• Tidak ada hasil yang ditemukan

Paparan Data dan Analisa Data

Dalam dokumen fungsi kepemimpinan kepala madrasah (Halaman 73-98)

BAB IV PAPARAN DATA DAN HASIL TEMUAN

B. Paparan Data dan Analisa Data

Paparan data merupakan hasil observasi di madrasah yaitu Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember yang merujuk pada topik fokus penelitian yang meliputi : 1) Bagaimana fungsi instruksi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan kompetensi profesional guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 2) Bagaimana fungsi konsultasi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan kompetensi profesional guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 3) Bagaimana fungsi partisipasi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan kompetensi profesional guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember. Penjelasan paparan data hasil penelitian yang telah dilakukan antara lain :

1. Fungsi Instruksi Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Pengembangan Kompetensi Profesional Guru Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember

a. Kepala Madrasah membangun motivasi guru dengan melibatkan guru dalam melaksanakan serta mengelola setiap kegiatan dan program di Madrasah

Kepala madrasah menduduki tugas penting dalam mengarahkan semua personil sekolah yang ada, agar dapat bekerja sama dalam mencapai tujuan sekolah. Perilaku kepemimpinan kepala madrasah yang efektif mempengaruhi kinerja guru. Kepala madrasah bukan sekedar guru yang diberi tugas dalam menjalankan atau mengelola sekolah, namun juga bagaimana semua anggota atau individu yang ada

di sekolah memiliki kebertanggungjawaban dalam menjalankan perannya masing-masing dengan totalitas yang akan membawa pada tujuan atau sasaran yang akan dicapai yakni membentuk generasi penerus atau dalam hal ini anak didik menjadi generasi yang cerdas spiritual, emosional, dan intelektual, yang merupakan pencapaian tujuan pendidikan nasional.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember memiliki kewajiban untuk mendorong anggotanya untuk mengikuti kegiatan dalam pengembangan diri. Sebagaimana diungkapkan oleh kepala madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember Bapak H.Maijoso,S.Ag.M.Pd.I bahwasanya :

“Saya selaku kepala madrasah punya kewajiban kepada guru untuk terus mendorong dan mengingatkan agar aktif didalam mengikuti kegiatan-kegiatan pengembangan diri seperti loka karya pelatihan, bimtek, workshop baik secara luring maupun daring sehingga diharapkan dengan cara seperti itu mereka betul-betul terasah kemampuannya dan kami juga melakukan pembiasaan setiap guru yang baru selesai mengikuti kegiatan pengembangan diri baik bimtek, pelatihan work shop maupun lokakarya itu wajib melakukan disemenasi kepada teman sebaya atau kepada guru yang lain sehingga diharapkan semua guru- guru itu sama-sama berkembang kualitas kemampuannya tidak stagnan”.54

Kegiatan pengembangan diri yang telah dilakukan di madrasah yaitu meliputi Bimbingan Teknologi, pelatihan dan workshop terkait pembelajaran serta lokakarya yang diharapkan dapat mengembangkan kemampuan para guru.

54 Maijoso, Wawancara, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 10 Maret 2022 bahwasannya Kepala madrasah mengadakan bimbingan teknologi untuk para dewan guru.55

Gambar 4.1. Kegiatan Bimbingan Teknologi

Kapala madrasah juga menerapkan pendisiplinan kepada guru- guru agar bisa memberi contoh kepada anak didik, sebagaimana yang telah diungkapkan yaitu :

“ Salah satu bidang garapan yang sedang saya kembangkan adalah bagaimana menciptakan kedisiplinan guru jadi siswa yang hebat itu adalah berawal dari guru yang hebat , siswa yang disiplin adalah berawal dari guru yang disiplin maka oleh karena itu tidak boleh tidak kalau kita ingin pembelajaran itu berjalan dengan baik dengan efektif dengan efesien maka tidak boleh tidak kedisiplinan guru itu harus dibentuk diawal sehingga kalau gurunya disiplin maka anak-anak akan ikut disiplin jadi maka disinilah saya selaku kepala madrasah sudah membentuk sistem untuk bagaimana supaya guru itu disiplin dalam arti satu disiplin dalam bidang melakukan perencanaan kemudian yang kedua disiplin didalam melaksanakan pembelajaran dan yang ketiga adalah disiplin dalam melakukan evaluasi dan pembelajaran sehingga diharapkan dengan kedisiplinannya ini maka pembelajaran juga berjalan dengan sebaik-baiknya”56.

55 Observasi, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

56 Maijoso,Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

Dalam hal ini, senada dengan yang diungkapkan oleh Ibu Ratna Kusumawati selaku guru mata pelajaran matematika yaitu :

“ Evaluasi yang dilakukan oleh Bapak kepala madrsah dalam hal kedisiplinan seperti kegiatan belajar mengajar , beliau selalu mengingatkan kepada dewan guru untuk membuat perangkat pembelajaran juga terutama endingnya melakukan supervisi.

Dengan supervisi kepala madrasah bisa mengevaluasi bagaimana guru mengajar , bagaimana guru membuat perangkat pembelajaran. Evaluasi tidak kepada tenaga pendidik saja tapi juga steakholder atau wakil -wakil dari kepala madrasah terutama bidang kurikulum, kesiswaaan kemudian humas maupun bidang sarpras, jadi semua itu terwakili didalam pelaksanaan pembelajaran”57.

Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 10 Maret 2022 bahwasannya terdapat laporan terkait perangkat pembelajaran58.

Gambar 4.2. Laporan Perangkat Pembelajaran

Selain itu, Ibu Sri Chikmawati selaku Waka Kurikulum pengampu mata pelajaran Aqidah Akhlak juga mengungkapkan hal yang sama yaitu :

“Mengenai Evaluasi yang dilakukan oleh Bapak kepala madrasah tehadap rencana pembelajaran yaitu perangkat pembelajaran yang sudah kita buat secara periodik, oleh Bapak

57 Ratna Kusumawati, Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

58 Observasi, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

kepala madrasah direview, diperiksa kemudian diberikan catatan hal-hal mana yang perlu diperbaiki. Kemudian yang kedua evaluasi pelaksanaan pembelajaran, biasanya Bapak kepala madrasah juga menjadwalkan monitoring, supervisi kelas bagaimana caranya guru mengajar bagaimana pemanfaatan media pembelajaran , strategi pembelajaran , disitulah kami oleh Bapak kepala madrasah diberikan evaluasi-evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran kemudian juga Bapak kepala madrasah melakukan evaluasi dalam bidang evaluasi pembelajaran, apa saja yang perlu dilaksanakan dalam evaluasi kemudian peningkatan apa dalam evaluasi yang perlu ditingkatkan ke arah yang lebih baik. Jadi ketiga-tiganya baik perencanaan, pelaksanaan evaluasi senantiasa dievaluasi oleh Bapak kepala madrasah”59.

Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 10 Maret 2022 bahwasannya terdapat laporan hasil kegiatan60.

Gambar 4.3. Laporan Kegiatan Workshop

59 Sri Chikmawati, Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

60 Observasi, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

Dapat disimpulkan bahwa mengenai kegiatan evaluasi oleh kepala madrasah, sudah sering dilakukan untuk mengetahui pencapaian pengembangan diri dari masing-masing guru. Untuk kegiatan perencanaan, pelaksanaan sampai evaluasi senantiasa dievaluasi oleh Bapak kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember.

b. Kepala Madrasah memberi arahan maupun penjelasan program yang diterapkan mengenai mengembangkan mutu sumber daya guru di madrasah.

Keberhasilan madrasah dalam mencari tujuan institusional pendidikan bergantung pada profesionalitas kepala madrasah sebagai pemimpin pendidikan. Kepala madrasah merupakan tumpuan manajemen sekolah dalam upaya mencapai tujuan institusi, karena kepala madrasah memiliki kewenangan dalam menetapkan arah pendidikan madrasah melalui visi,misi, dan tujuan yang diharapkan akan mampu meningkatkan keberhasilan madrasah. Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Bapak Maijoso, S.Ag.M.Pd.I selaku Kepala Madrasah Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, yaitu:

“Saya selaku kepala madrasah dalam mengembangkan kegiatan madrasah adalah mengacu kepada visi misi madrasah yg sdh ada, dari visi misi menjadi tujuan madrasah, baru menyusun rencana strategis kepala madrasah. Dalam menyusun rencana ini, saya selaku kepala madrasah secara awal memberikan arahan dan memberikan penjelasan sejelas-jelasnya kepada semua guru untuk mengetahui program-program apa yg akan dilaksanakan didalam mengembangkan madrasah terutama juga mengenai mutu sumber daya manusia guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember. Salah satu program utama kepala madrasah didalam mengembangkan madrasah yg lebih baik adalah peningkatan dan pengembangan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia madrasah terutama guru, adapun diantara

beberapa program yg pertama adalah melakukan rekrutmen atau penambahan guru sesuai kualifikasi dan kebutuhan. Yang kedua adalah meningkatkan kualifikasi pendidik kejenjang yang lebih tinggi kemudian yang ketiga adalah mengadakan serta mengikutsertakan pendidik ke kegiatan pengembangan diri seperti workshop, diklat,seminar, sarasehan dan kegiatan serupa juga mengaktifkan ke kegiatan keprofesian pendidikan seperti MGMP, KKG, dan pertemuan-pertemuan wakakur. Kemudian yang kelima adalah pembinaan secara intensif kepada guru secara periodik melalui supervisi klinis dengan melibatkan pengawas dan konsultan pendidikan/ ahli. Yang keenam adalah menggali potensi dan kemampuan pendidik untuk dikembangkan dan dimanfaatkan bagi kemashlatan dan kemajuan madrasah , kemudian yang ketujuh adalah menyediakan buku -buku ilmiah, jurnal, surat kabar, majalah sebagai tambahan wawasan bagi pendidik sehingga diharapkan dengan cara seperti itu wawasan guru juga bertambah. Apabila sudah bertambah, secara tidak langsung kualitas sumber daya manusia guru juga akan lebih baik.”61

Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 10 Maret 2022 bahwasannya terdapat laporan terkait visi dan misi madrasah62.

Gambar 4.4. Visi dan Misi Madrasah

61 Maijoso,Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

62 Observasi, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

Kepala madrasah juga sebagai seorang pemimpin mempunyai tanggung jawab yang besar dalam menyelesaikan masalah, baik itu dengan mengadakan rapat atau sebagainya. Agar rapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan semua yang dilibatkan dalam rapat harus mendominasi dan mendengarkan masukkan dalam rapat termasuk kepala madrasah. Sesuai dengan pernyataan dari Ibu Sri Chikmawati, S.Ag. M.Pd.I selaku Waka Kurikulum pengampu mapel Aqidah Akhlak yaitu,

“Bapak kepala madrasah dalam memberikan arahan dan penjelasan sangat baik sekali , karena dalam penyampaian yang disampaikan pada saat rapat dinas bulanan yang dilakukan setiap bulan terkait masalah bagaimana pengembangan mutu ke depan Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember . Beliau juga memberikan arahan terkait masalah program-program yang sudah dicanangkan yaitu tentang Madrasati Jannati, juga program jangka panjang, jangka menengah maupun jangka pendek.”63

Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 10 Maret 2022 bahwasannya terdapat beberapa program kerja di Madrasah64.

Gambar 4.5. Program Kerja Madrasah

63 Sri Chikmawati, Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

64 Observasi, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

Selain itu, Bapak Nur Wahid, M.Pd.I selaku guru Pengampu mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam juga menyampaikan hal yang serupa, yaitu :

“Bapak kepala madrasah dalam menciptakan kedisiplinan semua guru tidak diragukan lagi, karena jam 07.00 tepat semua guru sudah berada dilingkungan madrasah . Utamanya kepala madrasah selalu memberikan contoh hadir paling pagi karena kepala madrasah adalah sebagai teladan maka bawahannya/tenaga pendidiknya pun harus meniru/ mengikuti, walaupun aturan-aturan itu sudah ada. Kalau ada guru yang terlambat ada punishment , beliau sering megingatkan kepada bapak ibu guru dalam hal kedisiplinan , tepat waktu dalam mengajar dan juga kedisiplinan dalam hal beribadah.”65

Senada dengan pernyataan tersebut, Ibu Ratna Kusumawati, S.Si,M.Pd Guru mata pelajaran Matematika menyampaikan yaitu :

“Bapak kepala madrasah dalam memberikan arahan dan penjelasan sangat baik , karena dalam penyampaian yang dilakukan setiap bulan terkait masalah bagaimana pengembangan mutu ke depan Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember . Beliau juga memberikan arahan terkait masalah program-program yang sudah dicanangkan juga program jangka panjang, jangka menengah maupun jangka pendek.

Dalam melakukan pengelolaan sumber daya manusia untuk meningkatkan kompetensi profesionalisme guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember Bapak kepala madrasah melakukan evaluasi terus tiap bulan sehingga diharapkan dari waktu ke waktu pengembangan dan juga peningkatan kompetensi profesional guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember lebih baik.”66

Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 10 Maret 2022 bahwasannya terdapat beberapa dokumen terkait program tahunan madrasah67.

65 Nur Wahid, Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

66 Ratna Kusumawati, Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

67 Observasi, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

Gambar 4.6. Kelengkapan dokumen Madrasah

c. Kepala Madrasah mengelola madrasah serta pembagian tugas masing- masing guru

Kepala madrasah sebagai manajer pendidikan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kelancaran pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran di madrasah. Oleh karena itu, kepala madrasah mempunyai peranan penting dan tanggungjawab yang berat, sehingga memerlukan suatu kecakapan yang tinggi dalam berbagai bidang terutama pada profesi yang diembannya selaku manajer dalam pelaksanaan proses pembelajaran di madrasah. Bapak Maijoso,

S.Ag.M.Pd.I selaku kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember menyampaikan,

“Salah satu fungsi kepala madrasah sebagai seorang pemimpin adalah fungsi manajerial artinya mengelola jadi saya melakukan manajerial secara profesional terhadap pengembangan kompetensi profesionalisme guru, oleh karena itu bagaimana kompetensi guru secara profesional terutama dalam bidang pembelajaran di dalam kelas diharapkan mampu memberikan yang terbaik kepada anak-anak. Karena dengan pelaksanaan pembelajaran yang profesional diharapkan kualitas pembelajaran menjadi lebih baik. Pada awal tahun saya selaku kepala madrasah melakukan manajerial madrasah dengan melakukan job description/ pembagian tugas sesuai dengan kemampuan, keahlian, kompetensi masing-masing guru, sehingga diharapkan dengan pembagian tugas ini mereka bisa cepat melaksanakan program-program yang sudah ditentukan oleh madrasah.”68

Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 10 Maret 2022 bahwasannya terdapat laporan terkait pembagian tugas para pendidik di madrasah69.

Gambar 4.7. Dokumen Pembagian Tugas

68 Maijoso, Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

69 Observasi, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

Ibu Sri Chikmawati, S.Ag. M.Pd.I selaku Waka Kurikulum pengampu mata pelajaran Aqidah Akhlak juga menyampaikan hal serupa yaitu :

“Bapak kepala madrasah jelas tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa orang lain. Oleh itu bapak kepala madrasah membentuk wakil kepala yang terbagi menjadi empat yaitu waka bidang kesiswaan, waka bidang kurikulum, waka bidang humas, dan waka sarana prasarana. Dan masing-masing waka memiliki program, dari program-program ini di koordinasikan langsung oleh kepala madrasah seperti waka bidang kesiswaan, waka kesiswaan ini programnya melaksanakan kegiatan siswa.

Kemudian untuk waka kurikulum ini kegiatan pembelajaran kemudian waka sarpras /sarana prasarana kemudian waka Humas. Semuanya ada kerkaitan saling koordinasi diantara ke empat waka ini. Disamping itu juga kepala madrasah dalam bidang usaha juga membentuk ketua koperasi beserta tim kemudian juga misalnya untuk lab. komputer, lab. IPA kemudian perpustakaan itu juga ada koordinator dan juga tim nya. Jadi saling berkoordinasi dan saling membantu sehingga dapat melaksanakan program-program dengan baik.”70

Selain itu, Bapak Nur Wahid, M.Pd.I selaku guru Pengampu mapel Sejarah Kebudayaan Islam juga menyampaikan hal senada yaitu:

“ Bapak kepala madrasah dalam mengembangkan profesional guru selalu memberikan motivasi kepada dewan guru memberikan informasi-informasi melalui grup melalui grup tenaga pendidik, baik itu berupa informasi tentang kurikulum yg terbaru ataupun hal lain, kemudian juga melakukan pembinaan kepada dewan guru juga mengecek tugas guru, mengevaluasi dan juga melakukan supervisi.”71

Berkaitan dengan fungsi instruktif, kepala madrasah memiliki kemampuan untuk pembentukan tanggung jawab serta memberikan pengaruh terhadap pelaksaan di madrasah. Berbagai strategi yang diterapkan seperti mengawasi pelaksanaan kerja sesuai perintah yang

70 Sri Chikmawati, Wawancara, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

71 Nur Wahid, Wawancara,, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

diberikan untuk meminimalisir resiko dan kesalahan serta memberikan manfaat dalam penyelenggaraan pembentukan madrasah, seperti yang dikatakan Ibu Ratna Kusumawati, S.Si,M.Pd Guru mata pelajaran matematika, yaitu :

“Evaluasi yang dilakukan bapak kepala madrasah dalam hal kedisiplinan, kegiatan belajar mengajar selalu mengingatkan kepada dewan guru untuk membuat perangkat pembelajaran juga, terutama endingnya melakukan supervisi. Dengan supervisi kepala madrasah bisa mengevaluasi bagaimana guru mengajar , bagaimana guru membuat perangkat pembelajaran.

Evaluasi tidak hanya kepada tenaga pendidik saja tapi juga stakeholder atau wakil-wakil dari kepala madrasah terutama bidang kurikulum, kesiswaaan kemudian humas maupun bidang sarpras, jadi semua itu terwakili didalam pelaksanaan pembelajaran. Salah satu fungsi kepemimpinan kepala madrasah adalah fungsi instruksi dimana bapak kepala madrasah pada awal tahun pelajaran itu melakukan rapat kordinasi dengan semua dewan guru juga meminta masukan, saran, pendapat, bagaimana dalam rangka memgembangkan kompetensi profesional guru kearah yang lebih baik. Kemudian setelah ada masukan, kemudian ada juga pertimbangan dari semua peserta rapat kordinasi itu baru bapak kepala madrasah melakukan pembentukan tim yang selanjutnya dibuatkan program-program yang mana setelah program itu selesai baru kami diperintahkan oleh bapak kepala madrasah untuk melaksanakan program yang sudah kita setujui bersama. Jadi disinilah fungsi instruksi kepala madrasah didalam mengembangkan komptensi pofesional guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember.”72

Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 10 Maret 2022 bahwasannya terdapat laporan supervisi oleh kepala madrasah73.

72 Ratna Kusumawati, Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

73 Observasi, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

Gambar 4.8. Instrumen Supervisi RPP

2. Fungsi Konsultasi Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Pengembangan Kompetensi Profesional Guru Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember

a. Kegiatan pengembangan guru melalui forum diskusi internal MGMP madrasah

Mengingat pentingnya meningkatkan profesionalitas guru, maka peningkatan profesionalisme guru melalui pemberdayaan MGMP sangat diperlukan. Karena hingga kini, kita tidak bisa menutup mata bahwa mutu guru masih tergolong rendah. Dalam mengembangkan kompetensi guru melalui forum diskusi internal MGMP Madrasah, seperti yang diungkapkan oleh Bapak Maijoso, S.Ag.M.Pd.I selaku kepala madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, yaitu:

“Saya sebagai kepala madrasah mendorong aktif pelaksanaan MGMP terutama MGMP internal didalam madrasah karena

MGMP madrasah merupakan kegiatan pengembangan diri, oleh karena itu saya sebagai kepala madrasah mendorong kepada semua guru bahwa dalam rangka peningkatan kompetensi profesionalisme guru untuk aktif melakukan forum discusion internal MGMP internal didalam madrasah, hal ini kita jadwal secara periodik untuk melakukan diskusi secara intensif dan diharapkan nanti akan muncul ide-ide dan kreatifitas daripada guru didalam meningkatkan kualitas pembelajaran kearah yang lebih baik insyaa Allah dengan cara seperti ini maka akan meningkat kompetensi profesionalisme gurunya”74

Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 10 Maret 2022 bahwasannya terdapat laporan hasil kegiatan MGMP internal yang diadakan di Madrasah75.

Gambar 4.9. Laporan Kegiatan MGMP

74 Maijoso, Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

75 Observasi, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

b. Kepala madrasah dalam bidang perencanaan program kerja untuk peningkatan Kompetensi Profesional Guru

Kepala Madrasah merupakan seorang guru yang seharusnya mempunyai kemampuan untuk memimpin segala sumber daya yang ada pada suatu madrasah sehingga dapat didayagunakan secara maksimal untuk mencapai tujuan bersama. Kepala madrasah juga sebagai pengelola yang memiliki tugas mengembangkan kinerja personel, terutama meningkatkan kompetensi profesional guru. Seperti yang diungkapkan oleh Bapak Maijoso, S.Ag.M.Pd.I selaku kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, yaitu :

“Fungsi kepala madrasah salah satunya adalah dalam bidang perencanaan, dimana saya selaku kepala madrasah mempunyai tiga program kerja . Yang pertama program kerja jangka panjang, yang ke dua program kerja jangka menengah dan yg ke tiga program kerja jangka pendek. Program kerja jangka panjang 4 tahunan, kemudian program jangka menengah 2 tahunan dan program kerja jangka pendek adalah 1 tahunan.

Intinya ketiga program ini adalah selaras artinya secara bertahap dari rencana program panjang ini kita breakdown selama 4 tahun sehingga diharapkan secara bertahap bisa tercapai.”76

Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 10 Maret 2022 bahwasannya kepala madrasah mengadakan rapat koordinasi membahas tentang program kerja madrasah77.

76 Maijoso, Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

77 Observasi, Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

Gambar 4.10. Kegiatan Rapat Koordinasi

c. Kepala Madrasah menindaklanjuti hasil kegiatan PKG dan supervisi kelas

Kepala sekolah harus memiliki kemampuan untuk menjamin adanya proses peningkatan profesionalisme guru sekaligus melakukan penilaian kinerjanya. Salah satu upaya penting dalam pengembangan pengembangan profesionalisme dan peningkatan kinerja guru di sekolah adalah supervisi kepada guru. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Maijoso, S.Ag.M.Pd.I selaku Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, yaitu :

“Selaku kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember saya melakukan evaluasi , jadi terus dilakukan evaluasi terus tiap bulan sehingga diharapkan dari waktu ke waktu pengembangan dan juga peningkatan kompetensi profesional guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember lebih baik.”78

Selain itu, kepala madrasah harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pelaksanaan supervisi kepada guru. Pada sisi lain, guru harus dinilai kinerjanya melalui mekanisme Penilaian Kinerja Guru (PK Guru), seperti yang dikatakan oleh Ibu Sri Chikmawati,

78 Maijoso, Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

S.Ag. M.Pd.I selaku Waka Kurikulum pengampu mata pelajaran Aqidah Akhlak, yaitu :

“Mengenai Evaluasi yang dilakukan oleh Bapak kepala madrasah yang pertama dilakukan evaluasi tehadap rencana pembelajaran yaitu perangkat pembelajaran yang sudah kita buat secara periodik oleh bapak kepala madrasah direview diperiksa kemudian diberikan catatan hal-hal mana yang perlu diperbaiki kemudian yang kedua evaluasi pelaksanaan pembelajaran biasanya bapak kepala madrasah juga menjadwalkan monitoring, supervisi kelas bagaimana caranya guru mengajar bagaimana pemanfaatan media pembelajaran , strategi pembelajaran , disitulah kami oleh bapak kepala madrasah diberikan evaluasi-evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran , kemudian juga bapak kepala madrasah melakukan evaluasi dalam bidang evaluasi pembelajaran apa - apa saja yang perlu dilaksanakan dalam evaluasi kemudian peningkatan apa dalam evaluasi yang perlu ditingkatkan ke arah yang lebih baik. Jadi ketiga-tiganya baik perencanaan, pelaksanaan evaluasi senantiasa dievaluasi oleh bapak kepala madrasah.”79

Senada dengan pernyataan diatas, Bapak Nur Wahid, M.Pd.I selaku guru Pengampu mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam juga mengungkapkan bahwasannya,

“Alhamdulillah Bapak kepala madrasah itu memang secara rutin melakukan pembinaan dan bimbingan kepada guru dalam bentuk kegiatan yang namanya Binkarsital (Bimbingan karir, profesi dan mental ), jadi setiap awal bulan kita mengadakan Binkarsital (Bimbingan karir,profesi dan mental) dan disitu Bapak kepala madrasah secara rutin mengevaluasi kegiatan- kegiatan yang sudah dilaksanakan sehingga diharapkan ada perbaikan-perbaikan ke arah yang lebih baik. Evaluasi yang dilakukan oleh Bapak kepala madrasah dalam hal kedisiplinan kegiatan belajar mengajar selalu mengingatkan kepada dewan guru untuk membuat perangkat pembelajaran juga, terutama endingnya melakukan supervisi. Dengan supervisi kepala madrasah bisa mengevaluasi bagaimana guru mengajar , bagaimana guru membuat perangkat pembelajaran evaluasi tiidak kepada tenaga pendidik saja tapi juga stakeholder atau

79 Sri Chikmawati, Wawancara, , Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Jember, 10 Maret 2022

Dalam dokumen fungsi kepemimpinan kepala madrasah (Halaman 73-98)

Dokumen terkait