• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA

BAB II KAJIAN PUSTAKA

C. Materi Pendidikan Agama Islam

2. Materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA

Pendidikan agama Islam merupakan pendidikan melalui ajaran-ajaran agama Islam, yaitu berupa bimbingan dan asuhan terhadap peserta didik. Pendidikan agama merupakan bagian pendidikan yang sangat penting dan berkaitan dengan aspek sikap dan nilai yang meliputi akhlak dan keagamaan. Pendidikan Islam lebih membimbing jasmani dan rohani berdasarkan hukum agama Islam menuju terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran Islam. Pendidikan agama Islam mempunyai fungsi yang sangat penting untuk pembinaan dan penyempurnaan kepribadian siswa karena mempunyai dua aspek penting yaitu aspek yang ditujukan pada jiwa atau kepribadian dan aspek yang ditujukan pada pikiran.69

68 Aprida Pane dan Muhammad Darwis Dasopang, “Belajar dan Pembelajaran,” Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 03, No. 2, (2017), 343-344.

69 Sayid Habiburrahman dan Suroso P. R., Materi Pendidikan Agama Islam 1 (Palu: CV. Feniks Muda Sejahtera, 2022), 12-13.

43

Pendidikan agama Islam yang berada di sekolah dapat diartikan sebagai suatu program pendidikan yang menanamkan nilai-nilai Islam melalui proses pembelajaran seperti di dalam kelas maupun di luar kelas yang dikemas dalam bentuk mata pelajaran.

Dalam kurikulum nasional, mata pelajaran pendidikan agama Islam ini merupakan mata pelajaran wajib di sekolah umum sejak TK hingga perguruan tinggi. Kurikulum dirancang secara khusus sesuai dengan situasi, kondisi, dan jenjang pendidikan.70

Abdul Majid dan Dian Andayani menjelaskan bahwa materi pendidikan agama Islam berdasarkan rumusan dari pokok ajaran Islam meliputi akidah atau keimanan, syariah atau keislaman, dan akhlak atau budi pekerti. Ketiga macam ilmu agama tersebut kemudian dilengkapi dengan pembahasan dasar hukum Islam yakni Al-Qur’an dan hadits serta ditambah dengan sejarah Islam atau tarikh.71

Lebih lengkap mengenai materi pendidikan agama Islam berdasarkan rumusan dari pokok ajaran Islam tersebut akan dijelaskan di bawah ini:

a. Aspek Al-Qur’an dan hadits

Aspek ini menjelaskan beberapa ayat dalam Al-Qur’an sekaligus menjelaskan beberapa hukum bacaannya yang terkait dengan ilmu tajwid dan juga menjelaskan beberapa hadits Nabi Muhammad saw.

b. Aspek keimanan dan akidah Islam

Aspek ini menjelaskan berbagai konsep keimanan yang meliputi enam rukun iman dalam Islam.

c. Aspek akhlak

Aspek ini menjelaskan berbagai sifat-sifat terpuji (akhlakul karimah) yang harus dilakukan dan sifat-sifat tercela (akhlakul madzmumah) yang harus dijauhi.

70 Hisyam Muhammad Fiqyh Aladdiin dan Alaika Muhammad Bagus Kurnia PS, “Peran Materi Pendidikan Agama Islam di Sekolah dalam Membentuk Karakter Kebangsaan,” Jurnal Penelitian Medan Agama, Vol. 10, No. 2, (2019), 153.

71 Yunus dan Arhanuddin Salim, “Eksistensi Moderasi Islam dalam Kurikulum Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA,” Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 9, No. 2, (2018), 186.

44 d. Aspek hukum Islam atau syariah Islam

Aspek ini menjelaskan berbagai konsep keagamaan terkait dengan masalah ibadah dan muamalah.

e. Aspek tarikh Islam

Aspek ini menjelaskan sejarah perkembangan atau peradaban Islam yang bisa diambil manfaatnya untuk diterapkan di masa sekarang.72

Materi pendidikan agama Islam pada jenjang SMA dimuat dalam mata pelajaran yang bernama pendidikan agama Islam dan budi pekerti. Pada jenjang SMA, materi pendidikan agama Islam bersifat lebih luas dan mendalam daripada jenjang SD dan SMP, serta lebih kepada nilai-nilai yang bisa diambil dari tema materi tersebut. Pada jenjang SMA ini sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam kurikulum 2013, siswa diajak menjadi berani untuk mencari sumber belajar lain yang ada di sekitarnya. Guru juga dapat membantu memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

Dalam satu tahun proses pembelajaran materi pendidikan agama Islam jenjang SMA terdapat sebelas bab pokok yang diberikan kepada peserta didik dalam jangka waktu dua semester. Semester pertama dengan lima bab pertama dan semester dua dengan enam bab terakhir. Kecocokan materi ini terhadap peserta didik nantinya dapat ditinjau dari berbagai aspek sebagai berikut:

a. Aspek Psikologis

Pada jenjang SMA atau SMK ini materi yang diberikan cukup sederhana karena di usia tersebut daya pikir mereka tidak seperti waktu SMP atau MTs, mereka lebih dewasa dan lebih mudah untuk memahami. Mereka bisa menganalisa suatu masalah dan juga lebih mudah untuk diarahkan.

72 Muh. Haris Zubaidillah dan M Ahim Sulthan Nuruddaroini, “Analisis Karakteristik Materi Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Jenjang SD, SMP dan SMA,” Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 2, No. 1, (2019), 5.

45 b. Aspek Filosofis

Dari segi filsafat, materi yang diberikan untuk peserta didik pada jenjang SMA ini tidak terlalu sulit karena materi-materi tersebut merupakan materi yang dulu pernah diajarkan sewaktu SMP. Perbedaannya yakni jika materi pada jenjang SMP hanya sebatas pada materi umumnya saja tetapi pada jenjang SMA ini lebih diperinci lagi.

c. Aspek Sosiologis

Materi jenjang SMA ini mulai bab pertama hingga terakhir merupakan materi yang harus diamalkan di kehidupan sehari-hari.

d. Aspek Teknologis

Dalam praktiknya, pendidik bisa membuat cara dalam penyampaian materi pendidikan agama Islam. Tergantung dari bagaimana tekniknya, asalkan materi dapat tersampaikan secara utuh dan hasilnya maksimal.73

3. Materi serta Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada jenjang SMA Kelas XI

Materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sesuai dengan buku paket berjudul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas XI edisi revisi 2017 yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kurikulum 2013 terdapat sebelas bab. Materi tersebut antara lain (a) beriman kepada kitab-kiab Allah Swt., (b) berani hidup jujur, (c) melaksanakan pengurusan jenazah, (d) saling menasihati dalam Islam, (e) masa kejayaan Islam, (f) perilaku taat, kompetisi dalam kebaikan, dan etos kerja, (g) rasul-rasul kekasih Allah Swt., (h) menghormati dan menyayangi orang tua dan guru, (i) prinsip dan praktik ekonomi Islam, (j) pembaru Islam, dan (k) toleransi sebagai alat pemersatu bangsa.

73 Hisyam Muhammad Fiqyh Aladdiin dan Alaika M. Bagus Kurnia, “Peran Materi Pendidikan...., 8-10.

46

Tabel 2.1 Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada Jenjang SMA Kelas XI

Kompetensi Inti Kompetensi Dasar

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

1.1

1.2

1.3 1.4 1.5

1.6

1.7

1.8

1.9

1.10

Terbiasa membaca Al-Qur’an dengan meyakini bahwa taat pada aturan, kompetisi dalam kebaikan, dan etos kerja sebagai perintah agama.

Meyakini bahwa agama mengajarkan toleransi, kerukunan, dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan.

Meyakini adanya kitab-kitab suci Allah Swt.

Meyakini adanya rasul-rasul Allah Swt.

Meyakini bahwa Islam mengharuskan umatnya untuk memiliki sifat syaja’ah (berani membela kebenaran) dalam mewujudkan kejujuran.

Meyakini bahwa hormat dan patuh kepada orang tua dan guru sebagai kewajiban agama.

Menerapkan penyelenggaraan jenazah sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Menerapkan ketentuan khutbah, tabligh dan dakwah di masyarakat sesuai dengan syariat Islam.

Menerapkan prinsip ekonomi dan muamalah sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Mengakui bahwa nilai-nilai Islam dapat mendorong kemajuan kejayaan Islam yang dinantikan kembali.

47

1.11 Mempertahankan keyakinan yang benar sesuai ajaran islam dalam sejarah peradaban Islam pada masa modern.

2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan,

gotong royong, kerja sama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukkan

sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan

bangsa dalam berinteraksi

secara efektif dengan

lingkungan sosial dan alam serta dalam

2.1

2.2

2.3

2.4

2.5

2.6

2.7

Bersikap taat aturan, tanggung jawab, kompetitif dalam kebaikan dan kerja keras sebagai implementasi dari pemahaman QS. Al-Maidah/5: 48; Q.S. An- Nisa/4: 59; dan Q.S. At-Taubah /9: 105 serta Hadis yang terkait.

Bersikap toleran, rukun dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Yunus /10 : 40-41 dan Q.S. Al- Maidah/5 : 32, serta hadis terkait.

Peduli kepada orang lain dengan saling menasehati sebagai cerminan beriman kepada kitab-kitab Allah Swt.

Menunjukkan perilaku saling menolong sebagai cerminan beriman kepada rasul-rasul Allah Swt.

Menunjukkan sikap syaja’ah (berani membela kebenaran) dalam mewujudkan kejujuran.

Menunjukkan perilaku hormat dan patuh kepada orang tua dan guru sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Isra’/17: 23 dan hadis terkait.

Menunjukkan sikap tanggung jawab dan kerja sama dalam penyelenggaraan jenazah di masyarakat.

48 menempatkan diri

sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

2.8

2.9

Menjaga kebersamaan dengan orang lain dengan saling menasehati melalui khutbah, tabligh dan dakwah.

Bekerjasama dalam menegakkan prinsip-prinsip dan praktik ekonomi sesuai syariat Islam.

Bersikap rukun dan kompetitif dalam kebaikan sebagai implementasi dari nilai-nilai kejayaan Islam yang dinantikan kembali.

Bersikap rukun dan kompetitif dalam kebaikan sebagai implementasi dari nilai-nilai sejarah peradaban Islam pada masa modern.

2.10

2.11

3. Memahami,

menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,

prosedural, dan metakognitif

dalam ilmu pengetahuan,

teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan

kemanusiaan,

3.1

3.2

3.3

3.4

3.5

3.6

Menganalisis makna Q.S. Al-Maidah/5 : 48; Q.S. An- Nisa/4: 59, dan Q.S. At-Taubah/9: 105, serta hadis tentang taat pada aturan, kompetisi dalam kebaikan, dan etos kerja.

Menganalisis makna Q.S. Yunus/10 : 40-41 dan Q.S.

Al-Maidah/5 : 32, serta hadis tentang toleransi, rukun, dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan.

Menganalisis makna iman kepada kitab-kitab Allah Swt.

Menganalisis makna iman kepada rasul-rasul Allah Swt.

Menganalisis makna syaja’ah (berani membela kebenaran) dalam mewujudkan kejujuran.

Menganalisis perilaku hormat dan patuh kepada orang tua dan guru.

49 kebangsaan,

kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab

fenomena dan kejadian, serta menerapkan

pengetahuan

prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan

masalah.

3.7 3.8

3.9

3.10 3.11

Menganalisis pelaksanaan penyelenggaraan jenazah.

Menganalisis pelaksanaan khutbah, tabligh dan dakwah.

Menelaah prinsip-prinsip dan praktik ekonomi dalam Islam.

Menelaah kejayaan Islam yang dinantikan kembali.

Menelaah perkembangan Islam pada masa modern (1800-sekarang).

4. Mengolah,

menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan

dari yang dipelajarinya di sekolah secara

4.1.1

4.1.2

4.1.3

Membaca Q.S. Al-Maidah/5 : 48; Q.S. An-Nisa/4: 59, dan Q.S. At-Taubah/9: 105 sesuai dengan kaidah tajwid dan makharijul huruf.

Mendemonstrasikan hafalan Q.S. Al- Maidah/5 : 48;

Q.S. An-Nisa/4: 59, dan Q.S. At-Taubah/9: 105 dengan fasih dan lancar.

Menyajikan keterkaitan antara perintah berkompetisi dalam kebaikan dengan kepatuhan terhadap ketentuan Allah sesuai dengan pesan Q.S. Al-Maidah/5 : 48;

Q.S. An-Nisa/4: 59, dan Q.S. At-Taubah/9: 105.

50 mandiri, bertindak

secara efektif dan kreatif, serta mampu

menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

4.2.1

4.2.2

4.2.3

4.3

4.4

4.5

4.6

4.7 4.8 4.9

Membaca Q.S. Yunus/10: 40-41 dan Q.S. Al- Maidah/5: 32 sesuai dengan kaidah tajwid dan makharijul huruf.

Mendemonstrasikan hafalan Q.S. Yunus/10: 40-41 dan Q.S. Al-Maidah/5: 32 dengan fasih dan lancar.

Menyajikan keterkaitan antara kerukunan dan toleransi sesuai pesan Q.S. Yunus/10: 40-41 dengan menghindari tindak kekerasan sesuai pesan Q.S. al- Maidah/5: 32.

Menyajikan keterkaitan antara beriman kepada kitab- kitab suci Allah Swt, dengan perilaku sehari-hari.

Menyajikan kaitan antara iman kepada rasul-rasul Allah Swt dengan keteguhan dalam bertauhid, toleransi, ketaatan, dan kecintaan kepada Allah Swt.

Menyajikan kaitan antara syaja’ah (berani membela kebenaran) dengan upaya mewujudkan kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.

Menyajikan kaitan antara ketauhidan dalam beribadah dengan hormat dan patuh kepada orang tua dan guru sesuai dengan Q.S. Al-Isra’/17: 23 dan hadis terkait.

Menyajikan prosedur penyelenggaraan jenazah.

Menyajikan ketentuan khutbah, tabligh, dan dakwah.

Mempresentasikan prinsip-prinsip dan praktik ekonomi dalam Islam.

51 4.10

4.11.1

4.11.2

Menyajikan kaitan antara perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan dengan prinsip-prinsip yang mempengaruhinya.

Menyajikan prinsip-prinsip perkembangan peradaban Islam pada masa modern (1800-sekarang).

Menyajikan prinsip-prinsip pembaharuan yang sesuai dengan perkembangan peradaban Islam pada masa modern.

52