BAB IV HASIL PENELITIAN
C. Tahap Validasi
Hasil rancangan modul perlu divalidasi kepada 4 orang validator yang terdiri dari 1 orang pakar pendidikan, 2 orang pakar pendidikan matematika, dan 1 orang pakar bahasa. Nama-nama validator terdapat pada lampiran 1. Setelah modul divalidasi, kemudian dilakukan diskusi dengan validator, tentang kevalidan modul dan meminta saran untuk perbaikan modul. Berdasarkan saraan-saran tersebut dilakukan perbaikan terhadap modul bahan ajar dan kembali didiskusikan dengan validator. Proses validasi oleh validator dilakukan selama 1 bulan. Dari hasil diskusi, validator menyetujui bahwa modul tersebut telah dapat diujikan kepada mahasiswa. Berikut diuraikan hasil validasi modul yang telah dirancang.
1. Hasil Validasi Modul
Proses validasi modul dilakukan pada ahli rancangan dan ahli isi matematika. Rancangan modul direvisi menurut komentar dan saran ahli rancangan dan ahli isi. Rancangan tersebut menjadi modul awal.
Data hasil validasi modul dapat dilihat secara lengkap pada lampiran 2.
Angka yang tercantum pada tabel-tabel membahas hasil validasi menunjukkan banyaknya validator. Secara garis besar hasil validasi modul dapat dilihat pada Tabel 8 berikut.
Tabel 8. Hasil Validasi Aspek Materi Modul
No. Indikator Rerata Kategori
1 Materi memuat unsur kontruktivisme 2,67 Valid 2 Materi memuat konsep, defenisi, prosedur,
simbol, dan sifat-sifat untuk menunjang konsep
3,00 Valid
3 Materi memuat penjelasan, contoh dan
soal-soal untuk menunjang pemahaman 3,33 Sangat Valid
konsep
4 Konsep-konsep dipertegas dengan gambar,
tabel, grafik/skema dan ilustrasi 3,33 Sangat Valid 5 Materi dapat meningkatkan kualitas
pembelajaran 3,00 Valid
6 Materi meuat gambar yang membantu
mahasiswa memahami materi 2,67 Valid
7 Contoh soal-soal dapat mendorong
kreativitas berpikir mahasiswa 3,00 Valid
8 Contoh dan latihan sesuai dengan masalah
yang diberikan 3,00 Valid
Hasil yang disajikan dalam tabel 4.2 menggambarkan bahwa validasi modul untuk aspek materi yang dirumuskan tergolong valid dan tuntutan yang terkandung di dalamnya jelas sekali. Dapat disimpulkan bahwa materi yang disajikan pada modul memuat indikator, materi memuat konsep, defenisi, prosedur, simbol, dan sifat-sifat, materi dapat mengkonstruksi pengetahuan, materi memuat penjelasan, contoh dan soal-soal, konsep-konsep dipertegas dengan gambar, tabel, grafi/skema, dan ilustrasi, materi dapat meningkatkan kualitas perkuliahan, materi memuat gambar, contoh dan latihan sesuai dengan masalah yang diberikan.
Rekapitulasi hasil validasi untuk aspek penyajian dapat dilihat pada tabel 4.3 berikut.
Tabel 9. Hasil Validasi Aspek Penyajian Modul
No. Indikator Rerata Kategori
1 Memuat indikator pembelajaran dan urutan
penyajian materi 3,33 Sangat
Valid
2 Memuat petunjuk penyajian 2,67 Valid
3 Menyajikan materi dan kemampuan prasyarat
yang telah dimiliki mahasiswa 3,33 Sangat
Valid 4 Penyajian materi melibatkan mahasiswa
secara aktif menemukan konsep matematika 2,67 Valid 5 Penyajian materi membuat mahasiswa 3,00 Valid
6 Secara visual penyajian dan penulisan konsep, ide, istilah, rumus, dan kesimpulan disajikan dengan jelas
2,67 Valid
7 Penyajian materi tidak memberi kesan bahwa matematika merupakan kumpulan rumus dan soal-soal
2,67 Valid
8 Penyajian gambar jelas dan menarik 3,00 Valid Hasil yang disajikan dalam Tabel 9 menggambarkan bahwa validasi modul untuk aspek penyajian yang dirumuskan tergolong valid. Dapat disimpulkan bahwa penyajian modul sudah memuat indikator perkuliahan dan urutan penyajian materi, petunjuk penyajian, menyajikan materi dan kemampuan prasyarat yang telah dimiliki mahasiswa, penyajian materi melibatkan mahasiswa secara aktif menemukan konsep matematika, membuat mahasiswa termotivasi mahasiswa untuk bertanya, secara visual visual penyajian dan penulisan konsep, ide, istilah, rumus, dan kesimpulan disajikan dengan jelas, tidak memberi kesan bahwa matematika merupakan kumpulan rumus dan soal-soal, penyajian gambar jelas dan menarik, dan gambar yang disajikan adalah gambar yang diken al mahasiswa.
Rekapitulasi hasil validasi untuk aspek bahasa dan keterbacaan modul dapat dilihat pada Tabel 10 berikut.
Tabel 10. Hasil Validasi Aspek Bahasa dan Keterbacaan Modul
No Indikator Rerata Kategori
1 Kalimat yang digunakan sesuai dengan kaidah Bahasa
Indonesia
3,25 Sngat Valid 2 Kalimat-kalimat melibatkan kemampuan
berpikir logis
3,00 Valid 3 Struktur kalimat sesuai dengan intelektual
mahasiswa
3,00 Valid 4 Kalimat yang digunakan komunikatif 3,00 Valid 5 Menggunakan bentuk dan ukuran huruf yang
sesuai
dengan karakteristik mahasiswa
3,25 Sangat Valid
6 Kalimat yang digunakan membantu mengonstruksi
pengetahuan mahasiswa
3,00 Valid
Pada Tabel 10 dilihat bahwa hasil validasi modul untuk aspek bahasa dan keterbacaan yang dirumuskan tergolong valid dan tuntutan yang terkandung didalamnya jelas sekali. Dapat disimpulkan bahwa kalimat yang digunakan sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia, melibatkan kemampuan berpikir logis, sesuai dengan intelektual mahasiswa, komunikatif, bentuk dan ukuran huruf yang sesuai dengan karakteristik mahasiswa, dan kalimat yang digunakan membantu mengonstruksi pengetahuan mahasiswa.
Validator juga menyarankan beberapa catatan untuk perbaikan modul diantaranya:
1) Evaluasi tambah soal pilihan ganda 2) Sampul modul kurang menarik 3) Perbanyak contoh soal
4) Perbaiki penulisan simbol-simbol matematika
Untuk itu perlu perbaikan pada modul yang telah dirancang. Untuk lebih jelasnya, perbaikan apa saja yang dilakukan berdasarkan saran-saran dari validator dapat dilihat pada Lampiran 9.
2. Hasil Validasi Satuan Acara Perkuliahan (SAP)
Data hasil validasi SAP dapat dilihat pada Lampiran 3, rekapitulasinya dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 11. Hasil Validasi Satuan Acara Perkuliahan
No Aspek yang dinilai Rerata Kategori
1 Kompetensi Pendukung mengacu kepada
Kompetensi Utama 3,00 Valid
2 Kesesuaian sumber, latihan/ bahan pelajaran
dengan materi pembelajaran 2,25 Cukup Valid
3 Kegiatan inti mencakup proses konstruktivisme yaitu apersepsi, eksplorasi, diskusi dan penjelasan konsep, pengembangan dan aplikasi
2,75 Valid 4 Langkah–langkah pembelajaran disesuaikan
dengan model pembelajaran berorientasi konstruktivisme
2,50 Valid 5 Kesesuaian kegiatan dengan alokasi waktu 2,25 Cukup Valid
Valid 6 Penggunaan kalimat pada SAP sesuai
dengan keadaan EYD 2,75 Valid
Tabel 11 menunjukkan bahwa menurut validator SAP yang dirancang pada umumnya sudah valid. Aspek komponen SAP perkuliahan yang dirancang sudah sesuai dengan tujuan perkuliahan, model perkuliahan dengan konsep yang diberikan, urutan kegiatan perkuliahan dengan sintaks model perkuliahan Perkuliahan berbasis Konstruktivisme, sumber, latihan/bahan perkuliahan dengan materi perkuliahan, alokasi waktu dengan materi perkuliahan, penilaian hasil belajar dengan tujuan perkuliahan, melibatkan mahasiswa secara aktif, dan penggunaan kalimat pada SAP sesuai dengan kaidah EYD.
Setiap SAP telah memenuhi kategori dan dapat digunakan dengan revisi sedikit dan telah berbasis Konstruktivisme. Pada SAP telah terdapat identitas mata kuliah, kompetensi utama, kompetensi penndukung, materi perkuliahan, kegiatan perkuliahan, media perkuliahan, evaluasi, dan sumber.
Validator juga menyarankan beberapa perbaikan pada SAP, diantaranya:
1) Setiap pertemuan dibuat lembar baru 2) Penulisan waktu dibuat tiap SKS
Untuk itu perlu dilakukan beberapa perbaikan. Untuk lebih lengkap dan jelasnya, perbaikan apa Baja yang telah dilakukan berdasarkan saran -saran validator dapat dilihat pada Lampiran 10.