BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
a. Perencanaan Tindakan
Pada tahapan ini, dilaksanakan kegiatan-kegiatan pembelajaran sebagai berikut:
1. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus I, sesuai dengan Model Pembelajaran Langsung Dengan Metode Praktek (Lampiran 1).
2. Menyiapkan lembar kerja kelompok siklus I (Lampiran 2).
3. Menyiapkan lembar observasi aktivitas belajar siswa siklus I (Lampiran 3) .
4. Menyiapkan lembar observasi kegiatan guru siklus I (Lampiran 4).
5. Membuat soal evaluasi siklus 1 (Lampiran 5).
b. Pelaksanaan Tindakan
Siklus I dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan, yaitu dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2019 selama 2X45 menit untuk kegiatan pembelajaran dan 29 Oktober 2019 untuk melakukan penguatan Materi dan tes Evaluasi. Kegiatan yang dialakukan pada tahap ini adalah melakukan kegiatan pembelajaran sesuai dengan rencana yang telah disiapakan terlebih dahulu pada siklus I. Proses belajar mengajar siklus I pada siswa kelas X IIS II di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Mataram dilaksanakan sesuai dengan jadwal Fiqih di sekolah dan dilaksanakan dalam 1 kali
pertemuan dan terdiri dari tiga tahapan pokok yaitu: kegiatan awal (pembuka), kegiatan inti dan kegiatan akhir (penutup).
1. Pertemuan Pertama
Pertemuan pertama dilakukan pada hari selasa 22 Oktober 2019, dimana pada hari itu guru menyampaikan sekilas tentang materi pembelajaran yang disampaikan secara singkat, jelas dan padat tentang pengertian, dan mengeluarkan zakat dengan menerapkan Model Pembelajaran Langsung dengan Metode Praktek. Kegiatan tersebut berlangsung selama 2X45 menit, danKelas dimulai dan dibuka dengan salam, menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa.Yang diikuti oleh 42 orang siswa. Kelas dilanjutkan dengan berdoa yang dipimpin oleh ketua kelas. Setelah itu guru memeriksa fasilitas, alat dan sumber belajar siswa. Terdapat beberapa siswa meminjam alat tulis temannya, hal tersebut membuktikan bahwa siswa belum siap untuk mengikuti pembelajaran. Selanjutnya setelah semua siswa menyiapkan perangkat pembelajaran, untuk menggali pengetahuan siswa tentang materi yang dibahas sebelumnya yaitu tentang zakat dan hikmahnya.
Guru bertanya kepada siswa “apa saja pengertian zakat secara umum? “beberapa siswa menjawab dengan jawaban dan argumen masing-masing”. Mereka menjawab saling bersahutan antara jawaban yang satu dengan yang lainnya, tanpa
mengacungkan tangan. Selanjutnya guru mengajukan pertanyaan yang kedua “apakah sama jumlah kita mengeluarkan zakat fitrah dan zakat mal ?” siswa menjawab
“beda”. Setelah itu, guru memperkenalkan topik pembahasan yaitu “Tentang materi Zakat dan hikmahnya”. Guru memberikan penjelasan bahwa dalam tema ini, siswa akan mencari informasi dan memahami lebih rinci serta mempraktekkan apa saja yang tergolong zakat fitrah dan zakat mal.
Pada kegiatan inti guru menggali pengetahuan yang dimiliki oleh siswa dengan menerapkan Model pembelajaran langsung. Guru meminta kepada siswa untuk membaca bacaan yang ada di buku siswa tentang Zakat dan hikmahnya dan hal apa saja yang berkaitan tentang zakat, selanjutnya guru meminta kepada siswa untuk menggaris bawahi kata atau kalimat yang kurang dipahami sebanyak-banyaknya. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan minat siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengertinya. Kemudian setelah siswa menggaris bawahi kata atau kalimat yang kurang dipahaminya, guru meminta kepada siswa untuk menuliskan pertanyaan pada selembar kertas. Kemudian guru meminta kepada siswa satu per satu membacakan pertanyaan yang ditulisnya. Terlihat beberapa pertanyaan siswa sesuai dengan konsep materi tetapi jawabannya tidak berupa penalaran, ada juga pertanyaan siswa
tidak sesuai dengan konsep materi tetapi membutuhkan penalaran.
Dalam hal ini pada saat membacakan pertanyaan terdapat beberapa siswa yang masih malu-malu dan suaranya kurang jelas. Setelah semua pertanyaan sudah dibacakan oleh siswa selanjutnya guru menjelaskan materi dan memperagakan alat yang telah di siapkan berkaitan dengan materi zakat dengan model pembelajaran langsung dengan metode praktek dengan cara menjelaskan pertanyaan yang telah dibuat oleh siswa tanpa menyebutkan nama dan bunyi pertanyaan yang dibuat oleh siswa. Selanjutnya guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya terkait hal-hal yang belum dipahami setelah mendengarkan dan memperhatikan peragaan alat yang diperaktekkan oleh guru menggunakan media pembelajaran yang telah disipakan penjelasan dari guru. Beberapa siswa mengacungkan tangan. Guru mempersilahkan siswa untuk bertanya, tetapi ada beberapa siswa yang sudah angkat tangan ketika ditunjuk tidak bertanya dan ada juga siswa yang menggunakan bahasa daerah. Kemudian guru menjelaskan materi yang kurang dipahami siswa.
Kegiatan selanjutnya, guru membagi siswa menjadi 6 kelompok yang setiap kelompok teridiri dari 7 orang siswa.
Pembagian kelompok dibagi secara acak. Guru menugaskan
kepada siswa untuk duduk dengan anggota kelompok masing- masing. Siswa ribut memanggil teman-teman kelompoknya dan mengatur posisi meja serta bangku tempat duduknya.
Selanjutnya guru menjelaskan bagaimana cara mengerjakan tugas kelompok tersebut yaitu meminta kepada siswa secara berkelompok untuk membuat diagram tentang tata cara pelaksanaan zakat dan jenis pembagiannya dan kemudian dari masing-masing kelompok menentukan siapa yang menjadi ketua yang akan membacakan hasil diskusi di depan kelas berdasarkan pengamatan terhadap materi yang disampaikan oleh guru didepan kelas ketika proses pembelajaran berlangsung.
Dalam hal ini guru menugaskan siswa untuk memulai berdiskusi mengerjakan tugas kelompok diberikan waktu mengerjakan selama 20 menit. Guru memantau kegiatan siswa dalam menyelesaikan tugas kelompok tersebut. Hal tersebut terlihat dari beberapa siswa yang bertanya apabila belum mengerti bagaimana cara mengerjakan tugas kelompok. Terdapat beberapa siswa dalam setiap kelompok tidak ikut berpartisipasi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan diantara mereka malu untuk bertanya kepada guru atau temannya.
Dan di antara 6 kelompok tersebut terdapat 1 kelompok yang membagi tugasnya yaitu kelompok 3. Mereka saling membantu ada yang mencatat ada yang membaca dan mencari
jawabannya, dengan bertanya dengan teman kelompoknya apabila mereka tidak tahu. Pada tahap selanjutnya guru memberikan gambaran umum mengenai materi tentang Zakat dan hikmahnya dengan memberikan sebuah contoh dan memperlihatkan gambarnya. Kemudian guru membagikan lembar soal pilihan ganda kepada setiap siswa yang disediakan pada masing-masing kelompok. Pada tahap ini, setiap siswa ditugaskan untuk mengerjakan tugas atau latihan berdasarkan kemampuan dan pemahaman masing-masing. Pada setiap proses pembelajaran guru membimbing dan mengarahkan siswa atau kelompok yang mengalami kesulitan.
Pada tahapan selanjutnya guru memberikan umpan balik terhadap hasil pembelajaran siswa selama proses pembelajaran berlangsung Setelah semua kelompok telah selesai, guru meminta perwakilan dari setiap kelompok untuk maju membacakan hasil diskusi dan pengamatannya di depan kelas, terdapat beberapa jawaban yang kurang tepat. Guru memperbaiki jawaban tersebut. Selanjutnya guru memberikan penghargaan di masing-masing kelompok dengan bertepuk tangan.
Pada kegiatan akhir, guru mengajak siswa untuk bersama-sama menyimpulkan hasil diskusi tersebut. Selanjutnya guru mengadakan refleksi dengan bertanya jawab kepada siswa
terkait materi yang telah dipelajari. Terlihat hanya siswa tertentu saja yang merespon. Setelah itu guru menginformasikan kepada siswa materi dan kegiatan yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. Setelah itu, guru menutup pembelajaran. Sedangkan observer atau pengamat mencatat kegiatan yang dilakukan selama proses belajar mengajar berlangsung.
2. Pertemuan kedua
Pertemuan kedua dilakukan pada hari selasa, pada tanggal 29 Oktober 2019 berlangsung selama 2x45 menit, dan diikuti oleh 42 orang siswa. Kegiatan yang dilakukan sama dengan ketiga kegiatan pada pertemuan pertama, yaitu kegiatan awal (pembuka), kegiatan inti dan kegiatan akhir (penutup).
Bel masuk sudah berbunyi akan tetapi masih ada beberapa siswa yang masih berada di luar kelas. Guru meminta kepada siswa yang ada di dalam kelas untuk memanggil temannya yang masih ada di luar kelas, agar proses pembelajaran dapat dimulai. Terdapat siswa yang telat, membawa jajan dan air minum ke dalam kelas dan menaruhnya di bawah laci meja.
Setelah seluruh siswa berada di dalam kelas, guru memulai kegiatan pelajaran dengan mengucap salam dan menyiapkan siswa untuk memulai pelajaran, menanyakan kabar
dan mengecek kehadiran siswa. Dalam hal ini siswa hadir semua yaitu 42 siswa. Untuk menggali pengetahuan siswa tentang materi yang dibahas sebelumnya yaitu pengertian zakat dan hikmahnya Guru memberikan pertanyaan “apa pengertian dari zakat ?” terlihat beberapa siswa dapat menjawab pertanyaan tersebut, kemudian guru melanjutkan pertanyaan secara bertahap-tahap“ ini terlihat hanya beberapa siswa saja yang bisa menjawab, kemudian guru melanjutkan pelajaran dengan menyampaikan materi jumlah penerimaan harta zakat dan jenis- jenisnya.
Selanjutnya kegiatan inti, di mana mula-mula guru menugaskan kepada siswa untuk duduk dengan teman kelompoknya, agar siswa dapat belajar bekerjasama dengan kelompok. Akan tetapi beberapa siswa terlihat malas untuk bergabung dengan teman kelompoknya. Guru membagikan bacaan terkait “jenis-jenis zakat ”. Guru mengingatkan kembali bahwa pada bacaan tersebut, siswa dapat menemukan informasi tentang jenis-jenis zakat dan jumlah pembagiannya. Kemudian guru meminta kepada siswa untuk menggaris bawahi atau memberikan tanda pada kata atau kalimat yang kurang dipahami dan menuliskan pertanyaan di lembaran kertas. Kemudian guru bertanya kepada siswa secara bertahap-tahap “tentang apakah bacaan tersebut ?, ada berapa jenis zakat pada bacaan tersebut?,
dari bacaan tersebut ada yang kurang dipahami ?“. Dalam hal ini antara siswa yang satu dengan yang lainnya saling bersahutan dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru tanpa mengangkat tangan dan terlihat ada juga beberapa siswa yang mengangkat tangan, tetapi dalam hal ini guru memberikan kesempatan kepada siswa yang masih terlihat malu-malu dan ragu-ragu, untuk bertanya. Ada seorang siswa yang bertanya menggunakan bahasa daerah, Tetapi dalam hal ini guru memberikan motivasi untuk membiasakan bahasa indonesia dan memberikan penjelasan yang lebih tentang jenis dan macam- macam zakat.
Setelah itu, guru meminta kepada siswa untuk mengumpulkan pertanyaan yang dibuat dikumpulkan di meja guru. Selanjutnya guru menjelaskan pertanyaan-pertanyaan yang dibuat oleh siswa tersebut. Pada saat guru menjelaskan terlihat beberapa siswa yang mencatat tanpa diperintahkan oleh gurunya, ada juga yang sibuk ngobrol dan main dengan temannya.
Kegiatan selanjutnya adalah guru memberikan tugas kepada setiap kelompok untuk mempraktekkan apa saja macam- macam dan jenis zakat secara umum di depan kelas Siswa mengolah informasi yang didapatkan dalam bentuk peta konsep.
Dalam hal ini guru memberikan waktu 20 menit kepada siswa
untuk menyelesaikan tugas kelompok, terdapat beberapa siswa yang bertanya terkait tugas yang diberikan.
Setelah semuanya selesai, guru meminta kepada perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. Guru meluruskan jawaban setiap kelompok dengan mengajak seluruh siswa untuk bersama-sama mengoreksi jawaban yang telah dijelaskan oleh perwakilan setiap kelompok di depan kelas. Terdapat beberapa siswa bersemangat dalam memberikan tanggapan tentang hasil kerja setiap kelompok. Selanjutnya guru memberikan penghargaan kepada setiap kelompok.
Pada kegiatan akhir ini guru bertanya kepada siswa tentang kesimpulan terkait materi yang dipelajari dan pemahaman yang di dapatkan dari materi yang telah diperhatikan oleh setiap siswa. Terdapat beberapa siswa yang berani menyimpulkan kesimpulan dari temannya yang masih kurang lengkap. Selanjutnya guru memperjelas kesimpulan yang telah dibuat oleh siswa. Selanjutnya guru menginformasikan materi/ kegiatan yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. Setelah itu guru menutup pelajaran dengan mengajak siswa keluar main.
c. Evaluasi Hasil Belajar
Evaluasi dilakukan pada akhir siklus, yaitu pada pertemuan kedua. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah siswa sudah memahami dengan baik materi yang telah diajarkan dalam proses pembelajaran. Untuk mengetahui hasil belajar siswa peneliti menggunakan tes multiple choise. Adapun hasil tes pada siklus I, disajikan dalam tabel berikut:
Tabel 2.3
Lembar Hasil Belajar Siswa Siklus I Kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Mataram
NO Nama Siswa Nilai Tuntas/Tidak
Tuntas 1. Adinda Febriana Syaifuddin 80 Tuntas
2. Ahlal Firdausy 65 Tidak Tuntas
3. Ahmad Baim Adrianto 60 Tidak Tuntas
4. Ainul Hajar 70 Tidak Tuntas
5. Akmal Mashadi 60 Tidak Tuntas
6. Anisa Salma 80 Tuntas
7. Anisa Insani 90 Tuntas
8 Atikah 75 Tuntas
9 Baiq Antonia Saroja 65 Tidak Tuntas 10 Belinda Desi Lestari 85 Tuntas 11 Baiq Iklima Ulfa Umari 85 Tuntas 12 Destine Latifa Azhary 75 Tuntas
13 Fitria Ariandini 85 Tuntas
14 Gidan Linaas Attaqiyah 60 Tidak Tuntas
15 Haikal Fikri R 80 Tuntas
16 Ifa Rahayu Mentari 80 Tuntas
17 Indah Dwi Cahyani 75 Tuntas
18 Indra Rizki 75 Tuntas
19 Irfan Jayadi 75 Tuntas
20 Izza Septiani 35 Tidak Tuntas
21 Izza Ahlakul Alim 75 Tuntas
22 Jesiya Wana Jariapani 85 Tuntas 23 Lalu M . Guruh Buana Putra 20 Tidak Tuntas 24 Lalu Muhammad Sultan 60 Tidak Tuntas
25 Lalu Nasri Fathurrahman 80 Tuntas 26 Lalu Risang Giri Anggara 75 Tuntas
27 M Rifki Muthahari 75 Tuntas
28 M Yarjuna Barkah 75 Tuntas
29 Maulina Guspian 75 Tuntas
30 Muhammad Khaliqan Anwar 60 Tidak Tuntas
31 Muhammad Al-Farizi 75 Tuntas
32 Nadya Salsabilal 85 Tuntas
33 Nanda Intan Islami 85 Tuntas
34 Naufal Ibrahim Asyari 90 Tuntas
35 Fariatul Hasanah 85 Tuntas
36 Rezta Azza Emiliana 80 Tuntas
37 Rina Tresna Sari 85 Tuntas
38 Reza Aprilia 85 Tuntas
39 Serly Rahmawati 85 Tuntas
40 Titin Nurkholiza 85 Tuntas
41 Yusni Febrian 85 Tuntas
42 Zifaldi 85 Tuntas
Tuntas 32 Orang
Tidak Tuntas 10 Orang
Nilai Terendah 20
Nilai Tertinggi 90
Jumlah 3,230
Rata-rata 76.90
Nilai KK 76,19%
Adapun data hasil tes siswa dilakukan dengan menggunakan rumus :
KK =∑ � × 100 Keterangan:
KK = Ketuntasan Klasikal
∑ � = Jumlah Siswa Yang Tuntas N = Jumlah Siswa
Penyelesaian:
KK= ∑�
� �
KK= � KK= 76,19%
Pada tahap siklus I, masih belum mencapai hasil yang diharapkan. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada siklus I, menunjukan bahwa nilai tertinggi siswa pada pertemuan ke I yaitu 90 sedangkan nilai terendahnya 20. Siswa yang tuntas dalam keterampilan bertanya terdapat 32 siswa, sedangkan pada ketuntasan klasikal memperoleh skor 76,19% dengan kategori cukup. Dengan demikian belum terpenuhi ketuntasan klasikal sesuai dengan target persentase peningkatan hasil belajar siswa pada kualitas baik, sehingga perlu ditingkatkan pada siklus berikutnya.
d. Refleksi
Refleksi dilakukan setiap proses pembelajaran selesai di dalam kelas X IPS II yang dilakukan oleh guru dan observer.
Tujuannya untuk membicarakan keberhasilan yang sudah nampak pada saat proses pembelajaran berlangsung dan hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.
Berdasarkan hasil observasi pada siklus I, diperoleh hasil observasi aktivitas guru tergolong kategori baik dengan skor rata- rata aktivitas guru untuk pertemuan I dan pertemuan II yaitu 76,19%, begitupun dengan aktivitas belajar siswa yang hasilnya
tergolong cukup baik nilai tersebut terjadi karena adanya beberapa indikator yang belum dipenuhi.
Berdasarkan data hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan siklus I ini belum mencapai kategori berhasil. Dengan demikian, perlu diadakan perbaikan tindakan pada siklus berikutnya yaitu siklus II. Hal ini menunjukan bahwa pada siklus I masih belum mencapai indikator keberhasilan. Karena siklus ini dikatakan berhasil apabila aktivitas guru termasuk kategori baik, aktivitas siswa termasuk kategori baik Sehingga pada siklus berikutnya perlu dilaksanakan peningkatan terhadap kekurangan yang terjadi pada siklus I. Agar siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran sehingga mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam persentase kualitas yang baik.
Adapun kekurangan-kekurangan yang dilakukan pada siklus I antara lain:
1) Komunikasi dua arah antara guru dan siswa masih kurang, karena siswa kurang memperhatikan penjelasan guru ketika mempraktekkan alat peraga saat proses pembelajaran berlangsung.
Hal ini terjadi karena beberapa siswa belum memiliki minat yang tinggi untuk bertanya. Sehingga pada waktu-waktu tertentu, terdapat sebagian siswa yang lebih senang bermain dengan teman sebangkunya ataupun kesibukan lainnya.
2) Pada saat membuat kesimpulan guru masih kurang membimbing siswa yang menyebabkan siswa malu-malu untuk menyebutkan kesimpulan dengan bahasanya sendiri.
3) Guru sering tidak memperhatikan catatan siswa pada akhir pelajaran, sehingga banyak siswa yang tidak memiliki catatan untuk dipelajari di rumah.
4) Pada saat proses pembelajaran hanya siswa tertentu saja yang bertanya atau menjawab.
5) Siswa masih malu-malu dan ragu-ragu untuk bertanya dan memberanikan dirinya untuk mencoba mempraktekkan alat peraga yang telah disediakan dalam proses pembelajaran.
6) Substansi pertanyaan siswa sudah mulai sesuai dengan konsep materi tetapi belum semua pertanyaan siswa membutuhkan jawaban penalaran sehingga pertanyaan yang diajukan hanya membutuhkan penalaran sederhana.
7) Siswa tidak mengangkat tangannya saat mengajukan pertanyaan dan masih menggunakan bahasa campuran antara bahasa indonesia dengan bahasa sasak, ada beberapa siswa juga bertanya menggunakan suara yang tidak jelas, sehingga guru perlu mengulangi pertanyaan yang diajukan oleh siswa tersebut agar didengar oleh siswa yang lain.
Adapun perbaikan-perbaikan yang akan dilakukan pada siklus II adalah sebagai berikut:
1) Guru harus menguasai kondisi kelas, agar pada saat proses pembelajaran guru mampu berkomunikasi dengan baik pada saat memperagakan materi pembelajarannya dengan teknik-teknik yang baik, sehingga mampu membangkitkan komunikasi yang baik.
2) Guru harus membimbing siswa dalam menyimpulkan hasil diskusi agar siswa tidak ragu dan percaya diri dalam menyimpulkan hasil diskusi dengan bahasanya sendiri.
3) Hal yang paling penting adalah guru harus memeriksa catatan siswa, agar seluruh siswa memiliki catatan materi yang telah dipelajari dalam bukunya, dengan begitu siswa dapat mempelajarinya kembali.
4) Guru harus terus memberikan motivasi kepada siswa, agar siswa mau bekerja sama, membiasakan angkat tangan sebelum bertanya, agar siswa memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan membiasakan menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar.
5) Guru harus bisa menyesuaikan model pembelajaran berdasarkan alokasi waktu yang disediakan.
6) Guru tidak menggunakan media secara efektif dan efisien sehingga guru memperbaiki kembali waktu penggunaan waktu dengan baik dan efesien
7) Guru meminta siswa untuk memperbaiki atau menambah simpulan dari temannya.
2. SIKLUS II
Kegiatan pembelajaran pada siklus II, hampir sama seperti siklus I, hanya saja pada siklus II dilakukan penyempurnaan terhadap hal-hal yang dirasa belum maksimal pada pelaksanaan tindakan siklus I, pembelajaran pada siklus II dilaksanakan pada satu kali pertemuan yaitu pada hari selasa tanggal 5 November 2019. Materi yang dibahas pada siklus ke II adalah mengenai tentang tata cara pelaksanaan haji dan umroh. Adapun rincian kegiatan pada siklus II adalah sebagai berikut:
a. Perencanaan Tindakan
Pada tahapan ini, dilaksanakan kegiatan-kegiatan pembelajaran sebagai berikut:
1. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus II, sesuai dengan Model Pembelajaran Langsung Dengan Metode Praktek (Lampiran 6)
2. Menyiapkan lembar kerja kelompok siklus II (Lampiran 7)
3. Menyiapkan lembar observasi aktivitas belajar siswa siklus II (Lampiran 8)
4. Menyiapkan lembar observasi kegiatan guru siklus II (Lampiran 9)
5. Membuat soal evaluasi siklus II (Lampiran 10).
b. Pelaksanaan Tindakan
Pada tahap ini pendidik melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan skenario yang telah direncanakan dengan tambahan- tambahan perbaikan perbaikan pada siklus I. Pelaksanaan pembelajaran pada siklus II hampir sama dengan siklus I dimana kegiatan pembelajaran dengan Penerapan Model Pembelajaran Langsung Dengan Metode Praktek di laksanakan dalam proses pembelajaran.
1. Pertemuan 1
Pada kegiatan awal, guru mengawali dengan salam dan menyiapkan siswa untuk mengikuti pelajaran dengan berdoa bersama yang dipimpin oleh ketua kelas. Selanjutnya guru memeriksa kehadiran siswa dengan memanggil satu persatu nama siswa sesuai dengan urutan yang ada di buku absen siswa. Dalam hal ini siswa hadir semua yaitu 42 siswa. Guru mengingatkan siswa untuk menyiapkan alat tulisnya dan mempersiapkan alat peraga yang digunakan dan menghimbau siswa agar memperhatikan ketika guru menjelaskan dan memperhatikan temannya ketika mempraktekkan materi yang di sampaikan di dalam kelas dan mengikuti pembelajaran dengan dengan tenang dan tertib. Terlihat seluruh siswa sudah siap untuk mengikuti pembelajaran.
Guru memotivasi siswa dengan mengajarkan siswa tepuk semangat. Seluruh siswa dapat mengikuti yang diajarkan guru dengan cepat dan semangat dengan suara yang keras dan raut wajah
yang gembira. Pada kegiatan ini guru mengingatkan siswa tentang materi yang telah dibahas sebelumnya pada siklus I dengan melakukan tanya jawab kepada siswa. Siswa terlihat siap dan semangat dalam mengikuti pelajaran, beberapa siswa mengancungkan tangan. Hal tersebut terlihat dari semangat siswa dalam menjawab pertanyaan dari guru. Selain itu, mereka saling berlomba-lomba menjawab saling bersautan antara jawaban satu dengan yang lain. Kemudian dalam hal ini guru memberikan motivasi kepada siswa untuk selalu membiasakan diri ketika ingin bertanya ataupun menjawab pertanyaan dari guru, diharapkan untuk mengacungkan tangannya terlebih dahulu dan harus membiasakan komunikasi menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar.
Setelah itu, Guru menyampaikan materi pembelajaran dengan tema yang baru yaitu tentang Haji dan Umroh Selanjutnya guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan gambaran tentang kegiatan yang akan dilakukan dengan menggunakan Model Pembelajaran Langsung Dengan Metode Praktek.
Selanjutnya pada kegiatan inti, sama halnya dengan siklus I dimana guru memberikan arahan kepada siswa untuk membaca teks bergambar yang ada di buku pegangan siswa secara bersama-sama, dan mempersiapkan alat peraga apa saja yang akan digunakan dalam proses pembelajaran berlangsung, setelah siswa selesai membaca teks yang ada di buku siswa, kemudian guru meminta
siswa untuk menjawab bersama pertanyaan yang ada di dalam buku siswa ini dan menyampaikan pendapat tentang materi yang akan dipraktekkan atau didemonstrasikan, bertujuan untuk menstimulus rasa ingin tahu siswa tentang topik pembelajaran yang dibahas.
Setelah itu siswa kembali diarahkan untuk membaca teks yang lain yang ada di dalam buku siswa. Guru kembali mengarahkan siswa untuk menggarisbawahi kata atau kalimat yang kurang diapahami yang mereka temukan di dalam teks yang sudah mereka baca, kemudian membuat pertanyaan dari hasil bacaan dan pengamatannya tersebut di kertas kecil dan dikumpulkan di meja guru. Setelah itu guru membaca pertanyaan yang dibuat oleh siswa dan menjelaskan pertanyaan-pertanyaan yang dibuat oleh siswa tanpa menyebutkan bunyi pertanyaannya. Dalam hal ini guru memberikan penjelasan dengan membawa poster dan alat peraga yang berkaitan tentang gambar ka’bah dan tata cara peklaksanaan haji dan umroh, dan meminta kepada siswa untuk mencatat poin- poin penting yang dijelaskan oleh guru.
Selanjutnya guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya terkait hal-hal yang belum dipahaminya. Terlihat beberapa siswa yang mengangkat tangan untuk bertanya dan sudah menggunakan bahasa indonesia.
Selanjutnya guru memberikan soal multiple chois ( pilihan ganda) untuk dikerjakan secara individu pada setiap masing-masing