• Tidak ada hasil yang ditemukan

LINDA MOLLY EMMA BERTHA ROMPAS : - Bahwa saya tidak kenal dengan Penggugat;

Mahkamah Agung Republik Indonesia

B. DALAM POKOK PERKARA

I. GUGATAN REKONPENSI

2. LINDA MOLLY EMMA BERTHA ROMPAS : - Bahwa saya tidak kenal dengan Penggugat;

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

-Bahwa saya tidak mengetahui Perjanjian No. 06;

- Bahwa saya tidak pernah melihat Akta Jual Beli;

-Bahwa awal tahun 2020 saya dengan Merry dan Penggugat pergi ke Notaris untuk membuat PBJB;

-Bahwa saya tidak mengetahui adanya hutang piutang;

-bahwa setelah Penggugat (Andre) membayar/melunasi di Bank kompensasinya adalah sertifikat;

-Bahwa sebidang tanah yang dijaminkan di Bank oleh Merry dan dibayar oleh Penggugat (Andre);

-Bahwa yang duluan dibuat adalah pembayaran di Bank setelah itu baru dibuat BPJB ;

-Bahwa Nilai BPJB Rp.930.000.000,-(sembilan ratus tiga puluh juta rupiah) dan yang dibayarkan di Bank sebesar lima ratus juta lebih;

-Bahwa setelah Andre menerima sertifikat saya tidak tahu apakah Penggugat (andre) sudah menjaminkan kembali sertifikat tersebut di Bank;

-Bahwa Penggugat (Andre) melakukan pembayaran atau pelunasan di Bank tahun 2020;

-Bahwa saya tidak tahu apakah sertifikat bangunan itu secara keseluruhan;

-Bahwa setahu saya asalu usul tanah tersebut milik orangtuan dari ibu Merry;

-Bahwa saya mengetahui ada perjanjian Rp.1.500.000.000,- (satu milyar lima ratus juta rupiah) setelah penggugat melakukan pelunasan di Bank;

-Bahwa Ibu Merry pernah mengatakan karena ia sudah tidak bisa menjaminkan sertifikat di Bank maka yang akan menjaminkan adalah penggugat (Andre) tetapi hanya sebagian, dan dalam Sertifikat sudah di arsir dengan warna orange tanah yang akan digadaikan;

-Bahwa menurut ibu Merry tanah yang akan digadaikan di Bank hanya sebagian itu disampaikan hanya secara lisan;

2. LINDA MOLLY EMMA BERTHA ROMPAS :

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

pada Bank BNI, dan menurut Merry kemudian Sertifikat itu akan digadaikan kembali dan Penggugat harus memberikan uang kepada Merry;

-Bahwa Selama saya tinggal dengan ibu Merry saya mendengar cerita dari ibu Merry kalau Penggugat ada membayar melunasi kewajibannya di Bank dan sertifikat akan digadaikan kembali oleh Penggugat;

-Bahwa Tanah tersebut milik Merry dan pamannya Om Otty;

Menimbang, bahwa terhadap keterangan para saksi Turut Tergugat I dan II tersebut, kedua belah pihak menyatakan akan menanggapinya dalam kesimpulan ;

Menimbang, bahwa Majelis Hakim telah melakukan pemeriksaan setempat atas tanah dan bangunan sebagaimana dalam Sertifikat Hak Milik No.140/Malalayang Satu Barat atas nama Turut Tergugat I, pada hari Selasa tanggal 30 Mei 2023 dengan hasilnya secara lengkap sebagaimana termuat dalam berita acara pemeriksaan setempat perkara ini ;

Menimbang, bahwa kedua belah pihak telah mengajukan kesimpulannya tertanggal Agustus 2023, kecuali Turut Tergugat III dan IV ;

Menimbang, bahwa selanjutnya kedua belah pihak menyatakan tidak mengajukan apa-apa lagi selain memohon putusan dalam perkara ini ;

Menimbang, bahwa selanjutnya segala sesuatu yang termuat dalam berita acara persidangan perkara ini, untuk menyingkat putusan ini dianggap telah termuat dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan putusan ini ;

TENTANG HUKUMNYA

Menimbang, bahwa maksud dan tujuan dari gugatan Penggugat adalah seperti tersebut diatas;

DALAM KONPENSI : DALAM EKSEPSI :

Menimbang, bahwa dalam Jawabannya para Tergugat telah mengemukakan eksepsi sekaligus gugatan Rekonpensi yang pada pokoknya sebagai berikut :

1. Bahwa Gugatan Penggugat Kurang Pihak (Exeptio Plurium Litis Consortium), dengan alasan-alasan sebagaimana termuat dalam jawaban para Tergugat ;

2. Bahwa Gugatan Penggugat Tidak Jelas/Kabur (Obscuur Libel), dengan alasan-alasan sebagaimana termuat dalam jawaban para Tergugat dan Turut Tergugat I dan II ;

Halaman 35 dari 47 Putusan Nomor 659/Pdt.G/2022/PN Mnd

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 35

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Menimbang, bahwa dalam jawabannya Turut Tergugat I dan II telah mengemukakan eksepsi sekaligus gugatan Rekonpensi yang pada pokoknya sebagai berikut :

1. Bahwa Gugatan Penggugat tidak menyebutkan dengan jelas batas-batas tanah dari objek sengketa ;

Menimbang, bahwa terhadap eksepsi para Tergugat dan Turut Tergugat I dan II tersebut, Penggugat melalui Repliknya telah menanggapinya yang pada pokoknya menolak eksepsi para Tergugat dan Turut Tergugat I dan II tersebut ;

Menimbang, bahwa oleh karena itu dengan memperhatikan eksepsi para Tergugat dan Turut Tergugat I dan II dan tanggapan Penggugat dalam Repliknya tersebut, maka Majelis Hakim akan mempertimbangkan sebagai berikut :

Ad.1. Gugatan Penggugat Kurang Pihak (exception Plurium litis Consortium) :

Menimbang, bahwa terkait eksepsi ini, setelah Majelis Hakim setelah mempelajari akan alasan-alasan yang dikemukakan para Tergugat dalam eksepsi ini, berpendapat bahwa dalam suatu perkara perdata penentuan tentang siapa yang harus digugat sepenuhnya adalah hak Penggugat dan juga bahwa dalam perkara ini sengketa yang terjadi pada pokoknya adalah antara Penggugat dan Turut Tergugat I, sedangkan ditariknya sebagian para Tergugat dan Turut Tergugat II adalah untuk membuat terang perkara ini, sehingga secara hukum keberadaan anak-anak dari Tergugat I dan Tergugat II semuanya tidak perlu ditarik sebagai pihak dalam perkara ini, dengan demikian terhadap eksepsi para Tergugat tersebut haruslah dinyatakan tidak dapat diterima ; Ad.2. Gugatan Penggugat kabur dan tidak jelas (obscuur libel) :

Menimbang, bahwa terkait eksepsi ini, setelah Majelis Hakim mempelajari akan alasan-alasan yang dikemukakan para Tergugat dalam eksepsi ini ternyata sama dengan alasan-alasan yang dikemukakan Turut Tergugat I dan II dalam eksepsinya tersebut, maka Majelis Hakim akan mempertimbangkannya secara sekaligus, dimana setelah Majelis Hakim memperhatikan alasan-alasan yang dikemukakan oleh para Tergugat dan Turut Tergugat I dan II yang dihubungkan dengan gugatan Penggugat, maka menurut Majelis Hakim bahwa tidak disebutkannya batas-batas tanah objek sengketa oleh Penggugat dalam gugatannya tidak menjadikan gugatan Penggugat kabur dan tidak jelas, karena telah menunjuk pada Sertifikat No.140/Malalayang Satu atas nama Penggugat Handry Greyven Thendean sebagai bukti kepemilikan

Halaman 36 dari 47 Putusan Nomor 659/Pdt.G/2022/PN Mnd

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 36

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

atas objek sengketa dan juga pada saat dilakukan pemeriksaan setempat tidak bantahan terkait batas sebagaimana tersebut dalam Sertifikat tersebut, sehingga dengan demikian terhadap eksepsi para Tergugat dan Turut Tergugat I dan II tersebut haruslah dinyatakan tidak dapat diterima ;

DALAM POKOK PERKARA :

Menimbang, bahwa untuk membuktikan dalil-dalil gugatannya, Penggugat telah mengajukan alat bukti surat yang ditandai bukti P-1 sampai dengan P-7 dan 2 (dua) orang saksi yang bernama Andro Rivan Tilaar dan Johny Rondonuwu ;

Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil-dalil bantahannya, maka Tergugat I, II dan III telah mengajukan alat bukti surat yang ditandai bukti T.I.II.III-1 sampai dengan T.I.II.III-11 dan 4 (empat) orang saksi yang bernama Rubby Pohayow, Telly Nontje Hamaral, Siswanto H. Korneles dan Jefferson M.

Mandiri ;

Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil-dalil bantahannya, maka Turut Tergugat I dan II telah mengajukan alat bukti surat yang ditandai bukti TT.I.II-1 sampai dengan TT.I.II-3c dan 2 (dua) orang saksi yang bernama Sharon A. Pohayow dan Linda Molly E.B. Rompas ;

Menimbang, bahwa Turut Tergugat III dan IV tidak pernah hadir atau mengirim wakilnya ke persidangan sekalipun telah dipanggil secara patut dan sah, sehingga secara hukum dianggap tidak mempergunakan haknya ;

Menimbang, bahwa inti pokok gugatan Penggugat adalah Penggugat tidak dapat menempati tanah dan bangunan objek sengketa sebab para Tergugat menguasai tanah dan bangunan objek sengketa tanpa ijin dari Penggugat sebagai pemilik yang sah;

Menimbang, bahwa terhadap inti pokok gugatan Penggugat tersebut, telah dibantah oleh para Tergugat dan Turut Tergugat I dan II dalam jawabannya yang pada pokoknya menolak seluruh dalil-dalil gugatan Penggugat;

Menimbang, bahwa dari inti pokok gugatan Penggugat, jawab jinawab, dan bukti surat serta saksi yang diajukan oleh kedua belah pihak, maka menurut Majelis Hakim yang menjadi persoalan hukum dalam perkara ini :

1. Apakah benar Penggugat pemilik yang sah atas tanah objek sengketa yang terletak di Kelurahan Malalayang satu Lingkungan VIII ataukah tidak ;

Halaman 37 dari 47 Putusan Nomor 659/Pdt.G/2022/PN Mnd

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 37

Dokumen terkait