BAB I PENDAHULUAN
G. Kajian Pustaka
Penelitian sebelumnya tentang baca tulis Al-Qur‟an telah banyak dilakukan oleh beberapa peneliti, baik untuk keperluan tesis, disertasi, maupun proyek penelitian lainnya. Para pakar, pemikir, dan praktisi pendidikan Islam telah menuangkan pokok-pokok pikirannya dalam berbagai tulisan. Beberapa sumber.
Sebagai bahan kajian berkaitan dengan masalah yang akan dikaji dan ditemukan di berbagai perpustakaan, khususnya perpustakaan Islam. Akan tetapi belum ditemukan tulisan secara khusus membahas tentang strategi pembelajaran baca tulis Al-Qur‟an. Penelitian dalam bentuk kajian dan pembahasan yang terkait dengan masalah tersebut tetap ada rujukannya dan dapat dijadikan landasan teoretis kepustakaan sebagai berikut:
1. RIAN ARIESKA dalam Tesismya yang berjudul Pembelajaran Seni Baca Al-Quran Di Ukm Hiqma Uin Raden Intan Lampung, pada tahun 2019.
Hasil penelitianya ini dipublishkan dalam bentuk tesis. Hsil penlitianya menitikberatkan pada Bagaimana Pembelajaran Seni Baca Al-Qur`an di UKM HIQMA?”. Penelitannya dengan menggunkan Metode Kualitatif.
Adapun hasil penelitian ini menjelaskan tentang Seni baca Al-quran, sejarah munculnya Seni Baca Al-ur‟an, dan mengenal macam-macam seni dalam Baca Al-qur‟an. Perbedaan penelitian Rian Arieska dengan penelitian ini yaitu terletak pada Strategi dan Seni Baca Al-Qur‟an19. 2. Mernawati dalam tesisnya yang berjudul‚ Strategi Guru PAI dalam
Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur‟an Pada MTs Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Kabupaten Maros‛. Tahun 2018. Hasil penelitiannya menyimpulkan bahwa Strategi guru PAI untuk meningkatkan baca tulis Al-Qur‟an adalah dengan mengambil skala prioritas di luar jam reguler. Mernawati dalam penelitiannya membahas tentang strategi untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur‟an peserta didik, tetapi pelajaran baca tulis Al-Qur‟an merupakan kegiatan ekstrakurikuler, sedangkan dalam penelitian ini membahas tentang pembelajaran baca tulis Al-Qur‟an yang merupakan satu mata pelajaran, bukan kegiatan ekstrakurikuler.20
3. Nurrohmah Mia Roswantika dalam Tesisnya yang berjudul Motivasi Siswa Mengikuti Metode Yanbu‟a Hubungannya Dengan Kemampuan Baca Tulis Dan Menghafal Al-Quran: Penelitian Terhadap Siswa Kelas VIII Mts Darul Ma‟arif Bandung‛. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2018. Penelitianya ini dipublishkasikan dalam bentuk Tesis yang oleh
19 RIYAN ARIESKA, „PEMBELAJARAN SENI BACA AL-QUR`AN DI UKM HIQMA UIN RADEN INTAN LAMPUNG‟ (unpublished Masters, UIN Raden Intan Lampung, 2019) <http://repository.radenintan.ac.id/5696/> [accessed 15 February 2021].
20 Mernawati Mernawati, „Strategi Guru PAI Dalam Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur‟an Pada MTS Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Kabupaten Maros‟ (unpublished masters, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2011) <http://repositori.uin- alauddin.ac.id/2723/> [accessed 15 February 2021].
peneilti di ambil dari aplikasi Zotero dengn lebarry catalog Google Scholar. Muara pada penelitianya ini diarahkan Bagaimana motivasi siswa mengikuti metode Yanbu‟a kelas VIII MTs Darul Ma‟arif Bandung?, dan Bagaimana kemampuan baca tulis dan menghafal Al-Quran kelas VIII MTs Darul Ma‟arif Bandung?. Isi penelitianya adalah Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu Motivasi siswa mengikuti metode Yanbu‟a sebagai variabel X dan Kemampuan baca tulis Al-Quran sebagai variabel Y. Metode yang digunakan oleh penelitianya adalah Kuwntitatif. Adapun perbedaan penelitian Nurrohmah Mia Roswantika menjelaskan tentang Motivasi Siswa dalam mengikuti Metode Yanbu‟a. Sementara penelitian ini adalah pada Strategi Baca Tulis Al-Qur‟an dengan mengunakan Metode Yanbu‟a.21
4. Arifah Nurul dalam tesis yang berjudul Pengaruh Penggunaan Metode Yanbu‟a terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur‟an di TPQ Baitul Muttaqin Mojokerto. Penelitian ni dilaksanakan pada tahun 2015.
Dan dipublishkasikan atau ditrtibkan dalam bentuk Tesis. Arifah Nurul dalam tesisnya menjelskan bahwa Metode yanbu‟a sngat berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan Membaca AL-Qur‟an. Adapun permasalahanya yang muncul pada peneiltian ini adalah bagaimana cara meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur‟an pada anak-anak di TPQ Baitul Muttaqin Mojokerto. Sementara perbedaan yang terjadi dalam
21 Mia Roswantika Nurrohmah, „Motivasi siswa mengikuti metode yanbu‟a hubungannya dengan kemampuan baca tulis dan menghafal Al-Quran: penelitian terhadap siswa kelas VIII MTs Darul Ma‟arif Bandung‟ (unpublished diploma, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2018)
<http://digilib.uinsgd.ac.id/13591/> [accessed 15 February 2021].
penelitian ini adalah, Arifah Nurul menjelaskan tentang pengaruh Metode Yanbu‟a terhadap kemampuan dalam membaca Al-Qur‟an. Dan pda Penelitian ini tentang Strategi pembelajaran Baca Tulis Al-Qur‟an dengan Metode Yanbu‟a.22
Dalam judul Penelitian di atas, peneliti dalam penelitian ini tidak menemukam penelitian yang sama dengan judul penelitian tersebut, hanya saja peneliti menemukan data yang berhubungan dengan judul penelitian ini.
Yang mana disini penulis tidak hanya menekankan akan pentingnya membaca saja, akan tetapi kepentingan bisa menulis huruf-huruf Al-Qur‟an dirasa penting bagi peneliti yang mana seperti yang terpaparkan dibawah ini:
Selain menyeru mendidik anak membaca Al-Qur‟an, Rosulullah saw juga menekankan pentingnya mendidik anak menulis huruf-huruf Al-Qur‟an.
Anak diharapkan memiliki kemampuan menulis Al-Qur‟an dengan baik dan benar dengan cara imla', dikte atau setidak-tidaknya dengan cara menyalin dari mushaf.23
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa dalam wahyu yang turun pertama dan kedua itu menggambarkan pengtingnya qalam (alat tulis dan cetak) berikut kegiatan tulis menulis. Dalam hal tersebut sebahaimana firman Allah yang tertera dalam wahyu yang pertama turun yaitu surah Al-Alaq ayat
22 Nurul Arifah, „Pengaruh Penggunaan Metode Yanbu‟a Terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur‟an di TPQ Baitul Muttaqin Mojokerto‟ (unpublished undergraduate, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2015) <http://digilib.uinsby.ac.id/6863/> [accessed 15 February 2021].
23 Fisca Febylian, „Tanggung Jawab Tokoh Masyarakat Dalam Membina Baca Tulis Al- Qur‟an Di Desa Padang Peri Kevamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma‟ (unpublished diploma, IAIN BENGKULU, 2019) <http://repository.iainbengkulu.ac.id/3715/> [accessed 15 February 2021].
4 dan Al-Qalam ayat 1, yang mana ayat tersebut sudah jelas bahwa selain kewajiban belajar membaca Al-Qur‟an juga wajib untuk belajar menulis Al- Qur‟an.
Sesungguhnya dalam kegiatan tulis menulis Al-Qur‟an terdapat syi'ar agama islam. Menggalakan tradisi ini pada anak, berarti ikut serta menggemakan syiar agama Islam.24 Atas dasar ini, orang tua dan para pendidik tidak boleh mengabaikan aspek pengajaran menulis huruf-huruf Al- Qur‟an pada anak-anak.Jika orang tua wajib untuk mendidik membacaan Al- Qur‟an, maka orang tua juga wajib untuk memberikan pendidikan menulis kepada anaknya.
Dalam penelitian ini, peneliti menemukan tentang begitu mudahnya metode Yanbu‟a diterapkan dalam pembelajaran membaca dan menulis Al- Qur‟an, dan bahkan tidak hanya membaca begitu juga dengan menulis.
Dalam penelitian yang akan diteliti, peneliti tidak hanya meneliti adanya kemudahan membaca saja. Akan tetapi peneliti juga menemukan Strategi pembelajaran baca tulis Al-Qur‟an melalui Metode Yanbu‟a sehingga bisa mempermudah dan mempercepat para santri Pondok Pesantren Darussalamah untuk membaca dan menulis Al-Qur‟an.