Berikut ini hasil penelitian perbandingan video dan leaflet tentang senam hamil terhadap motivasi melakukan senam hamil di Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda, yang dilaksanakan pada bulan Februari 2020 terhadap 32 responden yang dibagi ke dalam 2 kelompok yaitu kelompok intervensi yang diberikan pendidikan kesehatan tentang senam hamil dengan media video sebanyak 16 orang dan kelompok kontrol dengan media leaflet juga sebanyak 16 orang.
1. Karakteristik Responden
Karakteristik responden dalam penelitian ini meliputi umur, pendidikan, pekerjaan, frekuensi kehamilan dan umur kehamilan pada masing-masing kelompok intervensi dan kelompok kontrol yang akan dijabarkan dalam tabel berikut:
Tabel 4.1. Karakteristik Responden Pada Penelitian Di Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda Tahun 2020
Karakteristik Kelompok intervensi Kelompok kontrol
Frekuensi % Frekuensi %
Umur
Umur 19-25 tahun 5 31,3 4 25,0
Umur 26-32 tahun 8 50 8 50
Umur 33-39 tahun 2 12,5 2 12,5
Umur 40-45 tahun 1 6,3 2 12,5
Pendidikan
SD 0 0 1 6,3
SMP 3 18,8 5 31,3
SMA 10 62,5 9 56,3
Perguruan Tinggi 3 18,8 1 6,3
Pekerjaan
Ibu Rumah Tangga 12 75 13 81,3
Pegawai Swasta 4 25 3 18,8
Frekuensi Kehamilan
Kehamilan Ke-1 5 31,3 1 6,3
Kehamilan Ke-2 7 43,8 7 43,8
Kehamilan Ke-3 1 6,3 6 37,5
Kehamilan Ke-4 1 6,3 2 12,5
Kehamilan Ke-5 2 12,5 1 6,3
Umur Kehamilan Trimester 2
(Umur 14-27 bulan) 11 68,8 10 62,5
Trimester 3
(Umur 27-41 bulan) 5 31,3 6 37,5
Jumlah 16 100 16 100
Berdasarkan tabel 4.1. diperoleh bahwa karakteristik umur pada kelompok intervensi dan kontrol sebagian besar berumur 26-32 tahun masing-masing sebanyak 8 orang (50%), sebagian besar responden
berpendidikan SMA pada kelompok intervensi sebanyak 10 orang (62,5%) dan kelompok kontrol sebanyak 9 orang (56,3%). Sebagian besar responden sebagai ibu rumah tangga pada kelompok intervensi sebanyak 12 orang (75%) dan kelompok kontrol sebanyak 9 orang (56,3%). Frekuensi kehamilan sebagian besar merupakan kehamilan kedua masing-masing kelompok sebanyak 7 orang (43,8%). Umur kehamilan sebagian besar merupakan kehamilan trimester 2 (umur 14-27 bulan) pada kelompok intervensi sebanyak 11 orang (68,8%) dan kelompok kontrol sebanyak 10 orang (62,5%).
2. Analisa Univariat
Analisa univariat dalam penelitian ini meliputi variabel motivasi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah pemberian intervensi yang akan dijabarkan dalam tabel berikut:
Tabel 4.2. Motivasi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah pemberian intervensi Pada Penelitian Di Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda 2020
Motivasi Sebelum Intervensi Sesudah Intervensi
Frekuensi % Frekuensi %
Kelompok intervensi Motivasi
Rendah 8 50 1 6,3
Motivasi
Tinggi 8 50 15 93,8
Kelompok kontrol Motivasi
Rendah 12 75 7 43,8
Motivasi
Tinggi 4 25 9 56,3
Jumlah 16 100 16 100
Berdasarkan tabel 4.2. diperoleh bahwa motivasi responden kelompok intervensi sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media video memiliki porsi yang sama antara motivasi rendah dan tinggi yaitu masing-masing sebanyak 8 orang (50%). Sedangkan motivasi responden kelompok intervensi sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan media video sebagian besar motivasi tinggi yaitu sebanyak 15 orang (93,8%).
Selanjutnya pada kelompok kontrol diperoleh bahwa motivasi responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media leaflet sebagian besar motivasi rendah yaitu sebanyak 12 orang (75%).
Sedangkan motivasi responden kelompok kontrol sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan media leaflet sebagian besar motivasi tinggi yaitu sebanyak 9 orang (56,3%).
3. Analisa Bivariat
Pada analisa ini, digunakan uji McNemar untuk menilai perbedaan motivasi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan kelompok intervensi dan kelompok kontrol, yang dijabarkan pada tabel sebagai berikut:
a. Perbedaan Motivasi Sebelum dan Sesudah Pemberian Pendidikan Kesehatan Pada Kelompok intervensi
Tabel 4.3. Perbedaan Motivasi Sebelum dan Sesudah Pemberian Pendidikan Kesehatan Pada Kelompok intervensi Pada Penelitian Di Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda Tahun 2020
Motivasi Sebelum
Motivasi Sesudah
Total
p-value Rendah Tinggi
N % N % N %
Rendah 0 0 8 100 8 100
0,039*
Tinggi 1 12,5 7 87,5 8 100
Total 1 6,3 15 93,7 16 100
*Analisis uji McNemar p < α(0,05)
Berdasarkan tabel 4.3. hasil analisis perbedaan motivasi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan pada kelompok intervensi diperoleh bahwa ada sebanyak 8 orang (100%) responden yang mengalami perubahan motivasi dari kurang menjadi tinggi. Hasil uji statistik McNemar diperoleh Ha diterima dengan nilai p-value 0,039 < nilai α 0,05 yang berarti ada perbedaan signifikan motivasi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan pada kelompok intervensi dengan media video.
b. Perbedaan Motivasi Sebelum dan Sesudah Pemberian Pendidikan Kesehatan Pada Kelompok kontrol
Tabel 4.4. Perbedaan Motivasi Sebelum dan Sesudah Pemberian Pendidikan Kesehatan Pada Kelompok kontrol Pada Penelitian Di Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda Tahun 2020
Motivasi Sebelum
Motivasi Sesudah
Total
p-value Rendah Tinggi
N % N % N %
Rendah 7 58,3 5 41,7 12 100
0,063*
Tinggi 0 0 4 100 4 100
Total 7 43,8 9 56,2 16 100
*Analisis uji McNemar p < α(0,05)
Berdasarkan tabel 4.4. hasil analisis perbedaan motivasi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan pada
kelompok kontrol diperoleh bahwa ada sebanyak 5 orang (41,7%) responden yang mengalami perubahan motivasi dari kurang menjadi tinggi. Hasil uji statistik McNemar Hα ditolak dengan nilai p=0,063 yang berarti tidak ada perbedaan motivasi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan pada kelompok kontrol dengan media leaflet.
c. Perbandingan media video dan leaflet tentang senam hamil terhadap motivasi melakukan senam hamil
Pada analisa ini, digunakan uji Fisher's Exact untuk membandingkan media video dan leaflet tentang senam hamil terhadap motivasi melakukan senam hamil, yang disajikan dalam tabel sebagai berikut:
Tabel 4.5. Perbandingan Media Video Dan Leaflet Tentang Senam Hamil Terhadap Motivasi Melakukan Senam Hamil Pada Penelitian Di Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda Tahun 2020
Kelompok
Motivasi
Total
p-value Rendah Tinggi
N % N % N %
A (Video) 1 6,2 15 93,8 16 100
0,019*
B (Leaflet) 7 43,8 9 56,2 16 100
Total 8 25 24 75 32 100
*Analisis uji Fisher's Exact p (1-sided) < α(0,d05)
Berdasarkan tabel 4.5. hasil analisis perbandingan media video dan leaflet tentang senam hamil terhadap motivasi melakukan senam hamil diperoleh bahwa ada sebanyak 15 orang dari 16 orang (93,8%) responden kelompok intervensi yang memiliki motivasi tinggi mengikuti senam hamil setelah diberikan pendidikan
kesehatan dengan media video. Diperoleh sebanyak 9 orang dari 16 orang (56,2%) responden kelompok yang memiliki motivasi tinggi mengikuti senam hamil setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media leaflet. Jumlah responden yang mengalami perubahan motivasi menjadi tinggi setelah diberikan pendidikan kesehatan pada kelompok intervensi lebih besar dari kelompok kontrol.
Hasil uji statistik Fisher's Exact Ha diterima dengan p value
= 0,019 < nilai α 0,05 yang berarti ada perbedaan signifikan antara media video dan leaflet tentang senam hamil terhadap motivasi melakukan senam hamil di Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda.