• Tidak ada hasil yang ditemukan

F. Profesi Penunjang Pasar Modal

2. Notaris

5) Jika suatu kantor konsultan hukum hanya memiliki satu rekan konsultan hukum pasar modal, maka untuk dapat tetap melaksanakan kegiatan di pasar modal kantor konsultan hukum tersebut wajib membuat surat perjanjian dengan kantor konsultan hukum lain yang juga memiliki rekan konsultan hukum pasar modal, perjanjian ini terkait dengan pengalihan tugas dan tanggung jawab jika konsultan hukum pasar modal yang terkait sedang berhalangan untuk menunaikan tugas dan tanggung jawabnya.

g. Jika seorang konsultan hukum pasar modal tidak berkedudukan sebagai rekan di kantor konsultan hukum, maka ia mempunyai kewenangan untuk mengikatkan diri kepada pihak ketiga dengan mengatasnamakan kantor konsultan hukum, kewenangan ini diberikan oleh konsultan hukum pasar modal yang berkedudukan sebagai rekan.

h. Mempunyai keahlian dalam bidang pasar modal, dan hal ini dapat dipenuhi melalui pendidikan profesi dengan jumlah pal- ing sedikit 30 (tiga puluh) satuan kredit profesi dan materi yang diberikan selama pendidikan profesi tersebut disusun oleh organisasi profesi terkait yaitu Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM).110

hukum perdata dan memiliki wewenang untuk membuat akta kesepakatan kontrak atau keputusan yang diharuskan oleh hukum untuk diformulasikan dalam dokumen yang dikonfirmasi.

Kemudian notaris juga bertanggung jawab untuk mengatur tanggal akta, memberikan grosse yang sah atau salinan dari kutipan sebagian, asalkan akta tersebut tidak ditugaskan sepenuhnya kepada pejabat publik lainnya dan hanya tugas penting/eksklusif dari notaris. Pasal 1 ayat 1 UUJN menyatakan bahwa notaris adalah pejabat umum yang mana ia memiliki wewenang untuk membuat akta autentik dan kewenangan lainnya seperti yang ada dalam undang-undang. Namun di dalam Pasal 1 tentang Pengaturan Jabatan Notaris bahwa notaris adalah merupakan pejabat umum yang berwenang untuk membuat suatu akta autentik mengenai semua hal perjanjian, perbuatan, serta penetapan yang mana diharuskan oleh suatu ketetapan umum dan ataupun yang berkepentingan diharapkan dinyatakan dalam suatu akta autentik, agar bisa menjamin kepastian tanggal, menyimpan surat akta serta memberikan grosse.

Tugas notaris yakni sebagai penyuluhan hukum untuk klien dan melakukan tindakan hukum atas permintaan klien. Dan dalam menjalankan tugasnya itu notaris juga tidak diperbolehkan untuk memihak pada si klien karena tugasnya notaris sebagai pencegahan akan terjadinya masalah. Adapun beberapa kewenangan yang bisa dilakukan oleh notaris sebagai profesi penunjang pasar modal yakni:

a. Notaris mempunyai wewenang sebagai pejabat umum untuk pembuatan akta anggaran dasar serta akta anggaran perubahan dasar emiten;

b. Notaris berwenang sebagai pembuat perjanjian emiten efek;

c. Notaris mempunyai wewenang untu membuat perjanjian antar penjamin emisi;

d. Notaris mempunyai wewenang untuk membuat perjanjian agen penjual efek;

e. Notaris mempunyai wewenang untuk menyiapkan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) reksa dana serta perubahannya;

f. Notaris berwenang untuk membuat berita acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Adapun kewenangan seorang notaris dalam profesi penunjang pasar modal atau biasa disebut dengan (PPPM) yakni sebagai bentu perwujudan dari hukum keadilan, kebenaran bahkan merupakan jaminan adanya kepastian suatu hukum dalam masyarakat.

Kedudukan seorang notaris sebagai salah satu fungsionaris didalam kehidupan masyarakat itu dari dulu hingga kini masih sangat dijunjung tinggi dan dihormati. Seorang notaris dalam pandangan masyarakat biasanya dianggap sebagai seorang pejabat di mana tempat seorang itu mendapatkan nasihat yang akhirnya bisa menjadi jalan keluar dalam sebuah permasalahan. Apa pun yang ditulis oleh seorang notaris itu benar adanya karena seorang notaris adalah pembuat dokumen yang kuat dalam suatu proes hukum.111 Pada pasal 15 UU No. 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris atau biasa disebut dengan UUJN menyatakan bahwa: “Notaris berwenang membuat akta otentik mengenai semua perbuatan, perjanjian, dan ketetapan yang diharuskan oleh peraturan perundang-undangan dan/atau yang ia kehendaki dan oleh yang berkepentingan untuk dinyatakan dalam akta otentik, menjamin kepastian sebuat tanggan pembuatan akta, serta menyimoan akta, memberikan grosse, salinan dan kutipan akta yang pada semuanya itu sepanjang perbuatan akta-akta itu tidak juga ditugaskan dana atau akta tersebut dikecualikan kepada seorang pejabat lain dana atau orang lain yang ditetapkan oleh UU.”

Adapun kewenangan pokok dari seorang Notaris menurut UUJN yakni membuat akta otentik. Sedangkan akta sebagai surat bukti yang dengan sengaja diadakan untuk alat pembuktian. Dalam zaman yang serba maju ini, maka akan semakin penting untuk menggiatkan fungsi akta itu sebagai dokumen tertulis yang mana dapat memberikan suatu bukti akan adanya peristiwa hukum yang menjadi dasar dari hak atau perikatan.112

Adapun peran notaris dalam bidang pasar modal sangat diperlukan utamanya dalam hubungannya dengan penyusunan A/ART suatu

111 Kie Tan Thong, 2001, Serba Serbi Praktek Notaris, Buku I Cet. 2. PT. Ictiar Van Hocve: Jakarta.

112 Suharjono, Sekilas Tinjauan Akta Menurut Hukum. Varian Peradilan, Mahkamah Agung RI: Jakarta 1995.

pihak atau pelaku pasar modal seperti halnya emiten, perusahaan publik, perusahaan efek serta kontrak-kontrak yang dianggap penting misalnya kontrak investasi kolektif atau lazimnya disingkat dengan KIK, kontrak penjamin emisi dan atau akta penting seperti akta pembubaran dan likuidasi reksa dana.

Untuk diakui sebagai profesi penunjang pasar modal, maka notaris haruslah mendaftarkan dirinya kepada Bapepam-LK sebagai profesi penunjang pasar modal yang nantinya akan mendapatkan surat tanda terdaftar sebagai profesi penunjang pasar modal pada notaris. Peran yang utama di dalam suatu profesi penunjang pasar modal itu pada umumnya adalah untuk membantu suatu emiten di dalam suatu proses go public dan yang memenuhi semua persyaratan mengenai hal keterbukaan yang bersifat terus menerus.113

Pada dasarnya notaris bertugas untuk membuat berita acara RUPS serta membuat konsep akta perubahan anngaran dasar dan menyiapkan naskah perjanjian dalam rangka emisi efek. Jasa seorang notaris itu diperlukan pula dalam hal aktivasi pasar modal yakni:

a. Membuat berita RUPS dan menyusun pernyataan keputusan dalam RUPS, baik dalam hal persiapan go public maupun setelah go public.

b. Meneliti keabsahan hal-hal yang dalam hal ini menyangkut penyelenggaraan RUPS, misalnya saja kesesuaian dengan anggaran dasar perusahaan serta tata cara pemanggilan untuk RUPS dan keabsahan dari pemegang saham dan atau kuasanya untuk menghadiri RUPS.

c. Meneliti perubahan anggaran dasar yang tidak terlepas dari materi pasal-pasal dari anggaran dasar yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Notaris tersebut mempunyai fungsi untuk mencegah sebuah sengketa. Dan termasuk di Indonesia menjadi negara hukum yang memegang tegus sebuah prinsip kepastian, keadilan dan perlindungan

113 Prana, R.P, 2018, Peran Notaris Sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal Dalam Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Investor untuk Menghindari Kerugian Akibat Praktik Manipulasi Pasar di Pasar Modal, Fakultas Hukum Studi Magister Kenotariatan, Uni- versitas Sriwijaya.

hukum bagi seluruh masyarakatnya yang berlandaskan kebenaran serta keadilan. Oleh sebab itu lah pentingnya untuk kita sadari sedari dini bahwa alat bukti yang sah itu menentukan hak serta kewajiban tiap-tiap subjek hukum dalam kehidupan bermasyarakat.

Dan dari sinilah peranan notaris yang sangat diperlukan guna membuat akta otentik agar menjadi alat bukti yang sah yang menjamin hak serta kewajiban bagi masyarakat dan subjek hukum dalam kehidupan bermasyarakat.

Akta otentik itu sendiri merupakan sebuah bukti yang sah yang menjamin hak serta kewajiban secara jelas, yang menjamin terciptanya suatu kepastian hukum serta mencegah dari adanya suatu sengketa. Notaris bersifat independensi juga karena notaris tidak boleh tunduk pada klien karena notaris diharuskan bekerja secara mandiri. Pada ayat 3 Peraturan Bapepam Nomor IX E.1 di sana disebutkan bahwasanya jika terdapat transaksi yang mengandung suatu benturan kepentingan, maka wajiblah terlebih dahulu untuk disetujui oleh para pemegang saham atau wakil mereka yang mana telah diberi wewenang untuk ikut andil dalam RUPS atau dalam Rancangan Undang-Undang Pasar Modal.