• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN

G. Sistematik Penulisan

4. Hasil Belajar PAI & BP

d) Perhatian Siswa, Minat dan perhatian merupakan dua hal yang dianggap sama dalam penggunaan sehari-hari, perhatian siswa merupakanxkonsentrasi siswa terhadap pengamatan dan pengertian, dengan mengesampingkan yang lain. Siswa memiliki minat pada obyek tertentu maka dengan sendirinya akan memperhatikanxobyek tersebut. Contoh: mendengarkan penjelasan guru dan mencatat materi.

Warsito dalam Depdiknas mengemukakan hasil dari kegiatan belajar ditandai dengan adanya perubahan perilaku kearah positif yang relative permanen pada diri orang yang belajar.35 Menurut Bloom revisi dalam Suprijonoxmenyatakan bahwa Hasil belajar mencakup kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Domain kognitif adalah mengingat (Remembering), memahami (Understanding), mengaplikasikan (Applying), mengevaluasi (Evaluating), Mencipta (Creating).

Hasil belajar adalah bila seseorang telah terjadi perubahan tingkah laku pada orangxtersebut, misalnya dari tidak tahu menjadi tahu dan dari tidak mengerti menjadi mengerti.36 Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajarnya. Hasil belajar digunakan oleh guru untuk dijadikan ukuran atau kriteria dalam mencapai suatu tujuan pendidikan. Hal ini dapat tercapai apabila siswa sudah memahami belajar denganxdiiringi perubahan tingkah laku yang lebih baik.

Secara global, faktor-faktor yang mempengaruhi belajar siswa dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:

1. Faktorxinternal (faktor dalam diri siswa), yakni keadaan atau kondisi jasmani dan rohani siswa.

2. Faktorxeksternal (faktor dari luar siswa), yakni kondisi lingkungan disekitar siswa.

Group, 2016), 57.

35Depdiknas, Bunga Rampai Keberhasilan Guru Dalam Pembelajaran (Jakarta: Depdiknas, 2006),125

36Oemar Hamalik, Proses Belajar Mengajar, (Jakarta: Bumi Aksara, 2001), 30.

3. Faktorxpendekatan belajar (Approach To Learning), yakni jenis upaya belajar siswa yang meliputi strategi dan metode yang digunakan siswa untuk melakukan kegiatan mempelajari materi-materi pelajaran.

Seorang guru yang kompeten dan profesional diharapkan mampu mengantisipasi kemungkinankemungkinan munculnya kelompok siswa yang menunjukkanxgejala kegagalan dengan berusaha mengetahui dan mengatasi faktor yang menghambat proses belajar mereka.

a. FaktorxInternal Siswa Faktor yang berasal dari dalam diri siswa sendiri meliputi dua aspek, yakni; aspek fisiologis ( yang bersifat jasmaniah), aspek psikologis ( yang bersifat rohaniah).

1) Aspek Fisiologis

Kondisixumum jasmani dan Tonus (tegangan otot) yang menandai tingkat kebugaran organ-organ tubuh dan sendi-sendinya, dapat mempengaruhi semangat dan intensitas siswa dalam mengikuti pelajaran.

Kondisi organ tubuh yang lemah, apalagi jika disertai pusing kepala berat misalnya, dapat menurunkan kualitas ranah cipta (kognitif) sehingga materi yang dipelajarinyapun kurang atau tidak berbekas.

2) Aspek Psikologis

Banyak faktor yang termasuk aspek psikologis yang dapat mempengaruhixkuantitas dan kualitas perolehan belajar siswa. Namun, diantara faktor-faktor rohaniah siswa yang pada umumnya dipandang lebih esensial itu adalah sebagai berikut: tingkat kecerdasan/inteligensi siswa, sikap siswa, bakat siswa, minat siswa, dan motivasi siswa.

b. Faktor Eksternal Siswa

Faktor eksternalxsiswa juga terdiri atas 2 macam, yakni; faktor lingkungan sosial dan faktor lingkungan nonsosial

1) Lingkungan Sosial

Lingkungan sosial sekolah seperti para guru, para staf administrasi dan teman-teman sekelasxdapat mempengaruhi semangat belajar seorang siswa.

2) Lingkungan Nonsosial

Faktor-faktor yang termasuk lingkungan nonsosial ialah gedung sekolah dan letaknya, rumah tempat tinggal keluarga siswa dan letaknya, alat-alat belajar, keadaan cuaca, dan waktu belajar yang digunakan siswa. Faktor- faktor ini dipandang turut menentukan tingkat keberhasilan belajar siswa.

Sedangkan PAI & BP adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaranxagama Islam dari sumber utamanya Al-Qur’an dan Hadis, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman.37 Cara seperti ini meliputi penyampaian dari guru dan penerima dari peserta didik, berbagai macam sarana dan prasarana, kelembagaan dan faktor lainnya, termasuk kepala sekolah, masyarakat terlebih orangtua dan sebagainya.38

37Abdul Majid, Belajar An Pembelajaran PAI & BP (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012), 11.

38 Abdul Majid, Belajar An Pembelajaran.., 11.

Jadi hasilxbelajar PAI & BP adalah kemampuan PAI & BP yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajar yang telah ia lakukan sebelumnya. upaya sadar ini dilakukan oleh peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, bertaqwa dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya Al-Qur’an dan Hadis. Hasil belajar digunakanxoleh guru untuk dijadikan ukuran atau kriteria dalam mencapai tujuan PAI & BP.

Hal ini dapat tercapai apabila siswa sudah memahami belajar dengan diiringi perubahan tingkah laku yang lebih baik.

E. Blended Learning Berbantuan Edmodo dan Minat Belajar meningkatkan Hasil Belajar

Blended learning terdiri dari kata blended (kombinasi/ campuran) dan learning (belajar).Istilah lain yang sering digunakan adalah hybrid course (hybrid

= carnpuran/kombinasi, course = mata kuliah). Makna asli sekaligus yang paling umum blended learning mengacu pada belajar yang mengkombinasi atau mencampur antara pembelajaran tatap muka (face to face= f2f) dan pembelajaran berbantuan komputer (online dan offline).39

Minat belajar mahasiswa setelah dilakukan pembelajaran dengan model blended learning melalui Edmodo sangat kuat dengan rincian rata-rata interprestasi minat berdasarkanxaspek-aspeknya, yaitu 1) aspek perasaan senang dengan kategori sangat kuat, 2) perhatian dengan kategori sangat kuat dan 3)

39 Husni Idris, Pembelajaran Model Blended Learning, Jurnal Iqra’ Vol.5. No.1, Januari – Juni 2011.

terlibat aktif dengan kategori sangat kuat dan ketertarikan belajar mahasiswa sangat kuat. Dari hasil analisisxtersebut, indikator perasaan senang paling tinggi dibandingkan indikator yang lainnya.

Hal ini menyebabkan mahasiswa merasa nyaman ketika belajar dan dapat dengan mudah untuk memahami materi yang diberikan pendidik.40

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar ekonomi secara keseluruhan kelompok siswaxyang memperoleh perlakuan model blended learning lebih tinggi daripada dengan kelompok siswa yang memperoleh perlakuan model pembelajaran langsung. Hal ini disebabkan karena siswa tidak hanya mendengarkan ceramah guru tetapi lebih banyak melakukan aktivitas belajar seperti aktivitas mengamati, melakukan,mendemontrasikan dan lain sebagainya. Hasil penelitianxmenunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar Ekonomi siswa yang memiliki minat belajar tinggi lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memiliki minat belajar rendah. Hal ini mengindikasikan bahwa siswa yang memiliki minat belajar tinggi lebih mampu memahami pelajaran Ekonomi dibandingkan dengan siswa yang memiliki minat belajar rendah.

Jadi, terdapat peningkatan minat belajar. Peningkatan ini disebabkan karena peserta didik dapat mengikuti pembelajaran dengan baik, dimana peserta didik dapat menyelesaikan soal yang diajukan, adanya model pembelajaran yang dapat menumbuhkan semangat peserta didik dalam belajar.41

40 Feby Ingriania, Acep Roni Hamdani, “Taufiqullah Dahlan, Minat Belajar Siswa Menggunakan Blended Learning Dengan Edmodo Pada Pembelajaran Konsep Dasar Bahasa Indonesia Sd”.

Volume 3 Nomor 1 April 2019 E-Issn: 2549-9114 Dan P-Issn: 2549-9203.

41 Hermidayani, Khoirun Nikmah, Pengaruh Model Blended Learning Dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Ekonomi, Kisaran, Asahan, Sumut - 3 September 2018, Issn 2622-6510

Dari berbagai sumber tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan model pembelajaran Blended Learning dengan bantuan media pembelajaran Edmodo dapat meningkatkan minat belajar peserta didik dalam mengikuti prosesxpembelajaran, ketika peserta didik minat dengan pembelajarannya maka akan tumbuh keinginan untuk terus mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan kondusif. Jika hal ini berlangsung dengan baik maka konsekuensi yang akan didapat oleh peserta didik adalah peningkatan hasil belajar, danxmenjadikan pendidik berhasil dalam melaksanakan proses pembelajaran.

C. Hipotesis Kerja

Hipotesisxmerupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, dimana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pertanyaan.

Dikatakan sementara, karena jawaban yang diberikan baru didasarkan pada teori yang relevan, belum didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data. Mengacu pada latar belakang masalah, penelitian terdahulu dan kajian teoritik, maka dapat dirumuskan hipotesis penelitian sebagai berikut :

1. Hipotesis Kerja (Ha)

a. “Terdapat perbedaan hasil belajar pada peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan model Blended Learning berbantuan Edmodo dengan Peserta Didik yang belajar dengan menggunakan metode Konvensional pada Mata Pelajaran PAI

& BP di SMAN 1 Leces.”

b. “Terdapat perbedaan yang signifikan perbedaan hasil belajar pada Peserta Didik dengan Minat belajar tinggi dan minat belajar rendah pada Mata Pelajaran PAI & BP di SMAN 1 Leces.”

c. “Terdapat perbedaan pengaruh antara perbedaan Pengaruh antara model Blended Learning berbantuan Edmodo dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PAI & BP di SMAN 1 Leces.”

2. Hipotesis Nihil (Ho)

a. “ Tidak terdapat perbedaan hasil belajar pada peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan model Blended Learning berbantuan Edmodo dengan Peserta Didik yang belajar dengan menggunakan metode Konvensional pada Mata Pelajaran PAI & BP di SMAN 1 Leces.”

b. “Tidak terdapat perbedaan yang signifikan perbedaan hasil belajar pada Peserta Didik dengan Minat belajar tinggi dan minat belajar rendah pada Mata Pelajaran PAI & BP di SMAN 1 Leces.”

c. “Tidak terdapat perbedaan pengaruh antara perbedaan Pengaruh antara model Blended Learning berbantuan Edmodo dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PAI & BP di SMAN 1 Leces.”

BAB III

METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian

Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experimen). Penelitian eksperimen semu (quasi experimen) dipilih apabila peneliti ingin menerapkan suatu tindakan atau perlakuan. Tindakan dapat berupa model, strategi, metode, atau prosedur kerja baru untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pekerjaan agar hasilnya menjadi lebih optimal.42

Desain yang digunakan peneliti adalah Desain penelitian menggunakan Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Desain penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yang dipilih. Kelompok pertama diberi perlakuan (X) dan kelompok yang lain tidak. Kelompok yang diberi perlakuan disebut kelompok eksperimen dan kelompok yang tidak diberi perlakuan disebut kelompok kontrol.43

42 Endang Mulyatiningsih, Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan (Bandung: Alfabeta, 2012), 86.

43Karunia Eka Lestari Dan Mokhammad Ridwan Yudhanegara,(Bandung:Pt.Refika Aditama,2017), 136.

Secara rinci desain Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design dapat dilihat pada Tabel 2.1

Tabel 2.1

Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design

Grup Pretest Treatment Posttest

Eksperimen O1 X O3

Kontrol O2 - O4

Keterangan:

O1 = Pretest Kelas Eksperimen O2 = Pretest Kelas kontrol O3 = Posttest kelas eksperimen O4 = Posttest kelas kontrol

Rancangan ini diterapkan pada situasi yang berbeda yaitu kelas eksperimen diterapkan dengan model pembelajaran Blanded Learning Berbantuan Edmodo dan kelas kontrol diterapkan pembelajaran konvensional. Rancangan ini diuraikan dalam bentuk tabel di bawah ini.

Tabel 1.2

Pengaruh Blended Learning Berbantuan Edmodo dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar

Kelas

Minat Eksperimen (D1) Kontrol (D2)

Tinggi (E1) D1E1 D2E1

Sedang (E2) D1E2 D2E2

Rendah (E3) D1E3 D2E3

Keterangan:

D1 : Hasil Belajar Peserta Didik dengan Blended Learning Berbantuan Edmodo.

D2 : Hasil Belajar Peserta Didik dengan pembelajaran konvensional.

D1E1 : Hasil Belajar Peserta Didik yang memiliki minat belajar tinggi

dengan model Pembelajaran Blended Learning Berbantuan Edmodo.

D1E2 : Hasil Belajar Peserta Didik yang memiliki minat belajar sedang

dengan model Pembelajaran Blended Learning Berbantuan Edmodo.

D1E3 : Hasil Belajar Peserta Didik yang memiliki minat belajar rendah

dengan model Pembelajaran Blended Learning Berbantuan Edmodo.

D2E1 : Hasil Belajar Peserta Didik yang memiliki minat belajar tinggi

dengan model Pembelajaran Konvensional.

D2E2 : Hasil Belajar Peserta Didik yang memiliki minat belajar sedang

dengan model Pembelajaran Konvensional.

D2E3 : Hasil Belajar Peserta Didik yang memiliki minat belajar rendah

dengan model Pembelajaran Konvensional.

Dokumen terkait