BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PENELITIAN
3. Kalimat Berita
Kalimat berita adalah jenis kalimat yang isinya perihal informasi ataupun keterangan tentang suatu kejadian atau peristiwa yang sedang terjadi dalam periode tertentu. Kalimat ini memiliki maksud supaya lawan bicara atau pendengar dapat mengetahui suatu informasi maupun peristiwa.
Berikut analisis data kalimat berita QS An Naba 1-40:
a. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba 78:2) “Tentang berita yang besar (hari berbangkit)”, mengandung kalimat berita karena sesuai dengan defInisinya.
Kalimat berita adalah suatu jenis kalimat yang isinya berupa informasi atau peristiwa yang dipaparkan. Kalimat ini berfungsi untuk menyampaikan informasi kepada para pembaca atau pendengarnya agar mereka mengetahui informasi atau peristiwa yang sedang terjadi. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang Allah Swt. akan mengabarkan tentang berita besar yang ada pada ayat tersebut mengabarkan tentang kebangkitan yang diragukan bahkan didustakan oleh orang-orang kafir.
b. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:8) “Dan Kami menciptakan kamu berpasangan pasangan”, bunyi ayat tersebut mengandung Kalimat berita langsung karena kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut telah dikatakan bahwa manusia diciptakan berjenis-jenis ada laki laki da nada juga perempuan yang berpasang-pasangan yang sebagaimana telah disampaikan oleh Allah Swt.
c. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:9) “Dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat”, bunyi ayat tersebut mengandung Kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang Allah Swt. menjadikan tidur untuk mengistirahatkan badan agar kalian merasa tenang dan diam.
d. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:10) “Dan Kami menjadikan malam sebagai pakaian ” bunyi ayat tersebut mengandung Kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang Allah Swt. menjadikan malam sebagai pakaian bagi kegelapan, ia menutupi kalian sebagai pakaian sebagaimana pakaian menutupi pemakainya.
e. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba 78:11) “Dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan”, bunyi ayat tersebut mengandung Kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang Allah SWT.
menjadikan siang sebagai waktu mencari rezeki untuk orang-orang yang beriman dan beraktivitas untuk hidup yang bermanfaat.
f. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba 78:12) “Dan Kami membangun diatas kamu tujuah (langit) yang kokoh” bunyi ayat tersebut mengandung tersebut mengandung Kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat
peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang Allah membangun tujuh langit yang kokoh dan kuat diatas mereka yang beriman agar tidak ada cela untuk orang-orang yang ingin melanggar perinta Allah Swt.
g. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:13) “Dan Kami menjadikan pelita yang terang benderang (matahari)”, bunyi ayat tersebut mengandung kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang matahari yang diciptakan oleh Allah Swt. dijadikan sebagai pelita untuk orang-orang yang beriman mencari rezeki disiang hari.
h. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:14) “Dan Kami turunkan dari awan, air hujan yang bercucuran dengan hebatnya” bunyi ayat tersebut mengandung kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang Allah Swt. menurunkan hujan untuk membantu apa yang ditanam dimuka bumi.
i. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba 78:18) “(Yaitu) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong”, bunyi ayat tersebut mengandung kalimat berita positif karna kalimat yang berisi berita yang positif yang ditandai dengan tidak adanya pengingkaran atau
penyangkalan. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang hari malaikat akan meniup sangkakala sebagai tanda kebangkitan kalian bangkit sebagai umat.
Setiap umat bersama imamnya.
j. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:19) “Dan langit pun dibukalah, maka terdapatlah beberapa pintu” bunyi ayat tersebut mengandung kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang langit dibuka dan memiliki pintu pintu yang banyak untuk turunnya para malaikat meniup sangkakala.
k. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:20) “Dan gunung-gunung pun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana”, ayat tersebut mengandung bunyi ayat tersebut mengandung kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai dengan aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang gunung gunung yang kokoh dicabut sehingga menjadi hancur seperti kasur.
l. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:21) “Sungguh, (neraka) Jahanam itu (sebagai) tempat mengintai (bagi penjaga yang mengawasi isi neraka)”, ayat tersebut mengandung kalimat berita langsung karena kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang neraka jahannam mengintai orang orang kafir yang mana
nereka jahannam itu memang disiapkan bagi mereka yang berdusta kepada Allah Swt.
m. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:23) “Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama”, ayat tersebut mengandung kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang neraka jahannam telah disiapkan untuk orang-orang kafir dan mereka tinggal disana selama-lamanya
n. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:27) “Sesungguhnya dahulu mereka tidak pernah mengharapkan penghitungan” ayat tersebut mengandung kalimat berita negatif adalah kalimat berita yang isinya merupakan berita negatif atau pengingkaran. Kalimat berita negatif ditandai dengan adanya kata-kata, pengingkaran seperti tidak dan bukan. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang mereka tidak pernah takut pada hari perhitungan amal sehinggah mereka tidak beramal untuknya dirinya.
o. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:29) “Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab (buku catatan amalan manusia)”, ayat tersebut mengandung kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang Allah Swt, mengetahui segala sesuatu dan malaikat telah mencatat dibuku amalan manusia.
p. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:31) “Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan”, ayat tersebut mengandung kalimat berita positif adalah kalimat yang berisi berita yang positif yang ditandai dengan tidak adanya pengingkaran atau penyangkalan. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang Allah Swt. Telah menjanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa akan mendapatkan kemenangan diakhirat nanti dan ditempatkan disurga sebagaimana telah dijanjikan oleh Allah SWT.
q. Berdasarkan arti ayat (QS An-Naba‟ 78:35) “Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun (perkataan) dusta”, ayat tersebut mengandung kalimat berita tidak langsung karna kalimat yang memuat kejadian/peristiwa yang dikutip oleh penutur namun tidak persis seperti apa yang disampaikan sumbernya. Dengan kata lain, penutur menyampaikan kembali apa yang telah disampaikan oleh narasumber. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang mereka tidak akan mendengarkan percayapan yang sia sia karna surga tempat untuk manusia tidak dusta kepasda Allah Swt.
r. Berdsarkan arti ayat ( QS An-Naba‟ 78:37), “Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang di antara keduamya; Yang maha Pengasih, ,mereka tidak mampu berbicara dengan Dia” ayat tersebut mengandung kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang Allah Swt. yang
maha pengasih didunia dan diakhirat, mereka tidak punya kewenangan untuk bertanya kepada Allah Swt. kecuali telah diizinkan.
s. Berdasarkan arti ayat (QS.An-Naba‟ 78:38) “Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia hanya mengatakan yang benar” ayat tersebut mengandung kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang para malaikan berdri berbaris, mereka tidak memberi syafaat kecuali bagi siapa yang Allah Swt.
yang maha pengasih dan diberikan izin untuknya mengatakan hal yang benar.
t. Berdasarkan artii ayat (QS.An-Naba‟ 78:39) “Itulah hari yang pasti terjadi.
Maka barangsiapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya”, ayat tersebut mengandung kalimat berita langsung karna kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian yang berasal dari kutipan atau ujaran seseorang yang kembali disampaikan persis sesuai aslinya. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang hari itu akan terjadi dan barangsiapa ingin selamat, hendaknya dia mengambil jalan untuk nenuju kepada Allah Swt.
dengan melalukan amal baik.
u. Berdasarkan arti ayat (QS.An Naba‟ 78:40) “Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, “Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah.” Ayat
tersebut mengandung kalimat berita positif karna kalimat yang berisi berita yang positif yang ditandai dengan tidak adanya pengingkaran atau penyangkalan. Dari ayat tersebut menjelaskan tentang Allah Swt.
memperingatkan kalian dari azab di akhirat yang dekat pada saat itu setiap orang melihat apa yang dilakukan dan diusahakannya, mal baik atau amal buruk.