• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian

Dalam dokumen pengaruh model pembelajaran inkuiri dengan (Halaman 49-60)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

1. Pelaksanaan penelitian

Penelitian ini merupakan suatu penelitian eksperimen yang melibatkan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan memberikan perlakuan yang berbeda, dimana kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan open ended sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran inkuiri.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa 5 soal essay yang telah divalidasi oleh dosen ahli. Pada awal konsultasi, instrument masih memiliki beberapa bagian yang harus diperbaiki, seperti soal yang harus sesuai dengan masalah kondisi kehidupan sehari-hari.

Setelah instrument diperbaiki, kemudian dilakukan validasi lagi sampai instrument sudah di anggap layak atau valid oleh validator.

Sebelum dilakukan penelitian terhadap sampel, terlebih dahulu dilakukan uji keseimbangan untuk mengetahui apakah kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki kemampuan yang sama atau tidak. Untuk kelas eksperimen berjumlah siswa dan kelas control berjumlah siswa. nilai uji keseimbangan diambil dari nilai pretest kemampuan berpikir kritis siswa.

37

Penelitian ini diperoleh data kemampuan berpikir kritis siswa.

Peneliti menggunakan dua kelas sebagai sampel yaitu kelas VIIIB sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 30 siswa dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 30 siswa. Data diperoleh dengan menggunakan pemberian tes yang berupa soal essay.

Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 5 kali pertemuan, pertemuan pertama digunakan untuk pemberian pretest, pertemuan kedua, ketiga dan keempat yaitu pembelajaran dengan model inkuiri dengan pendeatan open ended pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Pertemuan kelima yaitu tahap akhir, yaitu pemberian posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol

2. Validasi instrument

Sebelum instrument tes diberikan kepada sampel penelitian, instrument tes terlebih dahulu dilakukan validasi instrument dalam hal ini tujuannya untuk mengetahui apakah instrument tes layak atau tidak digunakan dalam penelitian. Berikut adalah hasil validasi instrument dari validator.

Tabel 4.1

Catatan Validasi Isi Dari Validator

Nama Validator Catatan

Samsul Irfan, M.Pd 1. Kisi-kisi soal belum sesuai dengan indikator kemampuan berpikir kritis

38

2. Sesuaikan harga pada soal dengan yang kenyataan, agar soal masuk akal

Berdasarkan catatan validator diatas maka dilakukan perbaikan pada instrumen soal. Berikut adalah rangkuman perbaikan soal validitas instrumen dari validator yang dipaparkan pada tabel 4.2 berikut:

Tabel 4.2

Catatan sebelum revisi dan sesudah revisi

Sebelum revisi Sesudah revisi

1. Jumlah dua buah bilangan . Dua kali bilangan pertama ditambah tiga kali bilangan kedua adalah Bilangan-bilangan

berapakah itu?

Jumlah dua buah bilangan . Dua kali bilangan pertama ditambah tiga kali bilangan kedua adalah Tuliskan barisan bilangan tersebut

2. Seorang pedagang beras berhasil menjual kg beras jawa dan kg beras ketan.

Uang yang diterimanya , keesokan harinya dia berhasil menjual kg beras jawa dan kg beras ketan. Uang yang diterimanya sebesar Dengan berapa ia menjual kg beras jawa dan kg beras ketan?

Seorang pedagang beras berhasil menjual kg beras dan kg beras. Uang yang diterimanya 876 , keesokan harinya dia berhasil menjual kg beras dan kg beras. Uang yang diterimanya sebesar berapa ia menjual beras dan ketan per kg?

3. Seorang panitia Qurban membeli kambing dan sapi

Seorang panitia Qurban membeli ekor kambing dan ekor sapi

39 untuk disembelih saat hari raya idul Adha. Ia memperoleh informasi bahwa harga ekor kambing dan ekor sapi adalah .000 bantulah panitia Qurban tersebut memperoleh harga ekor sapi dan ekor kambing.

Paling sedikit dua cara!

seharga untuk disembelih saat hari Raya Idul Adha. Ia memperoleh informasi bahwa harga ekor kambing dan ekor sapi adalah .000 bantulah panitia Qurban tersebut memperoleh harga ekor sapi dan ekor kambing.

3. Deskripsi data

Penelitian ini menggunakan pretest dan posttest. Sebelum dilakukan penelitian terhadap sampel, terlebih dahulu silakukan uji keseimbangan untuk mengetahui apakah kelas eksperimen dan kelas control memiliki kemampuan yang sama atau tidak. Nilai uji keseimbangan didapatkan dari hasil pretest kemampuan berpikir kritis siswa. berikut paparan uji keseimbangan kelas eksperimen dan control.

Kemudian data posttest digunakan untuk menguji hipotesis penelitian.

Pakah terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan open ended terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. berikut perhitungan hasil uji keseimbangan dan uji hipotesis.

a. Uji keseimbangan rata-rata 1) Uji normalitas

Uji normalitas peneliti menggunakan perhitungan dengan bantuan excel dan manual. Uji normalitas yang digunakan

40

pada data penelitian ini adalah teknik chi kuadrat. Data yang digunakan adalah data pretest kelas eksperimen dan kelas control.

Data pretest yang dimaksud disini adalah pemberian soal tes awal yang digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa serta untuk menentukan keseimbangan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan data hasil pretest yang diperoleh dari kelas eksperimen dan kelas kontrol yang terdapat pada lampiran diperoleh nilai-nilai pada tabel berikut:

Tabel 4.3

Data Hasil Pretest Uji Normalitas

NO Data Kelas Ekperimen Kelas Kontrol

1 Nilai Max 75 75

2 Nilai Min 13 13

3 Rata-rata 42,93 42,56

4 Nilai 248,989 239,3575

5 N 30 30

6 Varians 16,577 15,471

7 3,87 1,833

8 11,07 11,07

Berdasarkan hasil perhitungan pretest kelas eksperimen tersebut diketahui bahwa perolehan skor terendah adalah 13 dan skor tertinggi adalah 75 dengan rata-rata 42,92, standar deviasi adalah 248,989 dan variansnya adalah 228,210. Berdasarkan derajat kebebasan (dk) = 5. Taraf signifikansi adalah 0,05 didapatkan nilai dan nilai = 11,07 dengan kriteria pengujian adalah jika maka data dikatakan berdistribusi normal, jika keadaan sebaliknya data tidak

41

berdistribusi normal. Berdasarkan keputusan uji normalitas dapat disimpulkan bahwa maka data tersebut berdistribusi normal.

Sedangkan kelas kontrol perolehan skor terendah adalah 13 dan skor tertinggi adalah 75 dengan rata-rata 42,56, standar deviasi adalah 15,47 dan variansnya adalah 239,3575.

Berdasarkan derajat kebebasan (dk) = 5. Taraf signifikansi adalah 0,05 didapatkan nilai = 1,83 dan nilai = 11,07 dengan kriteria pengujian adalah jika maka data dikatakan berdistribusi normal, jika keadaan sebaliknya data tidak berdistribusi normal. Berdasarkan keputusan uji normalitas dapat disimpulkan bahwa maka data tersebut berdistribusi normal.

2) Uji Homogenitas

Tabel 4.4

Data Hasil Pretest Uji Homogen

No Data Kelas Eksperimen Kelas Kontrol

1 1308 130

2 67240 65128

3 352,1103 291,292

4 18,7646 17,06728

5 1,0995

6 1,86

7 0,15

42

8 2,045

Berdasarkan hasil pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol, diperoleh = 1308 serta = 67240 dan = 352,1103 untuk kelas eksperimen sedangkan untuk kelas kontrol diperoleh = 1304 serta = 65128 dan = 291,292.

Hipotesis yang akan diuji pada tsraf signifikansi = 0,05, untuk

= 1.09. dengan dk pembilang = 29 dan dk penyebut 29 maka diperoleh = 1,86. Jika = 1.09 1,86, maka dapat disimpulkan bahwa varians sampel bersifat homogen.

3) Uji hipotesis keseimbangan rata-rata

Karena sampel berdistribusi normal dan homogen. Maka selanjutnya silakukan uji t-test dengan menggunakan rumus separated varians. Dari hasil perhitungan sebelumnya diperoleh nilai varians dan mean pada masing-masing kelas. Diketahui = 274,823; = 239,3575; ̅ = 42,93; ̅ = 42,56 dan = 30;

= 30. Didapatkan = 0,089 dan = 2,045 dengan dk = 29.

Karena yaitu 0,15 2,045 b. Uji hipotesis penelitian

Adapun uji hipotesis dalam penelitian ini didapatkan dari hasil data posttest yang dimana data posttest diperoleh dari kedua kelas antara kelas eksperimen dan kelas kontrol didapatkan setelah

43

dilakukan perlakuan yang berbeda, yaitu kelas eksperimen dengan model pembelajaran planted questions dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Uji hipotesis ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh antara kelas eksperimen yang menggunakan planted questions dan kelas kontrol dengan konvensional. Rumus yang digunakan yaitu rumus t-test separated varians. Sebelum dilakukan uji hipotesis t-test perlu dilakukan uji prasyarat sebagai berikut.

1) Uji prasyarat

Adapun uji prasyarat yaitu sebagai syarat melakukan pengujian hipotesis penelitian yang dilakukan, dalam hal ini uji prasyarat yang digunakan yaitu uji normalitas dan homogenitas sebagai berikut:

a) Uji normalitas

Pada uji normalitas peneliti menggunakan perhitungan dengan bantuan excel dan manual. Uji normalitas yang digunakan pada data penelitian ini adalah teknik chi kuadrat. Data yang digunakan adalah data posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Data posttest yang dimaksud disini adalah pemberian soal tes akhir setelah melakukan perlakuan yang berbeda terhadap kelas eksperimen dan kelas kontrol. Yang ditujukan untuk menentukan hipotesis penelitian. Berdasarkan data hasil

44

posttest yang diperoleh dari kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat pada lampiran diperoleh nilai-nilai pada tabel berikut.

Tabel 4.5

Data Hasil Posttes Uji Normalitas

NO Data Kelas eksperimen Kelas control

1 Nilai Max 95 92

2 Nilai Min 50 46

3 Rata-rata 73,23 67,9

4 Nilai 131,24 128,66

5 N 30 30

Data pada tabel diatas merupakan data yang diperoleh dari hasil posttest dari kelas eksperimen dan kelas kontrol yang digunakan untuk uji normalitas. Adapun uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak. Berikut data hasil uji normalitas posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol siswa kelas VIII MTs NW Putra Narmada

(1) Uji normalitas data posttest kelas eksperimen

Berdasarkan hasil posttest kelas eksperimen diatas diketahui bahwa perolehan skor terendah adalah 50 dan skor tertinggi adalah 95 dengan rata-rata 73,23, standar deviasi adalah 131,24 dan variansnya adalah 11,46.

Berdasarkan derajat kebebasan (dk) = 5. Taraf signifikansi adalah 0,05 didapatkan nilai = 3,233 dan nilai

= 11,07 dengan kriteria pengujian adalah jika

45

maka data dikatakan berdistribusi normal, jika keadaan sebaliknya data tidak berdistribusi normal.

Berdasarkan keputusan uji normalitas dapat disimpulkan bahwa maka data tersebut berdistribusi normal.

(2) Uji normalitas data posttest kelas kontrol

Sebelum menghitung uji normalitas data posttest kelas kontrol perlu dilakukan beberapa perhitungan seperti menghitung batas kelas, Z batas kelas, dan frekuensi harapan.

Berdasarkan hasil posttest kelas kontrol diatas diketahui bahwa perolehan skor terendah adalah 46 dan skor tertinggi adalah 92 dengan rata-rata 67,9, standar deviasi adalah 128,66 dan variansnya adalah 11,34. Berdasarkan derajat kebebasan (dk) = 5. Taraf signifikansi adalah 0,05 didapatkan nilai =4,454 dan nilai = 11,07 dengan kriteria pengujian adalah jika maka data dikatakan berdistribusi normal, jika keadaan sebaliknya data tidak berdistribusi normal. Berdasarkan keputusan uji normalitas dapat disimpulkan bahwa maka data tersebut berdistribusi normal.

b) Uji homogenitas

46

Setelah melakukan uji normalitas selanjutnya yaitu menghitung homogenitas kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu dengan menggunakan uji F yang berfungsi untuk mengetahui apakah data kedua kelas tesebut homogen atau tidak.data yang digunakan pada uji homogenitas untuk uji uji hipotesis penelitian adalah data hasil posttest.

Tabel 4.6

Data Hasil Posttest Uji Homogen

NO Data Kelas eksperimen Kelas kontrol

1 2234 2001

2 171040 138003

3 161,43 156,42

4 1,032

5 1,86

Uji homogentitas bertujuan untuk mengetahui apakah sampel homogen atau tidak, dengan kriteria pengujian adalah jika Jika maka data homogen Jika

maka data tidak homogen.

Berdasarkan hasil nilai tes posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol, diperoleh = 2234 serta = 171040 dan = 161,43 untuk kelas eksperimen sedangkan untuk kelas kontrol diperoleh = 2001 serta = 138003 dan = 156,42 Hipotesis yang akan diuji pada taraf signifikansi = 0,05, untuk = 1,032. dengan dk pembilang = 29 dan dk penyebut 29 maka diperoleh = 2,045.

47

Berdasarkan hasil analisis diatas, maka dapat diperoleh = 1,032 2,045, maka dapat disimpulkan bahwa varians sampel bersifat homogen.

2) Uji hipotesis penelitian

Setelah dilakukan uji homogen varians maka sampel dalam penelitian ini bersifat homogen, selanjutnya akan dilakukan uji t-test dengan menggunakan rumus separated varians. Dari hasil perhitungan sebelumnya diperoleh nilai varians dan mean pada masing-masing kelas. Diketahui = 131,24; = 128,66; ̅ = 73,23; ̅ = 64,9 dan = 30; = 30.

Didapatkan = 1,81 dan = 2,045 dengan dk = 29.

Karena yaitu 1,81 2,045 maka H1 ditrima dan H0 ditolak. Itu berarti bahwa ada pengaruh model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan open ended terhadap kemampuan berpikir kritis siswa MTs NW Putra Narmada.

Dalam dokumen pengaruh model pembelajaran inkuiri dengan (Halaman 49-60)

Dokumen terkait