BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.4. Interpretasi Hasil Penelitian
52
maka pada tingkat kekeliruan 5% Ha diterima H0 ditolak. Dengan demikian, pada tingkat kepercayaan 95% dapat dikatakan bahwah struktur modal berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.
2. Pengaruh Manajemen Asset Terhadap profitabilitas
H0: β1≥ 0: manajemen asset secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja keuangan.
Ha : β1< 0 : manajemen asset secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan.
Kriteria pengujian uji t adalah :
Jika : thitung ≤ ttabel maka Hoditerima danHaditolak.
Berdasarkan hasil tabel 4.10 diperoleh thitung untuk variabel bebas sebesar 1,523 dengan nilai signifikan sebesar 0,137 pada α =0,05 sehingga nilai signifikan yang diperoleh sebesar 0,137 lebih besar dari 0,05. Nilai ttabel dengan α = 0,05 dan derajat bebasnya (36-1-1=34) adalah ttabel sebesar 2,032. Oleh karena itu, thitung
untuk koefisien variabel manajemen asset sebesar 1,523 lebih kecil dari ttabel 2,032 maka pada tingkat kekeliruan 5% H0 diterima Ha ditolak. Dengan demikian, pada tingkat kepercayaan 95% dapat dikatakan bahwah manajemen asset berpengaruh dan tidak signifikan terhadap profitabilitas.
4.4.1. Pengaruh Struktur Modal Terhadap profitabilitas
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa variabel struktur modal yang berupa DAR (Debt to Assets Ratio) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang dilihat dari ROA (Return On Assets), dengan nilai thitung 12,417> ttabel 2,032 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti bahwa Ha diterima yaitu struktur modal berpengaruh positif dan signifkan terhadap profitabilitas, artinya bahwa kenaikan struktur modal yang berupa DAR (Debt to Assets Ratio) akan memberikan dampak yang berarti terhadap profitabilitas yang dilihat dari (ROA).
Dalam penelitian ini, struktur modal yang merupakan perimbangan atau perbandingan antara modal asing dengan modal sendiri, dimana modal asing diantaranya hutang jangka panjang dan hutang jangka pendek suatu perusahaan mampu mempengaruhi baik buruknya profitabilitas.
Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Achmad Komara, Sri Hartoyo dan Trias Andati (2014) mengemukakan bahwa perubahan struktur modal berupa Debt To Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas.
4.4.2. Pengaruh Manajemen Asset Terhadap Kinerja Keuangan
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa variabel manajemen asset memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan, dengan nilai thitung 1,523< ttabel 2,032 dengan nilai signifikansi sebesar 0,137 lebih besar dari 0,05. Hal ini berarti bahwa Ha ditolak yaitu manajemen asset yang berupa TATO (Tottal asset turnover) berpengaruh negative dan tidak signifkan terhadap kinerja keuangan, artinya baik buruknya manajemen asset
54
yang berupa TATO (Tottal asset turnover) tidak berpengaruh terhadap profitabilitas yang dilihat dari (ROA).
Pada umumnya, manajemen asset merupakan ilmu dan seni dalam mengelola asset atau kekayaan perusahaan sehingga dapat berfungsi secara efektif dan efisien serta bernilai tinggi. Hal tersebut belum mampu mempengaruhi baik buruknya kinerja keuangan yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Dari beberapa faktor itulah manajemen asset suatu perusahaan tidak akan berarti banyak terhadap perubahan kinerja keuangan pada perusahaan tersebut.
Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Wikan Budi Utami dan Sri Laksmi Pardanawati (2016) menyatakan bahwa secara parsial variabel manajemen asset (OAT) berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA) pada perusahaan go public yang terdaftar dalam kompas 100 di Indonesia.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh struktur modal dan manajemen asset terhadap profitabilitas pada perusahaan PT. Japfa Comfeed Tbk. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Dengan menggunakan uji F ini diperoleh nilai Fhitung sebesar 134,720 dengan nilai signifikansi 0,000 > 0,05 sedangkan nilai Ftabel sebesar 3,285 yang nilainya lebih kecil dari Fhitung 134,720. Sehingga diperoleh hasil kesimpulan bahwa secara simultan variabel struktur modal dan manajemen asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas.
2. Variabel struktur modal berupa DAR (Debt to Assets Ratio) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang dilihat dari ROA (Return On Assets) pada PT. Japfa Comfeed Tbk.
Artinya, struktur modal yang berupa (DAR) mempunyai pengaruh bermakna atau berarti terhadap kinerja keuangan suatu perusahaan.
Hal ini berarti bahwa struktur modal mampu mempengaruhi kinerja keuangan secara signifikan.
3. Variabel manajemen asset yang diukur menggunakan rasio TATO (Total Asset Turnover) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas yang dilihat dari ROA (Return On Assets) pada PT. Japfa Comfeed Tbk. Artinya naik turunnya manajemen asset tidak
56
57
berpengaruh terhadap profitabilitas. Hal ini berarti manajemen asset belum mampu mempengaruhi secara signifikan baik buruknya kinerja keuangan yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Dari beberapa faktor itulah manajemen asset suatu perusahaan tidak akan berarti banyak terhadap perubahan kinerja keuangan suatu perusahaan.
5.2. Saran
Berdasarkan kesimpulan yang ada diatas, maka saran yang dapat diberikan bagi pihak yang terkait adalah sebagai berikut :
1. Dalam meningkatkan kinerja keuangan khususnya profitabilitas diharapkan perusahaan memperhatikan tingkat hutang atau pendanaan perusahaan. Manfaat yang diperoleh dari penggunaan hutang sebaiknya melebihi biaya yang timbul atas penggunaan hutang tersebut.
2. Perusahaan hendaknya senantiasa memperhatikan manajemen assetnya. Manajemen asset yang tercermin dari tingkat perputaran aktiva (Total Assets Turn Over) akan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA) perusahaan. Melakukan optimalisasi terhadap manajemen asset, mengelola aktiva perusahaan secara efektif dan efisien akan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan (Return On Assets).
DAFTAR PUSTAKA
Achmad Komara, Sri Hartoyo, Dan Trias Andati, 2016. Analisis Pengaruh Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan. Jurnal Keuangan Dan Perbankan Januari 2016 Vol. 20 No. 1 Hal. 10-21
Asnawi, Said Kelana dan Chandra Wijaya. 2005. Riset Keuangan : Pengujian- pengujian Empiris. Edisi Pertama. Gramedia Pustaka, Jakarta.
Atmajaya, Lukas Setia. 2001. Manajemen Keuangan. Yogyakarta: ANDI
Ayu Sri Mahatma Dewi Dan Ary Wirajaya, 2013. Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas, Dan Ukuran PerusahaanPada Nilai Perusahaan. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 4.2 (2013): 358-372
Bambang Riyanto.(2008). Dasar-dasar pembelanjaan perusahaan. Yogyakarta:
Penerbit GPFE.
Brigham, Eugene F dan Houston, Joel F.2011. Dasar-dasar Manajemen Keuangan Terjemahan. Edisi 10. Jakarta: Salemba Empat.
Fahmi, Irham. 2013. Analisa Laporan Keuangan. Bandung : Alfabeta.
Hanafi, Mahmud dan Abdul Halim. 2012. Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta:
(UPP) STIM YKPN.
Harahap, Sofian Safri. 2010. Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan. Jakarta : Rajawali Persada.
Irawati, Susan. 2006. Manajemen Keuangan. Pustaka : Bandung.
Kasmir. 2010. Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta : Liberty.
K.R. Subramanyam dan John J. Wild. 2010. Analisa Laporan Keuangan. Edisi sepuluh, Jakarta, Salemba Empat.
Sjahrial, Dermawan dan Djahotman Purba. 2013. Analisa Laporan Keuangan.
Jakarta: Mitra Wacana Media.
Aprilia Riyadi Vania. 2017. Pengaruh Struktur Aset, Ukuran Perusahaan, Likuiditas, dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal Perusahaan Real Estate and Property yang terdaftar di BEI. Surabaya: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas.
Wikan Budi Utami Dan Sri Laksmi Pardanawati, 2016. Pengaruh Likuiditas, Solvabilitas, Dan Manajemen Asset Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Go Public Yang Terdaftar Dalam Kompas 100 Di Indonesia.
Jurnal Akuntansi Dan Pajak Juli 2016 Vol. 17 No. 01 Hal. 63-72
Sugiama, A Gima. 2013. Manajemen Aset Parawisata: Pelayanan Berkualitas Agar Wisatawan Puas dan Loyal. Guardaya: Bandung.
Siregar, Doli D. 2002. Optimalisasi Pemberdayaan Harta Kekayaan Negara. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
Hardinata, A . 2011. Bahan Ajar Manajemen Aset. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara: Jakarta.
Sutrisno Hadi. 2004. Metedologi Research 2. Andi OFFset: Yogyakarta.
L.M. Syamrin. 2011. Pengantar Akuntansi: Mudah Membuat Jurnal dengan Pendekatan Siklus Transaksi (Edisi I). Rajawali Pers: Jakarta.
Kasiram, Moh. 2008. Metodologi Penelitian Malang. Universitas Islam Negeri:
Malang Pers.
I Made, Sudana. 2011. Manajemen Keuangan Perusahaan. Erlangga: Jakarta.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung:
Alfabeta.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
Bandung: Alfabeta
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
Bandung: Alfabeta
Hariyono, A. 2007. Modul Prinsip dan Teknik Manajemen Kekayaan Negara.
Tangerang: Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Pusdiklat keuangan umum.
http://setiawanzenegger10.blogspot.co.id/2011/06/teori-struktur-modal.html?m=1
L A M
P
I
R
A
N
Laporan Keuangan
Struktur Modal (DAR) PT. Japfa Comfeed Tbk
Tahun 2016 2017 2018
Januari 0,35 0,26 0,24
Februari 0,30 0,29 0,27
Maret 0,33 0,30 0,28
April 0,33 0,32 0,30
Mei 0,41 0,33 0,32
Juni 0,39 0,35 0,32
Juli 0,38 0,38 0,35
Agustus 0,42 0,39 0,36
September 0,49 0,42 0,38
Oktober 0,49 0,45 0,41
November 0,47 0,47 0,43
Desember 0,56 0,50 0,46
Rata-rata 0,41 0,37 0,34
Laporan Keuangan
Manajemen Asset (TATO)
Tahun 2016 2017 2018
Januari 3,19 2,55 2,28
Februari 3,19 3,32 2,96
Maret 2,96 2,92 2,61
April 2,77 2,80 2,54
Mei 3,10 2,70 2,51
Juni 2,68 2,71 2,42
Juli 2,85 2,88 2,57
Agustus 3,11 3,09 2,75
September 3,42 3,40 2,96
Oktober 3,95 3,90 3,42
November 3,95 3,88 3,48
Desember 3,42 3,31 2,90
Rata-rata 3,21 3,12 2,78
Kinerja Keuangan (ROA)
Tahun 2016 2017 2018
Januari 0,07 0,06 0,06
Februari 0,06 0,06 0,06
Maret 0,07 0,07 0,06
April 0,07 0,07 0,07
Mei 0,09 0,07 0,07
Juni 0,08 0,08 0,08
Juli 0,08 0,09 0,08
Agustus 0,09 0,09 0,08
September 0,09 0,09 0,09
Oktober 0,10 0,09 0,09
November 0,11 0,10 0,08
Desember 0,12 0,11 0,10
Rata-rata 0,09 0,08 0,08
Hasil Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Predicted Value N
Mean Normal Parametersa,b
Std. Deviation Absolute Most Extreme Differences Positive
Negative Kolmogorov-Smirnov Z
Asymp. Sig. (2-tailed)
36 ,0812556 ,01483935 ,091 ,091 -,052 ,547 ,926 a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
Hasil Uji Multikolonieritas
Coefficientsa
Model Unstandardized
Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig. Collinearity Statistics
B Std. Error Beta Tolerance VIF
(Constant) 1 struktur modal
manajemen asset
,016 ,006 2,494 ,018
,211 ,017 1,031 12,417 ,000 ,480 2,085
-,004 ,003 -,126 -1,523 ,137 ,480 2,085
a. Dependent Variable: profitabilitas
Uji Heteroskedastisitas
Coefficientsa
Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
(Constant) 1 struktur modal
manajemen asset
-,007 ,003 -2,193 ,035
,010 ,009 ,241 1,135 ,265
,002 ,002 ,332 1,563 ,128
a. Dependent Variable: RES2
Hasil Uji Analisis Statistik Deskriptif
Descriptive Statistics
N Range Minimum Maximum Sum Mean Std. Deviation
Statistic Statistic Statistic Statistic Statistic Statistic Std. Error Statistic struktur modal
manajemen asset profitabilitas Valid N (listwise)
36 36 36 36
,31 1,67 ,06
,24 2,28 ,06
,56 3,95 ,12
13,49 109,43 2,93
,3748 3,0398 ,0813
,01277 ,07393 ,00262
,07665 ,44357 ,01572
Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda
Coefficientsa
Model Unstandardized Coefficients Standardized
Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
(Constant) 1 struktur modal
manajemen asset
,016 ,006 2,494 ,018
,211 ,017 1,031 12,417 ,000
-,004 ,003 -,126 -1,523 ,137
a. Dependent Variable: profitabilitas
Hasil Uji Koefisien Determinasi
Model Summary
Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate
1 ,944a ,891 ,884 ,00535
a. Predictors: (Constant), manajemen asset, struktur modal
Hasil Uji F
ANOVAa
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
Regression 1 Residual
Total
,008 2 ,004 134,720 ,000b
,001 33 ,000
,009 35
a. Dependent Variable: profitabilitas
b. Predictors: (Constant), manajemen asset, struktur modal