• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

Adapun saran penulis berkaitan dengan Analisis Kalimat Perintah, Kalimat Tanya, dan Kalimat Berita pada Terjemahan Al Quran Surah An- Naba‟. yaitu menambah pengetahuan tetang kalimat perintah, kalimat tanya, dan kalimat berita kepada penulis, penulis selanjutnya dan bagi masyarakat luas.

1. Untuk peneliti selanjutnya,

Setelah penulis mendapatkan hasil, penulis berharap agar hasil ini bisa dijadikan sebagai pedoman untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan analisis kalimat perintah, kalimat tanya, dan kalimat berita dan penulis menyarankan dapat mengembangkan penelitian ini lebih luas dan mendalam.

2. Untuk masyarakat,

Setelah penulis melakukan penelitian dan mendapatkan hasil, penulis berharap kepada masyarakat agar lebih mendalami dan memahami terjemahan al quran surah an-naba‟.

3. Untuk muslim

Setelah penulis mendapatkan hasil penelitian, penulis berharap umat muslim dapat mengkaji lebih dalam tetang terjemahan Al Quran untuk menjadi pedoman penelitian selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Arief, Tarman A. 2014. Psikolinguistik. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.

Alwi, Hasan, dkk. 2010. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa dan Balai Pustaka.

Ba‟dulu, A. Muis dan Herman. 2005. Morfosintaksis. Jakarta: Rineka Cipta.

Chomsky.1956. "Three Models for the Description of Language" (PDF). IRE Transactions on Information Theory (PGIT). 2: 113–

124. doi:10.1109/tit.1956.1056813. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2010-09-19.

Creswell, J.W. 2010. Researh design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: PT Pustaka Belajar.

Hambali. 2014. Linguistik Umum. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.

Karimah. 2008. “Analisis Fungsi Kalimat Tanya dalam Novel Tout le Monde l‟Aimait karya Exbrayat. Tesis. Bahasa dan Sastra Asing. Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Semarang.

Kridalaksana, Harimurti. 2009. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Maisyaroh, Siti Yunita. 2013. “Analisis Kalimat Perintah pada Artikel dalam Majalah Tarbawi Edisi Oktober s. d. November 2012”. Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Markhamah. 2011. Ragam dan Analisis Kalimat Bahasa Indonesia. Surakarta:

Muhammadiyah University Press.

Muriyani. 2013. “Analisis Kalimat Tanya dalam Wacana Novel Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur! Karya Muhidin M. Dahlan”. Skripsi.

PendidikanBahasa dan Sastra. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Moleong, Lexi J. 2004. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Nurdin, Ali. 2006. Quranic Society: Menelusuri Konsep Masyarakat Ideal dalam Al Qur‟an. Jakarta: Erlangga.

Rahardi, Kunjana. 2005. Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Ramlanm. 2011. Ilmu Bahasa Indonesia Sintaksis. Yogyakarta.: C. V. Karyono.

Sugiyono. 2013.Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suma, Muhammad Amin. 2014. Ulumul Quran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Tarigan, Henry Guntur. 2009. Prinsip-prinsip Dasar Sintaksis. Bandung:

Angkasa.

Tarmini, 2013. Sintaksis Bahasa Indonesia. Bandar Lampung: Universitas Lampung.

Thornoby, Scott. 2009. How to Teach Grammar. Edinburgh: Pearson Education Limited.

Verhaar, J.W. M. 1999. Pengantar Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Wiki Syiah. 2018. http://id.wikishia.net/view/Surah_An-Naba (27 November 201

d.

An Naba: Berita Besar

e.

: ١

f. „amma yatasaa-aluun 1. Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?

g.

h.

: ٢

i. „anin naba-il „adziim j. 2. Tentang berita yang besar (hari berbangkit), k.

l.

: ٣

m. alladzii humfiihi mukhtalifuun n. 3. yang dalam itu mereka berselisih.

o.

p.

: ٤

q. kallaa saya‟lamuun r. 4. Tidak![1] Kelak mereka akan mengetahui, s.

t.

u.

v.

w.

x.

بإ:٥

y. tsumma kallaa saya‟lamuun z. 5. sekali lagi tidak! Kelak mereka akan mengetahui.

aa.

bb.

: ٦

cc. alam naj‟alil ardho mihaadaa

dd. 6. Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan, ee.

ff.

: ٧

gg. wal jibaala autaadaa hh. 7. dan gunung-gunung sebagai pasak?,

ii.

jj.

: ٨

kk. wakholaqnaakum azwaajaa ll. 8. Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan, mm.

nn.

: ٩

waja‟alnaa naumakum subaataa 9. dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat,

oo.

: ١۰

waja‟alnal laila libaasaa 10. dan Kami menjadikan malam sebagai pakaian,[2]

: ١١

waja‟alnan nahaaro ma‟aasyaa 11. dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan,

pp.

: ب ١٢

wabanainaa fauqokum sab‟ang syidaadaa 12. dan Kami membangun di atas kamu tujuh (langit) yang kokoh,

qq.

: ١٣

rr. waja‟alnaa siroojaw wahhaajaa

13. dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari),

ss.

: ١٤

wa-angzalnaa minal mu‟shirooti maa-ang tsajjaajaa

14. dan Kami turunnkan dari awan, air hujan yang tercurah dengan hebatnya,

tt.

ب : ١٥

linukhrija bihii habbaw wanabaataa

15. untuk Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tanam-tanaman,

uu.

: ١٦

vv. wajannaatin alfaafaa 16. dan kebun-kebun yang rindang.

ww.

: إ١٧

xx. inna yaumal fashli kaana miiqootaa

17. Sungguh, hari keputusan adalah suatu waktu yang telah ditetapkan,

yy.

: ١٨

zz. yauma yungfakhu fish shuuri fata‟tuuna afwaajaa

aaa. 18. (yaitu) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong,

bbb.

ccc.

: ب ب ١٩

ddd. wafutihatis samaa-u fakaanat abwaabaa eee. 19. dan langit pun dibukalah, maka terdapatlah beberapa pintu, fff.

ggg.

: ب ٢۰

hhh. wasuyyirotil jibaalu fakaanat saroobaa

iii. 20. dan gunung-gunung pun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana.

jjj.

kkk.

: إ٢١

lll. inna jahannama kaanat mirshoodaa

mmm. 21. Sungguh, (neraka) Jahanam itu (sebagai) tempat mengintai (bagi penjaga yang mengawasi isi neraka),

nnn.

ooo.

: ب ٢٢

ppp. liththooghiina ma-aabaa

qqq. 22. menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas.

rrr.

sss.

: ب ٢٣

ttt. laabitsiina fiihaa ahqoobaa uuu. 23. Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama, vvv.

www.

: ب ب ٢٤

xxx. laa yadzuuquuna fiihaa bardaw walaa syaroobaa yyy. 24. mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan (pula

mendapat) minuman, zzz.

aaaa.

إ: ٢٥

bbbb. illaa hamiimaw waghossaaqoo cccc. 25. selain air yang mendidih dan nanah,

dddd.

eeee.

: ٢٦

ffff. jazaa-aw wifaaqoo gggg. 26. sebagai pembalasan yang setimpal.

hhhh.

iiii.

: ب إ٢٧

jjjj. innahum kaanuu laa yarjuuna hisaabaa

kkkk. 27. Sesungguhnya dahulu mereka tidak pernah mengharapkan penghitungan,

llll.

mmmm.

: ب ب ب ٢٨

nnnn. wakadzdzabuu bi-aayaatinaa kidzdzaabaa oooo. 28. dan mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami, pppp.

qqqq.

: ٢٩

rrrr. wakulla syai-in ahshoinaahu kitaabaa

ssss. 29. dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab (buku catatan amalan manusia).

tttt.

uuuu.

: ب إ ٣۰

vvvv. fadzuuquu falan naziidakum illaa „adzaabaa

wwww. 30. Maka karena itu rasakanlah! Maka tidak ada yang akan Kami tambahkan kepadamu selain azab.

xxxx.

yyyy.

: إ٣١

zzzz. inna lil muttaqiina mafaazaa

aaaaa. 31. Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, bbbbb.

ccccc.

بإ:٣٢

ddddd. hadaa-iqo wa a‟naabaa eeeee. 32. (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur, fffff.

ggggg.

: ب ٣٣

hhhhh. wakawaa‟iba atroobaa iiiii. 33. dan gadis-gadis cantik yang sebaya,

jjjjj.

kkkkk.

: ٣٤

lllll. waka‟san dihaaqoo

mmmmm. 34. dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).

nnnnn.

ooooo.

: ب ٣٥

ppppp. laa yasma‟uuna fiihaa laghwaw walaa kidzdzaabaa

qqqqq. 35. Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun (perkataan) dusta,

rrrrr.

sssss.

: ب ب ٣٦

ttttt. jazaa-am mirrobbika „athoo-an hisaabaa

uuuuu. 36. Sebagai balasan dan pemberian yang cukup banyak dari Tuhanmu, vvvvv.

wwwww.

ب : ب ٣٧

xxxxx. robbis samaawaati wal ardhi wamaa bainahumar rohmaan, laa yamlikuuna minhu khithoobaa

yyyyy. 37. Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pengasih, mereka tidak mampu berbicara dengan Dia.

zzzzz.

aaaaaa.

إ : ب ٣٨

bbbbbb. yauma yaquumur ruuhu wal malaa-ikatu shoffaa, laa yatakallamuuna illaa man adzina lahur rohmaanu waqoola showaabaa

cccccc. 38. Pada hari, ketika ruh[3] dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia hanya mengatakan yang benar.

dddddd.

eeeeee.

: ب ب إ ٣٩

ffffff. dzaalikal yaumul haq, famang syaa-at takhodza ilaa robbihii ma- aabaa

gggggg. 39. Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.

hhhhhh.

iiiiii.

ب إ : ب ٤۰

jjjjjj. innaa angdzarnaakum „adzaabang qoriibay yauma yangdzurul mar- umaa qoddamat yadaahu wayaquulul kaafiru yaalaitanii kuntu turoobaa kkkkkk. 40. Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (orang

kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, “Alangkah baiknya

seandainya dahulu aku jadi tanah.”

llllll.

Dokumen terkait