• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEHIDUPAN DALAM KELUARGAKEHIDUPAN DALAM KELUARGA

Dalam dokumen Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (Halaman 77-81)

KEHIDUPAN DALAM KELUARGA 1.

1. Kedudukan Keluarga Kedudukan Keluarga

1.1. Keluarga merupakan tiang utama kehidupan ummat dan 1.1. Keluarga merupakan tiang utama kehidupan ummat dan bangsa sebagai tempat sosialisasi nilai-nilai yang paling intensif bangsa sebagai tempat sosialisasi nilai-nilai yang paling intensif dan menentukan, karenanya menjadi kewajiban setiap anggota dan menentukan, karenanya menjadi kewajiban setiap anggota Muhammadiyah untuk mewujudkan keluarga yang

Muhammadiyah untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, sakinah, mawaddah wa al-rahmah

mawaddah wa al-rahmah

4040

ْسمأسكَنْيَب َسلَعَجَو اسَهْيَلإإ اوأنأك ْسسَتإل اسًجاَوْز َأ ْمأسك إسسأفْنَأ ْسنإم ْسمأسكَل َسقَلَخ ْسنَأ إسهإتاَيآ ْسنإمَو

ْسمأسكَنْيَب َسلَعَجَو اسَهْيَلإإ اوأنأك ْسسَتإل اسًجاَوْز َأ ْمأسك إسسأفْنَأ ْسنإم ْسمأسكَل َسقَلَخ ْسنَأ إسهإتاَيآ ْسنإمَو

َنوأرَكَفَتَي ٍ مْوَقإل ٍتاَيل َكإلَذ يإف َنإإ ًةَمْحَرَو ًةَدَوَم

َنوأرَكَفَتَي ٍ مْوَقإل ٍتاَيل َكإلَذ يإف َنإإ ًةَمْحَرَو ًةَدَوَم

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.(QS. Ar-Rum : 21)

tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.(QS. Ar-Rum : 21)

yang dike

yang dike nal dengan keluarga sakinah. nal dengan keluarga sakinah.

1.2

1.2 Keluarga-keluarga dilingkungan Muhammadiyah dituntut Keluarga-keluarga dilingkungan Muhammadiyah dituntut untuk benar-benar dapat mewujudkan Keluarga Sakinah yang untuk benar-benar dapat mewujudkan Keluarga Sakinah yang terkait dengan pembentukan gerakan Jama'ah dan Dakwah terkait dengan pembentukan gerakan Jama'ah dan Dakwah Jama'ah menuju terwujudnya Masyarakat Utama yang diridloi Jama'ah menuju terwujudnya Masyarakat Utama yang diridloi Allah SWT.

Allah SWT.

2. Fungsi Keluarga2. Fungsi Keluarga

2.1. 2.1. Keluarga-keluarga dilingkungan Muhammadiyah perlu difungsikan selain Keluarga-keluarga dilingkungan Muhammadiyah perlu difungsikan selain dalam mensosialisasikan nilai-nilai ajaran Islam juga melaksanakan fungsi dalam mensosialisasikan nilai-nilai ajaran Islam juga melaksanakan fungsi kaderisasi sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi muslim kaderisasi sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi muslim Muhammadiyah yang dapat menjadi pelangsung dan penyempurna gerakan Muhammadiyah yang dapat menjadi pelangsung dan penyempurna gerakan dakwah di kemudian hari.

dakwah di kemudian hari.

2.2. 2.2.Keluarga-keluarga di lingkungan Muhammadiyah dituntut keteladanan (uswah Keluarga-keluarga di lingkungan Muhammadiyah dituntut keteladanan (uswah hasanah) dalam mepraktekkan kehidupan yang Islami yakni tertanamnya ihsan / hasanah) dalam mepraktekkan kehidupan yang Islami yakni tertanamnya ihsan /

kebaikan dan bergaul dengan makruf kebaikan dan bergaul dengan makruf4141,,

اسسَم إسسضْعَبإب اوأبَهْذَتإلسسَنأهوألأضْعَت لَو اسسًهْرَك َءا َ سسسِنلا اوأثإرَت ْسسنَأ سسمأكَل سسُلإسحَي ل اوأنَمآ َْ سسنيإذَلا اسسَهُيَأ اسسَي اسسَم إسسضْعَبإب اوأبَهْذَتإلسسَنأهوألأضْعَت لَو اسسًهْرَك َءا َ سسسِنلا اوأثإرَت ْسسنَأ سسمأكَل سسُلإسحَي ل اوأنَمآ َْ سسنيإذَلا اسسَهُيَأ اسسَي ْسنَأ ى َسسَعَف سَنأهوأمأتْهإرَك ْسنإإَف إسفوأرْعَمْلاإب سَنأهوأرإشاَعَو ٍسةَنِيَبأم ٍسة َشإحاَفإب َسنيإتْأَي ْسنَأ لإإسَنأهوأسمأتْسيَتآ ْسنَأ ى َسسَعَف سَنأهوأمأتْهإرَك ْسنإإَف إسفوأرْعَمْلاإب سَنأهوأرإشاَعَو ٍسةَنِيَبأم ٍسة َشإحاَفإب َسنيإتْأَي ْسنَأ لإإسَنأهوأسمأتْسيَتآ

اًريإثَك اًرْيَخ إهيإف أهَللا َلَعْجَيَو اًئْسي َش اوأهَرْكَت اًريإثَك اًرْيَخ إهيإف أهَللا َلَعْجَيَو اًئْسي َش اوأهَرْكَت

Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.(QS. An-Nisa : 19) sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.(QS. An-Nisa : 19)

ى سسَبْرأقْلا يإذإبَو اًنا َ سسسْحإإ إ سسنْيَدإلاَوْلاإبَو اًئْي َش إ سسهإب اوأكإر ْشأت لَو َ سسهَللا اوأدأبْعاَو ى سسَبْرأقْلا يإذإبَو اًنا َ سسسْحإإ إ سسنْيَدإلاَوْلاإبَو اًئْي َش إ سسهإب اوأكإر ْشأت لَو َ سسهَللا اوأدأبْعاَو

إبْنَجْلاإب إبإحاَصلاَو إبأنأجْلا إراَجْلاَو ىَبْرأقْلا يإذ إراَجْلاَو إنيإكاَسَمْلاَو ىَماَتَيْلاَو إبْنَجْلاإب إبإحاَصلاَو إبأنأجْلا إراَجْلاَو ىَبْرأقْلا يإذ إراَجْلاَو إنيإكاَسَمْلاَو ىَماَتَيْلاَو

اًروأخَف لاَتْخأم َناَك ْنَم ُبإحأي ل َهَللا َنإإ ْمأكأناَمْيَأ ْتَكَلَم اَمَو إليإبَسلا إنْباَو اًروأخَف لاَتْخأم َناَك ْنَم ُبإحأي ل َهَللا َنإإ ْمأكأناَمْيَأ ْتَكَلَم اَمَو إليإبَسلا إنْباَو

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib- sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib- kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu.

tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu.

Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,(QS. An-Nisa : 36)

membangga-banggakan diri,(QS. An-Nisa : 36)

اَحإلْسصأي ْسنَأ اسَمإهْيَلَع َسحاَنأج لَف اسًضاَرْعإإ ْو َأ اًزوأشأن اسَهإلْعَب ْسنإم ْستَفاَخ ٌسةَأَرْما إسنإإَو اَحإلْسصأي ْسنَأ اسَمإهْيَلَع َسحاَنأج لَف اسًضاَرْعإإ ْو َأ اًزوأشأن اسَهإلْعَب ْسنإم ْستَفاَخ ٌسةَأَرْما إسنإإَو اوأقَتَتَو اوأن إسسْحأت ْسنإإَو سَح ُشلا أسسأفْنلا إستَرإضْحأأَو ٌرْيَخ أحْل ُسصلاَو اًحْل أسص اسَمأهَنْيَب اوأقَتَتَو اوأن إسسْحأت ْسنإإَو سَح ُشلا أسسأفْنلا إستَرإضْحأأَو ٌرْيَخ أحْل ُسصلاَو اًحْل أسص اسَمأهَنْيَب اًريإبَخ َنوألَمْعَت اَمإب َناَك َهَللا َنإإَف اًريإبَخ َنوألَمْعَت اَمإب َناَك َهَللا َنإإَف

Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya, maka tidak mengapa bagi keduanya mengadakan perdamaian suaminya, maka tidak mengapa bagi keduanya mengadakan perdamaian yang sebenar-benarnya, dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka) yang sebenar-benarnya, dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka) walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir, Dan jika kamu bergaul walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir, Dan jika kamu bergaul dengan istrimu secara baik dan memelihara dirimu (dari nusyuz dan sikap dengan istrimu secara baik dan memelihara dirimu (dari nusyuz dan sikap tak acuh), maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang tak acuh), maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. An-Nisa : 128)

kamu kerjakan. (QS. An-Nisa : 128)

َرَبإكْلا َسكَدْنإع سَنَغألْبَي اَمإإ اًناَسسْحإإ إسنْيَدإلاَوْلاإبَو أسهاَيإإ لإإ اوأدأبْعَت ل َأ َسكُبَر ىسَضَقَو

َرَبإكْلا َسكَدْنإع سَنَغألْبَي اَمإإ اًناَسسْحإإ إسنْيَدإلاَوْلاإبَو أسهاَيإإ لإإ اوأدأبْعَت ل َأ َسكُبَر ىسَضَقَو

اًميإرَك لْوَق اَمأهَل ْلأقَو اَمأهْرَهْنَت لَو ٍفأأ اَمأهَل ْلأقَت لَف اَمأهلإك ْوَأ اَمأهأدَحَأ اًميإرَك لْوَق اَمأهَل ْلأقَو اَمأهْرَهْنَت لَو ٍفأأ اَمأهَل ْلأقَت لَف اَمأهلإك ْوَأ اَمأهأدَحَأ

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua- sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua- duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali- duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali- kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.(QS. Al-Isra’ : 23)

perkataan yang mulia.(QS. Al-Isra’ : 23)

إسنْيَماَع يسإف أهألاَسصإفَو ٍسنْهَو ىسَلَع اسًنْهَو أسهُم أأ أسهْتَلَمَح إسهْيَدإلاَوإب َناَسسْنسلا اَنْيَسصَوَو إسنْيَماَع يسإف أهألاَسصإفَو ٍسنْهَو ىسَلَع اسًنْهَو أسهُم أأ أسهْتَلَمَح إسهْيَدإلاَوإب َناَسسْنسلا اَنْيَسصَوَو

أريإصَمْلا َيَلإإ َكْيَدإلاَوإلَو يإل ْرأك ْشا إن َأ أريإصَمْلا َيَلإإ َكْيَدإلاَوإلَو يإل ْرأك ْشا إن َأ

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.

lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.

Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman : 14)

kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman : 14)

saling menyayangi dan mengasihi saling menyayangi dan mengasihi4242, ,

ًسةَدَوَم ْسمأكَنْيَب َسلَعَجَو اسَهْيَلإإ اوأنأك ْسسَتإل اسًجاَوْز َأ ْمأك إسسأفْنَأ ْسنإم ْسمأكَل َسقَلَخ ْسنَأ إسهإتاَيآ ْسنإمَو

ًسةَدَوَم ْسمأكَنْيَب َسلَعَجَو اسَهْيَلإإ اوأنأك ْسسَتإل اسًجاَوْز َأ ْمأك إسسأفْنَأ ْسنإم ْسمأكَل َسقَلَخ ْسنَأ إسهإتاَيآ ْسنإمَو

َنوأرَكَفَتَي ٍمْوَقإل ٍتاَيل َكإلَذ يإف َنإإ ًةَمْحَرَو

َنوأرَكَفَتَي ٍمْوَقإل ٍتاَيل َكإلَذ يإف َنإإ ًةَمْحَرَو

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri- Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri- istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. Ar-Rum : 21)

berpikir. (QS. Ar-Rum : 21)

menghormati hak hidup anak menghormati hak hidup anak4343, ,

لَو اًنا َسسْحإإ إسنْيَدإلاَوْلاإبَو اًئْي َش إسهإب اوأكإر ْشأت ل َأ ْسمأكْيَلَع ْسمأكُبَر َسمَرَح اسَم أسلْتَأ اْوَلاَعَت ْسلأق لَو اًنا َسسْحإإ إسنْيَدإلاَوْلاإبَو اًئْي َش إسهإب اوأكإر ْشأت ل َأ ْسمأكْيَلَع ْسمأكُبَر َسمَرَح اسَم أسلْتَأ اْوَلاَعَت ْسلأق

اسَهْنإم َرَهَظ اَم َسشإحاَوَفْلا اوأبَرْقَت لَو ْمأهاَيإإَو ْسمأكأقأزْرَن أسنْحَن ٍسقلْمإإ ْسنإم ْمأكَدلْوَأ اوألأتْقَت اسَهْنإم َرَهَظ اَم َسشإحاَوَفْلا اوأبَرْقَت لَو ْمأهاَيإإَو ْسمأكأقأزْرَن أسنْحَن ٍسقلْمإإ ْسنإم ْمأكَدلْوَأ اوألأتْقَت

ْسمأكَلَعَل إسهإب ْمأكا َسصَو ْسمأكإلَذ سِقَحْلاإب لإإ أسهَللا َسمَرَح يسإتَلا َسسْفَنلا اوألأتْقَت لَو َسنَطَب اسَمَو

ْسمأكَلَعَل إسهإب ْمأكا َسصَو ْسمأكإلَذ سِقَحْلاإب لإإ أسهَللا َسمَرَح يسإتَلا َسسْفَنلا اوألأتْقَت لَو َسنَطَب اسَمَو

Dalam dokumen Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (Halaman 77-81)