• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Evaluasi Hasil Belajar Siklus I

Dalam dokumen SISWA KELAS IV DI MI NU TRIBHAKTI AT-TAQWA (Halaman 65-70)

BAB I PENDAHULUAN

H. Indikator Keberhasilan

4) Hasil Evaluasi Hasil Belajar Siklus I

Penilaian hasil belajar siswa didasarkan pada kemampuan siswa dalam mengerjakan soal pretest dan posttest yang sudah diberikan guru kepada siswa kelas IV dengan jumlah 30 siswa pada siklus I.

data hasil belajar siswa dapat dilihat pada tabel 4.7 Dibawah ini.

Tabel 4.7

Hasil belajar pre-test dan post-test siklus I

no keterangan siklus I

pre-test post-test

1 nilai rata rata 67.3 78.33

2 nilai tertinggi 100 100

3 nilai terendah 0 0

4 siswa yang belum tuntas 14 8

5 tingkat ketuntasan 53,33% 73,30%

untuk lebih jelasnya peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Aqidah Akhlak menggunakan model pembelajaran tipe numbered head together (NHT) kelas IV MI Nu Tribhakti At-taqwa dapat dilihat pada gambar 4.1 Berikut.

Gambar 4.2

Hasil belajar pre-test dan post-test siklus I

nilai rata rata nilai tertinggi nilai terendah

siswa yang belum tuntas 67,3

100

0

14 78,33

100

0 8

siklus I pre-test siklus I post-test

Berdasarkan tabel 4.7 Dan gambar 4.2 Diatas dapat dilihat bahwa siswa yang memperoleh nilai > 70 yang masuk dalam kategori tuntas sebanyak 73,3%. Sedangkan siswa yang memperoleh <70 dan belum masuk kategori tuntas sebanyak 26,7%.

Meskipun hasil belajar siswa belum mencapai tujuan. Dapat dilihat dari hasil tes siklus I ini mengalami peningkatan dari presentase ketuntasan siswa sebelum dilakukannya tindakan atau pada saat peneliti melakukan prasurvey tanggal 22 maret 2019 di MI Nu Tribhakti At-taqwa adalah 60%. Sedangkan setelah dilakukannya tindakan pada siklus I tingkat ketuntasan siswa mengalami peningkatan menjadi 73,3%.

5) Refleksi Siklus I

Setelah pelaksanaan siklus I selesai, kemudian diadakan refleksi.

Refleksi ini dilakukan untuk mengkaji secara menyeluruh tindakan yang telah dilakukan, berdasarkan data yang telah terkumpul pada siklus I, baik pretest maupun posttest serta lembar observasi penilaian kinerja guru selama proses pembelajaran.

Hasil pengamatan pada lembar observasi penilaian kinerja guru terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

a) Guru tidak menggunakan alat bantu mengajar untuk meningkatkan motivasi belajar.

b) Guru belum luwes menggunakan model pembelajaran tipe numbered head together (NHT).

Dan pada hasil pengamatan lembar observasi penilaian kinerja guru juga terdapat beberapa keberhasilan yang sudah dicapai guru seperti:

a) Guru sudah melakukan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut.

b) Guru sudah melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses peserta didik.

Berdasarkan refleksi siklus I tindakan yang akan dilakukan pada siklus II yaitu:

a) Guru bisa menambahkan sedikit informasi baru yang sesuai dengan tingkat kemampuan belajar peserta didik.

b) Guru lebih perhatian kepada peserta didik lain jika ada yang kurang setuju dengan jawaban tersebut.

c) Diharapkan guru lebih rileks saat menggunakan model pembelajaran tipe numbered head together (NHT).

d) Guru juga diusahakan menggunakan alat bantu mengajar untuk meningkatkan motivasi siswa saat belajar.

c. Pelaksanaan Siklus II

Setelah diadakan refleksi maka dilaksanakan siklus II dengan harapan pelaksanaan siklus II dapat mencapai tujuan yang diharapkan.

Adapun tahapan siklus II sama dengan siklus I yaitu terdiri dari:

perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.

1) Perencanaan

Perencanaan tindakan yang akan dilakukan pada siklus II ini didasarkan pada pelaksanaan siklus I yang telah dilaksanakan. Hanya saja pada siklus ini guru lebih menekankan pada materi serta memantau kesulitan siswa dan ada beberapa tambahan yang perlu disiapkan yaitu reward (hadiah) yang akan diberikan diakhir pertemuan siklus II bagi siswa yang mendapat nilai tuntas.

2) Pelaksanaan tindakan

Pembelajaran pada siklus II dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan, di pertemuan pertama siklus II, 15 menit sebelum pembelajaran dimulai diadakan tes (pretest) dan pada pertemuan kedua 15 menit sebelum pembelajaran berakhir dilakukan uji tes (post test). Ini untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah adanya tindakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran tipe numbered head together (NHT).

a) Pertemuan I (pertama)

Pembelajaran pertama ini dilaksanakan pada hari senin, tanggal 24 juni 2019 yang dilaksanakan selama 2 jam pelajaran (2 x 35 menit) yaitu pada pukul 08:00 – 09:10. Materi pada pertemuan ini membahas tentang “penggunaan kalimat thayyibah subhanallah dan masya allah” dengan KD yang sama dengan siklus I yaitu “mengenal allah melalui kalimat thayyibah”.

(1) Kegiatan awal

Guru memberikan salam dan memulai pelajaran dengan mengucap basmalah. Guru memeriksa kehadiran siswa dan mempersiapkan siswa untuk memulai pelajaran. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Guru kemudian mengajak siswa untuk melakukan tepuk tangan gembira agar memotivasi siswa semangat belajar.

Tepuk tempe…

Tepuk 3 x… “idak idak”

Tepuk 3 x… “dibunteli”

Tepuk 3 x… “didol ra payu, pangan dewe ra entek, kekne mbok e.. mbok e… mbok e…joss !!!.

Tujuannya agar siswa tidak merasa jenuh ketika akan belajar dan tidak mengantuk saat proses pembelajaran berlangsung.

Sebelum guru melanjutkan pada materi pembelajaran. Guru mengulas kembali materi pada siklus I dengan memberikan pertanyaan agar siswa mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan kemaren. Kemudian guru memberikan soal pretest sebelum kegiatan pembelajaran dilanjutkan.

(2) Kegiatan inti

Pada kegiatan inti pembelajaran guru menjelaskan materi tentang kalimat thayyibah. Siswa diminta berdiskusi menunjukkan contoh mempergunakan la-fadz kalimat thayyi- bah Masyaa Allah dan subhanallah. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok secara heterogen yang beranggotakan 5 siswa dan setiap siswa dalam kelompok diberikan nomor 1-5 serta setiap anggota kelompok diberikan lembar kerja kelompok. Guru mengajukan pertanyaan kepada

siswa berupa tes tulis. Guru memberikan kesempatan kepada tiap tiap kelompoknya untuk menemukan jawabannya. Guru melengkapi dan menjelaskan tentang hasil presentasi siswa.

(3) Kegiatan akhir

Guru bersama siswa membuat kesimpulan hasil pembelajaran. Guru memberikan tugas rumah dan menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya, kemudian guru menghimbau kepada seluruh siswa untuk membaca materi selanjutnya. Agar pertemuan yang akan dating siswa lebih mudah memahami materi. Guru menutup pelajaran dengan mengucap salam.

b) Pertemuan II (kedua)

Pembelajaran kedua siklus II ini dilaksanakan pada hari kamis, tanggal 27 juni 2019 yang dilaksanakan selama dua jam pelajaran (2 x 35 menit) yaitu pada pukul 09:10 – 10:25. Adapun materi pada pertemuan ini tentang Penggunaan kalimat Thayyibah masyaa Allah dan subhanallah dengan KD “mengenal allah melalui kalimat thayyibah”.

(1) Kegiatan awal

Guru memberikan salam dan memulai pelajaran dengan mengucap basmalah. Guru memeriksa kehadiran siswa dan mempersiapkan siswa untuk memulai pelajaran. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Guru memberikan Apersepsi berupa pertanyaan seputar kalimat thayyibah Masyaa Allah dan subhanallah. Guru memotivasi dan memberikan informasi tentang kalimat thayyibah Masyaa Allah dan subhanallah

(2) Kegiatan inti

Guru menjelaskan materi tentang kalimat thayyibah.

Siswa diminta berdiskusi menyebutkan Kalimat Thayyibah masyaa Allah dan subhanallah. Sebelum mulai berdiskusi guru menjelaskan tentang Model pembelajaran tipe Numbered Head Together (NHT), serta memberikan motivasi agar seluruh siswa ikut berpartisipasi dan aktif dalam mengemukakan pendapat, berdiskusi dan bekerja sama dalam

Kelompok. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok secara heterogen yang beranggotakan 5 siswa dan setiap siswa dalam kelompok diberikan nomor 1-5 serta setiap anggota kelompok dibagikan lembar kerja kelompok. Guru mengajukan pertanyaan kepada siswa berupa tes tulis. Guru memberikan kesempatan kepada tiap tiap kelompoknya untuk menemukan jawabannya. Guru memanggil siswa yang memiliki nomor sama dari tiap-tiap kelompok. Guru melengkapi dan menjelaskan tentang hasil dari presentasi siswa. Guru memotivasi siswa yang kurang atau belum berpartisipasi. Guru membagikan soal post test yang sudah peneliti siapkan

(3) Kegiatan akhir

Guru bersama siswa membuat kesimpulan hasil pembelajaran. Guru memberikan PR untuk menghafal salah satu surat pendek sebagai pengamalan . Guru bersama siswa menutup pelajaran dengan membaca hamdalah dan mengucapkan salam.

3) Hasil Observasi / Pengamatan

Dalam dokumen SISWA KELAS IV DI MI NU TRIBHAKTI AT-TAQWA (Halaman 65-70)