• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keterbatasan Penelitian

Dalam dokumen pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan (Halaman 114-181)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Keterbatasan Penelitian

pemeriksaan sesuai jadwal kunjungan nifas untuk mendeteksi dini jika ada tanda bahaya masa nifas. Tetapi jika ibu nifas melihat adanya tanda bahaya masa nifas akan segera melakukan pemeriksaan ketempat pelayanan kesehatan meskipun tidak sesuai jadwal kunjungan masa nifas untuk melakukan pemeriksaan awal tanda bahaya masa nifas.

Berdasarkan analisa peneliti dalam penelitian ini terjadi peningkatan perilaku kunjungan ibu nifas ke Rumah Sakit tetapi hal ini kemungkinan juga disebabkan karena peneliti memberikan intervensi pendidikan kesehatan melalui handphone, dan menanyakan alasan ibu tidak datang kontrol, sehingga ibu merasa harus datang ke RS. Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara yang peneliti lakukan melalui handphone, diperoleh informasi bahwa ibu tidak datang kembali ke rumah sakit karena melakukan pemeriksaan kebidan yang menurut responden lebih aman dibandingkan dengan harus ke rumah sakit sehubungan dengan situasi pandemi covid 19.

sehingga kemungkinan bila tidak ada paket internet akan menghambat pemberian pendidikan kesehatan kepada pasien.

Keterbatasan lain yang dialami peneliti adalah peneliti tidak dapat mengambil post test kedua untuk menilai memori jangka panjang karena pada saat jadwal kontrol ke RS hanya sedikit responden yang datang kontrol ulang.

Namun setelah di ingatkan ulang tentang pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual (video) yang sudah peneliti kirim sebelumnya melalui whatsapp, responden berjanji akan kontrol ulang di minggu berikutnya, tetapi peneliti berasumsi jika menunggu pasien datang kontrol berikutnya untuk mengisi kuesioner post test kedua, waktu yang dibutuhkan peneliti akan semakin panjang untuk pengolahan data karena hasil kuesioner pengetahuan harus di nilai setelah pengisian,berbeda dengan perilaku yang hanya menilai pasien datang atau tidak yang peneliti dapat lihat di buku kunjungan poliklinik.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya masa nifas pada ibu nifas sebelum diberikan pendidikan kesehatan hanya 23,0% responden yang memiliki pengetahuan yang baik tentang tanda bahaya nifas. Sedangkan setelah diberikan perlakuan pengetahuan responden tentang tanda bahaya nifas menjadi baik sebanyak 65,3% artinya meningkat sebanyak 42,3%

responden yang memiliki pengetahun yang baik.

2. Sikap tentang tanda-tanda bahaya masa nifas pada ibu nifas sebelum pendidikan kesehatan menggunakan audio visual diperoleh data sebanyak 42,3% responden yang telah bersikap positif kemudian setelah dilakukan pendidikan kesehatan 100% responden bersikap positif terhadap tanda bahaya nifas yang artinya terjadi peningkatan persentasi sikap sebanyak 57,7%.

3. Perilaku terhadap tanda bahaya sebelum diberikan perlakuan hanya 23,1% responden yang melakukan kunjungan dan setelah diberikan pendidikan kesehatan sebanyak 92,3% responden yang melakukan kunjungan dapat dilihat meningkat sebanyak 69,2% responden yang bersedia melakukan kunjungan nifas ke RS dr.R.Hardjanto.

4. Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang tanda-tanda bahaya masa nifas menggunakan media audiovisual terhadap pengetahuan pada ibu

nifas di Rumah Sakit dr.R. Hardjanto Balikpapan Tahun 2020 dengan nilai p value = 0,000

5. Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang tanda-tanda bahaya masa nifas menggunakan media audiovisual terhadap sikap pada ibu nifas di Rumah Sakit dr.R. Hardjanto Balikpapan Tahun 2020 dengan nilai p value = 0,000

6. Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang tanda-tanda bahaya masa nifas menggunakan media audiovisual terhadap perilaku pada ibu nifas di Rumah Sakit dr R. Hardjanto Balikpapan Tahun 2020 dengan nilai p value = 0,000

B. Saran

1. Tenaga Kesehatan

Tenaga kesehatan dapat mengaplikasikan hasil penelitian ini dengan memberikan pendidikan kesehatan mengguakan audiovisual kepada ibu post partum, memberikan motivasi agar ibu mengenali tanda bahaya masa nifas sedini mungkin dan pentingnya melakukan kunjungan nifas sesuai dengan jadwal masa nifas.

2. Bagi pelayanan kesehatan

Rumah sakit dapat membuat program pendidikan kesehatan yang diberikan sebagai asuhan kebidanan kepada ibu nifas untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap serta perilaku ibu terhadap tanda bahaya masa nifas, yang akan berdampak pada meningkatnya kunjungan ibu nifas dan

terdeteksinya tanda bahaya masa nifas lebih awal sehingga dapat dilakukan pencegahan serta pengobatan lebih dini.

3. Bagi Responden

Ibu nifas dapat memanfaatkan dan mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama penelitian untuk diterapkan dan dibagikan kepada keluarga atau teman khususnya ibu post partum agar memperhatikan tanda-tanda bahaya masa nifas.

4. Bagi Peneliti Selanjutnya

Penelitian ini dapat dijadikan acuan atau sumber referensi untuk penelitian selanjutnya yang mengangkat masalah yang sama dengan mengembangkan jumlah sampel, metode yang digunakan ataupun variabel yang diangkat yang berbeda dengan penelitian yang sudah dilakukan.

102

DAFTAR PUSTAKA

Ambarwati, Eny Retna dan Diah Wulandari. 2010. Asuhan Kebidanan Nifas.

Yogyakarta: Nuha Medika

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Pendekatan Praktik Edisi Revisi VI. In Rineka Cipta.

Azwar, S. (2013). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Sikap Manusia:

Teori Dan Pengukurannya .

Eliana dan Sudarmiati. (2017). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan di Puskesmas Karangdoro. Jurnal Departemen Keperawatan, 1–8.

Retrieved from

http://eprints.undip.ac.id/52725/2/artikel_revisi_21_maret_17.pdf Depkes, 2013. Buku Pedoman Pengenalan Tanda Bahaya, Persalinan Dan Nifas,

Jakarta: Depkes RI.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018.

. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2018. Indonesia Health Profile 2018.

Kesehatan, D., & Balikpapan, K. (2018). Profil 2018 kesehatan.

Nursalam. (2017). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: pendekatan praktis.

In Metodologi penelitian Iimu keperawatan: pendekatan praktis.

2008, Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Keperawatan, Jakarta: Salemba Medika

Notoatmodjo S., 2007, Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta.

., 2010, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta.

., 2014, Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan, Jakarta:

Rineka Cipta.

Manuaba, I. B. G. (2010). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB.

Jakarta: EGC.

103

Pusat Bahasa Kemdikbud. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ).

Kementerian Pendidikan Dan Budaya.

Prawirohardjo, S. (2014). Ilmu Kebidanan (4th ed.). Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

. 2009. Ilmu Kebidanan. Jakarta : PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Saleha, Siti. 2009. Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas. Jakarta: Salemba Medika Santrock, J. W. (2012). Life-span development: perkembangan masa hidup. Edisi ketiga

S. Notoadmodjo. (2012). PENDIDIKAN DAN PERILAKU KESEHATAN.

JAKARTA: PT Rineka Cipta (2012). In Metodologi Penelitian Kesehatan.

Soekodjo Notoatmodjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan (III). Jakarta:

rineka cipta.

Suprijanto. 2005. Pendidikan Orang Dewasa. Jakarta : Bumi Aksara

Sudigdo Sastroasmoro, sofyan I. (2011). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis Edisi Ke-4. Sagung Seto.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R &

D.Bandung:Alfabeta.

, P. D. metode penelitian kuantitatif, kualitatif,dan R&D. , Alfabeta, cv.

(2016).

Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, 2006. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta, Jakarta.

Uha Suliha ; Herawani ; Sumiati ; Yeti resnaya. (2001). PENDIDIKAN KESEHATAN dalam keperawatan. Jakarta: EGC.

Wawan, A., & Dewi, M. (2012). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. In Nuha Medika.

Walyani, Elisabeth Siwi. 2014. Asuhan Kebidanan Kegawatdaruratan Maternal &

Neonatal. Yogyakarta: Pustaka Baru

Wiknjosastro, H. (2010). Ilmu Bedah Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

103

WHO, UNICEF, U. and the W. B. (2015). Trends in Maternal Mortality: 1990 to 2015,Trends in Maternal Mortality: 1990 to 2015. WHO, Geneva.

WHO. (2014). Trends in Mternal Mortality: 1990-2013. Estimates by WHO,UNICEF, UNFPA, The World Bank and the United Nations Population Division. World Health Organisation

.

Yugistyawati, A. (2016). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Masa Nifas Terhadap Kemampuan Perawatan Mandiri Ibu Nifas Post Sectio Caesarea (SC).

Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia, Vol. 1, p. 96.

https://doi.org/10.21927/jnki.2013.1(3).96-100

Zakaria, F. (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audiovisual Terhadap Sikap Ibu Tentang Inisiasi Menyusu Dini. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 13(2), 128–140.

https://doi.org/10.31101/jkk.396

Zaidin.Ali. (2010). Dasar-dasar pendidikan kesehatan masyarakat & promosi kesehatan. yogyakarta: Trans info media.

L A M

P

I

R

A

N

Lampiran 1 (Kuesioner Penelitian)

PENJELASAN PENELITIAN KepadaYth.

Calon Responden Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, nama Pera Setiawati, Saya mahasiswa Politekhnik Kesehatan Kalimantan Timur Program Studi Diploma IV Kebidanan Terapan. Dalam rangka kegiatan penelitian, saya menyebarkan kuesioner penelitian tentang “Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu Nifas di Rumah Sakit dr. R. Hardjanto Balikpapan Tahun 2019”.

Penelitian ini tidak akan menimbulkan kerugian apapun bagi peserta penelitian (responden) dan kegiatan Ibu sekalian. Kerahasiaan tentang identitas dan semua informasi yang diberikan akan dijaga dan hanya digunakan untuk keperluan penelitian ini. Semua hasil catatan atau data responden akan dimusnahkan setelah penelitian ini dilaksanakan. Jika anda telah menjadi responden dan terjadi hal-hal yang memberatkan maka anda diperbolehkan untuk mengundurkan diri dari penelitian ini dengan menghubungi peneliti baik secara langsung ataupun melalui nomor telepon yang saya miliki.

Apabila Ibu setuju sebagai responden penelitian ini, maka saya mohon kesediannya untuk menandatangani lembar persetujuan yang telah dipersiapkan (lembar berikutnya) .Atas kesediannya menjadi responden saya ucapkan terimakasih.

Hormat Saya,

Pera Setiawati

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan bersedia untuk menjadi responden dalam penelitian yang akan dilakukan oleh sdr. Pera Setiawati, mahasiswa Politeknik Kesehatan Kalimantan Timur Jurusan Program Studi Diploma IV Kebidanan Terapan.

Saya menyatakan bersedia sebagai responden dalam penelitian ini setelah mendapatkan penjelasan yang memuaskan tentang tujuan penelitian, dan proses penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti. Saya memahami bahwa penelitian ini ingin mengungkap masalah Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu Nifas di Rumah Sakit dr. R. Hardjanto Balikpapan Tahun 2019.

Saya juga memahami bahwa dengan menyatakan setuju menjadi responden dalam penelitian ini, saya akan mengisi kuesioner yang diberikan oleh peneliti.

Saya juga sudah diberi penjelasan bahwa saya diberi hak untuk berhenti dari partisipasi penelitian ini dengan memberitahu pada peneliti. Saya juga paham bahwa penelitian ini tidak akan merugikan saya, dan tidak berdampak pada pekerjaan saya dan kerahasiaan penelitian ini akan dijamin oleh peneliti. Saya memahami bahwa data hanya digunakan untuk keperluan penelitian dan pengembangan ilmu keperawatan. Saya memahami sepenuhnya bahwa tidak akan mendapat keuntungan langsung dari penelitian ini, karena penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ilmu keperawatan dan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Responden,

(……….)

ANGKET PENELITIAN

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU IBU NIFAS DI RUMAH SAKIT dr.R.HARDJANTO

BALIKPAPAN TAHUN 2019

Identitas Responden

Nama :

No. Responden :

Umur :

Pendidikan :

Pekerjaan :

Anak ke :

Periksa Hamil : (sebutkan berapa kali) Petunjuk :

1. Silahkan mengisi kuesioner yang telah disediakan

2. Untuk menjawab,berikan tanda (√) pada kolom jawaban yang ibu anggap sesuai.

3. Apabila jawaban yang ibu berikan dianggap tidak tepat, maka dapat diberi tanda (═) untuk meralat dan berikan (√) yang sesuai.

A. Pengetahuan Tanda Bahaya Masa Nifas

No Pernyataan Benar Salah

1 Tanda bahaya masa nifas adalah terjadinya sesuatu yang tidak normal dan terjadi pada ibu nifas selama masa nifas

2 Keluarnya darah yang banyak dan bergumpal-gumpal melebihi dari biasanya adalah tanda bahaya masa nifas

No Pernyataan Benar Salah 3 Nyeri perut hebat hingga ibu pingsan merupakan tanda bahaya masa

nifas

4 Tanda bahaya masa nifas tidak berbahaya karena hal yang wajar terjadi selama masa nifas

5 Apabila ada tanda bahaya nifas, ibu harus segera ketempat pelayanan kesehatan/tenaga kesehatan

6 Cairan yang keluar dari vagina berbau busuk merupakan tanda bahaya masa nifas

7 Demam pada masa nifas menunjukkan adanya gejala terjadi infeksi pada ibu

8 Tanda bahaya masa nifas hanya terjadi 1 minggu setelah melahirkan 9 Demam (suhu ibu lebih dari 38℃) setelah melahirkan menunjukkan

gejala tanda bahaya masa nifas

10 Darah yang banyak keluar selama masa nifas dan lebih dari 40 hari merupakan hal yang biasa

11 Kepala terasa pusing dan nyeri yang hebat merupakan hal yang biasa selama masa nifas

12 Keluar nanah luka jahitan merupakan hal yang biasa selama masa nifas 13 Perasaan cemas berlebihan,takut tidak mampu merawat anak

merupakan tanda depresi ibu masa nifas

14 Lemas pada ibu nifas dapat disebabkan karena kurang darah (anemia) 15 Ibu sering sedih menangis tanpa sebab, tanda ibu mengalami depresi

masa nifas

16 Penglihatan ibu kabur dan nyeri kepala hebat merupakan tanda bahaya masa nifas

17 Suhu tubuh tinggi disebabkan karena adanya kenaikan tekanan darah 18 Ibu yang mengalami depresi masa nifas salah satunya disebabkan

karena ketidaksiapan menjadi ibu

19 Tubuh lemah,terasa lesu merupakan hal biasa pada masa nifas

No Pernyataan Benar Salah 20 Kejang pada ibu nifas merupakan tanda bahaya masa nifas

21 Ibu yang panik berlebihan saat bayinya menangis dan rewel merupakan hal yang biasa setelah melahirkan

22 Pembengkakan payudara ibu nifas menyebabkan suhu badan ibu meningkat / demam

23 Puting susu lecet dan bernanah bukan merupakan tanda bahaya masa nifas

24 Deteksi dini tanda bahaya nifas dapat mencegah komplikasi yang lebih gawat

25 Perdarahan yang banyak dapat terjadi segera saat masa nifas (24 jam pertama) atau selama masa nifas 40 hari

26 Infeksi pada masa nifas dapat menyebabkan kematian

27 Puting susu lecet disebabkan karena posisi yang salah saat menyusui 28 Peradangan pada payudara tidak menyebabkan masalah selama masa

nifas

B. Sikap Terhadap Tanda Bahaya Masa Nifas Keterangan :

S : Setuju TS : Setuju

No. Pernyataan S TS

1 Perdarahan yang sangat banyak selama masa nifas hal yang harus diwaspadai

2 Pandangan kabur dan nyeri kepala hebat tidak berbahaya

3 Tidak perlu khawatir jika mengalami pusing dan sakit kepala yang hebat

4 Cara mengatasi payudara bengkak adalah dengan kompres air hangat 5 Untuk memperlancar ASI dapat dilakukan perawatan payudara sejak

hamil

6 Kontrol ulang saat nifas tidak lah penting bagi ibu nifas

7 Perawatan luka jahitan jalan lahir dengan diberi ramuan tradisional 8 Masalah berat terjadi pada masa nifas karena tidak tahu ada tanda

bahaya nifas yang dapat segera di atasi

9 Nyeri perut saat masa nifas dapat diatasi dengan di pijat 10 Tanda bahaya nifas itu tidak ada.

11 Deteksi dini jika ada masalah-masalah selama masa nifas dapat mengatasi kegawatan yang lebih parah

12 Lebih baik pergi ke dokter/bidan jika ada masalah selama masa nifas 13 Jika ada luka tidak sembuh,maka di biarkan saja sampai sembuh

dengan sendirinya

14 Penting bagi ibu nifas untuk makan makanan bergizi supaya tidak lemah

15 Makan berpantangan selama masa nifas agar tidak terjadi masalah selama masa nifas

16 Sedih dan depresi melalui masa nifas dapat dicegah dengan adanya dukungan keluarga

Dokumentasi saat ibu melakukan kontrol ulang : Balikpapan, ………

Peneliti Responden

(………..) (….…..…….……….)

Lampiran 2. Lembar Konsultasi Proposal Skripsi

Sonya Yulia,S.Pd.,M.Kes

Lampiran 3. Surat Izin studi Pendahuluan

Lampiran 4. Surat Balasan Izin Studi Pendahuluan

Lampiran 5. Surat Izin Validitas Kuesioner

Lampiran 6 Balasan Surat Izin Validitas Kuesioner

Lampiran 7 Surat Izin Penelitian

Lampiran 8. Jawaban Surat Izin Penelitian

1 37 SMA Wiraswasta Grande

multi 22 79% Baik 23 82% Baik 9 56% Positif 14 88% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

2 32 SMA IRT Multigravida 20 71% Cukup 21 75% Cukup 7 44% Negatif 15 94% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

3 34 SMA IRT Multigravida 19 68% cukup 24 86% Baik 8 50% Negatif 12 75% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

4 28 SMA IRT Multigravida 17 61% cukup 23 82% Baik 6 38% Negatif 10 63% Positif Melakukan Kunjungan Melakukan Kunjungan

5 24 SMA Pegawai

Swasta Primigravida 18 64% cukup 25 89% Baik 9 56% Positif 13 81% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

6 29 SMA Pegawai

Swasta Multigravida 14 50% Kurang 17 61% cukup 10 63% Positif 15 94% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

7 21 SMA IRT Primigravida 15 54% Kurang 15 54% kurang 7 44% Negatif 11 69% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan

Tidak Melakukan Kunjungan

8 30 SMA IRT Multigravida 22 79% Kurang 27 96% Baik 9 56% Positif 14 88% Positif Melakukan Kunjungan Melakukan Kunjungan

9 24 SMA IRT Primigravida 17 61% cukup 21 75% cukup 6 38% Negatif 12 75% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

10 36 PT Honorer Multigravida 16 57% cukup 25 89% Baik 10 63% Positif 13 81% Positif Melakukan Kunjungan Melakukan Kunjungan

11 35 PT Pegawai

Swasta Multigravida 22 79% Baik 23 82% Baik 11 69% Positif 13 81% Positif Melakukan Kunjungan Tidak Melakukan

Kunjungan

12 25 SMP IRT Primigravida 16 57% cukup 18 64% Cukup 9 56% Positif 14 88% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

13 25 SMP IRT Multigravida 15 54% Kurang 15 54% kurang 6 38% Negatif 12 75% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

14 22 SMA Wiraswasta Primigravida 17 61% cukup 22 79% Baik 7 44% Negatif 13 81% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

15 29 SMA Wiraswasta Multigravida 16 57% Cukup 18 64% Cukup 6 38% Negatif 14 88% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

16 28 SMA IRT Multigravida 16 57% cukup 22 79% Baik 9 56% Positif 13 81% Positif Melakukan Kunjungan Melakukan Kunjungan

17 21 SMA IRT Primigravida 14 50% Kurang 17 61% Cukup 7 44% Negatif 12 75% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

18 31 PT PNS Multigravida 22 79% Baik 24 86% Baik 8 50% Negatif 13 81% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

19 30 PT PNS Multigravida 20 71% cukup 26 93% Baik 7 44% Negatif 11 69% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

20 38 PT PNS Grande

multi 23 82% Baik 23 82% Baik 9 56% Positif 12 75% Positif Melakukan Kunjungan Melakukan Kunjungan

21 31 SMA IRT Multigravida 17 61% Cukup 21 75% Cukup 8 50% Negatif 13 81% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

22 30 S1 PNS Multigravida 20 71% cukup 25 89% Baik 8 50% Negatif 11 69% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

23 27 SMP IRT Multigravida 18 64% cukup 24 86% Baik 8 50% Negatif 13 81% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

24 26 SMA IRT Multigravida 19 68% cukup 24 86% Baik 7 44% Negatif 13 81% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

25 31 SMA IRT Multigravida 22 79% Baik 23 82% Baik 10 63% Positif 14 88% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

26 36 SMA PNS Grande

multi 17 61% cukup 22 79% Baik 9 56% Positif 13 81% Positif Tidak Melakukan

Kunjungan Melakukan Kunjungan

Lampiran 10. Analisa Statistik Hasil Penelitian ANALISA STATISTIK

UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS

PENGETAHUAN

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

.958 35

Item Statistics

Mean Std. Deviation N

p1 .50 .509 30

p2 .60 .498 30

p3 .67 .479 30

p4 .73 .450 30

p5 .63 .490 30

p6 .60 .498 30

p7 .73 .450 30

p8 .77 .430 30

p9 .40 .498 30

p10 .70 .466 30

p11 .50 .509 30

p12 .77 .430 30

p13 .53 .507 30

p14 .60 .498 30

p15 .73 .450 30

p16 .47 .507 30

p17 .57 .504 30

p18 .53 .507 30

p19 .67 .479 30

p20 .67 .479 30

p21 .57 .504 30

p22 .50 .509 30

p23 .70 .466 30

p24 .53 .507 30

p25 .70 .466 30

p26 .43 .504 30

p27 .63 .490 30

p28 .50 .509 30

p29 .50 .509 30

p30 .87 .346 30

p31 .63 .490 30

p32 .53 .507 30

p33 .57 .504 30

p34 .90 .305 30

p35 .53 .507 30

Item-Total Statistics Scale Mean if Item

Delete d

Scale Variance if Item Delete d

Corrected Item-Total Correla

tion

Cronbach's Alpha if Item Delete d

p1 20.97 108.516 .778 .956

p2 20.87 107.430 .904 .955

p3 20.80 108.717 .807 .956

p4 20.73 109.582 .768 .956

p5 20.83 110.971 .562 .957

p6 20.87 108.464 .800 .956

p7 20.73 111.030 .610 .957

p8 20.70 111.045 .638 .957

p9 21.07 116.409 .033 .961

p10 20.77 110.461 .647 .957

p11 20.97 107.895 .839 .955

p12 20.70 113.734 .337 .959

p13 20.93 108.478 .783 .956

p14 20.87 108.464 .800 .956

p15 20.73 110.478 .670 .957

p16 21.00 107.931 .837 .955

p17 20.90 109.059 .732 .956

p18 20.93 107.375 .892 .955

p19 20.80 111.407 .531 .958

p20 20.80 115.269 .147 .960

p21 20.90 109.059 .732 .956

p22 20.97 108.378 .791 .956

p23 20.77 112.599 .425 .958

p24 20.93 107.375 .892 .955

p25 20.77 114.806 .200 .960

p26 21.03 115.964 .073 .961

p27 20.83 110.971 .562 .957

p28 20.97 107.895 .839 .955

p29 20.97 108.378 .791 .956

p30 20.60 116.731 .022 .960

p31 20.83 112.695 .392 .958

p32 20.93 107.375 .892 .955

p33 20.90 109.059 .732 .956

p34 20.57 117.289 -.055 .960

p35 20.93 108.340 .797 .956

Scale Statistics

Mean Variance Std. Deviation N of Items

21.47 117.016 10.817 35

SIKAP

Scale: ALL VARIABLES

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

.945 20

Item Statistics

Mean Std. Deviation N

p1 .50 .509 30

p2 .60 .498 30

p3 .23 .430 30

p4 .73 .450 30

p5 .63 .490 30

p6 .37 .490 30

p7 .10 .305 30

p8 .77 .430 30

p9 .50 .509 30

p10 .70 .466 30

p11 .50 .509 30

p12 .50 .509 30

p13 .53 .507 30

p14 .60 .498 30

p15 .20 .407 30

p16 .47 .507 30

p17 .57 .504 30

p18 .53 .507 30

p19 .67 .479 30

p20 .50 .509 30

Item-Total Statistics

Scale Mean if Item Delet

ed

Scale Variance if Item Delet ed

Corrected Item- Total Correl ation

Cronbach's Alpha if Item Delet ed

p1 9.70 39.390 .794 .940

p2 9.60 38.938 .889 .938

p3 9.97 44.516 .003 .951

p4 9.47 40.257 .746 .941

p5 9.57 41.220 .518 .945

p6 9.83 42.902 .245 .949

p7 10.10 43.197 .356 .946

p8 9.43 41.289 .587 .943

p9 9.70 38.700 .910 .938

p10 9.50 40.603 .656 .942

p11 9.70 39.114 .840 .939

p12 9.70 38.700 .910 .938

p13 9.67 38.989 .863 .939

p14 9.60 39.697 .760 .941

p15 10.00 42.897 .311 .947

p16 9.73 38.961 .868 .939

p17 9.63 40.240 .660 .942

p18 9.67 39.057 .852 .939

p19 9.53 41.499 .484 .945

p20 9.70 39.321 .806 .940

Scale Statistics

Mean Variance Std. Deviation N of Items

10.20 44.717 6.687 20

UJI NORMALITAS

Descriptives

Statistic Std. Error

Pengetahuan Pre Mean 16.81 .376

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 16.03

Upper Bound 17.58

5% Trimmed Mean 16.79

Median 17.00

Variance 3.682

Std. Deviation 1.919

Minimum 14

Maximum 20

Range 6

Interquartile Range 3

Skewness .223 .456

Kurtosis -1.038 .887

Pengetahuan Post Mean 23.73 .362

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 22.99

Upper Bound 24.48

5% Trimmed Mean 23.77

Median 24.00

Variance 3.405

Std. Deviation 1.845

Minimum 20

Maximum 27

Range 7

Interquartile Range 3

Skewness -.357 .456

Kurtosis -.526 .887

Descriptives

Statistic Std. Error

Sikap Pre Mean 7.08 .221

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 6.62

Upper Bound 7.53

5% Trimmed Mean 7.09

Median 7.00

Variance 1.274

Std. Deviation 1.129

Minimum 5

Maximum 9

Range 4

Interquartile Range 2

Skewness -.162 .456

Kurtosis -.873 .887

Sikap Post Mean 13.50 .267

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 12.95

Upper Bound 14.05

5% Trimmed Mean 13.50

Median 13.00

Variance 1.860

Std. Deviation 1.364

Minimum 11

Maximum 16

Range 5

Interquartile Range 2

Skewness .102 .456

Kurtosis -.491 .887

Tests of Normality

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Pengetahuan Pre .135 26 .200* .932 26 .088

Pengetahuan Post .177 26 .035 .939 26 .124

Sikap Pre .216 26 .003 .907 26 .063

Sikap Post .220 26 .002 .930 26 .078

a. Lilliefors Significance Correction

*. This is a lower bound of the true significance.

ANALISA UNIVARIAT

Statistics

Pengetahuan Pre

Pengetahuan Pos

t Sikap Pre Sikap Post

N Valid 26 26 26 26

Missing 26 26 26 26

Mean 16.81 23.73 7.08 13.50

Std. Error of Mean .376 .362 .221 .267

Median 17.00 24.00 7.00 13.00

Mode 15a 25 8 13

Std. Deviation 1.919 1.845 1.129 1.364

Variance 3.682 3.405 1.274 1.860

Range 6 7 4 5

Minimum 14 20 5 11

Maximum 20 27 9 16

Sum 437 617 184 351

a. Multiple modes exist. The smallest value is shown

KunjunganSesudah

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Per cen t

Valid MelakukanKunjungan 24 46.2 92.3 92.3

TidakMelakukanKunjungan 2 3.8 7.7 100.0

Total 26 50.0 100.0

ANALISA BIVARIAT

1. PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN

Paired Samples Statistics

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean

Pair 1 Pengetahuan Pre 16.81 26 1.919 .376

Pengetahuan Post 23.73 26 1.845 .362

Paired Samples Test

Paired Differences

t df

Sig. (2- t a i l e d ) Mean

Std.

D e v i a t i o n

Std. Error M e a n

95% Confidence Interval of

the Difference

Lower Upper Pair 1 Pengetahuan

Pre -

Pengetahuan Post

-6.923 2.038 .400 -7.746 -6.100 -17.321 25 .000

2. PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP SIKAP

Paired Samples Statistics

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean

Pair 1 Sikap Pre 7.08 26 1.129 .221

Sikap Post 13.50 26 1.364 .267

Paired Samples Test

Paired Differences

t df

Sig. (2- t a i l e d ) Mean

Std.

D e v i a t i o n Std. Error

M e a n

95% Confidence Interva l of the Differe

nce

Lower Upper Pair 1 Sikap Pre -

Sikap Post

-6.423 1.362 .267 -6.973 -5.873 -24.054 25 .000

3. PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINDAKAN

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Penyuluhan Dengan Audio

Visual *

Kunjungan

26 100.0% 0 .0% 26 100.0%

Pendidikan Kesehatan Dengan Audio Visual * Kunjungan Cross tabulation

Kunjungan

Total Melakukan

Kunjungan

Tidak Melakukan Kunjungan PenyuluhanDengan Audio

Visual

Sebelum Count 6 20 26

Expected Count 15.0 11.0 26.0

% within Pendidikan Kesehatan Dengan Audio Visual

23.1% 76.9% 100.0%

Sesudah Count 24 2 26

Expected Count 15.0 11.0 26.0

% within Pendidikan Kesehatan Dengan Audio Visual

92.3% 7.7% 100.0%

Total Count 30 22 52

Expected Count 30.0 22.0 52.0

%within

PenyuluhanDengan Audio Visual

57.7% 42.3% 100.0%

Chi-Square Tests

Value Df

Asymp.

Sig. (2- sided)

Exact Sig. (2- sided)

Exact Sig. (1- sided)

Pearson Chi-Square 25.527a 1 .000

Continuity Correctionb 22.770 1 .000

Likelihood Ratio 28.659 1 .000

Fisher's Exact Test .000 .000

Linear-by-Linear Association 25.036 1 .000

N of Valid Cases 52

a. 0 cells (.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 11.00.

Chi-Square Tests

Value Df

Asymp.

Sig. (2- sided)

Exact Sig. (2- sided)

Exact Sig. (1- sided)

Pearson Chi-Square 25.527a 1 .000

Continuity Correctionb 22.770 1 .000

Likelihood Ratio 28.659 1 .000

Fisher's Exact Test .000 .000

Linear-by-Linear Association 25.036 1 .000

N of Valid Cases 52

a. 0 cells (.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 11.00.

b. Computed only for a 2x2 table

Risk Estimate

Value

95% Confidence Interval Lower Upper Odds Ratio for Penyuluhan

Dengan Audio Visual (Sebelum / Sesudah)

.025 .005 .138

For cohort Kunjungan = Melakukan

Kunjungan

.250 .123 .509

For cohort Kunjungan = Tidak Melakukan

Kunjungan

10.000 2.597 38.500

N of Valid Cases 52

Dalam dokumen pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan (Halaman 114-181)

Dokumen terkait