• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 43 Bulukumba yang terletak di Jalan Pendidikan Dassa, Desa Bonto Baji Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Pelaksanaan penelitian ini diawali dengan memberikan surat izin penelitian kepada Kepala sekolah dan menjumpai Ibu Rismawati. S.Pd., M.Pd.

selaku guru mata pelajaran IPA di SMP Negeri 43 Bulukumba untuk mendapatkan izin dari pihak sekolah dan sekaligus untuk penentuan waktu penelitian yang akan dilaksanakan. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 11 Oktober sampai dengan 11 Desember 2021.

Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kelas VII A, dimana proses pembelajarannya dengan penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash pada materi pencemaran lingkungan sebagai perlakuan dalam penelitian ini. Proses pembelajaran dalam penelitian berlangsung 2 kali pertemuan, pertemuan pertama dimulai dengan tes awal (pretest) yang terdiri dari 10 butir soal berupa pilihan ganda yang telah dikonsultasikan oleh pembimbing.

Fungsi pemberian pretest ini antara lain untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik dan untuk menyiapkan peserta didik dalam proses belajar. Setelah pretest dilakukan, peneliti menjelaskan materi pembelajaran tentang pencemaran lingkungan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash dengan bantuan alat yaitu laptop dan LCD. Pada pertemuan kedua, materi pembelajaran tentang pencemaran lingkungan dengan

49

menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash dilanjutkan hingga selesai. Setelah materi pembelajaran selesai dilakukan tes akhir (posttest) yang terdiri dari 10 butir soal berupa pilihan ganda yang telah dikonsultasikan oleh pembimbing untuk mengetahui kemampuan akhir peserta didik setelah dilakukannya proses pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash.

1. Data Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di SMP Negeri 43 Bulukumba kelas VII A dengan jumlah peserta didik sebanyak 24 orang, maka data yang diperoleh sebagai berikut :

a. Analisis Deskriptif

1) Observasi Aktivitas Belajar Peserta Didik

Aktivitas belajar peserta didik selama proses pembelajaran IPA dengan menggunaan media pembelajaran berbasis macromedia flash. Hasil observasi aktivitas belajar dari 24 peserta didik di kelas VII A SMP Negeri 43 Bulukumba selama penelitian dapat dilihat pada Gambar 4.1 dan 4.2 berikut :

Gambar 4.1. Grafik Persentase Aktivitas Belajar Peserta Didik Pertemuan Pertama dalam Proses Pembelajaran.

0% 20% 40% 60% 80% 100% 120%

Peserta didik yang hadir dalam pembelajaran Peserta didik yang memperhatikan pada saat proses

pembelajaran

Peserta didik yang mencatat penjelasan guru Peserta didik yang mengajukan pertanyaan Peserta didik yang menjawab pertanyaan Peserta didik yang meminta bimbingan guru Peserta didik yang aktif mengerjakan soal

(Sumber : Lampiran C 1 halaman 113)

Gambar 4.2. Grafik Persentase Aktivitas Belajar Peserta Didik Pertemuan Kedua dalam Proses Pembelajaran.

0% 20% 40% 60% 80% 100% 120%

Peserta didik yang hadir dalam pembelajaran Peserta didik yang memperhatikan pada saat proses

pembelajaran

Peserta didik yang mencatat penjelasan guru Peserta didik yang mengajukan pertanyaan Peserta didik yang menjawab pertanyaan Peserta didik yang meminta bimbingan guru Peserta didik yang aktif mengerjakan soal

(Sumber : Lampiran C 1 halaman 113)

51

Berdasarkan hasil analisis data observasi aktivitas belajar peserta didik yang terdapat pada lampiran diketahui bahwa persentase aktivitas belajar peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung secara keseluruhan dari 7 item aspek aktivitas kepada 24 orang peserta didik yaitu pada pertemuan pertama sebesar 79,76 % yang berada pada kategori baik dan pada pertemuan kedua sebesar 82,73 % yang juga berada pada kategori baik. Berdasarkan persentase tersebut maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar peserta didik selama pembelajaran berlangsung dari pertemuan pertama ke pertemuan kedua terjadi peningkatan dan persentase aktivitas belajar peserta didik dalam pembelajaran pada pertemuan pertama dan kedua berada pada kategori baik dengan interval persentase yaitu 75% - 100%.

2) Tes Hasil Belajar Peserta Didik

Hasil belajar peserta didik baik pretest maupun posttest 24 orang peserta didik kelas VII A SMP Negeri 43 Bulukumba disajikan dalam Gambar 4.3 berikut.

Gambar 4.3. Grafik Tes Hasil Belajar Peserta Didik Pretest dan Posttest Kelas VII A SMP Negeri 43 Bulukumba.

0 20 40 60 80 100 120

Adelia Putri Aldi Asran Asnita Awaluddin Arsyam Didin Satria Putra Fika Fiska Haerul Ikbal Imran Milda Muh. Jainal Muliyani Nurparisa Nursisi Asyifa Nurul Adiba Nurul Ismi Nuryanto Sakina Saldi Andriansyah Syahrir Amar Tiara Abdal

Postest Pretest

(Sumber : Lampiran C 2 halaman 119)

Berdasarkan hasil analisis data diketahui nilai rata-rata hasil tes awal (pretest) peserta didik yaitu 35,83. Terlihat bahwa nilai hasil tes awal seluruh

53

peserta didik kelas VII A masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (≥ 70) yang telah ditetapkan pihak sekolah. Kemudian nilai rata-rata hasil akhir (posttest) peserta didik yaitu 81,25. Rata-rat hasil tes akhir peserta didik kelas VII A tersebut telah melewati Kriteria Ketuntasan Minimum (≥ 70) yang telah ditetapkan pihak sekolah.

a) Pretest

I. Nilai Statistik Hasil Belajar

Nilai statistik hasil belajar pretest peserta didik dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 4.1. Statistik Hasil Belajar Pretest Peserta Didik.

No. Kategori nilai statistik Nilai

1. Nilai tertinggi 70

2. Nilai terendah 10

3. Nilai rata-rata 35,83

4. Standar deviasi 13,160 (Sumber : Lampiran C 2 halaman 125)

Berdasarkan tabel diatas maka terlihat bahwa sebelum diberikan perlakuan yaitu pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash pada materi pencemaran lingkungan mata pelajaran IPA maka diperoleh nilai maksimum tes hasil belajar pretest peserta didik yaitu 70 dan minimum tes hasil belajar pretest peserta didik yaitu 10. Rata-rata nilai hasil belajar pretest peserta didik yaitu 35,83 dan standar deviasinya yaitu 13,160.

II. Kategori Hasil Belajar

Kategori hasil belajar pretest peserta didik dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 4.2. Distribusi dan Frekuensi Kategori Hasil Belajar Pretest Peserta Didik.

No. Interval Nilai Kategori Frekuensi Persentase (%)

1 0-50 Sangat Rendah 23 95,83

2 51-60 Rendah 0 0

3 61-70 Sedang 1 4,17

4 71-80 Tinggi 0 0

5 81-100 Sangat Tinggi 0 0

(Sumber : Lampiran C 2 halaman 125)

Berdasarkan tabel diatas dapat ditunjukkan bahwa nilai pretest peserta didik pada saat sebelum adanya perlakuan yaitu pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash pada materi pencemaran lingkungan mata pelajaran IPA maka diperoleh nilai hasil belajar pretest peserta didik yaitu terdapat 95,83% berada pada kategori sangat rendah, 0% berada pada kategori rendah, 4,17% berada pada kategori sedang, 0%

berada pada kategori tinggi dan sangat tinggi.

III. Tingkat Ketuntasan Hasil Belajar

Tingkat ketuntasan hasil belajar pretest peserta didik dapat dilihat dari tabel berikut :

55

Tabel 4.3. Distribusi Tingkat Ketuntasan Hasil Belajar Pretest Peserta Didik.

Skor Kategori Frekuensi Persentase (%)

˂70 Tidak tuntas 23 95,83

>70 Tuntas 1 4,17

Jumlah 24 100

(Sumber : Lampiran C 2 halaman 125)

Berdasarkan tabel diatas yang menunjukkan bahwa nilai hasil belajar pretest peserta didik sebelum adanya perlakuan yaitu pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash pada materi pencemaran lingkungan mata pelajaran IPA terdapat 23 orang peserta didik dengan persentase sebesar 95,83 % kategori tidak tuntas dan 1orang peserta didik dengan persentase sebesar 4,17 % kategori tuntas.

b) Posttest

I. Nilai Statistik Hasil Belajar

Nilai statistik hasil belajar belajar posttest peserta didik dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 4.4. Statistik Hasil Belajar Posttest Peserta Didik.

No. Kategori nilai statistic Nilai

1. Nilai tertinggi 100

2. Nilai terendah 60

3. Nilai rata-rata 81,25

4. Standar deviasi 10,347

(Sumber : Lampiran C 2 halaman 126)

Berdasrakan tabel diatas terlihat bahwa setelah diberikan perlakuan yaitu pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash pada materi pencemaran lingkungan mata pelajaran IPA maka diperoleh nilai maksimum hasil belajar peserta didik yaitu 100 dan nilai minimum hasil belajar peserta didik yaitu 60. Nilai rata-rata tes hasil belajar posttest peserta didik yaitu 81,25 dan standar deviasinya yaitu 10,347.

II. Kategori Hasil Belajar

Kategori hasil belajar posttest peserta didik dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 4.5. Distribusi dan Frekuensi Kategori Hasil Belajar Posttest Peserta Didik.

No. Interval Nilai Kategori Frekuensi Persentase (%)

1 0-50 Sangat Rendah 0 0

2 51-60 Rendah 1 4,16

3 61-70 Sedang 6 25

4 71-80 Tinggi 8 33,34

5 81-100 Sangat Tinggi 9 37,5

(Sumber : Lampiran C 2 halaman 126)

Berdasarkan tabel diatas yang menunjukkan bahwa nilai hasil belajar posttest peserta didik pada saat setelah adanya perlakuan yaitu pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash pada materi pencemaran lingkungan mata pelajaran IPA maka diperoleh nilai hasil belajar posttest peserta didik yaitu 0 % yang berada pada kategori sangat rendah, 4,16 % berada pada kategori rendah, 25 % berada pada kategori sedang,

57

33,34 % berada pada kategori tinggi dan 37,5 % berada pada kategori sangat tinggi.

III. Tingkat Ketuntasan Hasil Belajar

Tingkat ketuntasan hasil belajar postest peserta didik dapat dilihat dari tabel berikut :

Tabel 4.6. Distribusi Tingkat Ketuntasan Hasil Belajar Posttest Peserta Didik.

Skor Kategorisasi Frekuensi Persentase (%)

˂70 Tidak tuntas 1 4,17

>70 Tuntas 23 95,83

Jumlah 24 100

(Sumber : Lampiran C 2 halaman 126)

Beradasarkan tabel diatas yang menunjukkan bahwa nilai hasil belajar posttest peserta didik setelah adanya perlakuan yaitu pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash pada materi pencemaran lingkungan mata pelajaran IPA terdapat 1 orang peserta didik dengan persentase sebesar 4,17 % kategori tidak tuntas dan 23 orang peserta didik dengan persentase sebesar 95,83 % kategori tuntas.

c) Perbandingan Tingkat Hasil Belajar Pretest dan Posttest Peserta Didik Sesuai dengan data-data diatas yang telah dihasilkan pada penelitian ini mengenai hasil belajar pretest dan posttest peserta didik, maka dapat diperoleh perbandingan tingkat hasil belajar pretest dan posttest peserta didik yang disajikan dalam tabel berikut :

Tabel 4.7. Distribusi Hasil Belajar Pretest dan Posttest Peserta Didik

Kategori Nilai Statistik

Nilai Statistik Pretest Posttest

Jumlah Sampel 24 24

Nilai Tertinggi 70 100

Nilai Terendah 10 60

Nilai Rata-rata 35,83 81,25

Standar Deviasi 13,160 10,347

(Sumber : Lampiran C 2 halaman 131)

Berdasarkan tabel 4.7 diatas maka dapat diketahui bahwa nilai rata-rata hasil belajar pretest peserta didik sebelum adanya pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash pada materi pencemaran lingkungan mata pelajaran IPA yaitu 35,83 sedangkan nilai rata-rata hasil belajar posttest peserta didik setelah adanya pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash pada materi pencemaran lingkungan mata pelajaran IPA yaitu 81,25. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik meningkat setelah diberikan perlakuan yaitu pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash.

3) Angket Respon Peserta Didik

Tujuan utama analisis respon ini untuk mengetahui bagaimana respon peserta didik terhadap media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash

59

pada hasil belajar peserta didik mata pelajaran IPA di SMP Negeri 43 Bulukumba.

Hasil analisis respon peserta didik dirangkum dalam Gambar 4.4.

Gambar 4.4. Grafik Kalkulasi Persentase Hasil Respon Peserta didik.

70 75 80 85 90 95 100

Adelia Putri Aldi Asran Asnita Awaluddin Arsyam Didin Satria Putra Fika Fiska Haerul Ikbal Imran Milda Muh. Jainal Muliyani Nurparisa Nursisi Asyifa Nurul Adiba Nurul Ismi Nuryanto Sakina Saldi Andriansyah Syahrir Amar Tiara Abdal

Persentase

(Sumber : Lampiran C 3 halaman 138)

Berdasarkan hasil analisis dari data tersebut menunjukkan rata-rata persentase respon peserta didik yaitu 89,7 % yang berada dalam kategori 81% – 100% dengan interpretasi sangat positif dimana terdiri dari 21 orang peserta didik dengan respon sangata positif dan 3 orang peserta didik dengan respon positif.

2. Analisis Statistik Inferensial

Hasil penelitian yang diperoleh tidak hanya dianalisis secara deksriptif tetapi juga dianalisis secara inferensial. Analisis statistik inferensial dilakukan untuk menguji hipotesis penelitian yang telah dipaparkan pada Bab III dengan menggunakan statistik uji t. Tapi sebelum menerapkan uji-t, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas.

a. Uji Normalitas

Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data, yakni nilai pretest dan posttest berasal dari populasi yang berdistribusi normal atau tidak. Kriteria pengujiannya adalah :

Jika Pvalue ≥ α = 0,05 maka distribusinya adalah normal Jika Pvalue < α = 0,05 maka distribusinya adalah tidak normal

Uji normalitas ini dilakukan dengan menggunakan bantuan program Statistical Poduct and Service Solution (SPSS) versi 25 dengan uji Kolmogrov- smigrov pada komputer. Sesuai hasil analisis uji Kolmogrov-smigrov maka diperoleh nilai rata-rata hasil belajar pretest peserta didik menunjukkan nilai Pvalue

> α yaitu 0,080 > 0,05 dan nilai hasil belajar posttest peserta didik menunjukkan nilai Pvalue > α yaitu 0,052 > 0,05. Berdasarkan hasil analisis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa nilai hasil belajar pretest peserta didik dengan nilai hasil belajar posttest peserta didik berdistribusi normal.

61

b. Uji Hipotesis

Berdasarkan hasil pengujian normalitas maka dilakukan pengujian hipotesis penelitian. Kriteria pengujiannya adalah sebagai berikut : jika t hitung< t

tabel maka H0 ditolak dan jika t hitung> t tabel maka H1 diterim dan H0 di tolak. Untuk pengujian hipotesis ini, peneliti menggunakan uji-t pada taraf signifikan α = 0,05 dan derajat kebebasan (dk) = (n-1). Kriteria pengujiannya adalah hipotesis H0

diterima dan H1 ditolak jika nilai t hitung < t tabel

Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : H0 : Penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash tidak efektivitas pada peningkatan hasil belajar peserta didik mata pelajaran IPA di SMP Negeri 43 Bulukumba.

H1 : Penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash efektivitas pada peningkatan hasil belajar peserta didik mata pelajaran IPA di SMP Negeri 43 Bulukumba.

Adapun perhitungan yang dilakukan dengan memperhatikan data untuk menguji hipotesis tersebut dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Menentukan harga t hitung

Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan diatas maka di peroleh thitung

= 5,326 selanjutnya untuk membandingkan dengan ttabel maka perlu terlebih diketahui derajat kebebasan (dk) seperti berikut :

Nilai ttabel dengan taraf signifikan = 0,05 dan derajat kebebasan (dk) = 23 maka diperoleh yaitu 1,714 pada tabel distribusi (lampiran C 2 halaman 129).

Berdasarkan hasil pengujian, jelas terlihat bahwa nilai t hitung (5,326) ˃ ttabel

(1,714), dengan demikian H0 ditolak dan H1diterima. Oleh karena itu, berdasarkan uji hipotesis ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash efektivitas pada peningkatan hasil belajar peserta didik mata pelajaran IPA di SMP Negeri 43 Bulukumba.

Dokumen terkait