• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keluhan kesehatan

GENDER DAN KESEHATAN

1. Keluhan kesehatan

tentang HIV/Aids terkecil ada di Kabupaten Lampung Utara sebanyak 152 orang. Berikutnya adalah jumlah remaja usia 15- 24 tahun yang mendapat penyuluhan tentang Keluarga Berencana (KB), terbanyak ada di Kabupaten Pesawaran sebanyak 2.390 orang, lalu Kota Bandar Lampung sebanyak 1.465 orang, dan terkecil ada pada Kabupaten Lampung Utara sebanyak 152 orang.

Data berikutnya adalah Jumlah Pasangan Usia Subur dan Peserta KB Aktif di Provinsi Lampung tahun 2020.7 Dari pasangan usia subur sebanyak 1.877.767 orang, peserta pemakai KB aktif IUD sebanyak 185.085 orang. Sementara peserta pemakai KB aktif MOW sebanyak 18.991. Sedangkan peserta pemakai KB aktif MOP sebanyak 13.158 orang. Sedangkan peserta pemakai KB aktif Kondom sebanyak 37.934 orang. Sementara peserta pemakai KB aktif implant, suntikan, dan pil sebanyak 1.379.161 orang. Ini berarti sebanyak 0,87 % jumlah pasangan Usia Subur yang menggunakan alat kontrasepsi/KB secara aktif.

Data berikutnya adalah Jumlah Bayi Lahir, bayi berat badan lahir rendah (BBLR), dan bergizi kurang di Provinsi Lampung tahun 2020. Dari total jumlah bayi lahir sebanyak 145.240 orang, jumlah berat bayi lahir rendah sebanyak 3.154 orang. Sementara jumlah bayi atau anak bergizi kurang sebanyak 48 orang.

Kabupaten/Kota yang tidak terdapat bayi atau anak bergizi kurang diantaranya Kota Bandar Lampung, Kota Metro, dan Kabupaten Way Kanan.8

Data berikutnya adalah persentase perempuan pernah kawin berumur 15-49 tahun yang melahirkan anak lahir hidup (ALH) berdasarkan penolong proses kelahiran di Provinsi Lampung tahun 2019 dan 2020. Persentase perempuan pernah

7 Lampung dalam Angka, BPS Provinsi Lampung Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat, 2019-2020

8 Lampung dalam Angka, BPS Provinsi Lampung Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat, 2019-2020, hal. 193.

102

fisik maupun jiwa, termasuk karena kecelakaan, atau hal lain yang menyebabkan terganggunya kegiatan sehari-hari. Pada umumnya keluhan kesehatan utama yang banyak dialami oleh penduduk adalah panas, sakit kepala, batuk, pilek, diare, asma/sesak nafas, sakit gigi. Orang yang menderita penyakit kronis dianggap mempunyai keluhan kesehatan, walaupun pada waktu survei (satu bulan terakhir) yang bersangkutan tidak kawin berumur 15-49 tahun yang melahirkan anak lahir hidup (ALH) ditolong oleh dokter di Provinsi Lampung tahun 2019 sebanyak 18,99 persen, sementara tahun 2020 sebanyak 25,06 persen. Sedangkan Persentase perempuan pernah kawin berumur 15-49 tahun yang melahirkan anak lahir hidup (ALH) ditolong oleh Bidan di Provinsi Lampung tahun 2019 sebanyak 74,86 persen, sementara tahun 2020 sebanyak 70,33 persen.

Persentase perempuan pernah kawin berumur 15-49 tahun yang melahirkan anak lahir hidup (ALH) ditolong oleh tenaga kesehatan lain di Provinsi Lampung tahun 2019 sebanyak 0,20 persen, sementara tahun 2020 sebanyak 4,47 persen. Sedangkan Persentase perempuan pernah kawin berumur 15-49 tahun yang melahirkan anak lahir hidup (ALH) ditolong oleh Dukun di Provinsi Lampung tahun 2019 sebanyak 5,96 persen, sementara tahun 2020 sebanyak 0,13 persen.9

terbanyak terdapat di Kabupaten Lampung Utara dan Lampung Tengah. Kabupaten Pesisir Barat menjadi kabupaten dengan persentase keluhan kesehatan terendah. Walaupun terdapat penurunan pada angka persentase keluhan kesehatan dari tahun 2019, tetapi apabila dilihat dari trend selama tahun 2016 sampai tahun 2020, kabupaten Lampung Tengah menjadi kabupaten dengan persentase keluhan kesehatan tertinggi, kecuali pada tahun 2018.

Walaupun demikian, persentase penduduk yang mengalami keluhan kesehatan dan melakukan pengobatan jalan (berobat jalan) selama sebulan terakhir terbanyak pada tahun 2020, terdapat di Kota Metro. Kabupaten Pesisir Barat menjadi kabupaten dengan persentase terendah penduduk yang mengalami keluhan kesehatan dan melakukan berobat jalan.

Gambar 23. Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan KesehatanSelama Sebulan Terakhir (2016-2020)

Metro Pesisir Barat Mesuji Pesawaran Way Kanan Lampung Tengah Lampung Selatan Lampung Barat

0 10 20 30 40 50 60

Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Selama Sebulan Terakhir 2020 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Selama Sebulan Terakhir 2019 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Selama Sebulan Terakhir 2018 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Selama Sebulan Terakhir 2017

Sumber: BPS, Susenas, 2021.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan penduduk yang mengalami keluhan kesehatan tidak melakukan rawat jalan, persentase tertinggi adalah melakukan pengobatan

104 104

terbanyak terdapat di Kabupaten Lampung Utara dan Lampung Tengah. Kabupaten Pesisir Barat menjadi kabupaten dengan persentase keluhan kesehatan terendah. Walaupun terdapat penurunan pada angka persentase keluhan kesehatan dari tahun 2019, tetapi apabila dilihat dari trend selama tahun 2016 sampai tahun 2020, kabupaten Lampung Tengah menjadi kabupaten dengan persentase keluhan kesehatan tertinggi, kecuali pada tahun 2018.

Walaupun demikian, persentase penduduk yang mengalami keluhan kesehatan dan melakukan pengobatan jalan (berobat jalan) selama sebulan terakhir terbanyak pada tahun 2020, terdapat di Kota Metro. Kabupaten Pesisir Barat menjadi kabupaten dengan persentase terendah penduduk yang mengalami keluhan kesehatan dan melakukan berobat jalan.

Gambar 23. Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan KesehatanSelama Sebulan Terakhir (2016-2020)

Metro Pesisir Barat Mesuji Pesawaran Way Kanan Lampung Tengah Lampung Selatan Lampung Barat

0 10 20 30 40 50 60

Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Selama Sebulan Terakhir 2020 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Selama Sebulan Terakhir 2019 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Selama Sebulan Terakhir 2018 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Selama Sebulan Terakhir 2017

Sumber: BPS, Susenas, 2021.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan penduduk yang mengalami keluhan kesehatan tidak melakukan rawat jalan, persentase tertinggi adalah melakukan pengobatan

104

Kabupaten Pringsewu, lalu kemudian Kabupaten Lampung Barat.

terendah terhadap faktor tersebut, tetapi menunjukkan nilai persentase tertinggi terhadap faktor merasa tidak perlu

rawat jalan adalah tidak adanya biaya pengobatan. Persentase

Barat. Alasan faktor tunggu pelayanan yang lama di rumah sakit

mengalami keluhan kesehatan tidak melakukan berobat jalan.

Persentase tertinggi terhadap faktor tersebut terdapat di

penduduk dalam melakukan pengobatan rawat jalan. Seperti di

persentase tertinggi tidak adanya biaya transportasi untuk

menunjukkan persentase tertinggi terhadap ketiadaan sarana kesehatan yang melakukan pengobatan sendiri terdapat di

Kabupaten Pesawaran menjadi kabupaten dengan persentase

melakukan pengobatan rawat jalan.

Faktor lain yang menyebabkan tidak melakukan pengobatan

tertinggi terhadap faktor tersebut terdapat di Kabupaten Pesisir

juga menjadi faktor yang menyebabkan penduduk yang

Kabupaten Pringsewu.

Faktor sarana transportasi juga menjadi kendala bagi

Kabupaten Lampung Barat misalnya, menjadi kabupaten dengan

melakukan pengobatan rawat jalan. Sementara di Kota Metro,

transportasi untuk melakukan pengobatan rawat jalan.

105 sendiri. Persentase tertinggi penduduk dengan keluhan

105

untuk melakukan pengobatan jalan, menjadi faktor lain yang menyebabkan penduduk dengan keluhan kesehatan tidak melakukan berobat jalan. Persentase tertinggi terhadap faktor

dengan angka kesakitan terbanyak. Kabupaten Pringsewu menunjukkan angka kesakitan DBD terbanyak di Provinsi Lampung, lalu diikuti dengan Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Sementara itu, kasus DBD terendah terdapat di Kabupaten

Sumber: BPS, Susenas, 2021.

Faktor internal seperti tidak adanya yang mendampingi

tersebut terdapat di Kabupaten Mesuji.

Untuk jumlah kasus penyakit, DBD menjadi penyakit

Tanggamus.

Penyakit TBC masih ditemukan di seluruh wilayah di Provinsi Lampung, dengan penemuan terbaru penyakit TBC

106 Gambar 24. Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan, dan

Berobat Jalan Selama Sebulan Terakhir

Metro Bandar Lampung Pesisir Barat Tulang Bawang Barat Mesuji Pringsewu Pesawaran Tulang Bawang Way Kanan Lampung Utara Lampung Tengah Lampung Timur Lampung Selatan Tanggamus Lampung Barat

Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dan Berobat Jalan Selama Sebulan Terakhir 2020 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dan Berobat Jalan Selama Sebulan Terakhir 2019 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dan Berobat Jalan Selama Sebulan Terakhir 2018 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dan Berobat Jalan Selama Sebulan Terakhir 2017 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dan Berobat Jalan Selama Sebulan Terakhir 2016

0 20 40 60 80

106

untuk melakukan pengobatan jalan, menjadi faktor lain yang menyebabkan penduduk dengan keluhan kesehatan tidak melakukan berobat jalan. Persentase tertinggi terhadap faktor

dengan angka kesakitan terbanyak. Kabupaten Pringsewu menunjukkan angka kesakitan DBD terbanyak di Provinsi Lampung, lalu diikuti dengan Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Sementara itu, kasus DBD terendah terdapat di Kabupaten

Sumber: BPS, Susenas, 2021.

Faktor internal seperti tidak adanya yang mendampingi

tersebut terdapat di Kabupaten Mesuji.

Untuk jumlah kasus penyakit, DBD menjadi penyakit

Tanggamus.

Penyakit TBC masih ditemukan di seluruh wilayah di Provinsi Lampung, dengan penemuan terbaru penyakit TBC

106 Gambar 24. Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan, dan

Berobat Jalan Selama Sebulan Terakhir

Metro Bandar Lampung Pesisir Barat Tulang Bawang Barat Mesuji Pringsewu Pesawaran Tulang Bawang Way Kanan Lampung Utara Lampung Tengah Lampung Timur Lampung Selatan Tanggamus Lampung Barat

Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dan Berobat Jalan Selama Sebulan Terakhir 2020 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dan Berobat Jalan Selama Sebulan Terakhir 2019 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dan Berobat Jalan Selama Sebulan Terakhir 2018 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dan Berobat Jalan Selama Sebulan Terakhir 2017 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dan Berobat Jalan Selama Sebulan Terakhir 2016

0 20 40 60 80

angka keberhasilan pengobatan TBC di Lampung Tengah menunjukkan nilai yang sangat baik, begitu pula di Kabupaten

Gambar 25. Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Selama Sebulan Terakhir, dan Tidak Melakukan Berobat Jalan, serta Alasan

Utama Tidak Berobat Jalan (2020)

80 70 60 50 40 30 20 10 0

Waktu tunggu pelayanan lama Mengobati sendiri

Tidak ada yang mendampingi Tidak punya biaya berobat Tidak ada biaya transportasi Tidak ada sarana transportasi Merasa Tidak Perlu

Lainnya

seluruh wilayah di Provinsi Lampung, kecuali Kabupaten Pesisir Barat. Temuan tertinggi penyakit kusta terdapat di Kabupaten

Lampung menjadi kota dengan kasus AIDS terbanyak. Namun, sebagian besar wilayah di Provinsi Lampung tidak memiliki kasus

ditemukan di beberapa wilayah, seperti Kabupaten Lampung Lampung Timur dan Lampung Selatan.

Sumber: BPS, Susenas, 2021.

Temuan kasus baru penyakit kusta terdapat di hampir

Tulang Bawang.

Kasus baru lain adalah penyakit AIDS. Kota Bandar

AIDS baru.

Sementara pada kasus penyakit malaria, tidak lagi

Barat, Tanggamus, Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung

107 terbanyak di Kabupaten Lampung Tengah. Walaupun demikian,

107

Utara, Way Kanan, Tulang Bawang, Pringsewu, dan Tulang Bawang Barat. Walaupun jumlah angka kesakitan malaria tidak besar, tetapi jumlah kasus malaria tertinggi terdapat di Kabupaten Pesawaran.

Sumber: BPS, Susenas, 2021.

2. Tempat Melahirkan pada Fasilitas Kesehatan