• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

62

r. Terdapat 14 (70%) murid yang berpendapat bahwa penggunaan media pembelajaran hanyalah variasi pengajaran dari guru supaya tidak mudah bosan, namun sebenarnya materi yang saya tangkap sama saja seperti tidak menggunakan media pembelajaran dan 6 (30%) murid yang tidak sependapat.

s. Terdapat 15 (75%) murid yang berpendapat bahwa saya merasa tegang atau takut selama mengikuti kegiatan belajar dan 5 (25%) murid yang tidak sependapat.

t. Terdapat 19 (95%) murid yang berpendapat bahwa Saya merasa lebih terbantu menulis pantun setelah guru menggunakan media Bolding (bola bergelinding) dan 1 (5%) murid yang tidak sependapat.

63

Kemudian diberi tes (post test) untuk memperoleh data hasil belajar yang akan dianalisis.

Pada bagian ini diuraikan cara analisis data penelitian tentang keefektifan penggunaan media Bolding (Bola Bergelinding) terhadap keterampilan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng. Adapun langkah-langkanya sebagai berikut: (1) Memberi Nilai secara individu, (2) Menentukan nilai rata-rata pre test dan post test, (3) Menentukan persentase (4) menggunakan (uji)- t yang meliputi langkah-langkah sebagi berikut,

(a) mencari harga mean dari perbedaan pretest dan post test.

(b) Mencari harga jumlah kuadrat deviasi (c) Mencari hatga t Hitung

(d) Menetukan aturan pengambilan keputusan atau kriteria yang di signifikan

(e) Membuat menentukan t table

(f) Membuat kesimpulan

Berdasarkan tabel ststistik skor hasil kemampuan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan yang terlampir pada hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa skor rata-rata (mean) kemampuan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan setelah dilakukan Pre Test adalah 63. Skor rata-rata hasil kemampuan menulis pantun murid kelas V

64

SD Inpres Perumputan berada dalam kategori sangat rendah. Karena tidak mencapai KKM yang telah di tentukan di SD Inpres Perumputan, yaitu <70.

Untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Bolding (bola bergelinding) murid kelas V SD Inpres Perumputan, peneliti memberikan Post-test. Berdasarkan tabel statistik skor kemampuan menulis pantun post- test murid kelas V SD Inpres Perumputan yang terlampir pada hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa skor rata-rata (mean) hasil kemampuan membaca murid kelas V SD Inpres Perumputan, setelah dilakukan Post-test adalah 76. Skor rata-rata tersebut menunjukkan bahwa hasil kemampuan menulis pantun Post- Test murid kelas V SD Inpres Perumputan dalam kategori sangat tinggi.

Hal ini disebabkan karena meningkatnya perhatian murid terhadap materi pelajaran yang diajarkan dengan menggunakan media Bolding (bola bergelinding). Sedangkan berdasarkan tabel deskripsi ketuntasan hasil belajar post-test yang terlampir menunjuka bahwa hasil kemampuan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan. Setelah di terapkan proses belajar mengajar menggunakan media Bolding (bola bergelinding), peneliti memberikan Post-test pada murid kelas V SD Inpres Perumputan untuk mengetahui kemampuan menulis pantun. Hasil kemampuan menulis pantun terdapat 3 murid (15%) yang belum tuntas hasil belajarnya dan 17 murid (85 %) yang telah tuntas belajarnya. Ini berarti ketuntasan belajar memuaskan secara klasikal karena nilai rata-rata 76 telah mencapai KKM yang diharapkan yaitu 70.

65

Dengan adanya media Bolding (bola bergelinding) merupakan solusi yang baik untuk membantu murid meningkatkan kemampuan menulis pantun. Sejalan dengan hal tersebut diatas, pada kenyataannya secara umum murid kelas V SD Inpres Perumputan yang menjadi sampel dalam penelitian ini memiliki hasil kemampuan menulis terbimbing berada pada tingkat yang masih kurang atau rendah pada saat diberikan Pretest atau sebelum diberikan perlakuan berupa penggunaan media Bolding (bola bergelinding) dalam menulis pantun.

Hasil penelitian terhadap 20 murid menunjukkan bahwa tingkat hasil kemampuan menulis pantun murid kelas V berada pada kategori kurang atau rendah. Adapun ciri-ciri kurangnya hasil menulis pantun yang secara umum ditunjukkan murid antara lain seperti kurangnya penguasaan kalimat dan kosa kata, bersikap pasif ketika diminta mengutarakan pendapat, tidak tenang dan sering mengganggu temannya pada saat belajar. Namun setelah diterapkan media Bolding (bola bergelinding) murid kelas V mengalami perubahan, atau penggunaan media Bolding (bola bergelinding) efektif diterapkan pada materi keterampilan menulis pantun.

Berdasarkan hasil penelitian yang di bahas, menunjukan bahwa kemampuan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan mengalami perubahan. Dengan demikian penggunaan media Bolding (bola bergelinding) efektif dalam pembelajaran keterampilan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan. Karena mengajar yang baik mencakup mengajari murid bagaimana belajar, bagaimana mengingat,

66

bagaimana berpikir dan bagaimana mendorong diri sendiri. Kemampuan para pendidik teristimewa dalam membimbing muridnya amat dituntut karena jika guru dalam keadaan siap dan memiliki profesiensi (berkemampuan yang tinggi) dalam menunaikan kewajibannya, harapan tercapainya sumber daya manusia yang berkualitas sudah tentu akan tercapai.

67 BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dibahas pada bab IV dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Bolding (Bola Bergelinding) terhadap keterampilan menulis pantun murid V SD Inpres Perumputan Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng Semester I Tahun Ajaran 2020/2021 efektif dapat dilihat dari antusisas murid dalam pembelajaran menulis pantun dengan menggunakan media Bolding (Bola Bergelinding). Berdasarkan hasil nilai rata-rata (mean) menujukkan bahwa hasil keterampilan menulis pantun murid sebelum diberikan perlakuan sebesar 63 sedangkan nilai rata-rata hasil keterampilan menulis cerita siswa setelah diberikan perlakuan sebesar 78. Selain itu dari hasil uji t-tes diketahui nilai thitung yang diperoleh sebesar 116,640 lebih besar daripada nilai t tabel

yaitu 1,729. Oleh karena thitung> ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya media Bolding (Bola Bergelinding) efektif terhadap keterampilan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng.

B. Saran

Berdasarkan temuan yang berkaitan dengan hasil penelitian efektivitas penggunaan media Bolding (Bola Bergelinding) terhadap keterampilan menulis

pantun murid V SD Inpres Perumputan Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng. Maka dikemukakan beberapa saran sebagai berikut :

1. Kepada para pendidik khususnya guru SD Inpres Perumputan, disarankan untuk menggunakan media pembelajaran dalam pembelajarannya agar dapat membangkitkan minat dan motivasi siswa untuk belajar.

2. Kepada peneliti lain, diharapkan mampu mengembangkan media pembelajaran ini pada mata pelajaran lain demi tercapainya tujuan yang diharapkan.

3. Kepada calon peneliti, akan dapat mengembangkan media pembelajaran ini serta memperkuat hasil penelitian ini dengan cara mengkaji terlebih dahulu dan mampu mengadakan penelitian yang lebih sukses.

69

DAFTAR PUSTAKA

Ariantoni. 2015. Buku Panduan Guru Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta Selatan: PT Armandelta Selaras

Arsyad, Azhar. 2019. Media Pembelajaran. Depok: Rajawali pers

Baso, Andi dan Nasrun Hasan. 2017. Pembelajaran PPkn SD Kelas Rendah.

Makassar: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNISMUH Makassar Depdikbud. 2003. Kurikulum Pendidikan untuk Sokolah Dasar

Depdiknas. 2003. Undang- Undang Replublik Indonesia No. 20 Tahun 2003 Tentang SISDKNAS (Sistem Pendidikan Nasional). Jakarta: Depdiknas.

Fau, Nirmala, Teodora. 2018. Pengertian Pantun dan Jenis-jenis Pantun (Online).

(https://www.studiobelajar.com/pantun-pengertian-jenis-contoh/,diakses pada tanggal 22 januari 2020)

Huda, Nurul. 2010. Strategi Pembelajaran. Jakarta: PT Multi Kreasi Satudelapan Kunandar. 2015. Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik

Berdasarkan Kurikulum 2013). Jakarta: Rajawali pers

Krisyanti, Novita. 2016. Pengembangan Media Bolding (Bola Bergelinding) Pada Mata Pelajaran IPS Materi Kenampakan Alam, Sosial, dan Budaya Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Universitas PGRI Semarang.

Laila dan Wahyu Sukartiningsih. 2018. Pengembangan Media Flash Flipbook Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Pantun Siswa Kelas V SD Negeri Janti Ii Tulangan Sidoarjo.JPGSD. Vol 06, No 13, 2381-2393 Misbahuddin dan Iqbal Hasan. 2013. Analisis Data dengan Penelitian Statistik.

Jakarta: Bumi Aksara

Mudlofir, Ali dan Evi Fatimatur Rusydiyah. 2017. Desain Pembelajaran Inovatif Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Rajawali pers

Muryanto, A.K. 2017. Mengenal Pantun. Surabaya: PT Tempirana Media Grafika Nikmah. 2018. Efektivitas Media Ritatoon Dalam Pembelajaran Keterampilan

Menulis Pantun Kelas V SDN Bangkingan Ii/442 Surabaya Tulangan.

Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar. JPGSD. Vol.6 No 13, 2370-2380 Nuratikah dan Aida Sumarni. 2018. Pengaruh Penggunaan Webtoon Terhadap

Keterampilan Menulis Pantun (Online). Vol. 1No. 2, (https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasi, diakses 3 Februari 2020)

70

Noor, Muhammad. 2010. Media Pembelajaran Berbasis Teknologi. Jakarta: PT Multi Kreasi Satudelapan

Poerwadarminta, W.J.S. 2017. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta Timur:

PT Balai Pustaka (Persero)

Prasetyo, Heri. 2017. Statistik Dasar Sebuah Panduan untuk Peneliti Pemula/Penyusun. Mojokerto Jawa Timur Indonesia: Lembaga Pendidikan dan Pelatihan International English Institute of Indonesia

Putri, Kirana, Zenia. 2018. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Tulungagung: IAIN Tulungagung

Raharja, Putra, Angkasa, Bintang. 2017. Belajar Berbalas Pantun. Surabaya: PT Temprina Media Grafika

Subekti, Asih. 2014. Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Pantun Dengan Menggunakan Media Gambar Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Nglarang, Sleman. Jogjakarta: Universitas Negeri Yogyakarta

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Tim Penyusun FKIP Unismuh Makassar. 2018. Pedoman Penulisan Skripsi. Jalan Sultan Alauddin No. 259 FKIP Unismuh Makassar Gedung PSG Lantai 1 Makassar: FKIP Unismuh Makassar

Tola, Fatimah dkk.2015.Etika Profesi Keguruan. Jln Sultan Alauddin No.259 Makassar: Perpustakaan Unismuh Makassar

Widya, Wendi, R.D. 2017. Bedah Puisi Lama. Jln Ki Hajar Dewantara: PT Intan Pariwara

Winarni, Sri. 2010. Bunga Rampai Pantun. Trawas: TB Pustaka Ilmu

LAMPIRAN A

Lampiran I dan II : RPP

Lampiran III : Pretest & Postest

Lampiran IV : Daftar Hadir

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SD Inpres Perumputan Kelas / Semester : V / 1

Tema 1 : Benda-Benda di Lingkungan Sekitar Sub Tema 3 : Manusia dan Lingkungan

Pembelajaran Ke : 1 (Pertemuan 1)

Alokasi Waktu : 1 x Pertemuan (2 x 30 menit) A. KOMPETENSI INTI (KI)

KI 1 : Menerima dan menjalankan ajaran Agama yang dianutnya.

KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru.

KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah.

KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR (KD) & INDIKATOR Kompetensi Dasar (KD) :

Bahasa Indonesia

3.4 Menggali informasi dari teks pantun dan syair tentang bencana alam serta kehidupan berbangsa dan bernegara dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku

Indikator:

1. Mengidentifikasi ciri-ciri pantun 2. Mengidentifikasi cara menulis pantun Matematika

Kompetensi Dasar (KD) :

3.2 Memahami berbagai bentuk pecahan (pecahan biasa, campuran, desimal dan persen) dan dapat mengubah bilangan pecahan menjadi bilangan desimal, serta melakukan perkailan dan pembagian

Mengenal operasi pengurangan dan penjumlahan dua pecahan IPA

Kompetensi Dasar (KD) :

3.4 Mengidentifikasi perubahan yang terjadi di alam, hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam, dan pengaruh kegiatan manusia terhadap keseimbangan lingkungan sekitar

Indikator:

Mengenal permasalahan akibat terganggunya keseimbangan akibat ulah manusia

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Dengan kegiatan menceritakan, siswa dapat mengetahui ciri-ciri pantun dan syair dengan percaya diri.

2. Dengan kegiatan menceritakan siswa dapat mengetahui persamaan dan perbedaan pantun dan syair dengan cermat, teliti, dan percaya diri.

3. Dengan kegiatan mengamati, siswa dapat mengidentifikasikan ciri- ciri pantun dan syair secara logis dan tepat.

4. Dengan kegiatan mengamati, siswa dapat mengidentifikasikan perbedan dan persamaan pantun dan syair dengan cermat dan teliti.

5. Dengan mengamati, siswa dapat memahami konsep pecahan.

6. Dengan berhitung, siswa dapat menyelesaikan persoalan sederhana tentang pecahan secra mandiri, cermat, dan teliti.

D. MATERI PEMBELAJARAN 1. Ciri-ciri pantun

2. Konsep pecahan

E. PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN 1. Pendekatan : Saintifik

2. Metode : Permainan/simulasi, diskusi, tanya jawab, penugasan dan ceramah

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pendahuluan 1. Guru mengucap salam dan menanyakan kabar siswa.

2. Guru meminta salah satu siswa untuk memimpin doa.

10 menit

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

Waktu 3. Guru melakukan absensi

4. Guru melakukan apersebsi dengan menanyakan kepada siswa ” bencana alam apa saja yang pernah terjadi dilingkungan tempat kalian?” ”apa yang menyebabkan terjadinya bencana alam tersebut?”

5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Inti 1. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok.

2. Siswa mengamati gambar bencana alam yang ada dibuku siswa bersama teman kelompoknya.

3. Setiap kelompok memberikan pendapatnya terhadap gambar yang telah diamati.

4. Guru menjelaskan mengenai bencana alam yang pernah terjadi.

5. Siswa diminta memberikan dampak-dampak dari kerusakan lingkungan akibat kegiatan manusia.

6. Guru memberikan contoh cara menulis pantun dengan tema bencana alam.

7. Guru menyiapkan media pembelajaran Bolding (bola bergelinding).

8. Guru menjelaskan cara penggunaan media Bolding (bola bergelinding).

9. Siswa diminta membuat pantun dengan tema bencana alam dengan menggunakan media Bolding (bola bergelinding) secara berkelompok.

10. Guru melakukan penilaian

40 menit

Penutup 1. Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan hasil belajar.

2. Guru meminta salah satu siswa untuk memimpin doa.

3. Guru menutup pembelajaran dengan mengucap salam.

10 menit

1. Buku Siswa Tema : Benda-Benda di Lingkungan Sekitar Kelas V (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014).

2. Media Pembelajaran Bolding (bola bergelinding)

Bantaeng, 17 Juli 2020

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SD Inpres Perumputan Kelas / Semester : V / 1

Tema 1 : Benda-Benda di Lingkungan Sekitar Sub Tema 3 : Manusia dan Lingkungan

Pembelajaran Ke : 1 (Pertemuan ke 2)

Alokasi Waktu : 1 x Pertemuan (2 x 30 menit) A. KOMPETENSI INTI (KI)

KI 1 : Menerima dan menjalankan ajaran Agama yang dianutnya.

KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru.

KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah.

KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR (KD) & INDIKATOR Kompetensi Dasar (KD) :

Bahasa Indonesia

Kompetensi Dasar (KD) :

4.4 Melantunkan dan menyajikan teks pantun dan syair tentang bencana alam serta kehidupan berbangsa dan bernegara secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku

Indikator:

1. Menceritakan ciri-ciri pantun 2. Menceritakan cara menulis pantun LAMPIRAN II

Matematika

Kompetensi Dasar (KD) :

4.1 Mengurai sebuah pecahan sebagai hasil penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dua buah pecahan yang dinyatakan dalam desimal dan persen dengan berbagai kemungkinan jawaban

Indikator:

Melakukan operasi pengurangan dan penjumlahan dua pecahan IPA

Kompetensi Dasar (KD) :

4.7 Menyajikan hasil laporan tentang permasalahan akibat terganggunya keseimbangan alam akibat ulah manusia, serta memprediksi apa yang akan terjadi jika permasalahan tersebut tidak diatasi Indikator:

Mengidetifikasi permasalahan akibat terganggunya keseimbangan akibat ulah manusia

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Dengan kegiatan menceritakan, siswa dapat mengetahui ciri-ciri pantun dan syair dengan percaya diri.

2. Dengan kegiatan menceritakan siswa dapat mengetahui persamaan dan perbedaan pantun dan syair dengan cermat, teliti, dan percaya diri.

3. Dengan kegiatan mengamati, siswa dapat mengidentifikasikan ciri-ciri pantun dan syair secara logis dan tepat.

4. Dengan kegiatan mengamati, siswa dapat mengidentifikasikan perbedan dan persamaan pantun dan syair dengan cermat dan teliti.

5. Dengan mengamati, siswa dapat memahami konsep pecahan.

6. Dengan berhitung, siswa dapat menyelesaikan persoalan sederhana tentang pecahan secra mandiri, cermat, dan teliti.

D. MATERI PEMBELAJARAN 1. Menulis Pantun pantun 2. Konsep pecahan

E. PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN Pendekatan : Saintifik

Metode : Permainan/simulasi, diskusi, tanya jawab, penugasan dan ceramah

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pendahuluan 1. Guru mengucap salam dan menanyakan kabar

siswa.

10 menit

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu 2. Guru meminta salah satu siswa untuk memimpin

doa.

3. Guru melakukan absensi

4. Guru melakukan apersebsi dengan menanyakan kepada siswa ” bagaimanakah ciri-ciri menulis pantun?”

5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Inti 1. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok.

2. Guru menyiapkan media pembelajaran Bolding (bola bergelinding).

3. Siswa diminta membuat pantun dengan

menggunakan media Bolding (bola bergelinding) secara bergiliran.

4. Guru melakukan penilaian

40 menit

Penutup 1. Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan hasil belajar.

2. Guru meminta salah satu siswa untuk memimpin doa.

3. Guru menutup pembelajaran dengan mengucap salam.

10 menit

G. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN

1. Buku Siswa Tema : Benda-Benda di Lingkungan Sekitar Kelas V (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014).

2. Media Pembelajaran Bolding (bola bergelinding)

Bantaeng, 20 Juli 2020

TEST PRETEST DAN POSTEST LEMBAR SOAL PRETEST

Nama :

Kelas :

Jawablah Pertanyaan di Bawah ini dengan Benar !

Tulislah contoh pantun baik itu pantun nasehat, pantun teka teki, pantun pantun anak-anak dan pantun pantun jenaka sesuai dengan penulisan pantun yang benar ! LAMPIRAN III

LEMBAR SOAL POSTEST

Nama :

Kelas :

Jawablah Pertanyaan di Bawah ini dengan Benar !

Mainkanlah media bolding sesuai petunjuk guru lalu lengkapilah potongan pantun sesuai dengan penulisan pantun yang benar !

DAFTAR HADIR SISWA KELAS V SD INPRES PERUMPUTAN

NO NAMA SISWA L/P PERTEMUAN

1 2 3 4 Ket

1 Ardiansyah L √

P R E T E S T

√ √ √

P O S T E S T

2 Sahril L √ √ √ √

3 Dede L √ √ √ √

4 Dika L √ √ √ √

5 Jusran L √ √ √ √

6 Saenal L √ √ √ √

7 Saldi L √ √ √ √

8 Fahril L √ √ √ √

9 Rahmat L √ √ √ √

10 Sakir L √ √ √ √

11 Faisal L √ √ √ √

12 Sela P √ √ √ √

13 Rina P √ √ √ √

14 Aila P √ √ √ √

15 Mira P √ √ √ √

16 Mila P √ √ √ √

17 Karmila P √ √ √ √

18 Mentari P √ √ √ √

19 Tiara P √ √ √ √

20 Anita P √ √ √ √

Ket a : alfa ( tanpa pemberitahuan) s : sakit

i : izin Laki-laki = 11 orang Perempuan = 9 orang +

Jumlah siswa = 20 orang

Bantaeng, Juli 2020

LAMPIRAN IV

Peneliti

LAMPIRAN B

Lampiran V : Skor Nilai Pretest

Lampiran VI : Perhitungan untuk Mencari Mean (rata-rata) Nilai Pretest

Lampiran VII : Penilaian Keterampilan Menulis Pantun Pretest

Lampiran VIII : Skor Nilai Posttest

Lampiran IX : Perhitungsn untuk Mencari Mean (rata-rata) Nilai Posttest

Lampiran X : Penilaian Keterampilan Menulis Pantun Posttest

Lampiran XI : Analisis skor pretest dan postest Lampiran XII : Distribusi Nilai ttabel

Lampiran XIII : Deskriptor Penilaian Keterampilan Menulis pantun

Lampiran XIV: Hasil Analisis Data Aktivitas Murid

SKOR NILAI PRETEST

NO NAMA SISWA NILAI

1 Ardiansyah 75

2 Sahril 75

3 Dede 62,5

4 Dika 62,5

5 Jusran 50

6 Saenal 50

7 Saldi 75

8 Fahril 87,5

9 Rahmat 75

10 Sakir 75

11 Faisal 50

12 Sela 50

13 Rina 37,5

14 Aila 87,5

15 Mira 87,5

16 Mila 75

17 Karmila 50

18 Mentari 37,5

19 Tiara 50

20 Anita 50

Jumlah 1.262,5

LAMPIRAN V

PERHITUNGAN UNTUK MENCARI MEAN (RATA-RATA) NILAI PRETEST

X F F.X

87,5 3 262,5

75 6 450

62,5 2 125

50 7 350

37,5 2 75

Jumlah 20 1.262,5

LAMPIRAN VI

PENILAIAN KETERAMPILAN MENULIS PANTUN PRETEST

NO NAMA SISWA

ASPEK PENILAIAN

Skor Nilai Ket

Aspek Kebahasaan Aspek Kesastraan

1 Ardiansyah 3 3 6 75

2 Sahril 2 4 6 75

3 Dede 2 3 5 62,5

4 Dika 2 3 5 62,5

5 Jusran 2 2 4 50

6 Saenal 2 2 4 50

7 Saldi 2 4 6 75

8 Fahril 3 4 7 87,5

9 Rahmat 3 3 6 75

10 Sakir 3 3 6 75

11 Faisal 2 2 4 50

12 Sela 2 2 4 50

13 Rina 1 2 3 37,5

14 Aila 3 4 7 87,5

15 Mira 3 4 7 87,5

16 Mila 3 3 6 75

17 Karmila 1 3 4 50

18 Mentari 1 2 3 37,5

19 Tiara 2 2 4 50

20 Anita 2 2 4 50

LAMPIRAN VII

SKOR NILAI POSTEST

NO NAMA SISWA NILAI

1 Ardiansyah 87,5

2 Sahril 87,5

3 Dede 75

4 Dika 75

5 Jusran 62,5

6 Saenal 75

7 Saldi 75

8 Fahril 87,5

9 Rahmat 87,5

10 Sakir 87,5

11 Faisal 75

12 Sela 75

13 Rina 75

14 Aila 87,5

15 Mira 87,5

16 Mila 75

17 Karmila 62,5

18 Mentari 62,5

19 Tiara 87,5

20 Anita 75

Jumlah 1.562,5

LAMPIRAN VIII

PERHITUNGAN UNTUK MENCARI MEAN (RATA-RATA) NILAI POSTEST

X F F.X

87,5 8 700

75 9 675

62,5 3 187,5

Jumlah 20 1.562,5

LAMPIRAN IX

PENILAIAN KETERAMPILAN MENULIS PANTUN POSTEST

NO NAMA SISWA

ASPEK PENILAIAN

Skor Nilai Ket

Aspek Kebahasaan Aspek Kesastraan

1 Ardiansyah 3 4 7 87,5

2 Sahril 3 4 7 87,5

3 Dede 3 3 6 75

4 Dika 3 3 6 75

5 Jusran 3 2 5 62,5

6 Saenal 3 3 6 75

7 Saldi 3 3 6 75

8 Fahril 3 4 7 87,5

9 Rahmat 3 4 7 87,5

10 Sakir 3 4 7 87,5

11 Faisal 3 3 6 75

12 Sela 3 3 6 75

13 Rina 3 3 6 75

14 Aila 3 4 7 87,5

15 Mira 3 4 7 87,5

16 Mila 3 3 6 75

17 Karmila 2 3 5 62,5

18 Mentari 2 3 5 62,5

19 Tiara 3 4 7 87,5

20 Anita 3 3 6 75

LAMPIRAN X

Analisis skor Pretest dan Posttest

No. (Pre-test) (Post-test) X2- X1

1. 75 87,5 12,5 156,25

2. 75 87,5 12,5 156,25

3. 62,5 75 12,5 156,25

4. 62,5 75 12,5 156,25

5. 50 62,5 12,5 156,25

6. 50 75 25 625

7. 75 75 0 0

8. 87,5 87,5 0 0

9. 75 87,5 12,5 156,25

10. 75 87,5 12,5 156,25

11. 50 75 20 400

12. 50 75 20 400

13. 37,5 75 37,5 1.406,25

14. 87,5 87,5 0 0

15. 87,5 87,5 0 0

16. 75 75 0 0

17. 50 62,5 12,5 156,25

18. 37,5 62,5 35 1.225

LAMPIRAN XI

19. 50 87,5 37,5 1.406,25

20. 50 75 25 625

Jumlah 1.262,5 1.562,5 300 90.000

Langkah-langkah dalam pengujian hipotesis adalah sebagai berikut : f. Mencari harga “Md” dengan menggunakan rumus:

Md =

= 15

g. Mencari harga “∑ ” dengan menggunakan rumus:

∑ = ∑ (∑ ) ( )

=

= 85,5

h. Menentukan harga tHitung

t =

( )

=

( )

=

=

=

= 31,625 i. Menentukan harga ttabel

Untuk mencari t Tabel peneliti menggunakan tabel distribusi t dengan taraf signifikan ( ) = 20 – 1 = 19 maka diperoleh t0,05 = 1,729.

j. Konsultasikan thitung dengan ttabel

thitung =31,625> ttabel= 1,729 thitung> ttabel

Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima. Ini berarti bahwa berarti penggunaan media Bolding (Bola Bergelinding) tidak efektif terhadap keterampilan menulis pantun murid kelas V SD Inpres Perumputan Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng

Distribusi Nilai ttabel

Untuk mencari t Tabel peneliti menggunakan tabel distribusi t dengan taraf signifikan ( ) = 20 – 1 = 19 maka diperoleh t0,05 = 1,753.

Df t0.10 t00.05 t0.025 t0.01 t0.005

1 3.078 6.314 12.71 31.82 63.66

2 1.886 2.920 4.303 6.965 9.925

3 1.638 2.353 3.182 4.541 5.841

4 1.533 2.132 2.776 3.747 4.604

5 1.476 2.015 2.571 3.365 4.032

6 1.440 1.943 2.447 3.134 3.707

7 1.415 1.895 2.365 2.998 3.499

8 1.397 1.860 2.306 2.896 3.355

9 1.383 1.833 2.262 2.821 3.250

10 1.372 1.812 2.228 2.764 3.169

11 1.363 1.796 2.201 2.718 3.106

12 1.356 1.782 2.179 2.681 3.055

13 1.350 1.771 2.160 2.650 3.012

14 1.345 1.761 2.145 2.624 2.977

15 1.341 1.753 2.131 2.602 2.947

16 1.337 1.746 2.120 2.583 2.921

17 1.333 1.740 2.110 2.567 2.898

18 1.330 1.734 2.101 2.552 2.878

19 1.328 1.729 2.093 2.539 2.861

20 1.325 1.725 2.086 2.528 2.845

LAMPIRAN XII

Kriteria Penilaian Menulis Pantun

No Aspek Penilaian Skor

1. Aspek Kebahasaan

1. Pilihan Kata atau Diksi

3 2. Aspek Kesastraan

2. Isi Pantun

3. Adanya sampiran dan Isi 4. Persajakan

5. Jumlah Suku Kata Tiap Baris 6. Jumlah Baris tiap Bait

1 1 1 1 1

Skor Maksimal 8

Rubrik Penilaian Keterampilan Menulis Pantun

No Aspek Penilaian Skor Kategori Keterangan 1. Aspek Kebahasaan

Pilihan Kata atau Diksi Indikator :

- Menggunakan kata konkret dan kata kiasan

- Penggunaan kata yang variatif

- Memiliki nilai estetis 3 2 1

Baik Cukup Kurang

- Jika diksi memenuhi semua indicator - Jika diksi memenuhi

dua indicator - Jika diksi memenuhi

satu indicator 2. Aspek Kesastraan

Isi Pantun Indikator :

- Isi pantun sesuai dengan norma kesopanan

1 0

Baik Kurang

- Isi pantun sesuai dengan dunia anak

- Isi pantun tidak sesuai dengan dunia anak 3. Adanya sampiran dan Isi

Indikator :

- Mampu membuat sampiran dan Isi pantun, antara sampiran dan isi pantun tidak berkaitan

1 Baik - Mampu membuat sampiran dan isi pantun, antara sampiran dan isi pantun tidak berkaitan - Tidak mampu membuat LAMPIRAN XIII

0 Kurang sampiran dan isi pantun, antara sampiran dan isi pantun berkaitan 4. Persajakan

Indikator :

- Pantun bersajak ab ab 1 0

Baik Kurang

- Pantun bersajak ab ab - Pantun tidak bersajak ab

ab 5. Jumlah suku kata tiap baris

Indikator :

- Jumlah suku kata tiap baris 8-12 suku kata

1 0

Baik Kurang

- Jumlah suku kata tiap baris 8-12 suku kata - Suku kata tiap baris

tidak brjumlah 8-12 suku kata

6. Jumlah baris tiap bait Indikator :

- Pantun yang dibuat siswa empat seuntai

1 0

Baik Kurang

- Pantun yang dibuat siswa empat seuntai - Pantun yang dibuat

siswa tidak empat seuntai

Kriteria

No Kategori Skala Skor

1. Baik 75-100

2. Cukup 65-74

3. Kurang 0-64

Dokumen terkait