket respon murid untuk mengetahui tanggapan murid selama pembelajaran dengan penerapan media pembelajaran Bolding (bola bergelinding) dan sebelum penerapan media pembelajaran Bolding (bola bergelinding). Aspek respon murid menyangkut suasana belajar, minat mengikuti pelajaran berikutnya, dan cara-cara guru mengajar serta saran – saran.
Untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penelitian akan digunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Data yang terkumpul berupa nilai pretest dan nilai posttest kemudian dibandingkan.
Membandingkan kedua nilai tersebut dengan mengajukkan pertanyaan apakah ada perbedaan antara nilai yang didapatkan antara nilai pretest dengan nilai Post test. Pengujian perbedaan nilai hanya dilakukan terhadap rerata kedua nilai saja, dan untuk keperluan itu digunakan teknik yang disebut dengan uji-t (t-test). Dengan demikian langkah-langkah analisis data eksperimen dengan model eksperimen One Group Pretest Posttest Design adalah sebagai analisis data deskriftif . Analisis statistik yang digunakan untuk menganalisis data
dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul selama proses penelitian dan bersifat kuantitatif. Adapun langkah-langkah dalam penyusunan melalui analisis ini adalah sebagai berikut:
a) Rata-rata (Mean) ̅ = ∑
Sumber: Prasetyo (2017: 10)
b) Persentase (%) nilai rata-rata = x 100%
Dimana:
P = Angka persentase
f = frekuensi yang dicari persentasenya N = Banyaknya sampel responden.
Dalam analisis ini penelitian menetapkan tingkat kemampuan murid dalam penguasaan materi pelajaran sesuai dengan prosedur yang dicanangkan oleh Dekdikbud (2003) yaitu :
Tabel 3.3 Standar Ketuntasan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Tingkat Penguasaan (%) Kategori Hasil Belajar
0 – 54 55 – 64 65 – 79 80 – 89 90– 100
Sangat Rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi
Dalam penggunaan statistik inferensial ini peneliti menggunakan teknik statistik t (uji t). Dengan tahapan sebagai berikut:
Langkah-langkah dalam pengujian hipotesis adalah sebagai berikut:
a. Mencari harga “Md” dengan menggunakan rumus:
Md = ∑ Keterangan :
Md = mean dari perbedaan pretest dan posttest ∑ = jumlah dari gain (posttest dan pretest)
N = subjek pada sampel
b. Mencari harga “∑ ” dengan menggunakan rumus:
∑ = ∑ (∑ )
Keterangan :
∑ = jumlah kuadrat deviasi
∑ = jumlah dari gain (posttest dan pretest) N =subjek dari sampel
c. Menentukan harga thitung dengan menggunakan rumus t-test
√ ∑ ( ) Keterangan:
t = perbedaan dua mean
Md = perbedaan mean pre-test dan post-test
= deviasi masing-masing subjek (d-Md)
∑ = jumlah kuadrat deviasi
N = jumlah subjek pada sampel d. Menentukan harga ttabel
Untuk mencari t Tabel peneliti menggunakan tabel distribusi t dengan taraf signifikan ( )
e. Konsultasikan thitung dengan ttabel
tHitung > tTabel berarti H0 ditolak dan H1 diterima, dan tHitung < tTabel
berarti H0 diterima dan H1 ditolak.
Kriteria pengujian jika :
a) Jika t Hitung > t Tabel maka H o ditolak dan H 1 diterima, berarti penggunaan media Bolding (Bola Bergelinding) efektif terhadap keterampilan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng
b) Jika t Hitung < t Tabel maka Ho diterima, berarti penggunaan media Bolding (Bola Bergelinding) tidak efektif terhadap keterampilan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng
45
Berdasarkan tabel 4.1 menunjukkan bahwa skor rata-rata (mean) kemampuan hasil belajar murid kelas V SD Inpres Perumputan setelah dilakukan Pre Test adalah 63 dari skor ideal yang mungkin dicapai adalah 100. Skor maksimum 87,5 dari skor ideal 100, skor minimum 50 dari skor ideal 100, dan rentang skor 37,5 dari skor ideal 100 yang mungkin di capai.
Skor rata-rata tersebut menunjukkan bahwa hasil kemampuan belajar murid kelas V SD Inpres Perumputan berada dalam kategori sangat rendah.
Hal ini disebabkan karena masih kurangnya perhatian murid terhadap materi pelajaran yang diajarkan. Apabila skor kemampuan hasil belajar murid kelas V SD Inpres Perumputan murid dikelompokkan kedalam 5 kategori maka diperoleh distribusi frekuensi nilai seperti yang disajikan pada tabel 4.2.
Tabel 4.2 Statistik Frekuensi dan Persentase Skor Hasil Belajar Murid Kelas V SD Inpres Perumputan
No Skor Kategori Frekuensi Persentase
% 1
2 3 4 5
0 – 54 55 – 64 65 – 79 80 – 89 90– 100
Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat tinggi
9 2 6 3 -
45%
10%
30%
15%
JUMLAH 20 100%
Sumber: Data Statistik Frekuensi dan Persentase Skor Hasil belajar murid kelas V SD Inpres Perumputan
47
Berdasarkan tabel 4.2 diperoleh bahwa dari 20 orang jumlah murid kelas V SD Inpres Perumputan Terdapat 9 murid (54 %) yang berada pada kategori sangat rendah, 2 murid (10%) yang berada pada kategori rendah, dan 6 murid (30%) yang berada pada kategori sedang dan 3 murid (15%) yang berada pada kategori tinggi, dan tidak ada murid yang berada pada kategori sangat tinggi. Hal ini disebabkan karena masih kurangnya minat dan perhatian belajar murid serta proses pembelajaran yang tidak menggunakan media pembelajaran.
Berdasarkan data hasil penelitian yang tercantum pada lampiran maka persentase hasil belajar murid kelas V SD Inpres Perumputan pada Pre-test dapat di lihat pada tabel 4.3 berikut.
Tabel 4.3 Deskripsi Ketuntasan Hasil Belajar Pre-test
Persentase Nilai Kategori Frekuensi Persentase (%)
≤ 70
≥ 70
Tidak tuntas Tuntas
11 9
55%
45%
JUMLAH 20 100 %
Sumber: Data Deskripsi Ketuntasan Hasil Belajar Pre-test
Berdasarkan tabel 4.3 di atas maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan setelah dilakukan Pre-test hasil kemampuan menulis pantun 11 murid (55 %) yang belum tuntas hasil belajarnya dan 9 murid (45 %) yang telah tuntas belajarnya. Ini berarti ketuntasan belajar tidak memuaskan secara klasikal karena nilai rata-rata 63 tidak mencapai KKM yang diharapkan yaitu 70.
48 b. Post Test
Selama penelitian berlangsung terjadi perubahan terhadap murid kelas V SD Inpres Perumputan setelah diberikan perlakuan. Perubahan tersebut berupa hasil belajar yang datanya diperoleh setelah diberikan Post- test. Perubahan tersebut dapat dilihat dari data berikut ini.
Adapun deskripsi secara kuantitatif skor hasil belajar Post-test setelah diberikan perlakuan (treatment) dapat dilihat pada tabel 4.4 berikut.
Tabel 4.4 Statistik Skor Hasil Belajar Murid Kelas V SD Inpres Perumputan
Statistik Nilai Statistik
Jumlah murid Nilai ideal Nilai maksimum Nilai minimum Rentang nilai Nilai rata-rata
20 100 87,5
62,5 25 78 Sumber: Data Statistik Skor hasil belajar murid kelas V SD Inpres Perumputan
Berdasarkan tabel 4.4 menunjukkan bahwa skor rata-rata (mean) hasil kemampuan menulis pantun post test murid kelas V SD Inpres Perumputan setelah dilakukan Post-test adalah 78 dari skor ideal yang mungkin dicapai adalah 100. Skor maksimum 87,5 dari skor ideal 100, skor
49
minimum 62,5 dari skor ideal 100, dan rentang skor 25 dari skor ideal 100 yang mungkin di capai. Skor rata-rata tersebut menunjukkan bahwa hasil kemampuan menulis pantun post test murid V SD Inpres Perumputan dalam kategori sangat tinggi.
Hal ini disebabkan karena meningkatnya perhatian murid terhadap materi pelajaran yang diajarkan dengan menggunakan media Bolding (bola bergelinding) pada materi keterampilan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan. Apabila skor hasil belajar murid dikelompokkan kedalam 5 kategori maka diperoleh distribusi frekuensi nilai seperti yang disajikan pada tabel 4.5.
Tabel 4.5 Statistik Frekuensi dan Persentase Skor Hasil Belajar Post- Test
No Skor Kategori Frekuensi Persentase % 1
2 3 4 5
0 – 54 55 – 64 65 – 79 80 – 89 90– 100
Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat tinggi
- 3 9 8 -
- 15 % 45 % 40 %
- Jumlah 20 100 %
Sumber : Data Statistik Frekuensi dan Persentase Skor hasil belajar Post-test murid kelas V SD Inpres Perumputan
Berdasarkan tabel 4.5 diperoleh bahwa dari 20 orang murid kelas V SD Inpres Perumputan . Terdapat 3 murid (15 %) yang berada pada kategori rendah, 9 murid (45 %) yang berada pada kategori sedang, dan 8 murid (40
50
%) yang berada pada kategori tinggi. Hal ini disebabkan meningkatnya minat dan perhatian belajar murid.
Berdasarkan data hasil penelitian yang tercantum pada lampiran maka persentase ketuntasan hasil kemampuan menulis pantun pada Post-test dapat di lihat pada tabel 4.6 berikut.
Tabel 4.6 Deskripsi Ketuntasan Hasil Belajar Post-test Murid Kelas V SD Inpres Perumputan
Persentase Nilai Kategori Frekuensi Persentase (%)
≤ 70
≥ 70
Tidak tuntas Tuntas
3 17
15 % 85 %
Jumlah 20 100
Sumber: Data Deskripsi Ketuntasan Hasil Belajar Post-test murid kelas V SD Inpres Perumputan
Berdasarkan tabel 4.6 di atas maka dapat disimpulkan bahwa hasil kemampuan menulis pantun murid kelas V Sd Inpres Perumputan. setelah dilakukan Post-test hasil belajar terdapat 3 murid (15 %) yang belum tuntas hasil belajarnya dan 17 murid (85 %) yang telah tuntas belajarnya. Ini berarti ketuntasan belajar memuaskan secara klasikal karena nilai rata-rata 76 telah mencapai KKM yang diharapkan yaitu 70.
c. Menentukan Harga t Tabel
Sesuai dengan hipotesis penelitian yakni “penggunaan media Bolding (Bola Bergelinding) efektif terhadap keterampilan menulis pantun
51
murid kelas V SD Inpres Perumputan Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng” maka teknik yang digunakan untuk menguji hipotesis tersebut adalah teknik statistik inferensial dengan menggunakan uji-t. Data analisis skor pretest dan posttest dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.7. Analisis skor Pretest dan Posttest
No. Murid (Pre-test) (Post-test) X2- X1 d²
1. Aryh 75 87,5 12,5 156,25
2. Shl 75 87,5 12,5 156,25
3. Dd 62,5 75 12,5 156,25
4. Dk 62,5 75 12,5 156,25
5. Jsrn 50 62,5 12,5 156,25
6. Snl 50 75 25 625
7. Sld 75 75 0 0
8. Fhl 87,5 87,5 0 0
9. Rht 75 87,5 12,5 156,25
10. Sk 75 87,5 12,5 156,25
11. Fsl 50 75 20 400
12. Sl 50 75 20 400
13. Rn 37,5 75 37,5 1.406,25
14. Al 87,5 87,5 0 0
52
Langkah-langkah dalam pengujian hipotesis adalah sebagai berikut : a. Mencari harga “Md” dengan menggunakan rumus:
Md = ∑
= 15
b. Mencari harga “∑ ” dengan menggunakan rumus:
∑ = ∑ (∑ ) ( )
=
= 6,269
15. Mr 87,5 87,5 0 0
16. Ml 75 75 0 0
17. Kml 50 62,5 12,5 156,25
18. Mtr 37,5 62,5 35 1.225
19. Tr 50 87,5 37,5 1.406,25
20. Ant 50 75 25 625
Jumlah 1.262,5 1.562,5 300 6.237,5
53 c. Menentukan harga tHitung
t =
√∑ ( )
=
√ ( )
=
√
=
√
=
= 116,640 d. Menentukan harga ttabel
Untuk mencari t Tabel peneliti menggunakan tabel distribusi t dengan taraf signifikan ( ) = 20 – 1 = 19 maka diperoleh t0,05 = 1,729.
e. Konsultasikan thitung dengan ttabel
thitung =116,640> ttabel= 1,729 thitung> ttabel
Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima. Ini berarti bahwa berarti penggunaan media Bolding (Bola Bergelinding) tidak efektif terhadap keterampilan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng.
54