• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hispotesis Penelitian

BAB I PENDAHULUAN

D. Defenisi Oprasional

3. Hispotesis Penelitian

Hipotesis berasal dari kata “hypo” berarti kurang atau lemah dan

tesis” atau “theis” berarti teori yang disajikan sebagai bukti. Jadi hipotesis adalah pernyataan yang masih lemah kebenarannya dan masih perlu dibuktikan kenyataanya.45

Hipotesis penelitian merupakan jawaban sementara mengenai rumusan masalah penelitian.Dikatakan sementara karena jawaban yang Diberikanmasihberdasarkan pada teori yang relevan, belum didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data.Jadi hipotesis juga dapat dikatakan sebagai jawaban teoritis terhadap rumusan masalah penelitian yang telah ditentukan, belum jawaban yang empiris.46 ModelContextual Teaching and Learning (CTL) (X) Prestasi Belajar Mata Pelajaran Fiqih (Y) Sebelum Perlakuan (Pretest) Setelah Perlakuan (Posttest).

Adapun hipotesis dari penelitian ini dinyatakan sebagai berikut : a. Terdapat pengaruh yang signifikan antara model

pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih kelas V di

45Nurgiantoro.Burhan, Penelitian Dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra, (Yogyakarta:BPFE, 1987), hlm. 23

46Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, 2014),hlm.

99

MI Nurul Iman Dusun Ujan Rintis Desa Mertak Tombok Kabupaten Lombok Tengah

b. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih kelas V di MI Nurul Iman Dusun Ujan Rintis Desa Mertak Tombok Kabupaten Lombok Tengah.

BAB III

METODE PENELITIAN 1. Jenis dan Pendekatan Penelitian

a. Jenis Penelitian

Jenis Penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yaitu metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh treatment (perlakuan) tertentu dalam kondisi yang terkendali.Ciri khas penelitian eksperimen adalah menguji secara langsung suatu variabel terhadap variabel yang lain.47Penelitian eksperimen adalah penelitian untuk menguji sebab akibat antar variabel melalui langkah manipulasi, pengendalian, dan pengamatan.48

b. Pendekatan Penelitian

Pendekatan Penelitian Berdasarkan judul dan jenis permasalahan yang dibahas, maka pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif.

Pendekatan kuantitatif adalah suatu proses menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat menemukan keterangan mengenai apa yang ingin kita ketahui49.Pada dasarnya penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan deduktif-induktif,

47 Nana Syaodih Sukmudinata, Metode Penelitian Pendidikan. (Bandung; Remaja Rosdakarya, 2012), hal. 129

48Musfiqon, Metodologi Penelitian Pendidikan, (Jakarta; Prestasi Pustaka Publishci, 2012), hal. 194

49Margono, Metode Penelitian Pendidikan, (Jakarta; PT Rincka Cipta, 2004), hal. 105

artinya pendekatan yang berangkat dari suatu kerangka teori, gagasan para ahli, maupun pemahaman peneliti berdasarkan pengalamannya, kemudian dikembangkan menjadi permasalahan beserta pemecahan yang diajukan untuk memperoleh pembenaran (verifikasi) dalam bentuk dukungan data empiris di lapangan50.

Metode penelitian kuantitatif dapat di artikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistic dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah di tetapkan.51

2. Populasi dan Sampel a. Populasi

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek dan subjek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik sebuah kesimpulan52.Dengan demikian populasi bukan sekedar jumlah yang ada pada subjek atau objek yang dipelajari, tetapi meliputi seluruh karakteristik yang dimiliki.Orang-orang lembaga, organisasi, benda-benda yang menjadi sasaran penelitian merupakan anggota populasi.Anggota populasi yang terdiri atas

50Ahmad Tahfidz, Metodologi Penelitian Praktis.,., hal. 63

51 Bambang Prasetyo dan Lina Miftahul Jannah, Metode Penelitian Kuantitatif, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2014), hal. 119.

52Ibid., hlm. 80

manusia biasa disebut subjek penelitian, sedangkan populasi yang selain manusia disebut objek penelitian.

Populasi dapat berupa: guru, peserta didik, kurikulum, fasilitas, lembaga sekolah, hubungan sekolah dan masyarakat, karyawan perusahaan, dan sebagainya.Dalam penelitian ini, populasi yang diambil oleh peneliti adalah keseluruhan siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman Dusun Ujan Rintis Desa Mertak Tombok Kabupaten Lombok Tengah Tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 165 siswa.

b. Sampel

Sampel adalah suatu prosedur pengambilan data dari sebagian populasi yang digunakan untuk menentukan sifat serta ciri yang dikehendaki dari suatu populasi.Sedangkan menurut Bairley dalam bukunya Bambang Prasetyo dan Lina MIftahul Jannah bahwa “sampel merupakan bagian populasi yang ingin diteliti.

Oleh karena itu sampel harus dilihat sebagai suatu pendugaan terhadap populasi dan bukan populasi itu sendiri 53 .Teknik pengambilan sampel biasanya dilakukan apabila jumlah populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misal karena keterbatasan dana, tenaga, dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi tersebut.

53 Bambang Prasetyo dan Lina Miftahul Jannah, Metode Penelitian Kuantitatif, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2014), hlm. 119.

Mengingat jumlah siswa kelas V di MI Nurul Iman Dusun Ujan Rintis Desa Mertak Tombok Kabupaten Lombok Tengah 35 orang, maka peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel, akan tetapi mengsmbil secara keseluruhnya, sehingga peneliti ini disebut penelitian ini disebut penelitian sampel populasi. Hal ini sesuai dengan Pendapat Suharsimi Akurinto yang menyatakan bahwa untuk sekedar pendapat unsur-unsur maka apabila subyeknya 100, maka lebih baik diambilsemuanya sehingga penelitiannya merupakan penilitian sampel populasi.penelitian.Selajutnya jika jumlah subyeknya besar, maka dapat diambil antara 10;15% atau 20 ;25% atau lebih54

Tabel. 2.1 Banyak Siswa Kelas V Laki-Laki Perempuan

16 19

3. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian

Waktu yang digunakan pada penelitian ini adalah pada dilakukan selama 4 Bulan dimulai dari Bulan Februari, maret, April dan Mei Tahun 2021

54 Suarsimi Arkunto,Prosedur Penelitian Suatu pendekatan Praktek, (Jakarta: PT RINEKA CIPTA ,2013),hlm.28

2. Tempat Penelitian

Tempat penelitian ini adalah di MI Nurul Iman Dusun Ujan Rintis Desa Mertak Tombok Kabupaten Lombok Tengah

Dokumen terkait