• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian

Dalam dokumen analisis kemampuan pemecahan masalah dalam (Halaman 47-79)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 18 Makassar pada tanggal 7 Januari 2022-19 Januari 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana kemampuan pemecahan masalah yang dimiliki siswa dalam menyelesaikan soal matematika tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS) ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) pada siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Makassar. Data pada penelitian ini diperoleh melalui angket Adversity Respone Profile (ARP), tes soal tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS), dan wawancara.

1. Data Adversity Quotient (AQ) Siswa

Data angket Adversity Quotient (AQ) Siswa diperoleh dari pengisian angket Adversity Respone Profile (ARP). Angket ini diberikan kepada siswa kelas VIII.5 sebanyak 30 siswa yang hadir pada tanggal 7 Januari 2022. Hasil dari angket Adversity Respone Profile (ARP) sebagai berikut :

32 Tabel 4.1

Angket Adversity Respone Profile (ARP) Siswa Kelas VIII 5 No Inisial Nama Skor ARP Kategori AQ

1 A 137,5 Camper

2 ASBS 152,5 Climber

3 AZ 145 Climber

4 AHM 135 Camper

5 ARM 150 Climber

6 AB 95 Quitter

7 ARH 162,5 Climber

8 ER 145 Climber

9 FRS 140 Camper

10 HKS 160 Climber

11 IHR 142,5 Camper

12 JECW 142,5 Camper

13 K 145 Climber

14 MPD 97,5 Quitter

15 M 152,5 Climber

16 MI 155 Climber

17 MF 140 Camper

18 MI 140 Camper

19 MRA 150 Climber

20 MAI 160 Climber

21 NNR 162,5 Climber

22 NM 145 Climber

23 NAA 160 Climber

24 NAP 145 Climber

25 RZR 175 Climber

26 RST 147,5 Climber

27 SAPS 145 Climber

28 SFM 145 Climber

29 SFA 147,5 Climber

30 YZ 140 Camper

Berdasarkan hasil angket Adversity Respone Profile (ARP) pada Tabel 4.1 yang telah dilakukan penskoran dapat dilihat siswa yang memiliki Adversity Quotient (AQ) dengan kategori Climber, Camper dan Quitter. Selanjutnya berdasarkan penjelasan tentang pemilihan subjek pada BAB III yaitu mengambil

33 masing-masing 1 subjek pada setiap kategori. Peneliti akan memilih 3 siswa sesuai dengan masing-masing kategori Adversity Quotient (AQ) dan serta tetap melakukan diskusi guna meminta saran dan pertimbangan dari guru matematika kelas VIII.5 untuk menentukan siswa yang dijadikan penelitian dan kesediaan subjek untuk melakukan tes kemampuan pemecahan masalah dan wawancara.

Berikut ini hasil pemilihan subjek penelitian tersebut:

Tabel 4.2

Daftar Subjek Adversity Quotient (AQ)

No Inisial Nama Skor ARP Kode Kategori

Adversity Quotient (AQ)

1 RZR 175 SCL Climber

2 FRS 140 SCA Camper

3 AB 95 SQU Quitter

Pada Tabel 4.2 terdapat kode untuk setiap subjek agar peneliti lebih mudah untuk menganalisis data pada bagian ini, maka setiap dialog diberikan tanda kode tertentu. Arti dari setiap kode yang diberikan tersebut, yakni :

SCL = Siswa Subjek Climber SCA = Siswa Subjek Camper SQU= Siswa Subjek Quitter

Selanjutnya untuk kode petikan dialog subjek dengan pewawancara atau peneliti dalam mentranskip hasil wawancara yakni berikut ini :

Wx,y,z , SCLx,y,z , SCAx,y,z , SQUx,y,z W = Pewawancara

x = nomor soal 1 dan 2

y = indikator tahapan Polya 1,2,3,4 z = pertanyaan/jawaban ke = 1,2,3,...

34 Berikut ini data terkait hasil tes kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaiakn soal matematika tipe Higher Order Thinking Skills (AQ) pada materi soal sistem persamaan linear dua variabel yang terdiri dari 2 soal berbentuk uraian.

Tes ini diberikan pada tanggal 10 Januari 2022 kepada 3 subjek yang terpilih berdasarkan hasil angket adversity respone profile., kemudian dilanjutkan dengan wawancara 11 Januari 2022. Adapun hasil tes kemampuan pemecahan siswa dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 4.3

Skor Hasil Tes Soal Tipe HOTS

Kode Skor Soal

Skor Total Nilai 1.a 1.b 1.c 1.d 2

SCL 3 2 3 2 10 20 100

SCA 3 1 1 0 3 10 50

SQU 3 0 0 0 3 6 30

Sumber: Hasil Olahan Data (2022)

2. Paparan Data

Pada bagian ini akan dipaparkan mengenai data yang diperoleh dari hasil tes dan hasil wawancara dengan cara deskripsi dan analisis data hasil kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal matematika tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS) ditinjau dari Adversity Quotient (AQ). Berikut ini adalah hasil paparan tes pada masing-masing subjek serta disajikan soal matematika tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang diberikan kepada subjek berjumlah 2 soal, yakni berikut ini :

35 1. Perhatikan permasalahan di bawah ini!

Biaya parkir di Pasar Cidu bervarian. Biaya parkir untuk mobil Rp.5.000/jam dan untuk motor Rp.2.000/jam. Dalam kurun waktu 1 jam terdapat 100 kendaran yang terdiri dari mobil dan motor dengan jumlah keseluruhan roda 258 buah.

a. Tentukan apa saja yang diketahui dari permasalahan di atas!

b. Bagaimanakah model matematika yang tepat berbentuk sistem persamaan linear dua variabel dari permasalahan diatas!

c. Berapakah jumlah keseluruhan pendapatan tukang parkir dalam kurun waktu 1 jam?

d. Setelah anda menemukan jawaban dari pertanyaan no 1.c kemudian periksalah kembali jawaban anda lalu jelaskan jumlah pendapatan masing- masing kendaraan dalam kurun waktu tersebut?

2) Ahmad membayar Rp172.500 untuk membeli 7 bungkus selada dan 9 bungkus jamur. Harga sebungkus jamur lebih murah dua kali lipat dari selada.

Jika Gia membeli 25 bungkus selada dan 30 bungkus jamur, berapakah yang harus dibayar oleh Gia?

1. Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Subjek Climber, Camper dan Quitter dalam Menyelesaikan Soal Matematika Tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Soal No 1

Berikut ini dipaparkan hasil tes dan petikan dialog wawancara dengan siswa SCL, SCA, dan SQU dalam menyelesaikan soal pertama. Data tersebut kemudian dipaparkan secara singkat mengenai kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal matematika tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS).

36 Jawaban siswa SCL, SCA dan SQU dalam menyelesaikan soal nomor 1 ditunjukkan pada gambar dengan langkah-langkah pada tahapan Polya yaitu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian masalah, melaksankan rencana penyelesaian masalah dan memeriksa kembali hasil dengan menuliskan informasi-informasi yang sudah diketahui dengan tepat sesuai kemampuan subjek, berikut ini :

1) Hasil Tes Siswa Subjek Climber pada Soal Nomor 1 a. Tahapan Polya memahami masalah

Gambar 4.1 Hasil Tes Siswa SCL Indikator 1 pada Soal 1.a

Berdasarkan pada gambar 4.1 hasil jawaban siswa SCL dalam menyelesaikan soal no 1.a pada indikator memahami masalah dalam soal terlihat mampu menuliskan informasi yang diketahui yaitu biaya parkir untuk mobil dalam kurun waktu 1 jam Rp 5.000 biaya parkir untuk motor dalam kurun waktu yang sama Rp 2.000 dan jumlah keseluruhan kendaraan dalam kurun waktu tersebut sebanyak 100 kendaraan dengan jumlah keseluruhan roda ada 258.

Berikut ini disajikan hasil dialog wawancara dengan siswa SCL pada soal no 1.a dengan indikator memahami masalah.

37 Kode Uraian

W1,1,1 Baik, setelah kamu menerima soal yang diberikan apa yang

kamu lakukan?

SCL1,1,1 Saya membacanya terlebih dahulu kak!

W1,1,2 Apakah kamu mengerti dengan permasalahan di no 1?

SCL1,1,2 Iya kak, saya sudah mengerti.

W1,1,3 Oke baik, karena sudah mengerti. Coba sekarang jelaskan

apa yang kamu ketahui dari permasalahan no 1a!

SCL1,1,3 Yang diketahui dari soal tersebut yaitu biaya parkir di pasar Cidu untuk mobil Rp. 5.000/jam dan motor Rp. 2000/jam.

Dalam waktu 1 jam ada 100 kendaraan dengan jumlah keseluruhan roda 258 roda.

W1,1,4 Apakah masih ada lagi yang kamu ketahui?

SCL1,1,4 Sudah cukup kak.

Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa SCL pada kutipan wawancara diatas dapat dilihat bahwa ia mampu mengetahui apa saja informasi yang diketahui pada permasalahan soal di nomor 1.a tersebut. Ini membuktikan bahwa informasi yang didapat menujukkan bahwa siswa SCL telah memenuhi indikator tahapan Polya pada kemampuan memecahkan masalah.

b. Tahapan Polya menyusun rencana pemecahan masalah

Gambar 4.2 Hasil Tes Siswa SCL Indikator 2 pada Soal 1.b

Berdasarkan pada gambar 4.2 hasil tes siswa SCL terlihat bahwa ia mampu membuat model matematika yang tepat berbentuk system persamaan

38 linear dua variabel dengan menggunakan informasi yang diketahui sebelumya dengan memisalkan mobil menjadi x dan jumlah keseluruhan roda mobil ada 4 maka dimisalkan menjadi 4x begitupun motor = y dan jumlah roda motor ada 2 maka menjadi 2y. Maka persamaan yang dibentuk adalah x y100(1) untuk persamaan 1 dan 4x2y258(2)untuk persamaan 2.

Dibawah ini disajikan wawancara terhadap siswa SCL pada soal nomor 1.b dengan tahapan Polya yakni menyusun rencana pemecahan masalah.

Kode Uraian

W1,2,1 Baik, apakah kamu mengerti dengan pertanyaan pada

nomor 1.b?

SCL1,2,1 Iya kak, saya mengerti!

W1,2,2 Apakah model matematika berbentuk system persamaan

linear dua variabel tersebut sudah tepat?

SCL1,2,2 Iye kak sudah benar modelnya.

W1,2,3 Oke baik, sekarang coba jelaskan bagaimana kamu

menentukan model matematika tersebut?

SCL1,2,3 Pertama-tama yang saya lakukan terlebih dahulu yaitu

membuat pemisalan dikarenakan di dalam soal yang diketahui hanya jumlah keseluruhan roda dan jumlah banyaknya kendaraan, maka saya memisalkan mobil = x dan motor = y setelah itu saya misalkan untuk jumlah roda mobil ada 4 maka = 4x dan jumlah roda motor ada 2 maka 2x. Maka sistem persamaan yang saya tulis x + y = 100 untuk persamaan 1 dan 4x + 2y = 258 untuk persamaan 2.

W1,2,4 Apakah kamu yakin dengan jawaban kamu?

SCL1,2,4 Iya kak. Saya sudah yakin.

Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa SCL pada kutipan wawancara di atas dapat dilihat bahwa ia mampu menjelaskan model matematika yang tepat berbentuk system persamaan linear dua variabel dengan menggunakan informasi yang telah didapat sebelumnya. Ini membuktikan bahwa siswa SCL telah memenuhi indikator tahapan Polya dalam menyusun rencana penyelesaian masalah.

39 c. Tahapan Polya melaksanakan rencana penyelesaian masalah

Gambar 4.3 Hasil Tes Siswa SCL Indikator 3 pada Soal 1.c Berdasarkan pada gambar 4.3 hasil tes siswa SCL terlihat bahwa ia mampu menyelesaikan masalah yang ada yaitu mencari keseluruhan pendapatan tukang parkir dalam kurun waktu 1 jam dengan menggunakan model matematika system persamaan linear dua variabel yang telah didapatkan pada soal no 1.b langkah selanjutnya mensubtitusikan nilai x = 100-y ke dalam persamaan 2 untuk menentukan nilai y yakni y = 71 setelah itu di subtitusikan ke persamaan 1 untuk meyelesaiakan keseluruhan jawaban.

Diabawah ini disajikan wawancara terhadap siswa SCL pada no 1.c dengan tahapan Polya pada indikator melaksanakan rencana penyelesaian masalah.

Kode Uraian

W1,3,1 Baik, apakah kamu bisa menyelesaikan pertanyaan

selanjutnya?

SCL1,3,1 Iye kak, saya bisa selesaikan.

W1,3,2 Oke baik, sekarang coba kamu jelaskan kepada kakak

bagaimana kamu menyelesaikan soal tersebut?

SCL1,3,2 Pada pertanyaan sebelumnya kak sudah ditemukan bahwa

persamaan matematikanya yaitu (x+y=100) persamaan 1 dan (4x +2y = 258) persamaan 2

W1,3,3 Setelah kamu mendapatkan persamaan 1 dan 2 selanjutnya

kamu apakan?

40

SCL1,3,3 Nah cara selanjutnya kak, saya mensubtitusikan nilai

x=100-y ke dalam persamaan 2 untuk menentukan nilai y nya. Setelah saya mendapatkan nilai y = 71 maka tinggal di subtitusikan kembali ke persamaan 1 jadi nilai x nya = 29.

W1,3,4 Oke baik, setelah kamu mendapatkan nilai x dan y. langkah

selanjutnya bagaimana?

SCL1,3,4 Cara selanjutnya kak yaitu saya mengikuti instruksi dari pertanyaannya untuk mencari jumlah pendapatan tukang parkir dalam kurun waktu 1 jam. Jadi jumlah motor ada 71 di kali dengan harga parkir Rp. 2000/jam, jumlahnya = Rp.

142.000 dan jumlah mobil ada 29 di kali dengan harga parkir Rp. 5000/jam, jumlahnya = Rp 145000

Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa SCL pada kutipan wawancara di atas dapat dilihat bahwa ia mampu menyelesaikan permasalahan yang ada dengan tepat dan benar. Mampu menentukan jumlah pendapatan tukang parkir dalam kurun waktu 1 jam dengan menggunakan langkah-langkah yang tepat sesuai kemampuan siswa SCL. Ini menunjujakn bahwa siswa SCL telah memenuhi indikator tahpan Polya dalam melaksankan rencana penyelesaian masalah.

d. Tahapan Polya memeriksa kembali hasil

Gambar 4.4 Hasil Tes Siswa SCL Indikator 4 pada Soal 1.d Berdasarkan pada gambar 4.4 hasil tes siswa SCL menunjukkan bahwa ia mampu manarik kesimpulan pada soal yang di berikan dan ia mampu menjelaskan secara detail hasil akhir dari jawaban tersebut.

41 Berikut ini disajikan hasil dialog wawancara dengan siswa SCL pada soal no 1.d pada tahapan Polya dengan indikator memeriksa kembali hasil.

Kode Uraian

W1,4,1 Apakah kamu sudah yakin dengan jawaban akhir yang

kamu tuliskan?

SCL1,4,1 Iya kak saya sudah yakin karena saya sudah memeriksa

beberapa kali sebelum saya mengumpulkannya

W1,4,2 Baik, sekarang coba kamu jelaskan bagaimana cara

menuliskan kesimpulan dari soal tersebut?

SCL1,4,2 Dari soal yang ditanyakan kak saya mendapatkan hasil

akhir dari jawaban kemudian saya menuliskannya yaitu, jadi jumlah keseluruhan pendapatan tukang parkir untuk motor dalam waktu 1 jam yaitu Rp 142..000 sedangkan keseluruhan pendapatan untuk mobil dalam waktu 1 jam Rp 145.000.

Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa SCL pada kutipan wawancara di atas dapat dilihat bahwa ia mampu menyampaikan hasil akhir jawaban dengan benar, terlihat siswa memeriksa kembali hasil dengan baik agar hasil akhir yang diperolehkan tidak terdapat kesalahan. Hal ini menunjukkan bahwa siswa SCL memenuhi indikator tahapan Polya dalam memeriksa kembali hasil.

2) Hasil Tes Siswa Subjek Camper pada Soal Nomor 1 a. Tahapan Polya memahami masalah

Gambar 4.5 Hasil Tes Siswa SCA Indikator 1 pada Soal No 1.a

42 Berdasarkan pada gambar 4.5 Hasil jawaban siswa SCA dalam menyelesaikan soal no 1.a pada tahapan Polya indikator memahami masalah dalam soal telihat siswa SCA mampu menuliskan informasi yang diketahui yaitu biaya parker mobil dalm kurun waktu 1 jam Rp. 5000, biaya parkir untuk motor dalm kurun waktu yang sama Rp. 2000 dan jumlah keseluruhan kendaraan dalm kurun waktu tersebut sebanyak 100 kendaraan dengan jumlah keseluruhan roda ada 258.

Berikut ini disajikan hasil dialog wawancara dengan siswa SCA pada soal no 1.a pada tahapan Polya dengan indikator memahami masalah.

Kode Uraian

W1,1,1 Baik setelah kamu menerima soal yang diberikan apa yang

kamu lakukan?

SCA1,1,1 Saya membacanya.

W1,1,2 Apakah kamu mengerti dengan permasalahn di no 1?

SCA1,1,2 Sedikit bingung kak

W1,1,3 Coba kamu jelaskan apa yang kamu ketahui dari

pemasalahan no 1.a!

SCA1,1,3 Yang diketahui dari soal no 1.a yaitu biaya parkir untuk mobil Rp 5000/jam dan motor Rp 2000/jam dan dalam waktu 1 jam ada 100 kendaraan dengan jumlah roda ada 258 roda.

W1,1,4 Apakah masih ada lagi yang kamu ketahui?

SCA1,1,4 Sudah tidak ada kak.

Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa SCA pada kutipan wawancara diatas dapat dilihat bahwa ia mampu mengetahui apa saja informasi yang ada pada permasalahan soal di nomor 1.a tersebut, ini membuktikan bahwa informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa siswa SCA telah memenuhi indikator tahapan Polya pada indikator kemampuan memahami masalah.

43 b. Tahapan Polya menyusun rencana penyelesaian masalah

Gambar 4.6 Hasil Tes Siswa SCA Indikator 2 pada Soal No 1.b Berdasarkan gambar 4.6 hasil jawaban siswa SCA dalam menyelesaikan soal no 1.b pada indikator menyusun rencana penyelesaian masalah dalam soal terlihat kurang mampu menuliskan model matematika berbentuk sistem persamaan linear dua variabel dengan tepat, terlihat dengan adanya kekeliruan yang terjadi dalam menentukan persamaan 1 yaitu 5x + 2y

= 100 dimana x merupakan harga biaya parkir mobil/jam dan y harga biaya parkir motor/jam.

Berikut ini disajikan hasil dialog wawancara dengan siswa SCA pada soal no 1.b dengan indikator menyususn rencana penyelesaian masalah.

Kode Uraian

W1,2,1 Baik, apakah kamu mengerti dengan pertanyaan pada no

1.b?

SCA1,2,1 Sedikit bingung kak.

W1,2,2 Apakah model matematika berbentuk sistem persamaan

linear dua variabel tersebut sudah tepat?

SCA1,2,2 Tidak kak, saya tidak yakin kak.

W1,2,3 Oke baik, sekarang coba jelaskan bagaimana kamu

menentukan model matematika tersebut?

SCA1,2,3 Pertama-tama saya misalkan 5x + 2y = 100 untuk

persamaan 1 dan x + y = 258 untuk persamaan 2

W1,2,4 Apakah kamu sudah yakin dengan jawaban kamu?

SCA1,2,4 Tidak kak, saya tidak yakin

44 Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa SCA pada kutipan dialog wawancara di atas dapat dilihat bahwa ia kurang mampu menyebutkan model matematika berbentuk sistem persamaan linear dua variabel dengan tepat.

Siswa SCA terlihat kesusahan dalam menentukan model matematika dalam pertanyaan W dengan jawaban SCA “sedikit bingung kak”. Hal ini menunjukkan bahwa siswa SCA tidak memenuhi indikator tahapan Polya pada indikator menyusun rencana penyelesaian masalah.

c. Tahapan Polya melaksanakan rencana penyelesaian masalah

Gambar 4.7 Hasil Tes Siswa SCA Indikator 3 pada Soal No 1.c Berdasarkan pada gambar 4.7 hasil jawaban siswa SCA dalam menyelesaikan soal no 1.c pada indikator melaksanakan rencana penyelesaian masalah dalam soal terlihat kurang mampu menentukan langkah penyelesaian dengan benar, dalam gambar terlihat adanya kesalahan dalam persamaan 1 sehingga pada saat mengeliminasi persamaan 1 dan persamaan 2 untuk menentukan nilai x maka hasil yang diperoleh kurang tepat.

Berikut ini disajikan hasil dialog wawancara dengan siswa SCA pada soal no 1 dengan indikator melaksanakan rencana penyelesaian masalah.

Kode Uraian

W1,3,1 Baik, apakah kamu bisa menyelesaikan pertanyaan

selanjutnya no 1.c?

45 SCA1,3,1 Saya tidak yakin kak,

W1,3,2 Oke baik, sekarang coba kamu jelaskan kepada kakak bagaimana cara kamu meyelesaikan soal tersebut?

SCA1,3,2 Saya mengeliminasi persamaan yang saya dapat

sebelumnya yaitu persamaan 1 (5x+2y=100) dan persamaan 2 ( x+y = 258)

W1,3,3 Oke baik, setelah kamu mendapatkan nilai x dan y,

langkah selanjutnya bagimana?

SCA1,3,3 Langkah selanjutnya saya eliminasi kak akan tetapi saya tidak menyelesaiakannya, karena saya sudah tidak mengerti lagi caranya.

Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa SCA pada kutipan dialog wawancara di atas dapat dilihat bahwa ia kurang mampu dalam menyebutkan langkah penyelesaian dengan tepat. Siswa SCA terlihat kurang mampu dalam menyelesaikan pertanyaan pada soal yang ada sehingga pada saat wawancara terlihat pada kutipan dialog siswa SCA ia kurang yakin pada saat melakukan eliminasi persamaan 1 dan 2 sehingga ia tidak menyelesaikan dengan tepat.

Hal ini menunjukkan bahwa siswa SCA tidak memenuhi indikator tahapan Polya pada indikator melaksanakan rencana penyelesaian masalah.

d. Tahapan Polya memeriksa kembali hasil

Berdasarkan pada gambar hasil jawaban siswa SCA dalam menyelesaiakan soal no 1.d pada indikator memeriksa kembali hasil dalam soal terlihat siswa tidak mampu memeriksa kembali hasil dengan benar, dalam gambar terlihat tidak adanya jawaban akhir yang diperoleh sehingga tidak adanya kesimpulan akhir yang dituliskan.

Berikut ini disajikan hasil dialog wawancara dengan siswa SCA pada soal no 1.d dengan indikator memeriksa kembali hasil

Kode Uraian

W1,4,1 Apakah kamu sudah yakin dengan jawaban akhir yang

46 kamu tuliskan?

SCA1,4,1 Tidak kak

W1,4,2 Baik, sekarang coba kamu jelaskan bagaimana cara

menuliskan kesimpulan dari soal tersebut?

SCA1,4,2 Saya tidak tahu kak

Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa SCA pada kutipan dialog wawancara di atas dapat dilihat bahwa ia tidak mampu dalam menyampaikan hasil akhir dengan benar terlihat pada kutipan dialog bahwa sisa SCA tidak menuliskan jawaban akhir serta ia tidak mampu dalam meanarik kesimpulan.

Hal ini menunjukkan bahwa siswa SCA tidak memenuhi indikator tahapan Polya pada indikator memeriksa kembali hasil.

3) Hasil Tes Siswa Subjek Quitter pada Soal Nomor 1 a. Tahapan Polya memahami masalah

Gambar 4.8 Hasil Tes Siswa SQU Indikator 1 pada Soal No 1.a Berdasarkan pada gambar 4.8 hasil jawaban siswa SQU dalam menyelesaikan soal no 1.a pada indikator memahami masalah dalam soal terlihat mampu menuliskan informasi yang diketahui dengan benar yaitu biaya parkir mobil Rp 5.000/jam dan motor Rp 2.000/jam dan dalam 1 jam terdapat 100 kendaraan dengan jumlah keseluruhan roda ada 258 roda.

47 Berikut ini disajikan hasil dialog wawancara dengan siswa SQU pada soal no 1.a dengan indikator memahami masalah.

Kode Uraian

W1,1,1 Baik, setelah kamu menerima soal yang diberikan apa yang

kamu lakukan?

SQU1,1,1 Saya membacanya kak

W1,1,2 Apakah kamu mengerti dengan permasalahan di no 1?

SQU1,1,2 Iya kak

W1,1,3 Coba sekarang jelaskan apa yang kamu ketahui dari

permasalahan no 1a?

SQU1,1,3 Biaya parkir mobil Rp 5.000/jam dan motor Rp 2.000/jam.

Dalam 1 jam terdapat 100 kendaraan motor dan mobil dengan jumlah keseluruhan roda 258 roda.

W1,1,4 Apakah masih ada lagi yang kamu ketahui?

SQU1,1,4 Sudah tidak ada lagi kak.

Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa SQU pada kutipan dialog wawancara di atas dapat dilihat bahwa ia mampu dalam menjelaskan apa saja informasi yang diketahui pada permasalahan pada soal no 1.a. Ini menunjukkan bahwa siswa SQU telah memenuhi indikator tahapan Polya pada indikator kemampuan memahami masalah.

b. Tahapan Polya menyusun rencana penyelesaian masalah

Berdasarkan pada gambar hasil jawaban siswa SQU dalam menyelesaikan soal no 1.b pada indikator menyusun rencana penyelesaian masalah dalam soal terlihat siswa SQU tidak mampu dalam menentukan model matematika berbentuk sistem persamaan linear dua variabel dengan tepat.

Berikut ini disajikan hasil dialog wawancara dengan siswa SQU pada soal no 1.b dengan indikator menyusun rencana penyelesaian masalah.

Kode Uraian

48

W1,2,1 Baik, apakah kamu mengerti dengan pertanyaan no 1b?

SQU1,2,1 Saya tidak mengerti kak

W1,2,2 Apakah kamu tahu cara menentukan model matematika

berbentuk sistem persamaan linear dua variabel?

SQU1,2,2 Saya tidak tahu kak

Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa SQU pada kutipan dialog wawancara di atas dapat dilihat bahwa ia tidak mampu dalam menyebutkan model matematika berbentuk sistem persamaan linear dua variabel dengan tepat. Terlihat pada kutipan dialog siswa SQU bahwa ia tidak mengetahui cara yang tepat untuk digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa siswa SQU tidak memenuhi indikator tahapan Polya menyusun rencana penyelesaian masalah.

c. Tahapan Polya melaksanakan rencana penyelesaian masalah

Berdasarkan pada gambar hasil jawaban siswa SQU dalam menyelesaikan soal no 1.c pada indikator melaksanakan rencana penyelesaian masalah dalam soal terlihat tidak mampu dalam menentukan langkah penyelesaian dengan tepat siswa, SQU terlihat tidak menuliskan jawaban dengan hanya membiarkan lembar jawaban kosong.

Berikut ini disajikan hasil dialog wawancara dengan siswa SQU pada soal no 1.c dengan indikator melaksanakan rencana penyelesaian masalah.

Kode Uraian

W1,3,1 Apakah kamu bisa menyelesaikan pertanyaan selanjutnya

no 1.c?

SQU1,3,1 Saya tidak bisa kak.

W1,3,2 Apakah kamu tidak ingin mencoba menyelesaikan terlebih

dahulu?

SQU1,3,2 Saya tidak tahu cara menyelesaikannya kak.

Dalam dokumen analisis kemampuan pemecahan masalah dalam (Halaman 47-79)

Dokumen terkait