• Tidak ada hasil yang ditemukan

Level Penalaran multiplikatif

Dalam dokumen level penalaran proporsional siswa dalam (Halaman 161-194)

BAB V PENUTUP

B. Saran

5. Level Penalaran multiplikatif

tidak sadar (implisit), baik untuk

menyelesaikan permasalahan

pencarian suatu nilai yang belum diketahui, maupun pada

masalah

perbandingan rasio.

5. Level 5. Penalaran multiplikatif

Pada tingkatan level 5 ini, penalaran yang digunakan oleh siswa berdasar atau

mengacu pada hubungan

multiplikatif, baik dalam menyelesaikan

permasalahan

pencarian suatu nilai yang belum diketahui, maupun pada

masalah

perbandingan rasio.

Lampiran 2 : Surat Pernyataan Keaslian Tulisan

Lampiran 3 : Surat Permohonan Bimbingan Skripsi

Lampiran 4 : Surat Tugas

Lampiran 5 : Surat Permohonan Ijin Penelitian

Lampiran 6 : Surat Keterangan Selesai Penelitian

Lampiran 7 : Jurnal Penelitian

Lampiran 8 : Daftar Nama Siswa

DAFTAR NAMA SISWA KELAS VII-A MTS. AL AMIEN AMBULU JEMBER

No. Nama

1. Adinda Widi Nazilul Auliyah 2. Ahmad Dzanuwar Taslim 3. Ahmad Hadiqil Fahmi 4. Aisah Billinka Alifdini 5. Alfian Syah

6. Anihlah Zuhanit Zamzami 7. Apilia Dwi Putri Asrofi 8. Ashfa Musthofa Achmad 9. Ashfa Nada

10. Azamrul Aziz

11. Dewi Salma Mufidah Muslim 12. Dwi Putri Rizqiyah Agustiny 13. Girvais Leo Maulavaro 14. Inayatul Agam Fitria Ahmadi 15. Keysya Novita Putri

16. Lola Mayla Sari 17. M. Khafid Irwansyah 18. M. Wahyu Riski Putra

19. Mohammad Afin Raditya Permana 20. Much. Hafidzul Hakim

21. Muhammad Roikhan Firdaus 22. Muhammad Afif Yakhsyalloh 23. Muhammad Akbar Dwi Maulana 24. Muhammad Bagas Khabibi

25. Muhammad Dwi Bimantoro 26. Muhammad Mochtar Ikhsan Nudin 27. Muhammad Nur Seftiyan Ramadhan 28. Nayla Risqina Mawaddah

29. Noven Renita Aulia 30. Nurin Laili Putri Nabila 31. Sabrina Wahyuningrum 32. Sania Kamilia Putri 33. Syayida Nadia Daroni 34. Wasilatu Arzaqina 35. Zahrotul Mustasyfa 36. Najwa Aualia Sugiarto

Lampiran 9 : Soal Tes Kemampuan Koneksi Matematis Siswa

TES KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA Nama Responden :

Nama Sekolah : MTs. Al-Amien Ambulu Jember

Kelas :

Waktu : 15 menit

Petunjuk :

1. Tulislah nama dan kelas pada lembar jawaban

2. Soal dikerjakan secara individu dan tidak diperbolehkan membuka buku catatan

3. Kerjakan soal pada lembar jawaban yang telah disediakan 4. Kerjakan soal dengan baik dan benar

5. Cek kembali kebenaran jawaban sebelum jawaban dikumpulkan Soal

Pada hari Minggu pagi, Lina dan Nadia pergi bersepeda. Dengan kecepatan, kondisi, dan merk sepeda yang sama. Lina mampu menempuh jarak 21 km dalam waktu 3 jam, sedangkan Nadia mampu menempuh jarak 24 km dalam waktu 4 jam. Berapakah perbandingan kecepatan yang dimiliki Lina dan Nadia? Diantara keduanya, siapakah yang mempunyai kemampuan bersepeda tercepat?

Lampiran 10 : Kisi-Kisi Tes Kemampuan Koneksi Matematis Siswa

KISI-KISI TES KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA

Indikator Aspek yang diukur

Kemampuan koneksi antar topik/

konsep matematis dalam matematika

a. Menentukan konsep-konsep matematika yang digunakan untuk menyelesaikan soal perbandingan b. Menggunakan konsep-konsep

matematika yang telah dipelajari sebelumnya dalam menyelesaikan masalah yang diberikan

Kemampuan koneksi matematis dengan ilmu lain

a. Menentukan konsep disiplin ilmu lain yang terkait pada masalah yang diberikan

b. Menggunakan konsep-konsep matematika dan disiplin ilmu lain dalam menyelesaikan masalah yang diberikan

Kemampuan koneksi matematis dengan kehidupan sehari-hari

a. Menentukan model atau kalimat matematika dari masalah matematika

KUNCI JAWABAN SOAL KONEKSI MATEMATIS SISWA Satuan Pendidikan : MTs. Al-Amien Ambulu Jember

Mata Pelajaran : Matematika Materi Pokok : Perbandingan Alokasi Waktu : 30 Menit

Kompetensi Dasar Indikator Soal Jawaban

4.8 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perbandingan

1. Kemampuan

koneksi antar topik/

konsep matematis dalam matematika 2. Kemampuan

koneksi matematis dengan ilmu lain 3. Kemampuan

koneksi matematis dengan kehidupan sehari-hari

Pada hari Minggu pagi, Lina dan Nadia pergi bersepeda. Dengan kecepatan yang sama dan tetap. Lina mampu menempuh jarak 21 km dalam waktu 3 jam, sedangkan Nadia mampu menempuh jarak 24 km dalam waktu 4 jam. Berapakah perbandingan kecepatan yang dimiliki Lina dan Nadia? Diantara keduanya, siapakah yang mempunyai kemampuan bersepeda tercepat?

Diketahui :

 Lina mampu menempuh jarak 21 km dalam 3 jam

Jarak km, waktu jam

 Nadia mampu menempuh jarak 24 km dalam 4 jam

Jarak km, waktu jam

Ditanya :

 Perbandingan kecepatan Lina dan Nadia

 Kemampuan bersepeda tercepat antara Lina dan Nadia

Maka :

Rumus kecepatan (V) :

Kecepatan Lina : Kecepatan Nadia

= :

= :

=

Perbandingan kecepatan Lina dan Nadia adalah

Diantara Lina dan Nadia, kemampuan bersepeda tercepat dimiliki oleh Lina, yakni mampu menempuh 7 km/ jam.

Sedangkan Nadia hanya mampu 6 km/

jam.

RUBRIK PENSKORAN SOAL KONEKSI MATEMATIS SISWA Satuan Pendidikan : MTs. Al-Amien Ambulu Jember

Mata Pelajaran : Matematika Materi Pokok : Perbandingan Alokasi Waktu : 30 Menit

Indikator Polya

Indikator Koneksi

Matematis Soal Jawaban Koneksi Skor

Memahami masalah

1. Kemampuan koneksi antar topik/ konsep matematis dalam matematika 2. Kemampuan

koneksi matematis dengan ilmu lain 3. Kemampuan

koneksi matematis dengan kehidupan sehari-hari

Pada hari Minggu pagi, Lina dan Nadia pergi bersepeda. Dengan kondisi dan merk sepeda yang sama.

Lina mampu

menempuh jarak 21 km dalam waktu 3 jam, sedangkan Nadia mampu menempuh jarak 24 km dalam waktu 4 jam.

Berapakah perbandingan kecepatan yang

Diketahui :

 Lina mampu menempuh jarak 21 km dalam 3 jam

Kecepatan

→ Jarak dengan waktu

1

 Nadia mampu menempuh jarak 24 km dalam 4 jam

Kecepatan

→ Jarak dengan waktu

1 Ditanya :

 Perbandingan kecepatan Lina dan Nadia

Perbandingan dengan kedua kecepatan

1

 Kemampuan bersepeda tercepat antara Lina dan Nadia

Kemampuan tercepat dengan kedua

perbandingan

1

Merencanakan penyelesaian

Maka :

Rumus kecepatan (V) :

Rumus dengan jarak 1 Rumus dengan waktu 1 Kecepatan Lina : Kecepatan Rumus perbandingan 2

dimiliki Lina dan Nadia? Diantara keduanya, siapakah yang mempunyai kemampuan bersepeda tercepat?

Nadia

= :

kecepatan yang dimiliki Lina dan Nadia dengan jarak dan waktu yang dimiliki Lina dan Nadia Melakukan

rencana penyelesaian

Kecepatan Lina : Kecepatan Nadia

= :

=

Nilai perbandingan kecepatan yang dimiliki Lina dan Nadia dengan perhitungan jarak dan waktu yang dimiliki Lina dan Nadia

2

Lina mempunyai kemampuan bersepeda tercepat. Karena 7 km/ jam lebih jauh daripada 6 km/ jam

Hasil nilai perbandingan dengan kecepatan yang dimiliki oleh Lina

1

Hasil nilai perbandingan dengan kecepatan yang dimiliki oleh Nadia

1

Melihat kembali penyelesaian

Perbandingan kecepatan Lina dan Nadia adalah 7 : 6

Pembuktian

Hasil perbandingan dengan keseluruhan proses yang telah diselesaikan

2

Diantara Lina dan Nadia, kemampuan bersepeda tercepat dimiliki oleh Lina, yakni

Pembuktian

Hasil kecepatan tercepat diantara keduangan

2

mampu menempuh 7 km/ jam.

Sedangkan Nadia hanya mampu 6 km/ jam.

dengan keseluruhan proses yang telah diseesaikan

Lampiran 11 : Lembar Validasi Tes Kemampuan Koneksi Matematis Siswa

Lampiran 12 : Perhitungan Validitas TKKM

PERHITUNGAN VALIDITAS TKKM Aspek

yang ditelaah

Validator 1

Validator 2

Validator 3

Isi

3 3 3 3

3,3

3,3

3 3 3 3

4 4 4 4

3Konstruksi

3 4 4 3,7

3,5

3 4 3 3,3

4 3 3 3,3

4 3 4 3,7

Bahasa

3 3 4 3,3

3,2

3 4 3 3,3

3 3 3 3

Berdasarkan tabel di atas, nilai rata-rata total dari ketiga validator adalah 3,3 dan berada pada interval . Sehingga kriteria kevalidan instrumen tes soal kemampuan koneksi matematis di atas dikatakan valid.

Lampiran 13 : Pedoman Wawancara Kemampuan Koneksi Matematis

PEDOMAN WAWANCARA KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS Nama Sekolah : MTs. Al-Amien Ambulu Jember

Mata Pelajaran : Matematika

Tujuan Wawancara : Untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan masalah dan merespon permasalahan yang disajikan pada materi perbandingan Metode

Wawancara

: Wawancara tak terstruktur

Ketentuan wawancara :

1. Pertanyaan wawancara yang diajukan disesuaikan dengan kondisi jawaban siswa saat membuat koneksi matematis dalam menyelesaikan soal

2. Pertanyaan yang diajukan diperbolehkan tidak menggunakan bahasa Indonesia baku, tetapi memuat inti permasalahan yang sama

3. Apabila siswa mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan tertentu, penanya dapat mendorong siswa untuk mengingat kembali apa yang telah dikerjakan atau memberikan pertanyaan yang lebih sederhana tanpa menghilangkan inti permasalahan

Indikator Kemampuan Koneksi Matematis

1. Kemampuan koneksi antar topik/ konsep matematis dalam matematika 2. Kemampuan koneksi matematis dengan ilmu lain

3. Kemampuan koneksi matematis dengan kehidupan sehari-hari Tabel Pedoman Wawancara

No.

Indiktor Kemampuan

Koneksi

Pertanyaan Aspek yang Ingin Dicapai 1. Kemampuan

koneksi antar topik/ konsep matematis dalam matematika

1) Apa yang kamu ketahui pada soal ini?

2) Bagaimana cara kamu mengerjakan soal tersebut?

3) Konsep apa yang digunakan untuk mengerjakan soal tersebut?

1. Pemahaman siswa dalam menghubungkan konsep-konsep

matematika untuk menyelesaikan suatu situasi permasalahan matematika

2. Langkah yang

digunakan siswa dalam

4) Pada bagian mana konsep tersebut digunakan?

menyelesaikan permasalahan 2. Kemampuan

koneksi matematis dengan ilmu lain

1) Penahkah kamu menjumpai

permasalahan tersebut dalam mata pelajaran selain matematika? Jika pernah, pada mata pelajaran apa?

2) Adakah kesulitan yang kamu alami pada saat menerapkan konsep dan prosedur matematika dalam menyelesaikan soal materi

perbandingan yang berkaitan dengan mata pelajaran lain?

3) Jika ada, kesulitan apa sja yang kamu alami?

1. Koneksi siswa dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang berkaitan dengan bidang studi lainnya

2. Kesulitan yang dialami siswa

3. Kemampuan koneksi matematis dengan kehidupan sehari-hari

1. Menurut kamu, apakah soal ini ada kaitannya dengan kehidupan sehari-hari? Jika iya, mengaoa soal ini berkaitan dengan kehidupan sehari-hari?

1. Siswa menghubungkan matematika untuk menyelesaikan suatu permasalahan di kehidupan sehari-hari 2. Pemahaman siswa

dalam mengkoneksikan matematika dengan kehidupan sehari-hari

Lampiran 14 : Lembar Validasi Pedoman Wawancara KKM

Lampiran 15 : Perhitungan Validitas Pedoman Wawancara KKM

PERHITUNGAN VALIDITAS PEDOMAN WAWANCARA KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS

Aspek yang ditelaah

Validator 1

Validator 2

Validator 3

Isi

3 4 3 3,3

3,4

3,4

3 3 3 3

4 4 4 4

Konstruksi

3 3 4 3,3

4 3 3 3,3 3,4

3 4 3 3,3

3 4 4 3,7

Bahasa

4 3 4 3,7

3,3

4 3 3 3,3

3 3 3 3

Berdasarkan tabel di atas, nilai rata-rata total dari ketiga validator adalah 3,4 dan berada pada interval . Sehingga kriteria kevalidan instrumen pedoman wawancara kemampuan koneksi matematis di atas dikatakan valid.

Lampiran 16 : Soal Tes Kemampuan Penalaran Proporsional Siswa

TES KEMAMPUAN PENALARAN PROPORSIONAL SISWA A. Tujuan Pemberian Soal

Untuk mengetahui level kemampuan penalaran proporsional siswa B. Identitas Responden

Hari/Tanggal : ...

Nama Sekolah : ...

Nama Responden : ...

Kelas : ...

Dalam dokumen level penalaran proporsional siswa dalam (Halaman 161-194)

Dokumen terkait