• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jenis dan Desain Penelitian 1. Jenis penelitian

Dalam dokumen Untitled - Admin Digital Library (Halaman 62-68)

اوُتوُأ َمْلِعْلا

A. Jenis dan Desain Penelitian 1. Jenis penelitian

Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang sifatnya Quasi Eksperimental Design (eksperimen semu) yang akan mengkaji pengaruh metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review (PQ4R) terhadap kemampuan membaca pemahaman kelas V dengan nonequivalent control group design. Penelitian ini disebut Quasi Eksperimental Design karena tidak semua karakteristik dan kondisi sampel dapat diatur dan dikontrol secara ketat.

2. Desain Penelitian

Desain penelitian ini dibandingkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dimana kelompok yang diberi perlakuan disebut kelompok eksperimen dan yang tidak diberi perlakuan disebut kelompok kontrol. Quasi eksperiment ini menggunakan rancangan penelitian pretest-posttest nonequivalent control group design. Alasan menggunakan nonequivalent control group design karena pada desain ini kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol tidak dipilih secara random. Secara spesifik bentuk rancangan tersebut dijelaskan pada tabel berikut:

46

Tabel 3.1 Desain penelitian Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design

Kelompok Pretest Perlakuan Postest

Eksperimen 𝑂1 × 𝑂2

Control 𝑂3 - 𝑂4

( Sumber: Sugiyono, 2016:79) Keterangan:

01 : Pretes untuk kelas eksperimen.

03 :Pretes untuk kelas kontrol.

X : Pembelajaran dengan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite and review (PQ4R).

- : Pembelajaran konvensional.

02 : Posttest untuk kelas eksperimen.

04 : Posttest untuk kelas kontrol.

B. Lokasi dan waktu penelitian 1. Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan dikelas V SD Inpres Tetebatu dan SD Inpres Tetebatu 1 Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Subjek yang akan diteliti adalah siswa kelas V SD Inpres Tetebatu dan SD Inpres Tetebatu 1 Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa.

2. Waktu Penelitian

Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Juni 2019.

C. Populasi dan Sampel 1. Populasi

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2016: 80).

Populasi dari penelitian ini adalah seruluh siswa kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Sekolah Dasar di Kecamatan Pallangga terdiri atas 38 sekolah dengan jumlah keseluruhan siswa kelas V adalah 2217 siswa. Adapun tabel jumlah Sekolah Dasar dan siswa kelas V sebagai berikut:

Tabel 3.2 Populasi Penelitian Sekolah Dasar di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa

Jumlah Sekolah Di Kecamatan Pallangga

Jumlah Siswa Kelas V Di Kecamatan Pallangga

38 2217

Sumber: Data korwil kecamatan pallangga 2. Sampel

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Sampel yang diambil dari populasi harus betul-betul representatif /mewakili (Sugiyono, 2016: 81).

Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu sampling purposive.

Sampling purposive adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2016:85). Alasan menggunakan teknik sampling

purposive adalah karena tidak semua sampel memiliki kriteria yang sesuai dengan fenomena yang diteliti. Oleh karena itu, peneliti memilih teknik sampling purposive yang menetapkan pertimbangan-pertimbangan atau kriteria-kriteria tertentu yang harus dipenuhi oleh sampel-sampel yang digunakan dalam penelitian ini.

Teknik penentuan sampel yang akan dijadikan subjek penelitian dilakukan secara penunjukan langsung yaitu kelas V dengan pertimbangan kelas V sudah masuk tingkatan kelas tinggi untuk Sekolah Dasar. Adapun sampel SD Inpres Tetebatu yaitu kelas A merupakan kelas eksperimen sebanyak 30 siswa sedangkan sampel SD Inpres Tetebatu 1 yaitu kelas B merupakan kelas kontrol dengan jumlah 30 siswa. Adapun tabel jumlah siswa sebagai berikut:

Tabel 3.3 Sampel Penelitian SD Inpres Tetebatu dan Tetebatu 1

SD Tetebatu Jumlah Murid

Eksperimen 30

SD Tetebatu 1 Jumlah Murid

Kontrol 30

Sumber: SD Inpres Tetebatu dan SD Inpres Tetebatu 1 D. Metode Pengumpulan Data

1. Jenis Data

Data kuantitatif yaitu jenis data yang dapat diukur atau dihitung secara langsung dalam bentuk angka-angka melalui penyebaran test instrumen.

2. Sumber Data

a. Data primer yaitu data yang diperoleh melalui penelitian di lapangan baik melalui responden maupun hasil pengamatan.

b. Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari hasil bacaan dari buku-buku, majalah, makalah dan maupun kepustakaan lain yang ada hubungannya dengan permasalahan yang dihadapi.

3. Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian

Adapun teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian yaitu:

1. Tes

Pada kelas eksperimen diberikan pelajaran dengan menggunakan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review (PQ4R) dan pada kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Pada masing- masing kelas baik kelas kontrol maupun kelas eksperimen diberi post-test (tes akhir). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes awal dan tes akhir, adapun langkah-langkah pengumpulan data yang akan dilakukan sebagai berikut:

a. Tes Awal (Pre-Test)

Tes awal dilakukan sebelum treatment. Peneliti akan memberikan tes berupa soa-soal kepada siswa dengan tujuan untuk mengetahuI pengaruh membaca pemahaman siswa sebelum diterapkan metode PQ4R.

b. Tes akhir (post-test)

Setelah treatment, tindakan selanjutnya adalah post-test.

Peneliti memberikan tes berupa soal-soal dari isi teks bacaan kemudian menjawab berdasarkan langkah-langkah metode PQ4R dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode PQ4R.

2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah pegangan seorang guru dalam mengajar di dalam kelas. RPP dibuat oleh guru untuk membantunya dalam mengajar agar sesuai dengan kompetensi dasar dan indikator pencapaian pada hal tersebut. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran siswa dalam upaya mencapai kompetensi dasar.

Dalam penelitian ini, penulis membuat dua macam RPP yakni untuk kelas eksperimen yang menggubakan metode PQ4R dan untuk kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional.

E. Variabel dan Definisi Operasional Variabel Penelitian 1. Variabel Penelitian

Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel bebas (X) yaitu metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review (PQ4R) dan variabel terikat (Y) yaitu membaca pemahaman.

2. Definisi Operasional Variabel Penelitian a. Variabel bebas (X)

Variabel bebas yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu penerapan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review (PQ4R).

Tahapannya yaitu: (1) membaca sekilas (preview), (2) membuat pertanyaan (question), (3) membaca dalam hati (read), (4) merefleksi (reflect), (5) menceritakan kembali (recite) dan (6) meninjau kembali (review).

b. Variabel terikat (Y)

Variabel terikat adalah membaca pemahaman. Membaca pemahaman meliputi memahami arti kata-kata. mengenali pokok-pokok pikiran yang terungkap dalam wacana, mampu menjawab pertanyaan dalam bacaan dan membuat kesimpulan.

Dalam dokumen Untitled - Admin Digital Library (Halaman 62-68)