• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

47

Berdasarkan hasil analisis diatas, maka dapat diperoleh = 1,032 2,045, maka dapat disimpulkan bahwa varians sampel bersifat homogen.

2) Uji hipotesis penelitian

Setelah dilakukan uji homogen varians maka sampel dalam penelitian ini bersifat homogen, selanjutnya akan dilakukan uji t-test dengan menggunakan rumus separated varians. Dari hasil perhitungan sebelumnya diperoleh nilai varians dan mean pada masing-masing kelas. Diketahui = 131,24; = 128,66; ̅ = 73,23; ̅ = 64,9 dan = 30; = 30.

Didapatkan = 1,81 dan = 2,045 dengan dk = 29.

Karena yaitu 1,81 2,045 maka H1 ditrima dan H0 ditolak. Itu berarti bahwa ada pengaruh model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan open ended terhadap kemampuan berpikir kritis siswa MTs NW Putra Narmada.

48

ditolak dan H0diterima dan rata-rata yang didapat disimpulkan bahwa antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol tidak memiliki perbedaan yang signifikan atau bisa dikatakan seimbang.

Data berpikir kritis siswa diperoleh dari hasil posttest, antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran inkuuiri dengan pendekatan open ended dan kelas control menggunakan model pembelajaran inkuiri. Dari hasil analisis data posttest diperoleh rata-rata ̅ siswa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran inkuiri dengan open ended 73,23 dan rata-rata siswa kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran inkuiri yaitu 67,9. Ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa, pembelajaran dengan model pembelajaran Inkuiri dengan pendekatan open ended lebih tinggi. Dan dari hasil pengujian yang dilakukan melalui nilai posttest diperoleh bahwa antara kelas eksperimen dengan kelass kontrol memiliki varians yang homogen.

Berdasarkan uji-t dua sampel yang telah dihitung sebelumnya di peroleh bahwa nilai yaitu 0,81 2,045 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan open ended terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel siswa kelas VIII MTs NW Putra Narmada.

49

Menurut ennis mengemukakan bahwa berpikir kritis merupakan suatu proses yang bertujuan agar kita dapat membuat keputusan yang masuk akal, sehinggaa apa yang dianggap terbaik tentang suatu kebenaran dapat kita lakukan dengan benar.48 Sejalan dengan pendapat W. Paul berpikir kritis adalah proses disiplin secara intelektual dimana seseorang secara aktif dan trampil memahami, menganalisis, dan mengevaluasi berbagai informasi yang dia kumpulkan atau yang dia dapatkan.49 Berdasarkan dengan peryataan tersebut bahwa berpikir kritis dapat mendukung penggunaan model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan open ended dalam suatu proses pembelajaran dimana pada proses pembelajaran open ended yaitu siswa dapat menjadikan siswa bisa memahami sesuatu, menganalisis dan membuat keputusan dan dapat memancing kemampuan berpikir kritis siswa.

Berdasarkan uraian diatas pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan open ended dapat memancing siswa untuk bisa berpikir kritis dalam memahami masalah, membuat alasan, sampai mendapatkan kesimpulan ketika menemukan masalah. Hal ini siswa dituntun memecahkan masalah yang bersifat open ended sendiri dengan bimbingan guru. Sehingga siswa tidak takut dalam mengungkapkan pendapatnya. Sedangkan proses pembelajaran pada kelas

48 Dasa Ismaimuza, Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau Dari Pengetahuan Awal Siswa, Jurnal Pendidikan Matematika, Vol. 2, No. 1, Januari 2019, H. 12

49 Hawa Liberna, Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Melalui Penggunaan Metode Improve Pada Materi System Persamaan Linaer Dua Variabel, Jurnal Formatif 2, ISSN: 2088351, H. 192

50

kontrol yang menggunakan pembelajaran inkuiri, tidak siswa terlatih berpikir kritisnya karena terbiasa memecahkan masalah sendiri.

Dengan meningkatnya hasil kemampuan berpikir kritis siswa ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Inkuiri dengan pendekatan open ended. jika dibandingkan dengan menggunakan pembelajaran Inkuiri.

58 PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di MTs NW Putra Narmada, mengenai model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan open ended terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, maka dapat disimpulkan bahwa. Hasil kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan open ended memiliki nilai rata-rata . Sedangkan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran inkuiri memiliki nilai rata-rata . Berdasarkan hasil hipotesis data posttest siswa dengan nilai ttabel = 2,71 dan nilai thitung = 7,97, maka . Sehingga hipotesis statistik dalam penelitian ini adalah H1 diterima dan H0

ditolak. Ini berarti bahwa ada pengaruh model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan open ended terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti dapat memberikan saran sebagai berikut:

1. Sekolah dan pihak guru khususnya guru matematika, dapat menggunakan model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan open ended sebagai alternative dalam proses pembelajaran khususnya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

Penelitian ini hanya ditunjukkan pada mata pelajaran matematika pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Oleh karena itu

59

2. sebaiknya penelitian juga dilakukan pada pokok bahasan matematika yang lainnya

3. Sebaiknya proses pembelajaran matematika dengan model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan open ended lebih sering diterapkan, sehingga kemampuan berpikir kritis siswa terlatih.

4. Pengontrolan variabel dalam penelitian ini yang diukur hanya pada kemampuan berpikir kritis, sedangkan aspek lain tidak dikontrol. Agar penelitian ini lebih sempurna, sebaiknya aspek lain yang dapat mempengaruhi variabel penelitian ini juga dikontrol dengan baik.

60

Ahmad Susanto, Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar, Jakarta:

Kencana, 2013.

Alfira Mulya Astuti, Statistika Penelitian. Mataram: Insan Madani Publishing Mataram, 2016.

Anisa Zahra, dkk, “Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Ekosistem Melalui Penerapan Model Inkuiri Terbimbing”, Pendidikan Biologi, Vol. 6, No. 2, Nopember 2015.

Burhan, “Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Dengan Pendekatan Open Ended Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Dan Berpikir Kreatif Peserta Didik”, Penelitian Matematika dan Pendiikan Matematika, Vol. 1, No.2, Agustus 2018 Dasa Ismaimuza, “Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau Dari

Pengetahuan Awal Siswa”, Pendidikan Matematika, Vol. 2, No. 1 Januari 2019.

Debra Patama Sakti, dkk, “Pengaruh Pendekatan Open Ended Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Menengah Kejuruan”, Jurnal Triadik, vol. 15, Nomor 2, Oktober 2016.

Dina Ari Kusumawati,”Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Melalui Pendekatan Game Based Learning”, Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2018.

Emzir, Metode Peneitian Pendidikan, Kualitatif dan Kuantitatif, Jakarta:Rajawali Pers, 2014.

Fahrurrozi, Pengaruh Pembelajaran Open Ended Berbasis Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kecerdasan Emosional Mahasiswa”, Jurnal Beta, vol 8, Nomor 1, Mei 2015.

Faristin Amala, “Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Kompetensi Dasar Menerima Dan Menyampaikan Informasi Bagi Siswa Kelas X Administrasi Perkantoran Di SMK Cut Nya’ dien Semarang”, Skripsi, Universitas Negeri Semarang, 2013.

61

Hawa Liberna, “Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Melalui Penggunaam Metode Improve Pada Materi Persamaan Linear Dua Variabel:, Formatif, ISNN: 2088351.

Israwani, “Penggunaan Model Pembelajaran Inkuiri Pada Materi Operasi Hitung Bilangan Di Kelas I SD Negeri 53 Banda Aceh”, Peluang, Vol. 3, No. 2, April 2015.

Isrok’atun dan Amelia Rosmala, Model-model Pembelajaran Matematika.

Jakarta: PT Bumi Aksara, 2018.

Maryam Nasution, “Pendekatan Open Ended Dalam Pembelajaran Matematika”, Forum Pedagogik, Vol. 05, No. 01, Januari 2013.

Observasi tanggal 29 juli 2019 QS ali Imran [3]

Raden Heri dan Idris Harta, “Pengaruh Pendekatan Open Ended Dan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Sikap Siswa Terhadap Matematika”, Riset Pendidikan Matematika, Vol. 1, No.

2, November 2014.

Ratni Purwasih, “Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis Dan Self Confidence Siswa Mts Di Kota Cimahi Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing”, Ilmiah STKIP Silawangi Bandung, Vol. 9, No. 1, Maret 2015.

Setya Prahatiningtyas, “Penerapan Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dan Hasil Belajar Matematika Pokok Bahasan Eksponen Dan Logaritma Siswa Kelas X BKJ1”, Vol. 2, No. 2, September 2017.

Sobry Sutikno, Belajar dan Pembelajaran, Lombok: Holistica Lombok: 2013 Subana, dkk, Statistik Pendidikan, Bandung: CV Pustaka Setia, 2000.

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2017

Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis, Jakarta:

Rineka Cipta, 2006.

Maryam Nasution, “Pendekatan Open Ended Dalam Pembelajaran Matematika”, Forum Pedagogik, Vol. 05, No. 01, Januari 2013.

62

Muhammad Turmuzi, Strategi Pembelajaran Matematika, Mataram: 2012.

Nanden Faridah, Isrok’atun dan Ani Nur Aeni, “Pendekatan Open Ended Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Dan Keprcayaan Diri Siswa”, Pena Ilmiah, Vol. 1, No.1 2016.

Tatag Yuli Eko Siswono, Pembelajaran Matematika Berbasis Pengajuan dan Pemecahan Masalah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2018.

Vivi Nur Koryah dan Idris Harta, “Pengaruh Open Ended terhadap Prestasi Belajar, Berpikir Kritis dan Kepercayaan Diri Siswa SMP”, Pendidikan Matematika, Vol. 10, No. 1, Juni 2015.

Yandri Soeyono, “Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa Melalui Bahan Ajar Matematika Dengan Pendekatan Open Ended” ISBN: 978- 979-16353-9-4. Seminar nasional Yogyakarta 2013.

Yono dan Herawati, “Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa”, vol. 22, No.2, Oktober 2015.

Zetriuslita, Rezi Ariawan dan Hayatun Nufus, “Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Soal Uraian Kalkullus Integral Berdasarkan Level Kemampuan Mahasiswa”, Ilmiah,

Vol. 5, No. 1, Februari 2016.

1

LAMPIRAN-LAMPIRAN

2

Dalam dokumen pengaruh model pembelajaran inkuiri dengan (Halaman 60-64)

Dokumen terkait