F. Profesi Penunjang Pasar Modal
1. Konsultan Hukum
Konsultan hukum ialah seorang yang ahli dalam bidang hukum yang memberikan dan menandatangani pendapat hukum mengenai emisi dan emiten. Dalam proses emisinya seorang konsultan hukum bertugas untuk memberikan pendapat dari sisi hukumnya atau legal opinion mengenai keadaan emiten. Berbeda dengan advokat atau pengacara, seorang konsultan hukum tidak perlu memiliki izin praktik seperti halnya pengacara atau advokat yang harus ada izin praktinya akan tetapi menjadi seorang konsultan hukum haruslah cakap dalam bidang hukum terutama masalah penyelesaian sengketa dalam bidang hukum, artinya seorang konsultan hukum harus yang memiliki pengalaman serta berlatar belakang seorang akademisi hukum. Seorang konsultan hukum yang mnyelesaikan segketa terutama di laur pengadilan. Dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang konsultan hukum hanya boleh memberikan nasihat karena wilayahnya hanya sebatas memberikan jalan keluar atas sengketa yang dihadapi oleh klien.
Demikian juga dengan peranan seorang konsultan hukun dalam sistem pasar modal itu sangatlah diperlukan untuk bisa memberikan pendapat hukum mengenai kondisi suatu perusahaan dan transaksi yang akan mereka lakukan dalam pasar modal. Salah satu profesi dalam pasar modal yang memiliki peranan penting untuk memberikan keterangan informasi terkait dengan laporan pemeriksaan hukum serta laporan pendapat hukum yang digunakan oleh seorang investor dalam menentukan keputusan dalam sebuah pasar modal. konsultan hukum pasar modal diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, yang mana seorang konsultan hukum pasar modal memiliki eksistensi yang cukup besar dalam kegiatannya dalam kegiatan pasar modal.
Selain itu undang-undang di atas memiliki arti penting karena peranannya yang memberikan dimensi keterbukaan serta keadilan dan ketertiban kepastian hukum. Sebuah keterbukaan seorang emiten dari segi hukum oleh konsultan hukum itu bisa diungkapkan dlam suatu laporan pemeriksaan hukum dan laporan pendapat hukum atau legal audit serta legal opinion. Lagi dan lagi
seorang konsultan hukum ini haruslah bersifat independen tidak terikat oleh apa pun serta tidak tunduk pada klien yang mana seorang konsultan hukum itu bisa mengungkapkan pendapatnya serta mengungkapkan objek pemeriksaan hukum berdasar prinsip dan standar profesional yang telah berlaku. Seorang konsultan hukum itu tidak boleh dipengaruhi oleh dan teradap pihak manapun, termasuk juga oleh emiten sehingga mengakibatkan tidak objektifnya pendapat yang diberikan.107
Untuk sampai pada sebuah pendapat hukum yang mana akan diterbitkan atas suatu perusahaan dan transaksi yang telah dilakukannya di pasar modal, maka seorang konsultan hukum itu wajib sekali untuk terlebih dahulu melakukan uji tuntas dilakukan oleh seorang konsultan hukum guna memperoleh fakta atau juga informasi material yang juga menggambarkan kondisi sebuah perusahaan tersebut dan transaksi yang akan dilakukannya dalam rangka kepentingan pendapat hukum yang akan diterbitkan. Dan pelaksanaannya ini ditujukan untuk menegakkan prinsip sebuah keterbukaan di dalam pasar modal yang mana perusahaan yang akan melakukan transaksi di pasar modal itu wajib sekali untuk memberitahukan keadaannya kepada publik.
Hal ini berbanding terbalik pada profesi seorang konsultan hukum yang dilakukannya di luar pasar modal yang mana dia akan berpihak pada kliennya. Di pasar modal seorang konsultan hukum dituntut untuk bersikap independen serta dapat bersikap objektif dalam melayani kliennya. Pendapat yang dikeluarkan oleh seorang konsultan hukum haruslah bebas dari siapa pun bahkan juga dari perusahaan yang memang menggunakan jasanya. Dia harus mengutamakan kepentingan publik yakni investor dan hal itu memang yang harus diperhatikan oleh seorang konsultan hukum pasar modal. Pendapat hukum yang dikeluarkan oleh seorang konsultan hukum akan sangat memengaruhi keputusan public yang dalam hal ini yakni investor atau pemodal dalam menentukan keputusan investasinya dalam suatu perusahaan dan juga bagi
107 Yusuf Anwar, Pasar Modal Sebagai Sarana Pembiayaan Dan Investasi, (Bandung:
Alumni, 2005), hal. 140
pemegang saham ari perusahaan publik yang melakukan atau akan melakukan sebuah tindakan korporasi untuk menentukan rencana apa yang akan dilakukan oleh perusahaan tersebut.
Untuk menjadi seorang konsultan hukum dalam bidang pasar modal, seorang konsultan hukum harus terdaftar di Bapepam dan LK. Selain itu ia juga harus memenuhi beberapa persyaratan berikut yaitu:108
a. Tercatat sebagai warga negara Indonesia;
b. Merupakan anggota asosiasi HKHPM;
c. Mempunyai gelar sarjana hukum (S1);
d. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana di bidang keuangan dan/atau tidak memiliki riwayat melakukan suatu perbuatan tercela;
e. Berprilaku baik, berakhlaq baik, serta memiliki moral yang baik;
f. Pada kantor konsultan hukum, ia berkedudukan sebagai rekan konsultan hukum, dan harus memenuhi syarat-syarat seperti berikut:
1) Dipimpin oleh rekan yang diberi tanggung jawab dalam hal pendapat hukum serta uji tuntas hukum;
2) Saat melakukan suatu pemeriksaan hukum, minimal menerapkan 2 (dua) jenjang pengendalian (supervise) yang terdiri dari, Rekan yang memiliki tanggung jawab untuk menandatangani suatu laporan serta pengawas menengah yang diberi tugas untuk melakukan suatu pengawasan terhadap staf pelaksana;
3) Sudah terdaftar sebagai anggota organisasi profesi Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM);109
4) Perihal pelaksanaan uji tuntas hukum dan memberikan pendapat hukum, harus memiliki serta menerapkan sistem pengendalian mutu;
108 Mas Rahmah, Op.cit., hal. 107-108.
109 Acep Rohendi, “Kewajiban Dan Tanggung Jawab Konsultan Hukum Sebagai Profesi Penunjjang Pasar Modal”, Jurnal Ecodomica, Vol. 1, No. 1, (April 2007), hal. 63.
5) Jika suatu kantor konsultan hukum hanya memiliki satu rekan konsultan hukum pasar modal, maka untuk dapat tetap melaksanakan kegiatan di pasar modal kantor konsultan hukum tersebut wajib membuat surat perjanjian dengan kantor konsultan hukum lain yang juga memiliki rekan konsultan hukum pasar modal, perjanjian ini terkait dengan pengalihan tugas dan tanggung jawab jika konsultan hukum pasar modal yang terkait sedang berhalangan untuk menunaikan tugas dan tanggung jawabnya.
g. Jika seorang konsultan hukum pasar modal tidak berkedudukan sebagai rekan di kantor konsultan hukum, maka ia mempunyai kewenangan untuk mengikatkan diri kepada pihak ketiga dengan mengatasnamakan kantor konsultan hukum, kewenangan ini diberikan oleh konsultan hukum pasar modal yang berkedudukan sebagai rekan.
h. Mempunyai keahlian dalam bidang pasar modal, dan hal ini dapat dipenuhi melalui pendidikan profesi dengan jumlah pal- ing sedikit 30 (tiga puluh) satuan kredit profesi dan materi yang diberikan selama pendidikan profesi tersebut disusun oleh organisasi profesi terkait yaitu Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM).110