KEGIATAN BELAJAR 2
A. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka dapat disimpulkan identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
Perkembangan Tubuh Manusia
Perkembangan bentuk tubuh manusia pada dasarnya sama dengan perkembangan pada hewan. Pada usia dua minggu, embrio manusia merupakan sebuah cakram pipih. Perubahan tersebut terjadi dalam tiga proses yaitu:
a. Pertumbuhan cakram embrio yang lebih cepat dari pada pertumbungan jaringan sekitarnya.
b. Cakram embrio melipat kebawah terutama ujung depan dan belakang serta, c. Pembentukan dinding tubuh ventrak untuk menjadi calon tali pusat dan
untuk memisakan embrio dari bagian-bagian lainnya.
Bersamaan dengan itu tubuh mulai terbagi atas kepala dan badan.
Anggita badan seperti gelang dada dan gelang pinggung, uga mulai terlihat. Pada dua bukan terakhir dari masa pertumbuhan, embrio sudah kelihatan seperti manusia. Bagian muka seperti mata, telinga, dan hidung mulai terbentuk.
Tangan dan kaki juga mulai terlihat. Jari-jati kaki dan tangan, sudah mulai nyata.
Pada bulan ketiga, bentuk manusia telah terwujud. Pada tahap ini embrio disebut fetus.
Pada bulan keempat, muka telah kian tempak seperti manusia. Dalam bulan kelima rambut-rambut mulai tumbuh pada kepala. Selama bulan keenam, alis dan bulu mata timbul. Setelah tujuh bulan, fetus mirip kulit orangtua dengan kulit merah berkeriput. Selama bulan kedelapan dan kesembilan, lemak ditimbun di bawah kulit sehingga perlahan-lahan menghilangkan sebagian keriput pada kulit. Kaki membulat. Kuku keluar pada ujung-ujung jari. Rambut asli rontok dan fetus menjadi sempurna dan siap dilahirkan.
Sumber: Kosasih, 2014
25 Teks tersebut menjelaskan proses perkembangan tubuh manusia, mulai dari embrio sampai pada bentuk utuh manusia. Teks itu terdiri atas peristiwa- peristiwa yang bersifat kronologis, mengikuti urutan waktu, sebagai berikut:
a. Pada usia dua minggu, embrio manusia merupakan sebuah cakram pipih.
b. Bersamaan dengan itu tubuh mulai terbagi atas kepala dan badan.
c. Pada dua bulan terakhir dari masa pertumbuhan, embrio sudah kelihatan seperti manusia.
d. Pada bulan ketiga bentuk manusia telah terwujud.
e. Pada tahap ini embrio disebut fetus.
f. Pada bulan keempat, muka telah kian tempak seperti manusia.
g. Selama bulan keenam, alis dan bulu mata timbul.
h. Setelah tujuh bulan, fetus mirip kulit orangtua dengan kulit merah berkeriput.
i. Selama bulan kedelapan dan kesembilan, lemak ditimbun di bawah kulit sehingga perlahan-lahan menghilangkan sebagian keriput pada kulit.
Fungsi-fungsi keterangan tersebut diperkuat pula oleh penggunaan konjungsi dan jenis kata lainnya yang juga bermakna temporal, seperti kemudian, mulai, sudah. Karena objek yang dijelaskannya itu berupa fenomena, tidak berbentuk persona (non-human participation), dalam teks ekplanasi itu pun banyak ditemukan kata kerja pasif. Hal itu seperti kata-kata berikut yaitu terlihat, terbagi, terwujud, terakhir, dimulai, ditimbun, dilahirkan.
26 Setelah kalian mempelajari materi tentang kaidah kebahasaan diatas.
Tahukah kalian sekarang apa saja macam-macam kaidah kebahasaan?
Nah untuk menguji pemahaman kalian, berikut soal untuk melatih dan menguji pemahaman kalian.
1. tulislah masing-masing lima contoh kalimat yang menggunakan konjungsi kausalitas, kronologi, dan yang berketerangan waktu.
Kamu bisa mengerjakan tugas ini pada buku kerjamu!
Kaidah Kebahasaan Contoh Pengggunaan Konjungsi Kausalitas
Konjungsi Kronologis Keterangan Waktu
2. Perhatikanlah kembali teks eksplanasi yang telah kamu baca.
lakukanlah penelaahan terhadap kaidah kebahasaan yang terdapat di dalam teks tersebut.
Judul Teks : ...
Penulis : ...
Sumber : ...
Kaidah Kebahasaan Kutipan Teks
Latihan
27 Teks eksplanasi merupakan teks yang menjelaskan suatu
proses atau peristiwa tentang asal-usul, proses atau perkembangan suatu fenomena berupa peristiwa alam, sosial, ataupun budaya.
Eksplanasi sendiri berasal dari bahasa Inggris yaitu Explanation yang mempunyai arti tindakan menjelaskan atau menerangkan sebuah pernyataan atau fakta. Maka bila didasarkan dari segi bahasa, pengertian Teks Eksplanasi (Explanation Text) adalah sebuah teks yang memuat proses-proses yang berkaitan dengan fenomena-fenomena sosial, alam, budaya, ilmu pengetahuan, dan lainnya.
Teks eksplanasi bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai fenomena alam maupun sosial dan berisi pernyataan- pernyataan yang berisi fakta tentang fenomena yag dijelaskan.
Ciri-ciri teks eksplanasi yaitu, informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual), Hal yang dibahas yaitu suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau berhubungan dengan ilmu pengetahuan, Sifatnya informatif dan tidak berusaha memengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas, Menggunakan kata penanda urutan.
Struktur teks eksplanasi yang terdiri atas tiga bagian yaitu identifikasi fenomena, penggambaran rangkaian kejadian, dan ulasan.
Pertama identifikasi fenomena (phenomenom sequence) Yaitu mengindentifikasi sesuatu yang akan diterangkan atau gambaran awal tentang apa yang disampaikan dengan pernyataan yang bersifat umum.
Rangkuman
28 Kedua penggambaran rangkain kejadian (explanation sequence) Yaitu memerinci proses kejadian yang relevan dengan fenomena yang diterangkan sebagai pertanyaan atas bagaimana atau mengapa. Dan yang Ketiga ulasan (review) Yaitu berupa komentar atau penilaian tentang konsekuensi atas kejadian yang dipaparkan sebelumnya.
Fitur kebahasaan yang menandai teks eksplanasi tidak jauh berbeda dengan fitur ataupun kaidah kebahasaan yang lazim ditemukan dalam teks prosedur. Teks eksplanasi seperti yang tampak pada contohnya diatas banyaknya menggunakan kata petunjuk keterangan waktu dengan keterangan bermakna cara.
Petunjuk keterangan waktu yaitu misalnya beberapa saat, setelah, segera setelah, pada tanggal, sebelumnya. Di samping itu, kata penunjuk keterangan yang mungkin digunakan adalah selagi, ketika, ketika itu, pada masa lalu, bertahun-tahun, selama, dalam masa sekarang.
Penunjuk keterangan cara, misalnya, sangat ketat, dengan tertib dan tenang, penuh haru. Melalui surat kabar, sedikit demi sedikit sebaik- baiknya, dengan jalan yang benar. Teks eksplanasi dapat pula ditandai oleh penggunaan konjungsi atau kata penghubung yang bermakna konjungsi, seperti kemudian, lalu, setelah itu, pada akhirnya. Apabila teks itu disusun secara kausalitas, konjungsi yang digunakan, antara lain, sebab, karena, oleh sebab itu. Adapun berkenaan dengan kata ganti yang digunakannya, teks eksplanasi langsung merujuk pada jenis fenomena yang dijelaskannya. Yang bukan berupa persona. Kata ganti yang digunakan untuk fenomenanya itu berupa kata unjuk itu, ini, tersebut dan bukan kata ganti orang, seperti ia, dia, mereka.
29 Berilah tanda (x) pada huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang tepat!
(Teks dibawah ini digunakan untuk menjawab soal nomor 1-3)
Angin Puting beliung merupakan dampak ikutan awan kumulonimbus (Cb) yang biasa tumbuh selama periode musim hujan. Namun, tidak semua pertumbuhan awan Cb menimbulkan angin puting beliung. Kehadirannya belum dapat diprediksi karena terjadi secara tiba-tiba pada area skala sangat lokal. Pusaran puting beliung mirip belalai gajah. Jika kejadiannya berlangsung lama, lintasannya membentuk jalur kerusakan. Angin ini lebih sering terjadi pada siang hari dan lebih banyak daerah dataran rendah. Angin ini biasanya terjadi pada musim pancaroba akibat terjadi pertemuan udara panas dan dingin. Pada siang hari, suhu udara panas, pengap, dan awan hitam mengumpul (akibat radiasi matahari di siang hari), lalu tumbuhmenjadi awan secara vertikal. Selanjutnya, di dalam awan tersebut terjadi pergolakan arus udara naik dan turun dengan kecepatan yang cukup tinggi. Arus udara yang turun dengan kecepatan yang tinggi tersebut turun mengembus ke permukaan bumi secara tiba-tiba dan berjalan secara acak. Angin ini dapat menghancurkan apa saja yangditerjangnya karena dengan pusarannya benda yang terlewati terangkat dan terlempar.
1. Fakta yang terdapat dalam teks eksplanasi diatas adalah mengenai ...
A. fenomena alam
B. tejadinya angin puting beliung
C. terjadinya pembentukan awan kumulonimbus D. terjadinya hujan
E. musim pancaroba
2. Teks eksplanasi diatas urutan kejadiannya menggunakan pola ...
A. proses B. sebab akibat C. penegasan
Uji Formatif 1
30 D. kronologi
E. uraian
3. Teks eksplanasi diatas merupakan peristiwa … A. Sosial
B. Alam C. Budaya D. Bencana alam E. Musim pancaroba
4. Dibawah ini yang termasuk strutur teks eksplanasi adalah … A. Abstrak
B. Tesis
C. Identifikasi fenomena D. Koda
E. Argumentasi
5. Dibawah ini yang tidak termasuk ke dalam isi dari sebuah teks eksplanasi adalah …
A. Kesimpulan / intisari dari gagasan yang dibahas B. Konflik pada tokoh-tokoh dalam novel
C. Pernyataan tentang topic yang sedang dibahas D. Informasi yang didasarkan fakta berkaitan pada topik E. Generalisasi tentang topic yang dibahas
6. Mendengar kata banjir memang sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga kita. Banjir adalah fenomena alam yang bersumber dari curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama pada daerah aliran sungai (DAS). Banjir dapat terjadi karena alam dan tindakan manusia.
Kutipan tersebut termasuk struktur bagian … A. Penegasan ulang
B. Interpretasi / pernyataan umum C. Penggambaran rangkaian kejadian D. Langkah-langkah
31 E. Ulasan
7. (1) Proses terjadinya banjir (2) Penyebab terjadinya banjir (3) Definisi banjir
(4) Akibat banjir (5) Simpulan banjir
Jika dikembangkan menjadi sebuah teks eksplanasi, urutan kerangka yang tepat adalah …
A. (3), (1), (2), (4), (5) B. (1), (2), (3), (4), (5) C. (3), (4), (1), (5), (2) D. (2), (4), (5), (1), (3) E. (2), (1), (5), (4), (3)
8. COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Virus baru dan penyakit yang disebabkannya ini tidak dikenal sebelum mulainya wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019.
COVID-19 ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia. Covid-19 begitu cepat menular dari satu manusia ke manusia lainnya. Jumlah korban dan angka kasus kian meningkat. Hingga tulisan ini dibuat, jumlah kasus mencapai lebih dari 502 ribu kasus di Indonesia. Sedangkan di dunia mencapai lebih dari 58,7 juta kasus.
Informasi yang terdapat dalam teks diatas adalah … A. Covid-19 adalah penyakit menular
B. Jumlah korban dan angka kasus kian meningkat
C. Mulainya wabah di Wuhan, Tiongkok, dan bulan desember 2019
D. Covid-19 ini sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia
E. Jumlah korban dan angka kasus kian meningkat, jumlah kasus mencapai lebih dari 502 ribu kasus di Indonesia. Sedangkan di dunia mencapai lebih dari 58,7 juta kasus.
32 9. Kata yang bergaris bawah pada kutipan teks eksplanasi diatas merupakan
kaidah kebahasaan teks eksplanasi menggunakan … A. Konjungsi pertentangan
B. Konjungsi waktu C. Konjungsi kausalitas D. Kata ganti
E. Kata benda
10. Teks yang berisi penjelasan berupa proses terjadinya peristiwa alam, sosial atau budaya disebut …
A. Argumentasi B. Prosedur C. Eksplanasi D. Narasi E. Cerita ulang
11. Berikut ini yang tidak termasuk kalimat yang menggunakan keterangan waktu
…
A. Pada usia dua minggu, embrio manusia merupakan sebuah cakram pipih.
B. Pada bulan ketiga, bentuk manusia telah terwujud C. Pada tahap ini, embrio disebut fetus
D. Selama bulan keenam, alis dan bulu mata timbul E. Lemak ditimbun dibawah kulit
12. Konjungsi yang bermakna kronologis dinyatakan dengan kata … A. Yang
B. Kemudian C. Maupun D. Pada E. Untuk
33 13. (1) Banjir adalah fenomena alam yang bersumber dari curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama pada daerah aliran sungai (DAS). (2) Banjir terjadi karena alam serta tindakan manusia. (3) Penyebab alami banjir yaitu erosi dan sedimentasi, curah hujan, pengaruh fisiografi/geofisik sungai, kapasitas sungai, drainase lahan, serta pengaruh air pasang. (4) Penyebab banjir karena tindakan manusia adalah perubahan tata guna lahan, pembuangan sampah, kawasan padat penduduk di sepanjang sungai, dan kerusakan bangunan pengendali banjir. (5) baik banjir yang disebabpkan oleh alam maupun oleh manusia, perlu diwaspadai dan diatasi.
Urutkan peristiwa sebab akibat dalam paragrap tersebut adalah … A. 1, 2, 3
B. 1, 3, 5 C. 3, 4, 5 D. 2, 3, 5 E. 1,2,3,4,5
14. Inti teks eksplanasi terdapat pada bagian … A. Pernyataan umum
B. Sebab akibat C. Argument D. Penutup
E. Aspek yang dilaporkan
15. Tahap pernyataan umum berisi tentang … A. Apa yang akan dijelaskan
B. Alasan-alasan penulis C. Pendapat penulis D. urutan peristiwa E. Urutan peristiwa
34 Apakah anda sudah menguasai materi tentang pengertian teks eksplanasi, struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi yang sudah diuraikan di atas? Kalau anda sudah paham, coba kalian tulis pemahaman anda dalam kertas refleksi di bawah ini.
Refleksi
………
………
………
………
……….………
………
………
……….………
………...………
………
………
………
………
………
………
………
………
………
………
………
………
..
35
Sebelum berlatih menulis teks eksplanasi dengan menggunakan teknik storyboard, alangkah baiknya kita berkenalan dulu dengan teknik yang akan kita gunakan ini. Teknik storyboard secara umum merupakan gambar sketsa yang dibuat pada panel-panel berbentuk segi empat, yang disusun secara berurutan dan saling berkelanjutan membentuk sebuah alur cerita. Teknik storyboard yaitu teknik yang digunakan pada saat kegiatan sebelum menulis yang menekankan pada elaborasi (penjelasan yang detil), prediksi atau perkiraan, penumbuhan gagasan, dan pengurutan. Hal ini digunakan untuk memotivasi siswa untuk mengembangkan kemampuan diri dalam menulis yang diawali dengan membuat kerangka karangan berupa gambar dan kemudian dikembangkan menjadi sebuah paragraf. Teknik storyboard dapat diterapkan dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi. Teknik ini diawali dengan membuat beberapa ilustrasi gambar yang kemudian setiap ilustrasi gambar tersebut dikembangkan menjadi sebuah paragaraf sehingga menjadi sebuah cerita yang utuh. Dari deskripsi di atas, anda tentu sudah mengerti apa itu teknik storyboard? Nah, dalam menulis teks eksplanasi menggunakan teknik storyboard ada tahapan-tahapan yang perlu diikuti. Tahapan dalam teknik storyboard adalah sebagai berikut.