Berbagai Teknik Lemparan Bola
C. Memukul Bola
Softball dan Baseball
Beberapa petunjuk teknis pelaksanaan tangkapan bola melambung, antara lain:
• Bersiaplah pada posisi siap menerima bola.
• Konsentrasikan pandangan mata dari arah pukulan atau lemparan bola.
• Ketika bola datang posisi glove ada di depan atas kepala, pandangan tetap pada bola.
• Pastikan bola diterima pada sarung glove. Setelah bola masuk atau tertangkap, tariklah lengan dan glove ke arah badan untuk meredam bola dan tutuplah dengan tangan yang lain agar bola tidak terlepas.
Dan jika kita melakukan pukulan bola tanggung, pegangan agak ke atas.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pegangan alat pemukul adalah sebagai berikut.
• Bentuk pegangan seperti bersalaman.
• Pegangan pemukul dengan kedua tangan bersama-sama saling berhadapan dan tertutup rapat.
• Pegangan pemukul erat tetapi mudah digerakkan.
• Aturlah pegangan pada bagian ujung pemukul diacungkan ke atas.
2. Cara berdiri (stance)
Posisi batter berdiri pada kedua kaki berada dalam batter box, dengan kaki dibuka lebar, sedikit ditekuk, berdiri sejajar dengan home base. Badan sedikit bungkuk dan relaks, dengan pandangan ke arah pitcher. Ada tiga cara berdiri awalan memukul bola, antara lain open stance, closed stance, dan square stance.
a) Open Stance (posisi terbuka)
Pemukul berdiri dengan kaki depan (dekat pitcher) mengarah keluar dari garis batter box yang berdekatan dengan home base. Jika ditarik garis lurus dari posisi kaki akan membentuk sudut yang melebar dengan home plate. Posisi ini berguna bagi batter antara lain:
• Dengan posisi kaki depan mengarah keluar dari garis batter’s box, batter dapat melangkah ke samping depan dalam batter’s box ke arah pitcher, sehingga akan menambah kekuatan memukul.
Grip, pegangan pada pangkal (pukulan swing) dan pegangan tanggung
Sumber: www.firstpickclub.com
Softball dan Baseball
• Posisi ini membantu untuk lebih awal memukul bola. Ini sangat berguna untuk menghadapi lemparan pitcher yang keras atau jika batter terlambat memukul.
• Posisi ini membantu batter untuk melakukan pukulan ke arah sepanjang garis base ke tiga bagi batter yang tidak kidal dan mengarah sepanjang garis base pertama.
b) Closed Stance (Posisi Tertutup)
Pada sikap ini posisi batter berdiri dengan kaki depan mengarah ke dalam batter ‘s box yang berdekatan dengan home plate. Sedang kaki yang lain menjauh dari home plate. Posisi ini berlawanan dengan open stance. Kegunaan posisi ini bagi batter sebagai berikut:
• Posisi ini membantu batter untuk mengontrol dan mengoreksi kaki depan agar tidak mudah keluar dari batter’s box.
• Membantu bagi batter yang sering melakukan pukulan terlalu awal dan cepat atau menghadapi bola pitcher yang lambat.
• Mengarahkan bola ke kanan dari posisi batter.
c) Square Stance (posisi sejajar)
Pada posisi ini batter berdiri dengan sikap yang wajar, dengan kedua tumit dalam keadaan sejajar dengan garis batter’s box yang berdekatan dengan home plate. Batter dapat melangkah ke luar atau ke dalam jika ingin mengarahkan bola ke lapangan yang
Berdiri di batter box.
Sumber: www.rocketsoundline.org
Posisi closed Sumber:
www.itsalreadysigned4u.com
dikehendaki. Sikap berdiri awal pemain tidak terpaku pada satu teknik saja tetapi penggunaannya disesuaikan dengan bola dari pitcher, pelari yang ada di base, penjagaan yang ada di lapangan, dan kemampuan batter dalam memukul bola.
3. Cara melangkah atau menggerakkan kaki (stride) Setelah dapat memegang pemukul dengan baik, kemudian berdiri di batter box, posisi bahu dan lengan mengikuti posisi kaki, bahu belakang lebih rendah dari posisi depan, kepala dan pandangan mata harus selalu menghadap bola sampai terjadi perkenaan bola dengan pemukul. Melangkah dilakukan bersamaan dengan datangnya bola dan mengayun tongkat/pemukul.
4. Cara mengayun alat pemukul.
Mengayun lengan atau mengayun pemukul merupakan kelanjutan dari gerak melangkahkan kaki. Gerakan mengayun lengan disertai dengan memutar pinggang setelah kaki mendarat. Gerak pergelangan tangan sangat membantu kekuatan perkenaan pemukul dengan bola. Jika menginginkan bola melambung, pukullah di bagian bawah bola. Jika hasil bola menyusur tanah, perkenaan bola di atas, dan jika tengah-tengah bola maka arah bola mendatar ini sangat penting.
5. Gerak lanjut
Gerak ini merupakan gerak akhir dari melakukan ayunan memukul bola. Pada tahap ini pergelangan tangan terus berputar sehingga lengan menyilang pada tubuh dan pinggang berputar penuh. Dan setelah gerakan ini sebaiknya pemukul dilepas hanya tangan kiri yang memegang pemukul. Kemudian berlari dengan sebelumnya meletakkan tongkat pemukul terlebih dahulu.
Dalam permainan soft ball teknik memukul bola dibagi menjadi dua macam yaitu teknik memukul bola dengan ayunan (swing) dan teknik memukul bola tanpa ayunan.
Posisi siap better Sumber:
www.image.google.co.id
Softball dan Baseball
a. Teknik memukul bola dengan ayunan penuh (swing) Teknik memukul yang benar sangat berpengaruh terhadap hasil pukulan, ketepatan, dan jauhnya bola. Pukulan adalah modal yang harus dimiliki semua batter agar regunya menghasilkan point dari pukulan tersebut. Hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan persiapan memukul sampai memilih bola yang disajikan oleh pelambung, antara lain:
1) Memegang bet/alat pemukul dengan grip yang benar, santai, tidak menimbulkan ketegangan pada lengan dan pergelangan tangan.
2) Sesuaikan posisi berdiri dengan panjang lengan dan pegangan pemukul.
3) Berdiri di dalam batter box dengan posisis kaki kuda-kuda.
Kaki dibuka tidak terlalu lebar dan tidak terlalu rapat.
4) Pilihlah lemparan bola dari pelambung yang baik atau bola strike.
5) Geserlah kaki depan ke arah datangnya bola dari pitcher.
6) Lakukan ayunan ke depan disertai putaran badan ke depan segera setelah bola datang. Arah putaran pemukul lurus apabila menginginkan bola terpukul lurus dan diayun ke arah atas jika menginginkan bola terpukul melambung. Dan ke arah bawah jika menginginkan bola menyusur tanah.
7) Pindahkan berat badan dari belakang untuk menambah kekuatan pukulan.
Selain teknik memukul bola yang benar, berhasil tidaknya pukulan sehingga menghasilkan nilai bagi batter, juga harus diperhatikan posisi penjagaan atau arah bola yang akan kita tuju.
Selain itu kekuatan otot lengan, ketepatan datangnya bola dengan ayunan tangan juga mempengaruhi hasil pukulan bola.
b. Teknik pukulan tanpa ayunan (butting)
Pukulan butting adalah pukulan yang dilakukan dimana bola secara sah disentuh dengan pemukul tanpa ayunan. Cara ini adalah
Posisi better memukul hit saat ayunan pemukul
Sumber: www.image.google.co.id
untuk menghadang atau menumbuk bola dengan pemukul secara perlahan sehingga bola jatuh. Pukulan ini biasanya diarahkan di kiri atau kanan sisi lapangan atau dekat dengan home base.Untuk dapat menghasilkan pukulan yang sukses harus memperhatikan teknik-teknik berikut.
1) Pemukul harus mengambil sikap seolah-olah seperti melakukan pukulan dengan ayunan sebelum melakukan pukulan butting yang sesungguhnya.
2) Bila posisi berdirinya sejajar dengan homeplate, geserlah kaki depan ke arah diagonal belakang, untuk kemudian disusul oleh kaki belakang sehingga kedua kaki dalam posisi sejajar.
3) Bersamaan dengan pivot foot, geserlah tangan yang belakang ke arah ujung lutut.
4) Dengan pivot foot yang cepat, akan menghasilkan pukulan butting yang sempurna.