KONTAK METAMERFOSA
C. Isilah dengan benar titik-titik di bawah ini
1. Lapisan lithosfer yang mempunyai berat jenis lebih besar karena mengandung besi dan magnesium yaitu mineral fero magnesium dan batuan basalt disebut...
2. Mantel (astenosfer) merupakan bahan cairan yang bersuhu tinggi dan pijar. Lapisan tersebut juga dinamakam lapisan...
3. Suatu gerakan tenaga endogen yang relatif cepat dan meliputi wilayah yang relatif sempit disebut...
4. Peristiwa merendahnya atau menjadi ratanya kenampakan relatif permukaan bumi karena pengikisan dari suatu tempat ke tempat lain disebut...
5. Batuan yang terbentuk jauh di dalam kulit bumi dan hanya terdiri atas kristal disebut...
6. Jawablah dengan benar pertanyaaan-pernyataan di bawah ini!
7. Jelaskan susunan lapisan lithosfer dengan ketebalannya!
8. Berdasarkan tenaga yang menyangkutnya, batuan sedimen terbagi menjadi tiga, sebutkan dengan memberikan contoh!
9. Apa yang menyebabkan perubahan bentuk pada batuan metamorf
10. Jelaskan tentang tenaga-tenaga endogen (berasal dari dalam bumi yang memiliki sifat
membangun)
A. Deskripsi
Modul tentang pembelajaran lithosfer, pedosfer, atmosfer dan hidrosfer ini ditujukan untuk siswa kelas X SMA pada semester genap, berisikan kegiatan belajar yang mencakup materi konsep dari struktur lapisan lithosfer, bentuk muka bumi, faktor pembentuk tanah, rusakan pada tanah dan upaya penanggulangan yang disertai dengan evaluasi serta Lembaran Kerja Siswa pada Modul yang diberikan pada peserta didik.
Didalam modul ini terdapat beberapa pokok bahasan di dalam setiap kegiatan belajar, sebaiknya siswa mempelajari pokok-pokok materi pertama langsung mengerjakan tugas setelah itu lanjutkan pada pokok materi berikut. Jika sudah selesai mengerjakan tugas bandingkan hasil kerja antara siswa dengan kunci jawaban. Agar siswa dapat mengukur sendiri tingkat pencapaian belajar yang diharapkan, lebih baik siswa mengulang kegiatan belajarnya. Jika sudah memenuhi tingkat pencapaian hasil belajar siswa dapat melanjutkan kegiatan selanjutnya. Cepat atau lambat penyelesaian kegiatan-kegiatan belajar tersebut sangat tergantung pada kesungguhan dan kerajinan anda mempelajarinya.
PETUNJUK BELAJAR
B. Cara Belajar
Cara belajar siswa akan menentukan penguasaan dan keberhasilan siswa dalam belajar.
Ikutilah petunjuk belajar ini agar siswa dapat memahami isi modul ini dengan baik. Agar dapat memahami isi modul dengan baik, ikutilah petunjuk berikut:
1. Pahami deskripsi modul sehingga siswa dapat mengetahui secara garis besar isi modul 2. Pahami indikator pembelajaran dan pokok-pokok uraian materi dengan seksama 3. Pahami setiap gambar / ilustrasi yang mempermudah mempelajari materi
4. Bacalah rangkuman modul untuk mengingatkan kembali isi pokok modul 5. Kerjakanlah soal-soal evaluasi dengan baik
Sebelum belajar
1. Yakinkan diri siswa bahwa siswa untuk belajar
2. Tenangkan pikiran siswa dan pusatkan pikiran siswa pada modul yang akan siswa pelajari.
3. Usahakan tempat belajar cukup tenang dan nyaman karena akan mempengaruhi siswa dalam belajar tetapi jika siswa lebih merasa bersemangat belajar dengan diiringi musik maka lakukanlah.
4. Percaya pada diri siswa sendiri bahwa apa yang akan siswa pelajari itu bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dan keberhasilan siswa sebagai siswa SMA kelas X
5. Siapkan alat-alat tulis
6. Berdoalah sesuai dengan agama dan keyakinan Saat belajar
1. Bacalah sekilas daftar isi dari modul
2. Pahami deskripsi dari isi setiap modul agar siswa dapat mengetahui apa yang harus di pelajari dari keseluruhan isi modul
3. Baca dan pahami tujuan belajar dan pokok-pokok materi setiap kegiatan belajar
4. Baca dan pahami urai materi secara seksama. Tandailah kalimat dan kata-kata yang
dianggap penting dengan pencil. Dan catat pula materi belajar yang belum siswa pahami.
5. Tanyakanlah kepada guru pembimbing atau teman-teman mengenai materi yang belum siswa pahami.
6. Jangan lewatkan siswa memahami setiap gambar, bagan, peta, atau ilustrasi yang ada didalam buku karena akan lebih memudahkan siswa pada materi yang diuraikan.
7. Bacalah kata-kata penting pada setiap akhir kegiatan belajar.
8. Setelah sebuah materi siswa pahami jawablah latihan dan cocokkan jawabannya pada bagian akhir modul ini.
9. Jika nilai siswa belum memuaskan jangan putus asa cobalah lebih giat lagi untuk belajar.
Sesudah belajar
1. Sebagai bahan pengayaan materi yang sedang siswa pelajari jika ada tugas-tugas yang pada akhir belajar. Kerjakanlah dan sampaikan hasilnya pada guru pembimbing atau diskusikan pada teman-teman.
2. Hapalkan pengertian atau kata-kata yang penting
3. Semakin sering siswa belajar dan menghapal akan menghantarkan siswa sukses belajar.
C. Pengukuran Kemampuan Belajar
1. Jawablah pertanyaan pada latihan setiap akhir kegiatan belajar
2. Cocokkanlah jawaban siswa dengan kunci jawaban pada akhir modul ini.
3. Hitunglah jawaban siswa yang benar kemudian gunakan rumus dibawah ini.
Setelah mengerjakan soal-soal evaluasi, hitunglah jawaban yang benar untuk mengetahui tingkat penguasaan materi dengan rumus :
Tingkat Penguasaan :
Tingkat penguasaan yang dicapai :
90% - 100% = baik sekali
80% - 89% = baik
70% - 79% = Cukup
< 69% = Kurang
Jumlah jawaban benar
Jumlah soal seluruhnya X 100 %
Jika siswa mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih maka siswa dapat melanjutkan dengan kegiatan belajar berikutnya tetapi jika nilai siswa bawah 80%
sebaiknya mengulangi kegiatan belajar tersebut terutama pada bagian yang belum dikuasi siswa.
4. Setelah siswa mempelajari seluruh kegiatan belajar pada modul ini cobalah siswa sekali lagi mengerjakan latihan pada setiap kegiatan belajar dan hitunglah jawabannya dengan menggunakan rumus diatas
5. Jika secara keseluruhan siswa telah mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih maka anda sudah siap menempuh ujian.
Mata Pelajaraan : Geografi
Kelas : X
Semester : GENAP
Standar Kompertensi : 3. Menganalisis unsur-unsur Geosfer
Kompetensi Dasar : 3.1. Menganalisis dinamika dan kecenderungan perubahan litosfer dan pedosfer serta dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi
Materi pokok : Pedosfer
¾
Konsep dasar tanah
¾
Proses pembentukan tanah
¾
Jenis dan ciri tanah di Indonesia
¾
Jenis dan persebaran tanah pada Indonesia
¾
Erosi tanah
MODUL
I. Petunjuk Belajar
Siswa mengerjakan modul bersama kelompok yang telah dibagi oleh guru, dan menjawab lembar kerja selama 2 X 45 menit (2 jam pelajaran)
II. Pendahuluan
Pedosfer adalah lapisan kulit yang tipis, terletak di bagian paling atas di permukaan
bumi. Pedosfer kita kenal sehari-hari sebagai tanah (soil). Tanah terbentuk dari hasil
pelapukan, erosi, atau pengendapan batuam dari bahan organik maupun anorganik. Proses
pembentukan itu berlangsung bersama-sama antara bahan induk (batuan), tumbuhan, dan
hewan dengan bantuan topografi, cuaca, dan iklim. Materi yang akan dikembangkan
dalam hal ini adalah ciri dan proses pembentukan tanah di Indonesia, penyebab terjadinya
erosi tanah dan kerusakan tanah yang lain serta dampaknya terhadap kehidupan, serta
usaha mengurangi erosi tanah. Manfaat mengenal tanah kita akan mampu memprediksi
perubahan yang terjadi pada tanah tempat tinggal kita dan melakukan hal-hal yang dapat
mengurangi erosi tanah.
Dalam dokumen
PENGARUH PEMBELAJARAN MODUL DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI
(Halaman 137-142)