• Tidak ada hasil yang ditemukan

Subyek Penelitian

Dalam dokumen fungsi kepemimpinan kepala madrasah (Halaman 57-63)

BAB III METODE PENELITIAN

D. Subyek Penelitian

Subjek penelitian adalah informan atau narasumber yang dapat memberikan informasi yang peneliti harapkan, sebab informanlah yang dapat

memberikan informasi primer. Subjek penelitian merupakan sumber data dimana peneliti dapat memperoleh data yang diperlukan dalam rangka penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, yang merupakan tehnik pengambilan sumber data dengan pertimbangan tertentu dan dianggap paling tahu.

Subjek penelitian yang dimaksud adalah informan dan hal-hal lain yang dapat dijadikan sumber penelitian. Adapun informan dalam penelitian ini adalah:

1. H. Maijoso, Ag. M.Pd.I selaku kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember. Karena kepala madrasah merupakan peran utama dalam mewujudkan visi misi dan tujuan madrasah.

2. Sri Chikmawati,S.Ag.M.Pd.I sebagai waka kurikulum. Karena waka kurikulum menyusun perencanaan program pembelajaran dan pembagian tugas tugas guru.

3. Ratna Kusumawati,M.Pd dan Nur Wahid, M.Pd.I sebagai guru. Karena guru merupakan bagian dari proses pembelajaran dan membantu kepala madrasah dalam kegiatan madrasah.

E. Sumber Data

Sumber data adalah subyek dari data itu sendiri. Apabila dalam penelitian menggunakan interview atau pedoman wawancara sebagai alat pengumpulan data maka sumber data tersebut disebut responden atau orang yang merespon atau menjawab pertanyaan peneliti baik secara tertulis atau

lisan. Apabila peneliti menggunakan observasi maka sumber datanya bisa berupa benda, gerak, proses sesuatu ataupun situasi.

Untuk memperoleh kejelasan data dalam penelitian ini, peneliti mengambil data dari beberapa sumber informasi yang sesuai dengan tujuan.

Adapun dalam penelitian ini sumber data terdiri dari 2 macam yaitu:

1. Data primer

Dalam hal ini peneliti mengumpulkan data penelitian sesuai dengan fokus penelitian, yang di gali berdasarkan 3 sumber yaitu 1) wawancara pada informan yang terdiri dari kepala madrasah, tim pengendali mutu, dewan guru madrasah 2) arsip dan dokumen berupa arsip foto, dokumen resmi dan dokumen pendukung lainnya, 3) tempat peristiwa, berupa keadaan operasional didalam lembaga Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember.

2. Data sekunder

Data sekunder adalah data yang biasanya telah tersusun dalam bentuk dokumen-dokumen yang diperoleh dalam penelitian yang terkait dengan fokus penelitian lembaga Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember.

F. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dapat diuraikan sebagai berikut44:

44 Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung,Alfabeta,2018)

1. Observasi

Peneliti menggunakan teknik observasi partispasi pasif untuk memperoleh data di lapangan yang digunakan untuk menunjang penelitian. Menurut Fathon, observasi adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui suatu pengamatan, dengan disertai pencatatan-pencatatan terhadap keadaan. Observasi partispasi pasif yang dilakukan untuk memperoleh data mengenai :

a. Fungsi instruksi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember meliputi kegiatan pengembangan guru seperti pelatihan atau workshop, program pengembangan madrasah, pembagian tugas guru seperti kepala madrasah sebagai pemimpin, waka madrasah dibagian urusan kurikulum, kesiswaan, humas, sarpras dan beberapa guru dibagian organisasi kesiswaan, wali kelas.

b. Fungsi konsultasi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember meliputi kegiatan pengembangan guru melalui forum diskusi, pengembangan kinerja guru, supervise kelas

c. Fungsi partisipasi kepemimpinan Kepala Madrasah dalam mengembangkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember meliputi kegiatan pembentukan tim penjamin mutu, job descripton guru dalam penjaminan mutu madrasah, evaluasi kerja tim.

2. Wawancara

Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara mendasarkan diri pada laporan tentang diri sendiri atau self-report, atau setidak-tidaknya pada pengetahuan dan atau keyakinan pribadi. Melalui wawancara diharapkan peneliti mampu menganalisis keadaan yang lebih konkret mengenai subjek penelitian yaitu yang terjadi di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember. Wawancara yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara terstruktur. Informasi ini berkaitan dengan fungsi kepemimpinan Bapak H.Maijoso, S.Ag. M.Pd.I selaku kepala madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember. Wawancara yang dilakukan pada penelitian ini adalah untuk memperoleh data mengenai :

a. Fungsi instruksi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember meliputi kegiatan pengembangan guru seperti pelatihan atau workshop, program pengembangan madrasah, pembagian tugas guru b. Fungsi konsultasi kepemimpinan kepala madrasah dalam

mengembangkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember meliputi kegiatan pengembangan guru melalui forum diskusi, pengembangan kinerja guru, supervise kelas

c. Fungsi partisipasi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember meliputi kegiatan pembentukan tim penjamin mutu, job descripton guru dalam penjaminan mutu madrasah, evaluasi kerja tim.

3. Dokumentasi

Metode dokumentasi yaitu cara mencari data mengenai hal-hal yang bersifat dokumen terhadap alokasi penelitian antara lain seperti absen kelas, kompetensi guru yang ada di madrsasah tersebut. Metode dokumentasi merupakan metode pengumpulan data yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, foto, notulen rapat, agenda dan sebagainya.

Arikunto menjelaskan bahwa studi dokumentasi adalah mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, lengger, agenda, dan sebagainya.

Dokumentasi dalam penelitian ini untuk memperoleh data mengenai : a. Fungsi instruksi kepemimpinan kepala madrasah dalam

mengembangkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember meliputi Pelatihan/workshop bentuk dokumen berupa surat tugas dari kepala madrasah, Laporan pelaksanaan kegiatan serta sertifikat atau piagam pelatihan/workshop, Program pengembangan madrasah berupa setiap guru membuat program kerja sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing, Pembagian tugas guru bentuk dokumen berupa SK kepala madrasah tentang pembagian tugas guru dan job description

b. Fungsi konsultasi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember meliputi kegiatan pengembangan guru melalui Forum diskusi internal guru dokumen berupa undangan kegiatan, daftar hadir, serta

rekomendasi atau laporan hasil kegiatan forum diskusi internal guru madrasah

c. Fungsi partisipasi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember meliputi kegiatan pembentukan tim penjamin mutu, job descripton guru dalam penjaminan mutu madrasah, evaluasi kerja tim.

Dalam dokumen fungsi kepemimpinan kepala madrasah (Halaman 57-63)

Dokumen terkait