BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Penelitian yang digunakan ini adalah metode quasi eksperimenyang memiliki tujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan media animasi terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V di Sekolah Dasar Khatolik ( SDK) Tompong Desa Nampar Sepang Kecamatan Sambi Rampas Kabupaten Manggarai Timur NTT. Dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok, kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dari hasil penelitian yang dilakukan, akan disajikan deskripsi data (Lampiran) yang telah diperoleh dari tes awal (pretest) yang merupakan gambaran kondisi awal siswa sebelum dilakukan ekperimen dan tes akhir (posttest) yaitu hasil setelah diberikan perlakuan.
Pembelajaran yang diberikan terhadap kedua kelompok tersebutmemakai perlakuan yang berbeda, pembelajaran dengan media animasipada kelas eksperimen dan untuk kelas kontrol memakai pembelajarankonvesional atau dengan papan tulis pada pelajaran Bahasa indonesia, perlakuan ini digunakan sebagai cara untukmengetahui perbedaan pengaruh media yang digunakan.
Berdasarkan datayang diperoleh kemudian dianalisa dan diinterpretasikan oleh peneliti gunamenjawab permasalahan penelitian. Uraian hasil analisa dan pembahasanhasil penelitian adalah sebagai berikut:
1. Data hasil belajar kelas eksperimen a. Pretest
Tes awal atau pretest dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa mengenai materi bahasa Indonesia sebelum siswa
37
memperoleh metode pembelajaran dengan menggunakan media animasi. Dari hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 48,39.
Tabel 14.Distribusi frekuensi nilai pretest kelas eksperimen
Interval Frekuensi
25-34 3
35-43 5
44-52 7
53-61 6
62-70 4
71-79 1
Jumlah 26
b. posttest
Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 90, dengan rata-ratahasil posttest kelas eksperimen sebesar 74,82. Berikut disajikan data distribusi frekuensi nilai posttest hasil belajar kelas eksperimen.
Tabel 15.Distribusi frekuensi nilai posttest kelas eksperimen
Interval Frekuensi
60-64 1
65-69 3
70-74 6
75-79 9
80-84 7
85-90 2
Jumlah 28
2. Data Hasil Belajar Kelas Kontrol a.Pretest
Dari hasil penelitian yang dilakukan dalam kelas kontrol diperoleh Nilai rata-rata pretest kelas
kontrol46,54.Berikut disajikan data distribusi pretest kelas kontrol.
Tabel 16.Distribusi frekuensi nilai pretest kelas kontrol
Interval Frekuensi
10-21 2
22-23 4
34-45 6
46-57 9
58-70 3
71-83 2
Jumlah 26
1. posttest
Perlakuan yang digunakan dalam kelas kontrol memakai perlakuan pembelajaran dengan metode konvesional (papan tulis) dengan media papan tulis dan ceramah, diperoleh hasil rata-rata 64.04.Berikut disajikan data distribusi posttest kelas kontrol.
peningkatanTabel 17. Distribusi frekuensi nilai posttest kelas kontrol
Berdasarkan data tersebut dapat dilihat terdapat hasil belajar bahasa Indonesia kelas eksperimen yang menggunakan perlakuan pembelajaran media
Interval Frekuensi
41-51 3
52-57 3
58-63 6
64-68 9
69-74 4
75-79 1
Jumlah 26
animasi mengalamipeningkatan sebesar 26,43 dan kelas kontrol yang menggunakan metodekonvesional dengan media papan tulis dan ceramah mengalami peningkatan 17.50.
a. Pengujian Persyaratan Analisis Hipotesis
untuk menguji hipotesis, dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji-t (independent sample test). Untuk melakukan uji-t, persyaratannya adalah data setiap variabel harus berdistribusi normal. Data yang dianalisis adalah data dari pretest dan posttest pada kelompok
eksperimen serta kelompok kontrol 1. Uji Normalitas
Untuk mengetahui data hasil penelitian pretest dan posttest
diatasberdistribusi normal atau tidak, maka data-data tersebut perlu diolah denganuji normalitas data.Apabila berdistribusi normal, maka teknik statistic parametris dapat digunakan.Teknik analisis uji normalitas
mengunakanharga Chi-kuadrat.Dengan ketentuan harga Chi-kuadrat hasil perhitungandibandingkan dengan harga Chi-kuadrat tabel, pada taraf signifikan 5%.Jikaharga Chi-kuadrat hitung ( ) < harga Chi-kuadrat tabel ( ), maka databerdistribusi normal (Sugiyono, 2011: 172).
Hasil uji normalitas pretest dan posttest kedua kelompok tersebutdapat dilihat pada tabel berikut, sedangkan perhitungan lengkapnya dapatdilihat pada lampiran.
b. Hasil analisis Uji Normalitas Pretest
Tabel 18.Hasil analisis uji normalitas pretest
Kelas hitung tabel keterangan
Eksperimen 9,69 11,07 Berdistribusi normal
Kontrol 5,85 11,07 Berdistribusi normal
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa pengujian nilai tes awalkedua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol
menunjukkan nilai hitung < tabel, hal ini berarti nilai tes awalkedua kelompok tersebut berdistribusi normal.
c. Hasil analisis Uji Normalitas posttes
Tabel 19.Hasil analisis uji normalitas posttest
Kelas hitung tabel keterangan
Eksperimen 6,45 11,07 Berdistribusi normal
Kontrol 8,70 11,07 Bedistribusi
normal
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa kedua kelompok yaitukelompok eksperimen yang diberi perlakuan pembelajaran denga media animasi dan kelompok kontrol dengan pembelajaran konvesional(papan tulis) menunjukkan nilai hitung < tabel, hal ini berarti nilaites awal kedua kelompok tersebut berdistribusi normal.
2. Uji Homogenitas
Setelah nilai kedua kelompok penelitian tersebut dinyatakanberdistribusi normal, selanjutnya dicari nilai homogenitasnya. Ujihomogenitas menggunakan data pretest hasil belajar kelas eksperimendan kelas kontrol. Kriteria pengujian kedua kelompok sampel dikatakanhomogen jika F hitung < F tabel, pada α = 0,05.
Menurut Sudjana (2002:249) yaitu jika F hitung < F tabel berarti data kelas sampel mempunyaivariansi yang homogen, sebaliknya jika F hitung > F tabel, berarti datakelas sampel tidak homogen. Hasil uji homogenitas dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel20.Hasil analisis uji homogenitas
Data Fn Fr Keterangan
pretest 1,61 1,83 Varian
homogen
Dari pengujian diatas diperoleh bahwa Harga F hitung lebih kecildari harga F tabel untuk taraf kesalahan 5% maka dapat disimpulkanvarian data pretest adalah homogen. Untuk perhitungan lengkapnyadapat dilihat pada lampiran uji homogenitas pretest.
3. Pengujian Hipotesis
Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-t, yaituberdasarkan perbandingan t-hitung dengan t-tabel, sebagai dasar dalampengampilan keputusan (Sugiyono, 2011: 199) :
Jika statistik hitung (angka t-hitung) > statistik tabel (t-tabel), maka Ho ditolakdan Ha diterima.
Jika statistik hitung (angka t-hitung) < statistik tabel (t-tabel), maka Ho Diterima sebelum dilakukan uji hipotesis, terlebih dahulu dilakukan uji rata-rata kesamaan dua kelompok untuk mengetahui kemampuan awal kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hipotesis statistik, Ho: tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil pretest siswa kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Ha:
ada perbedaan yang signifikan antara hasil pretest siswa kelas kontrol dengankelas eksperimen.