BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
PT. Frisian Flag Cab. Makassar adalah perusahaan yang bergerak pada bidang distributor dimana perusahaan ini membagikan hasil produk PT Frisian Flag ke toko-toko atau keagen-agen seperti indomaret, giant dan alfamart. untuk penjualan dari distributor ketoko sales admin akan memberikan kartu langganan kepada salesman, dimana kartu langganan ini berisi daftar toko yang akan dikujungi oleh salemen dan juga berisi data terbaru dari stok produk masing- masing toko. Katru pelanggan ini juga digunakan oleh salesman nantinya untuk mengisi produk-produk mana saja yang sudah terjual disebuah toko, setelah salesmen mendapatkan kartu pelanggan maka salesmen akan mengunjungi toko-toko yang sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
kegiatan perusahaan dengan melakukan distributor menggunakan kendaraan mobil box/ kampas yang dimana mobil yang tersedia sebanyak 13 unit kendaraan dan yang digunakan ada 10 unit kendaraan, ketiga belas kendaraan yang dimiliki pada umumnya rata-rata memiliki usia ekonomis 5 tahun adapun daftar kendaraan yang dimiliki adalah seperti tabel berikut
Tabel 4.2 Daftar Kendaraan Jumlah
kendaraan Jenis kendaraan Harga kendaraan
Masa manfaat 9 Mobil mitsubisi L
300 box
190.000.000 5 tahun
4 Mitsubisi 135 PS Box
380.000.000 5 tahun
tabel diatas menunjukkan bahwa mobil mitsubisi L 300 Box berjumlah 9 unit dan memiliki biaya penyusutan pertahun 28.000.000 dimana 9 unit kendaraan memiliki sisa umur 1 tahun sedangkan mobil mitsubisi 135 PS box penyusutan pertahunnya 56.000.000.00 dengan sisa umur 2 tahun. Dari ke 13 mobil yang ada hanya 10 mobil yang beroperasi sementara 3 mobil lainnya tidak beroperasi namun tetap termasuk kategori ekonomis. Penggunaan ke 10 mobil tersebut diakibatkan karna perusahaan tidak cukup banyak produk yang akan diantar dengan demikian dapat dipastikan bahwa 3 mobil dalam keadaan menganggur.
Keputusan menejemen terkait 3 mobil yang menganggur adalah dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki termasuk 3 mobil yang menganggur
yaitu mobil mitzubisi L 300 Box maka diputuskan untuk disewakan atau dijual adapun jumlah sewa yang disewakan untuk 3 mobil tersebut adalah masing- masing sebagai berikut :
Biaya Sewa perbulan 15.000.000, Biaya bengkel per bulan 400,000 Laba bersih per bulan 14.600,000
14.600,000 x 12 bulan Laba bersih per 1 tahun 175.200.000 x 3 unit mobil = 525.600.000
Adapun keuntungan perusahaan dalam 1 tahun dengan menyewakan setiap 1 unit mobil sebesar 175.600,000 jika dijumlah keseluruhan 175.600.000 x 3 unit mobil yang disewakan sebesar 525.600.000 maka diambil kesimpulan perusahaan mendapatkan tambahan sebesar 525.600.000
Sedangkan jika menjual dengan umur sisa umur kendaraan 1 tahun maka penyusutan kendaraan selama 1 tahun ialah 112.000.000 sehingga perusahan mendapatkan biaya tambahan sebagai berikut
Harga mobil 190.000.000
Penyusutan 4 tahun 112.000.000
Biaya bengkel 1.000.000
Harga jual 77.000.000
Laba yang didapatkan jika menjual ialah 77.000.000 x 3 unit mobil 231.000.000
Berikut tabel perbandingan jika menjual dan menyewakan
Tabel 4.3
Tabel analisis pengambilan keputusan menjual atau menyewakan
Disewakan 3 unit
Dijual 3 unit
mobil Perbedaan Pendapatan
sewa /
penjualan per tahun
540.000.000 234.000.000 306.000.000 Biaya :
Biaya Reparasi pertahun
14.400.000 3.000.000 11.400.000
Pendapatan Bersih per tahun
525.600.000 231.000.000 294.600.000
Perbandingan diatas menunjukkan bahwa alternatif menjual kendaraan perusahaan mendapatkan laba bersih pertahun sebanyak Rp.231.000.000 dan alternatif menyewakan mendapatkan laba bersih pertahun sebanyak Rp.525.600.000, jika dilakukan perbandingan keuntungan dapat dilihat dengan melakukan perbandingan pendapatan sewa dan pendapatan menjual yaitu Rp.525.600.000 - Rp.231.000.000 = Rp. 294.600.000 . alternatif menyewakan lebih menguntungkan karna mendapatkan laba sebanyak 525.600.000.00 pertahun dengan perbandingan keuntungan sebanyak 294.600.000. dari perbandingan tersebut dapat disimpulkan bahwa perusahaan lebih untung jika menyewakan kendaraan perusahaan.
Pengambilan keputusan manajemen tidak luput juga dari kegiatan pengendalian manajemen baik itu kegiatan internal dan ekternal . pengendalian manajemen adalah suatu sistem yang digunakan manajer untuk mengarahkan anggotanya agar kegiatan organisasi berjalan lancar sehingga organisasi melaksanakan kegiatannya secara efektif dan efisien.
Pengendalian adalah suatu proses penggunaan seluruh kelengkapan sarana dalam mempromosikan, mengarahkan, mengendalikan, mengatur serta
memeriksa berbagai aktivitas yang didalamnya terdapat strategi dan teknik yang akan dilakukan dengan menggunakan sumber daya yang ada selain itu seorang manajer juga harus membuat suatu perencanaan yang dapat dijadikan pedoman dalam mencapai tujuan perusahaan salah satunya dengan memperoleh laba yang maksimal demi mempertahankan perusahaan tetap berjalan dengan baik
dalam mencapai tujuan perusahaan aktivitas sistem pengendalian manajemen yang terdapat pada PT Frisian Flag cabang Makassar selain aktivitas pengendalian dan pengarahan aktivitas organisasi, ada juga aktivitas merencanakan tujuan yang hendak dicapai. secara umum adanya sistem pengendalian manajemen pada PT Frisian Flag cabang Makassar bertujuan untuk membantu kegiatan operasional perusahaan, untuk mengendalikan aktivitas Manajemen Perusahaan dan sebagai rekomendasi kepada manajemen untuk meningkatkan Efisiensi dan efektivitas perusahaan
pengendalian manajemen juga bertujuan untuk mengidentifikasi terjadinya definisi atau penyimpangan atas pelaksanaan kegiatan dibandingkan dengan perencanaan sebagai umpan balik untuk melakukan tindakan koreksi atau perbaikan bagi pimpinan dalam mencapai tujuan organisasi. secara luas unsur pengendalian manajemen juga mencakup pada usaha pencegahan kemungkinan terjadinya penyimpangan.
1. Hasil wawancara responden
Wawancara dilakukan pada manajer PT. Frisian Flag yaitu :
Menurut Rosyaty Ismail S.E selaku menejer PT. Frisian Flag Cab.
Makassar mengenai pengendalian manajemen dan pengambilan keputusan ” tujuan utama pengendalian itu untuk meningkatkan kinerja perusahaan melalui peningkatan kinerja para karyawan, Yang kedua agar kita tau kinerja karyawan selama ini sampai dimana, kalo ada pengendalian pasti para karyawan juga melakukan tuganya sesuai aturan perusahaan . kalo pengendalian yang dilakukan dengan cara yah, seperti pengendalian sosial yaitu menciptakan lingkungan tempat kerja yang nyaman seperti saling membantu, pengendalian kompetensi seperti pengembangan diri dan pemberdayaan, pengedalian preventiv supaya karyawan tidak berprilaku menyimpang, adanya interaksi yang baik antara karyawan dan atasan, disini kita atasan sama karyawan saya usahakan kita seperti teman jadi bawahan ndk canggung kalo ingin menyampaikan idenya tapi bukan berarti karna sangat akrab pemimpin disepelekan seakrab apapun itu saya harus tetap bersikap tegas. kalo masalah ambil keputusan selaku sebagai pemimpin dalam mengambil keputusan harus mengetahui baik tidaknya mengambil keputusan bukan hanya dilihat dari kuensekoensi yang timbul atau ditimbulkan melainkan harus melewati berbagai pertimbangan yang dibantu oleh beberapa tim juga yang ada dalam perusahaan. apalagi keputusan jangka pendek keputusan itu diambil kita lihat dulu permasalahannya seperti apa biasanya itu perusahaan ambil keputusan jangka pendek kalo perusahaa merasa keputusan tersebut lebih menguntungkan dibanding keputusan jangka panjang,”
hasil penelitian wawancara menunjukkan bahwa PT Frisian Flag cabang Makassar pengendalian yang dilakukan manajer ternyata sesuai dan mampu mempengaruhi perilaku karyawan. pengendalian interaksi merupakan pengendalian yang dipraktekkan melalui dialog dan diskusi ini ternyata mampu meningkatkan kemampuan karyawan dalam memberikan Gagasan dan ide-ide untuk mengembangkan perusahaan.
pengendalian tersebut juga mampu untuk memotivasi karyawan untuk berinovasi dan meningkatkan kreativitasnya hal ini sejalan dengan karakteristik PT Frisian Flag cabang Makassar yaitu dengan inovasi dan kreativitas Hal ini dikarenakan karyawan dapat memberikan kontribusi
kepada perusahaan melalui Gagasan dan ide-idenya sehingga ketika Gagasan dan ide mereka diterima dan dihargai oleh manajemen sehingga mereka akan termotivasi untuk berperilaku Sesuai yang diharapkan oleh perusahaan penelitian ini juga menemukan bahwa karyawan sebenarnya mampu dikendalikan sepenuhnya melalui pengendalian manajemen yang formal Hal ini terlihat sebagian besar karyawan termotivasi dengan pengendalian tersebut konsep pengendalian manajemen PT Frisian Flag cabang Makassar adalah pengendalian manajemen yang memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi karyawan pengembangan ini harus secara khusus menjadi satu program tersendiri dan menjadi salah satu aspek penting, manajemen dapat membuat kebijaksanaan untuk mendorong atau bahkan mewajibkan setiap Karyawan untuk dapat mengikuti pelatihan setiap 1 tahun, aspek lain yang memotivasi karyawan adalah gaya kepemimpinan penelitian ini menemukan bahwa gaya kepemimpinan yang sesuai untuk diterapkan di PT Frisian Flag cabang Makassar adalah gaya kepemimpinan yang transformasional, dari penerapan pengendalian yang baik maka menejer juga lebih mudah dalam memecahkan masah dalam perusahaan terutama pengambilan keputusan.
C. implementasi Sistem Pengendalian Manajemen Dalam Pengambilan