• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS DATA

C. Pembahasan danTemuan

Berdasarkan temuan penelitian. proses untuk mendialogkan data yang ada dalam kajian teori dengan data yang diperoleh dilapangan itu disebut sebagai diskusi hasil peneliti. Peneliti akan mengolah yang membahas Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaean Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Al Hasan Panti Jember yang dapat diformulasikan maknanya. Pemaknaan itu dapat sesuai terhadap rumusan masalah dalam penelitian, selanjutnya secara detail dan sistematis segenap data dan keterangan tersebut diolah yang meliputi; (1) Perencanaan kurikulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama islam di sekolah menengah kejuruan Al Hasan Panti Jember. (2) Pelaksanaan kurikulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama islam di sekolah menengah kejuruan Al Hasan Panti Jember. (3) Evaluasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama islam di sekolah menengah kejuruan Al Hasan Panti Jember.

1. Perencanaan Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Al Hasan Panti Jember.

Kurikulum merupakan program pendidikan yang telah direncanakan dan diimplementasikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah disepakati. Kurikulum merupakan pedoman dalam berlangsungnya proses pembelajaran yang berisi penentuan arah, isi dan prosess pendidikan yang pada akhirnya menentukan macam dan output suatu lembaga pendidikan.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti tentang perencanaan kurikulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama islam diketahui bahwa perencanaan Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Al Hasan yang pertama kali di lakukan yaitu dengan menganalisis capaian pembelajaran yang sudah di lakukan untuk menyusun tujuan pembelajaran. Kemudian tidak jauh berbeda dengankurikulum sebelumnya yaitu membuat silabus dan bahan ajar.

Dalam mengembangkan materi dalam setiap mata pelajaran diharapkan dapat memenuhi beberapa kriteria yaitu menarik, bermakna, dan menantang. Hal ini tentunya untuk menumbuhkan minat belajar siswa serta melibatkan peserta didik untuk secara aktif dalam proses belajar.

Materi yang disampaikan berhubungan dengan penngetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh siswa sebelumnya sehingga relevan dan sesuai dengan konteks di waktu dan tempat peserta didik berada.

Adapun strategi yang dilakukan untuk memperbaiki capaian pembelajaran kedepannya agar sesuai dengan tujuan pembelajaran oleh sekolah menengah kejuruan Al Hasan Panti Jember yatu dengan melakukan penelitian terlebih dahulu terhadap siswa agar mendapatkan kesepakatan belajar seperti metode pembelajaran yang diinginkan oleh siswa agar tidak selalu menggunakan metode ceramah dan menginovasikan tugas secara berkelompok agar proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan kemudian guru dapat menyusun modul ajar

berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap siswa dengan cara pengisian kuisioner yang guru berikan sebelumnya.

Hal ini relevan dengan yang disampaikan oleh Qomar bahwasanya kurikulum dalam pendidikan islam terus berkembang dan mengikuti perkembangan zaman yang berkaitan dengan beberapa prinsip tentang perkembangan dan perubahan pada mata pelajaran, pengalaman dan aktivitas yang terkandung dalam kurikulum.79

Dalam pembuatan modul ajar tidak ada format yang khusus dan baku yang menjadi acuan sehingga pendidik dapat mengkreasikan modul ajar secara mandiri sesuai dengan kebutuhan dan keadaan lingkungan serta kemampuan peserta didik. Terlebih dalam kurikulum merdeka nantinya guru harus membagi jadwal pembelajaran di dalam kelas dengan projek penguatan profil pelajar pancasila.

2. Pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Al Hasan Panti Jember.

Pelaksanaan dalam proses pembelajaran adalah kegiatan interaksi anatara guru dan siswa untuk menyampaikan materi pembelajaran. Guru harus memiliki kemampuan untuk mengelola suasana belajar menjadi menyenangkan, kondusif, efektif dan efisien sehingga siswa menjadi tertarik dan termotivasi.

Guru memiliki peran utama dikelas dalam menggunakan metode pembelajaran, pada pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam

79Qomar, M., Manajemen Pendidikan Islam, (Jakarta, Erlangga, 2007), 152.

metode ceramah masih sangat dominan dan diperlukan dalam penyampaian materi. Sedangkan metode yang dapat diterapkan dikelas disesuaikan dengan kurikulum berbasis projek yang bertemakan gaya hidup berkelanjutan. Seperti Halnya yang telah disampaikan oleh Stephanus Eri Kusuma dan Januari Ayu Fridayani yaitu proses pembelajaran ini terapkan secara formal dan sistematis berupa langkah – langkah untuk mengefektifkan suatu pembelajaran.80

Dalam Kurikulum Merdeka para guru dapat memilih tempo pembelajarannya sendiri dengan menyesuaikan kondisi para peserta didik.

Sehingga dengan demikian dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi tiap siswa untuk memahami materi pembelajaran dan bertanya tentang hal yang belum diketahui. Tidak ada acuan baku dalam penyusunan modul ajar ataupun konsep dalam projek yang akan di lakukan. Sehingga guru dapat mengkreasikan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan peserta didik ataupun pendidik dala melaksanakannya

Adapun projek yang di sepakati yaitu guru membuat projek secara kolaboratif dengan satu tema yang bisa di pakai oleh semua mata pelajaran sehingga proses pelaksanaannya lebih efisien dan sesuai dengan target.

Tema gaya hidup berkelanjutan ini sesuai dengan mata pelajaran pendidikan islam agar kita dapat hidup hemat ataupun tidak berfoya foya dan melestarikan lingkungan dengan cara mendaur ulang limbah menjadi barang yang kreatif sehingga membuka pola pikir siswa untuk lebih

80 Stephanus Eri Kusuma dan Januari Ayu Fridayani, Institusi dan Organisasi (Yogyakarta,Sanata Dharma University Press,2022), 3

produktif dan menambah kegiatan positif yang dapat membantu secara ekonomi. Hal ini berkaitan dengan yyang disampaikan oleh Mulyasa terkait dengan aspek atau ranah yang terkandung dalam kompetensi meliputi pengetahuan dalam bidang kognitif sehhingga di olah menjadi kemampuan dan kecenderungan seseorang untuk mmelakukan atau membuat sesuatu sehingga dapat menghasilkan suatu produk yang bermanfaat.81

Dalam penilaian mata pelajaran pendidikan agama islam tentunya tidak hanya dari hasil ujian siswa, tetapi juga dari keaktifan mengikuti pelajaran, sikap siswa dan juga kegiatan praktikum keagamaan seperti kegiatan baca tulis al qur‟an yang telah di laksanakan. Namun kegiatan praktikum keagamaan memang dirasa kurang maksimal seperti halnya yang di sampaikan guru mata pelajaran PAI dikarenakan jam pelajaran pendidikan agama islam yang cenderung sedikit yaitu hanya tiga jam dalam satu minggu. Hal ini juga tidak menutup kemungkinan dikarenakan sekolah menengah kejuruan yang berfokus pada praktikum kejuruan.

Adapun produk dari hasil penerapan projek penguatan profil pelajar Pancasila SMK Al Hasan Panti Jember juga yaitu ulang barang -barang bekas seperti botol, sedotan dan lainnya untuk dijadikan hiasan yang menarik dan juga makanan sisa seperti nasi yang di olah menjadi kerupuk sehingga dapat di konsumsi kembali hingga menjadi produk pemasaran

81 E. Mulyasa, Implementasi Kurikulum 2004. (Bandung: PT. Remaja Rosda Karya 2005), 28

3. Evaluasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Al Hasan Panti Jember.

Kurikulum Merdeka yang merupakan upaya untuk pemulihan pembelajaran di Indonesia, dimana Kurikulum ini dikenal fleksibel, lebih berfokus pada materi esensial serta pengembangan karakter siswanya.

Adapun karakteristik pengimplementasian kurikulum merdeka yaitu pembelajaran berbasis projek untuk pengambangan soft skill dalam kreatifitas anak.

Dibandkan dengan kurikulum sebelumnya yang harus menyampaikan semua materi sehingga dirasakan oleh tenaga pendidik dan siswa terlalu padat dan membosankan, kurikulum merdeka lebih focus pada materi esensial sehingga waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensei dasar pendidikan agama islam. Hal ini menjadi fleksibilitas bagi guru untuk melakukan penyesuaian dengan konteks muatan local

Seperti halnya pendapat Nasution bahwa kurikulum juga dapat dipandang sebagai hal-hal yang diharapkan akan dipelajari peserta didik yakni pengetahuan, sikap, dan keterampilan tertentu sehingga dapat menjadi pengalaman yang dapat di terapkan dan di kembangkan di kemudian hari.82

Terdapat beberapa bentuk penilaian dalam mata pelajaran pendidikan agama islam seperti sikap, pengetahuan, dan keterampialn.

82 Nasution, Kurikulum dan Pengajaran, (Jakarta, Bumi Aksara, 2008) hal 4

Tentunya hal ini dapat menunjang bagaimana siswa dapat bersosialisasi antar teman dan kegiatan praktikum keagamaan juga kegiatan yang berbasis projek.

Dari beberapa kegiatan yang telah dilakukan, kurikulum merdeka memiliki beberapa kelebihan yaitu guru diberi leluasa untuk mengkreasikan modul ajar sesuai dengan kebutuhan dan tidak tidak dikejar target materi.

Pada kegiatan projek tidak harus dilakukan secara individu di tiap mata pelajaran melainkan dapat berkolaborasi dengan mata pelajaran lainnya sehingga capaian tujuan dapat lebih mudah dan efisien.

Namun beberapa konsep dari kurikulum merdeka tentunya memiliki kelemahan yaitu waktu pembelajaran kelas yang berkurang dikarenakan harus membagi dengan kegiatan berbasis projek dimana waktu 3 jam pelajaran dalam satu minggu satu jam pelajaran digunakan untuk kegiatan berbasis projek tersebut. Tentunya dalam hal ini pemanfaatan media seperti proyektor dan power point sangat di butuhkan untuk mempersingkat materi yang disampaikan dan sesuai target materi pembelajaran.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Perencanaan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai modal pembangunan Sekolah Menengah Kejuruann Al Hasan yaitu yang dilakukan oleh guru dengan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, media pembelajaran dan perencanaan penilaian.

Penilaian pembelajaran yang akan diambil dari kompetensi pengetahuan yang berupa tes lisan dan penugasan, penilaian sikap dengan teknik observasi dan

penilaian ketrampilan melalui penilaian kinerja dari presentasi, diskusi dan ke aktifan dalam mengikuti kegiatan berbasis projek.

2. Pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Al Hasan Panti Jember memiliki beberapa hambatan yang ditemui guru dalam implementasi kurikulum merdeka meliputi kesiapan dalam menyusun perencanaan pembelajaran seperti dalam menentukan model pembelajaran, media pembelajaran dan alokasi waktu. Dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu sarana prasarana penunjang sumber belajar kurang maksimal, keaktifan peserta didik dan cara untuk menguasai materi agar menjadi pembelajaran yang menarik. Upaya yang dilakukan dalam pelaksanaa P5 telah menghasilkan beberapa karya

120

ataupun produk yang dapat bermanfaat bagi peserta didik maupun lingkungan.

3. Evaluasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Al Hasan Panti Jember yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi hambatan yaitu dengan menggunakan penugasan secara berkelompok agar alokasi waktu dalam pembelajaran dapat dimanfaatkan secara efektif, menggunakan media pembelajaran power point dan Lembar Kerja Siswa. Serta se efisien mungkin dalam memberikan alokasi waktu terhadap siswa saat pelaksanaan praktek ke agamaan. upaya untuk mengatasi kekurangan dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu guru mengemas pembelajaran dengan model pembelajaran yang bervariatif agar peserta didik tidak jenuh karena cakupan materinya padat. Menggunakan sumber belajar lain yang relevan dan memberikan stimulus kepada peserta didik agar aktif dalam pembelajaran. upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam penialaian pembelajaran yaitu dengan penyusunan soal disesuaikan denga tujuan dan indikator pencapaian hasil belajar dan menyusun rubrik peniaian untuk mempermudah guru dalam melakukan penialaian kinerja pada kompetensi ketrampilan.

B. Saran

1. Bagi Guru

Bagi guru dalam menyusun perencanan pembelajaran pada RPP untuk melengkapi komponen-komponen yang termuat dalam RPP dan mempersiapkan media pembelajaran yang bervariasi, dalam pelaksanaan

pembelajaran menggunakan model pembelajaran yang variatif agar peserta didik ikut aktif berperan serta dalam pembelajaran dan untuk mengubah mindset mata pelajaran Pendidikan agama islam yang lebih menyenangkan dan lebih mudah di ikuti semua siswa

2. Bagi Kepala Sekolah

Bagi kepala sekolah untuk secara rutin melaksanakan monitoring terkait implementasi Kurikulum Merdeka agar dapat melakukan perbaikan jika terdapat ketidak sesuaian dengan peraturan pemerintah dan implementasi Kurikulum Merdeka dapat berjalan secara optimal.

3. Bagi Sekolah

Bagi sekolah untuk sering mengadakan sosialisasi terkait Kurikulum Merdeka dan memaksimalkan fasilitas sarana dan prasarana pendukung pembelajaran agar dapat digunakan secara efektif.

DAFTAR PUSTAKA

A. S. Hornby, Oxford Advanced Dictionary of Current English (Great Britain:

Oxford University Press, 1995), 287.

A. S. Hornby, Oxford Advanced Dictionary of Current English (Great Britain:

Oxford University Press, 1995), 287.

Abdullah Idi, Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktik (Yogyakarta:Ar-Ruzz Media, 2010), 78.

Abuddin Nata, Pemikiran Para Tokoh Pendidikan Islam : Seri Kajian Filsafat Pendidikan Islam,(Jakarta:Rajawali Press.2012),48.

Alhamuddin, Politik Kebijakan Pengembangan Kurikulum di Indonesia (Jakarta, Kencana 2019) Hal. 11

Alhamuddin, Politik Kebijakan Pengembangan Kurikulum di Indonesia (Jakarta, Kencana 2019) Hal. 19

Alhamuddin, Politik Kebijakan Pengembangan Kurikulum di Indonesia (Jakarta, Kencana 2019) Hal. 20

B. Suryosubroto, Manajemen Pendidikan Di Sekolah, (Jakarta:Rineka Cipta,2004),h. 42.

C. Lynn. Phycical Education Teacher Education, (New York: Chichester, 1985) 43

Depag RI, Al-Qur‟an dan Maknanya (Jakarta: Lentera Hati, 2020), 452

E. Mulyasa, Implementasi Kurikulum 2004. (Bandung: PT. Remaja Rosda Karya 2005), 28

Hafni Ladjid, Pengembangan Kurikulum (Jakarta: Guantum Teaching, 2005), 24 Hamdan, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Teori dan Praktek

(Banjarmasin, IAIN Antasari Press, 2014), 24.

Hapsari, Iriani Indri. Psikologi Perkembangan Anak. Jakarta (Barat: PT Indeks, 2016), 208

Hendyat Soetopo dan Wasty Soemanto, Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum sebagai Substansi Problem Administrasi Pendidikan (Jakarta:

Bina Aksara,1982), 12,

Hidajanto Djamal dan Andi Fachruddin, Dasar-Dasar Penyiaran, (Jakarta:

Prenada Media Group, 2013), 149.

Iskandarwassid dan Dadang Sunendar, Strategi Pembelajaran Bahasa (Bandung, Remaja Rosdakarya, 2011), 56

Jawati, Ramaikis. Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Permainan Ludo Geometri di PAUD Habibul Ummi I. Jurnal Spektrum PLS, I (1) 2013, 253.

John W. Creswell, Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010), 274.

Juliansyah Noor, Metodologi penelitian: Skripsi, tesis, Disertai dan karya Ilmiah (Jakarta: Kencana, 2015), 9-10

Khadijah.. Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini.(Medan : IKAPI, 2016), 31 Mathew B. Miles dan A. Michael Huberman, Analisis Data Kualitatif,

(terjemahan), (Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI.Press), 2005), 16-19

Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. (Bandung : Remaja Rosda Karya, 2004) 33

Nana Syaodih Sukmadinata, Pengembangan Kurikulum : Teori dan Praktek, (Bandung, P.T. Remaja Rosdakarya, 1997) hal. 78

Nana Syaodih Sukmadinata, Pengembangan Kurikulum : Teori dan Praktek, (Bandung, P.T. Remaja Rosdakarya, 1997) hal. 150

Nana Syaodih Sukmadinata, Prinsip dan Landasan Pengembangan Kurikulum (Jakarta: Dirjen Dikti Depdikbud, 1988), 110.

Nanik Rubiyanto dan Dany Haryanto, Strategi Pembelajaran Holistik di Sekolah, (Palangkaraya, Prestasi Pustaka Publisher, 2010), 33

Nasution, Asas-Asas Kurikulum (Jakarta: Bina Aksara, 2005), 5

Nasution, Kurikulum dan Pengajaran, (Jakarta, Bumi Aksara, 2008) hal 4 Nasution, Kurikulum dan Pengajaran, (Jakarta, Bumi Aksara, 2008) hal 23 Nasution, Kurikulum dan Pengajaran, (Jakarta, Bumi Aksara, 2008) hal 25-26 Omar Mohammad al-Toumy AlSyaibani, Falsafah Pendidikan Islam, (Jakarta:

Bulan Bintang, 1979), h. 490.

Pemerintah Republik Indonesia, “UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,” 2005.

Purwadarminto. WJS. Kamus Umum Bahasa Indonesia. (Jakarta:Depdiknas,1999) 17.

Pusat Bahasa Depdiknas, “Kamus Besar Bahasa Indonesia" (Jakarta: Balai Pustaka, 2007), 585

Qomar, M., Manajemen Pendidikan Islam, (Jakarta, Erlangga, 2007), 151.

Qomar, M., Manajemen Pendidikan Islam, (Jakarta, Erlangga, 2007), 152.

Rusman, Manajemen Kurikulum, (Jakarta, Rajawali Press, 2012), 3

Soetopo dan Soemanto, Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum sebagai Substansi Problem Administrasi Pendidikan, (Jakarta : Bina Aksara 1986) 12.

Soetopo dan Soemanto, Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum sebagai Substansi Problem Administrasi Pendidikan, 12.

Soetopo dan Soemanto, Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum sebagai Substansi Problem Administrasi Pendidikan, 24.

Stephanus Eri Kusuma dan Januari Ayu Fridayani, Institusi dan Organisasi (Yogyakarta,Sanata Dharma University Press,2022), 3

Sugiono, metode peneliti kualitatif, kuantitatif, Dan R&D ( Bandung: Al-Fabeta, 2014), 224.

Sugiyono, Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, Dan R&D, (Bandung: Al-fabeta, 2016), 218.

Sugiyono. Memahami Penelitian Kualitatif Dilengkapi Contoh Proposal dan Laporan Penelitian. (Bandung: Alfabeta, 2005), 102

Suharsimi Arikunto dan Lia Yuliana, Manajemen Pendidikan, (Yogyakarta:

Aditya Media, 2009), hal. 131

Suharsimi Arikunto, Manajemen Penelitian, (Jakarta:PT Rineka Cipta,2016), 234.

Suharsimi Arikunto, prosedur penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Bandung:Alfabeta, 2014),216

Sutikno M Sobri, Metode dan Model – model Pembelajaran (Surakarta, Holisca, 2014), 33

Taba, H., Cuurriculum development ; Theory and Practice (New York, Harcourt, 1962) 118

Tim penyusun, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Jember: IAIN Jember Press, 2016), 45.

Toto Suharto, Filsafat Pendidikan Islam, (Jogjakarta: At-Ruz Media, 2011), h.

130.

Wina Sanjaya, Kurikulum dan Pembelajaran, (Jakarta, Kencana, 2009), 4

Wina Sanjaya, Kurikulum dan Pembelajaran,Teori dan Praktek Pengembangan KTSP (Jakarta, Kencana, 2008), 7

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN

Yang brtanda tangan dibawah ini :

Nama : Ali Farhan Fitroni

NIM : T20161202

Prodi/Jurusan : PAI/ Pendidikan Islam Fakultas : Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Institusi : UIN Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember

Dengan ini menyatakan bahwa isi skripsi ini yang berjudul “Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Menengah Kejuruan Al Hasan Jember Tahun Pelajaran 2022/2023” secara keseluruhan adalah hasil penelitian penulis sendiri, kecuali pada bagian-bagian yang di rujuk sumbernya. Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenar- benarnya untuk digunakan sebagaimana mestinya

Jember, 05 Juli 2023 Penulis

Ali Farhan Fitroni NIM T20161202

JUDUL VARIABEL SUB VARIABEL

INDIKATOR SUMBER

DATA

METODE PENELITIAN

FOKUS PENELITIAN Implementasi

Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Disekolah Menegah Kejuruan Al- Hasan Jember Tahun Pelajaran 2022/2023

1. Implementa si

Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

1. Sekolah 2. Siswa 3. Guru

1. Pengembangan Kompetensi

Pedagogik Guru Terhadap Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Al-Hasan Jember

2. Perangkat Pembelajaran

Sebagai Pendukung Kurikulum Merdeka

di Sekolah

Menengah Kejuruan Al-Hasan Jember 3. Pembelajaran

berbasis projek untuk

pengembangan soft skills Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Al-Hasan Jember

1. Informan a. Kepala

Sekolah b. Waka

Kurikulu m c. Guru

Kelas d. Siswa 2. Dokument

asi

3. Kepustaka an

1. Kualitatif Desktiptif 2. Study Kasus

1. Bagaimana Perencanaan Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Disekolah Menegah Kejuruan Al-Hasan Jember Tahun Pelajaran 2022/2023

2. Bagaimana Pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Disekolah Menegah Kejuruan Al-Hasan Jember Tahun Pelajaran 2022/2023

3. Bagaimana Evaluasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Disekolah Menegah Kejuruan Al-Hasan Jember Tahun Pelajaran 2022/2023

Denah SMK Al Hasan Panti Jember

Kegiatan Berbasis Projek

Kegiatan Baca Al Quran

Hasil Kegiatan Berbasis Projek

Dokumen terkait